Breaking News
Trending Tags

Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kab. Bandung, Mbinews.id – Sejarah pencak silat di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, melibatkan dua organisasi besar, yaitu Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Kedua organisasi ini memiliki peran penting dalam melestarikan seni bela diri yang kaya akan budaya ini.

“Keduanya adalah pencak silat,” ungkap Dadang Hermansyah, Ketua DPW PPSI Jawa Barat.

Ia menjelaskan bahwa IPSI didirikan pada tahun 1948, sementara PPSI baru terbentuk pada tahun 1957.

Namun, para sejarawan sepakat bahwa PPSI lahir di Jawa Barat dan merupakan bagian dari identitas budaya daerah ini.

Menurut Dadang, dengan perkembangan organisasi pemerintahan, IPSI berada di bawah naungan Dispora, sedangkan PPSI berafiliasi dengan KONI, yang mengatur cabang olahraga pencak silat.

Acara Pencak Silat Pasang Giri Ke-XIII yang berlangsung di Dome Bale Rame ini merujuk pada Undang-Undang Pelestarian Kebudayaan No. 5 tahun 2017.

Ini juga sejalan dengan lahirnya Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (Kormi) yang dimulai pada tahun 2018, yang lebih fokus pada tradisi masyarakat.

“Bandung adalah pusat perkembangan pencak silat, sehingga paguron harus dijaga dan dibina. Pencak silat telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan leluhur dalam bentuk benda, sehingga PPSI lebih menekankan pada tradisi budaya pencak silat di Jawa Barat,” tegasnya.

Sementara itu, H. Endang SH.MH, Ketua DPD PPSI Kabupaten Bandung, menambahkan bahwa meskipun PPSI dan IPSI sama-sama berfokus pada pencak silat, keduanya memiliki perbedaan.

“IPSI lebih mengedepankan aspek tarung, sedangkan PPSI lebih pada seni budaya pencak silat,” ujarnya.

Dalam kegiatan Pencak Silat Bupati Cup yang saat ini berlangsung di Dome Bale Rame Sabilulungan Soreang, tercatat ada 743 peserta dari berbagai kategori, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Kegiatan ini mencakup berbagai jenis pertunjukan, seperti tunggal, ijazah, rampak, dan demonstrasi, dan direncanakan berlangsung selama dua hari, melibatkan tim juri yang berpengalaman.***

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Kebangkitan Endang Koswara Bangun Bisnis Roti

    Momen Kebangkitan Endang Koswara Bangun Bisnis Roti

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Debitur bank bjb asal Kota Bandung Endang Koswara tak pernah menyangka usaha roti yang dirintisnya mendapat pinjaman modal dari program kredit bjb Mesra. Berkat pinjaman tersebut, kini usahanya tumbuh dan berkembang. Beralamat di Jalan Kopo, Babakan Rahayu, Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Endang memulai bisnis roti pada medio 2020 lalu saat terjadi pandemi […]

  • bank bjb Buka KCP Unjaya di Sleman, Yogyakarta

    bank bjb Buka KCP Unjaya di Sleman, Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA , Mbinews – Sleman, salah satu pusat pendidikan dan pariwisata di Yogyakarta, memiliki potensi ekonomi yang besar. Pertumbuhan ini terlihat dari semakin banyaknya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang pesat . Sehingga bank bjb mengambil langkah strategis dengan membuka jaringan kantor baru di Sleman, bagian dari komitmennya untuk memperkuat pertumbuhan bisnis di daerah […]

  • Artis Film Susuk Kutukan Kecantikan Kasih Kejutan Bagi Penonton Moviplex Sukabumi

    Artis Film Susuk Kutukan Kecantikan Kasih Kejutan Bagi Penonton Moviplex Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Para penonton film Susuk Kutukan Kecantikan di Moviplex Sukabumi di kejutkan dengan kehadiran para artis film tersebut, mulai dari pemeran utama Hana Malasan yang berperan sebagai Laras, Ersya Aurelia sebagai Ayu, Jourdy Pranata sebagai Arman dan Muhammad Khan sebagai Prasetyo seorang dukun. Kedatangan mereka setelah pemutaran film Susuk berakhir, teriak histeris para […]

  • Tekan Inflasi dan Kemiskinan, Pemkot Sukabumi Gulirkan Program 12 PAS

    Tekan Inflasi dan Kemiskinan, Pemkot Sukabumi Gulirkan Program 12 PAS

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menggulirkan program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS), sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Program yang diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi itu, kali ini menyasar masyarakat di Kelurahan Sukalarang dan Kelurahan Benteng, Rabu (23/9/2026). Penyaluran bantuan dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi, […]

  • Bank BJB Teken MoU dengan UNHAS Untuk Memperkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

    Bank BJB Teken MoU dengan UNHAS Untuk Memperkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MAKASSAR, mbinews – bank bjb berkomitmen untuk terus memperluas kerjasama strategis demi mengerek kinerja. Paling anyar, bank bjb memperkuat kerjasama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) untuk Pengembangan Pendidikan dan Layanan Perbankan. Acara penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, dan Rektor Universitas Hasanuddin,Prof. Dr. Ir. […]

  • Pemkot Sukabumi Terima 18 Aduan Masyarakat via SP4N-LAPOR Sepanjang Juli 2025

    Pemkot Sukabumi Terima 18 Aduan Masyarakat via SP4N-LAPOR Sepanjang Juli 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menerima 18 aduan masyarakat sepanjang Juli 2025,  melalui platform Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR). Aduan tersebar di sejumlah perangkat daerah, antara lain BKPSDM, Disdukcapil, Dinas PUTR, DLH, Satpol PP, Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota […]

expand_less