Breaking News
Trending Tags

Rumah Diterjang Banjir, Warga Minta Pemerintah Segera Lakukan Normalisasi Sungai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sukabumi akibat curah hujan tinggi, membuat puluhan rumah terdampak. Berdsarkan data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, terdapat 571 KK atau 1.622 jiwa terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (19/02/2022).

Seperti yang dialami Eem (54), warga Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, yang sempat terdampak banjir yang terjadi pada hari Kamis (17/02/2022) malam. Menurutnya, kejadian bencana yang terjadi kali ini, merupakan bencana terbesar sepanjang beberapa tahun kebelakang.

“Awal mula itu kejadiannya sekitar habis maghrib, saat itu hujan masih mengguyur sejak siang hari tidak reda. Waktu saat saya mengecek ketinggian air di jembatan merah, aliran arus sungai cisuda sudah meluap. Saya langsung bergegas kembali kerumah untuk memberitahukan warga yang lain,” ujar Eem, di sela waktunya saat sedang membersihkan rumahnya yang oenuh dengan material lumpur dan sampah akibat banjir tersebut.

Lanjutnya, karena besar dan derasnya arus luapan air sungai, seketika rumahnya dipenuhi dengan genangan air yang sangat cepat memenuhi sudut rumahnya, bahkan membuat jebol sebagian tembok rumahnya tersrbut.

Kondisi rumah Eem (54) pasca diterjang banjir pada hari Kamis (17/02/2022) malam.

“Arus air sangat cepat, waktu itu tinggi luapan air kerumah saya sampai sekitar 2 Meter lebih,” ucapnya.

Masih menurut Eem, saat ini dirinya hanya bisa pasrah terhadap musibah yang menimpa keluarganya tersebut. Ia berharap kepada Pemerintah Kota Sukabumi, untuk segera mengambil langkah kongkrit, dalam penyelesaian bencana banjir yang diakibatkan dangkalnya aliran sungai cisuda.

“Barang – barang saya hampir seluruhnya terendam banjir, mulai barang elektronik, pakaian, hingga kasur juga terendam. Saya meminta Pemerintah Kota Sukabumi segera menormalisasikan kembali aliras sungai cisuda, khususnya yang berada di sekitaran jembatan merah, yang saat ini sudah mulai dangkal tersebut,” tandasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adanya Aturan Baru, Penerima Manfaat Dana Hibah Bansos Harus Miliki Akun

    Adanya Aturan Baru, Penerima Manfaat Dana Hibah Bansos Harus Miliki Akun

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Seiring dengan adanya regulasi ragulasi baru Permendagri nomor 77 tahun 2022 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah, serta mengacu Permendagri nomor 70 tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Mekanisme pengusulan dana hibah bansos saat ini harus masuk kedalam aplikasi SIPD. “Jadi saat ini pengusulan dana bansos ataupun hibah itu harus merajuk ke […]

  • Ajang 25th Infobank Award, bank bjb Raih Penghargaan  Khusus

    Ajang 25th Infobank Award, bank bjb Raih Penghargaan Khusus

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – 20 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk menjaga keberlangsungan sebuah usaha. Dalam rentang waktu yang panjang itu, banyak hal bisa terjadi. Halangan dan tantangan silih ganti berdatangan, mengintervensi, menguji daya tahan perusahaan terhadap berbagai macam terpaan, akankah bertahan atau tumbang secara perlahan. Dua dekade terakhir di tanah air adalah masa-masa yang mendebarkan […]

  • Oded Minta Pembinaan Kafilah Tetap Intensif Meski MTQ Usai

    Oded Minta Pembinaan Kafilah Tetap Intensif Meski MTQ Usai

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta pembinaan para kafilah harus terus berkesinambungan meski perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kota Bandung Tahun 2021 telah berakhir. Pasalnya, kafilah Kota Bandung harus terus disiapkan untuk menghadapi jenjang perhelatan lebih tinggi. Salah satunya, mempersiapkan diri berlaga di MTQ ke-37 tingkat Jawa Barat pada […]

  • Genjot Penambahan PAD, Walikota Sukabumi Bentuk Tim 11

    Genjot Penambahan PAD, Walikota Sukabumi Bentuk Tim 11

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dalam upaya percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki resmi membentuk ‘Tim 11’. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ayep Zaki saat wawancara di Bappeda Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu. “Saya sudah bikin Tim 11 untuk percepatan PAD Kota Sukabumi. Ini berasal dari seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota […]

  • PWI Dan IJTI Mengutuk Keras Perampasa HP Milik Jurnalis Saat Liputan

    PWI Dan IJTI Mengutuk Keras Perampasa HP Milik Jurnalis Saat Liputan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam aksi perampasan handphone milik Jurnalis Tribun Jabar, Fauzi Noviandi oleh oknum aparat saat meliput aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Kamis (08/10/2020). Kedua organisasi PWI dan IJTI juga, menganggap perlakuan yang dilakukan oknum aparat tersebut diduga […]

  • Kelas 3 Naik 65%, Kemenkeu: Tidak Semua Iuran BPJS Naik 100%

    Kelas 3 Naik 65%, Kemenkeu: Tidak Semua Iuran BPJS Naik 100%

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Mbinews.id- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan, tidak semua iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ksehatan Naik 100%. Hanya kelas 1 dan kelas 2 yang naik 100%, sementara kelas 3 naik 65%. “Itu (kenaikan 100%) hanya berlaku untuk Kelas 1 dan Kelas 2. Untuk kelas 3, tidak sebesar itu. Untuk Kelas 3, usulan kenaikannya adalah dari Rp25,5 […]

expand_less