Respon Desakan Warga Sriwidari, Ini Tanggapan Pj Walikota Sukabumi
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Senin, 13 Nov 2023
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

TPT yang jebol pada tnggal 06 Oktober 2023 di wilayah RW 09 Kelurahan Sriwidari. Saat ini masih belum diperbaiki oleh Pemerintah Kota Sukabumi. (Senin (13/11).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id – Berkaitan dengan adanya desakan warga di wilayah RW 09 Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh kepada Pemerintah Kota Sukabumi, untuk melakukan perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang jebol, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji angkat bicara.
Melalui sambungan telepon, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi mengatakan, dirinya telah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), untuk segera mengatasi kejadian tersebut.
“Kemarin sudah saya tugaskan Kepala DPUTR Kota Sukabumi, untuk mengecek langsung ke lokasi. Mudah-mudahan, bisa segera diatasi masalah ini secepatnya,” ujar kang Tutus kepada awak media, Senin (13/11) malam.
Lanjutnya, terkait penangan dilokasi tersebut sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota Sukabumi. Dirinya juga menyebutkan, agar lebih cepat tertanggulangi nantinya bisa menggunakan dana Biaya Tak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Sukabumi, sepanjang hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Soni Hermanto, Kepala DPUTR Kota Sukabumi (rompi kuning) saat sedang meninjau langsung lokasi jebolnya TPT di RW 09 Kel. Sriwidari. (13/11).
“Tadi juga sudah saya konfirmasi kembali ke pejabat terkait, dari keterangannya besok akan dilakukan normalisasi sungai bersama warga sekitar. Dan jika penganggarannya tidak masuk dalam APBD perubahan, bisa menggunakan dana BTT,” bebernya.
Sementara itu, Kepala DPUT Kota Sukabumi, Soni Hermanto dengan singkat mengatakan, benar besok akan dilakukan kerja bakti bersama warga sekitar.
“Besok pagi kita bersama warga akan melakukan kerja bakti,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar