Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Tegaskan Komitmen Jalankan Rekomendasi DPRD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan penguatan tata kelola wakaf serta evaluasi Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola pemerintahan agar lebih akuntabel, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
‎
‎Sebagai tindak lanjut rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Wakaf DPRD, Pemkot Sukabumi memperkuat sistem pengelolaan wakaf melalui kerja sama komprehensif dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kerja sama ini diarahkan untuk memastikan pelaksanaan dan pengawasan wakaf berjalan sesuai ketentuan syariat Islam, regulasi perundang-undangan, serta prinsip tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab.
‎
‎Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahtjandi, didampingi Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Yudi Pebriansyah, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD.
‎
‎“Atas arahan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen memastikan seluruh proses pengelolaan wakaf berjalan sesuai ketentuan syariat, hukum, dan tata kelola yang akuntabel. Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia,” ujar Andang, Jumat (09/01/2026).
‎
‎Dalam penataan tersebut, Pemkot Sukabumi juga akan menghentikan kerja sama pengelolaan wakaf dengan sejumlah nadzir tertentu yang dinilai tidak lagi sejalan dengan prinsip pengelolaan wakaf yang profesional dan akuntabel. Selain itu, pemerintah daerah mendorong seluruh nadzir wakaf di Kota Sukabumi untuk mengikuti sertifikasi pengelolaan wakaf guna meningkatkan kompetensi serta kapasitas kelembagaan.
‎
‎Andang menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan wakaf sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan pembangunan sosial ekonomi masyarakat.
‎
‎“Pemerintah Kota Sukabumi menjamin keamanan, keutuhan, dan keberlanjutan manfaat dana wakaf yang dihimpun dari masyarakat. Dana wakaf tidak boleh hilang, disalahgunakan, ataupun mengalami penyusutan, melainkan harus menjadi aset produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.
‎
‎Sebagai langkah konkret, Pemkot Sukabumi akan kembali menjalin kerja sama dengan BWI dalam pengelolaan wakaf menuju terwujudnya Sukabumi sebagai kota wakaf, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi. Selanjutnya, BWI akan bermitra dengan nadzir-nadzir yang memiliki kompetensi serta rekam jejak profesional dalam pengelolaan wakaf.
‎
‎Dalam aspek penguatan hukum dan pengawasan, Pemkot Sukabumi juga akan mengakhiri kerja sama pengelolaan wakaf dengan YPPDB.
‎
‎“Langkah ini diambil agar tidak terjadi kekosongan hukum dalam pengawasan wakaf di Kota Sukabumi,” tambah Andang.
‎
‎Tindak lanjut rekomendasi Panja Wakaf DPRD tersebut ditandai dengan pertemuan yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Sukabumi pada Kamis (08/01/2026), bersama perwakilan BWI Kota Sukabumi. Pertemuan ini membahas draf kesepakatan bersama terkait penguatan pengelolaan wakaf di daerah.
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, BWI juga menyarankan agar kerja sama pengelolaan wakaf diperluas dengan melibatkan Kementerian Agama serta para pemangku kepentingan utama wakaf di Kota Sukabumi, termasuk organisasi keagamaan.
‎
‎Selain rekomendasi terkait wakaf, Pemkot Sukabumi juga akan menindaklanjuti rekomendasi Panja TKPP DPRD Kota Sukabumi. Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui penajaman tugas dan fungsi TKPP, serta mempertimbangkan reposisi keanggotaan guna memperkuat peran koordinasi dan pengawasan program penanggulangan kemiskinan ke depan.
‎
‎Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa dirinya telah menunjuk Sekretaris Daerah untuk mengawal secara langsung pelaksanaan rekomendasi Panja DPRD tersebut.
‎
‎“Wali Kota menunjuk Sekda untuk mengawal rekomendasi Panja DPRD agar seluruh tindak lanjut berjalan sesuai ketentuan dan tidak berhenti pada tataran administratif,” ujar Ayep Zaki.
‎
‎Langkah-langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi di bawah kepemimpinan Wali Kota Ayep Zaki dalam menjalankan rekomendasi DPRD secara serius, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi, Serahkan Insentif bagi 750 Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD

    Wali Kota Sukabumi, Serahkan Insentif bagi 750 Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, menyerahkan insentif secara simbolis kepada guru dan tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Peneyahan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota SUkabumi, Ayep Zaki, di Ruang Pertemuan Bank BJB Kota Sukabumi. Rabu, (23/07/2025). Wali Kota SUkabumi, Ayep Zaki dalam sambutanya mengatatkan, bahwa pendidikan usia dini menjadi prioritas utama, karena merupakan […]

  • Konsep Kuliner “Street Food” Warung Wakaka Hadir Pertama Kali Di Kota Bandung

    Konsep Kuliner “Street Food” Warung Wakaka Hadir Pertama Kali Di Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hadir pertama kali di kota Bandung cabang ke-8 warung Wakaka Untuk para pecinta kuliner tempat makan yang memiliki beragam pilihan makanan dengan harga yang pas di kantong serta rasa yang tak kalah nikmat dengan restoran-restoran yang ada Hadir dengan konsep kuliner “street food” yang santai, pelayanan yang sigap dan ramah, serta berbagai pilihan […]

  • Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., meninjau warga terdampak Program Citarum Harum, di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (5/9/2023). Hal ini ingin memastikan semua warga yang terdampak Citarum Harum di sepanjang Sungai Cikapundung Kolot Kota Bandung , sudah menerima uang kerahiman yang di implementasi dari […]

  • Pondok Pesantren Al-Fath Perkuat Ekonomi Pesantren melalui Budidaya Alpukat AGUS

    Pondok Pesantren Al-Fath Perkuat Ekonomi Pesantren melalui Budidaya Alpukat AGUS

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.840
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Jawa Barat, terus mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui program Pesantren Multi Produk (PMP). Program yang digagas Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH Fajar Laksana, tersebut dirancang untuk mendorong pesantren mengembangkan beragam usaha produktif sehingga tidak bergantung pada bantuan pihak luar. Program PMP diikuti sekitar 50 peserta dari 25 pondok pesantren […]

  • BNK Sukabumi  Bentuk Satgas PPK  Bersih Narkoba

    BNK Sukabumi Bentuk Satgas PPK Bersih Narkoba

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id -Badan Narkotika Kabupaten(BNK) Sukabumi lakukan inflementasi Perpres No.6 tahun 2018 tentang penguatan P4GN dilingkungan Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten Sukabumi yang digelar di Hotel Pangrango, Salabintana Kabupaten Sukabumi, Selasa (03/09/19). ” Inplementasi dari Perpres No. 6 tahun 2018 tentang penguatan P4GN dimana penguatan P4GN di antaranya harus diperkuat lingkup pendidikan, hari ini hadir […]

  • KI Jabar : Hak Setiap Orang Untuk Mendapatkan  Informasi Harus Relevan

    KI Jabar : Hak Setiap Orang Untuk Mendapatkan Informasi Harus Relevan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG – Komisi Informasi Jabar (KI JABAR) kembali menggelar webinar  bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Universitas Muhammadiyah Bandung, Jumat ( 15/5/2020) “Komunikasi dan Informasi Kebijakan Pendidikan di Jawa Barat” webinar tersebut diikuti hampir 200 orang peserta dari berbagai kalangan. Ketua KI Jabar, Ijang Faisal menyatakan hak atas informasi menjadi sangat penting karena makin […]

expand_less