Breaking News
Trending Tags

Suhu Kota Bandung Lebih Menyengat, Ini Penyebabnya!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id — Belakangan ini jika sudah masuk tengah hari, suhu Kota Bandung sedang panas-panasnya sampai menyengat kulit. Apa benar gelombang panas adalah faktor utamanya?

Ternyata menurut Staf Data dan Informasi BMKG Bandung, Yuni Yulianti berdasarkan pengamatan cuaca di Stasiun Geofisika Bandung untuk suhu di Bandung maksimum masih berada di kisaran 29-30,4 derajat celcius.

“Kemudian di Lembang maksimumnya di 25-26,2 derajat celcius. Masih dalam kategori normal, sejauh ini tidak terlalu siginifikan,” ujar Yuni kepada Humas Kota Bandung, Selasa 25 April 2023.

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat suhu Kota Bandung terasa lebih panas. Di antaranya, Indonesia saat ini akan masuk musim kemarau, tutupan awan berkurang sehingga intensitas radiasi matahari lebih maksimum, dan dinamika atmosfer yang tidak biasa.

“Terkait musim ini masih dalam periode masa transisi di Bandung, jadi peralihan musim hujan ke kemarau. Lalu, tutupan awan berkurang sehingga aktivitas gelombang matahari optimal 24-31⁰C. Saat ini rata-rata suhu di Kota Bandung 30,6 derajat. Masih ambang normal meski sudah masuk di indikator maksimal,” paparnya.

Maka dari itu, saat pagi hari suhu udara terasa lebih hangat. Lalu di siang hari suhu panas terik maksimum. Namun, di saat sore insensitas curah hujan masih ada.

“Prediksinya, awal Mei kita sudah masuk musim kemarau. Untuk tahun ini, prediksinya kemarau normal, berbeda dengan tahun lalu hampir tidak ada kemarau ya atau istilahnya kemarau basah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada April II 2023- Mei I 2023 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah – menengah (20 – 150 mm/dasarian).

Oleh karenanya, menurut Yuni, masyarakat tidak perlu panik mengenai isu gelombang panas yang saat ini tengah melanda sejumlah kawasan Asia. Ia mengimbau agar masyarakat menggunakan tabir surya terutama saat berkegiatan di luar ruangan.

“Pakai payung atau pakai topi. Kemudian, terutama bagi pengguna roda dua, bisa pakai pakaian yang lebih menutup untuk melindungi kulit. Jika dirasa panas sangat menyengat, harap menepi untuk berteduh dulu,” imbaunya.

Ia juga menuturkan, tinggi rendahnya indeks UV tidak memberikan pengaruh langsung pada kondisi suhu udara di suatu wilayah.

“Untuk indikator UV, kami belum menerima hasil laporannya karena BMKG tidak memantau lebih jauh mengenai UV. Kami lebih memantau mengenai suhu udara,” akunya.

Berdasarkan informasi BMKG pusat, besar kecilnya radiasi UV yang mencapai permukaan bumi memiliki indikator nilai indeks UV. Indeks ini dibagi menjadi beberapa kategori: 0-2 (Low), 3-5 (Moderate), 6-7 (High), 8-10 (Very high), dan 11 ke atas (Extreme).

Secara umum, pola harian indeks ultraviolet berada pada kategori “Low” di pagi hari; mencapai puncaknya di kategori “High”, “Very high”, sampai dengan “Extreme” ketika intensitas radiasi matahari paling tinggi di siang hari antara pukul 12:00-15:00 waktu setempat; dan bergerak turun kembali ke kategori “Low” di sore hari.

Pola ini bergantung pada lokasi geografis dan elevasi suatu tempat, posisi matahari, jenis permukaan, dan tutupan awan. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Purna Bhakti ASN, Oded: Pengabdian Kepada Masyarakat Tidak Berhenti Meski Pensiun

    Lepas Purna Bhakti ASN, Oded: Pengabdian Kepada Masyarakat Tidak Berhenti Meski Pensiun

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Mengakhiri masa tugas atau pensiun adalah sunnatullah yang akan dialami oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), hanya saja cara mengakhirinya berbeda-beda. Tetapi pensiun bukan berarti tidak bisa melakukan apapun. Banyak kegiatan positif yang masih bisa dilakukan apalagi dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki. Hal itu diutarakan oleh Wali Kota Bandung, Oded M. […]

  • 248 ASN di Kota Sukabumi Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

    248 ASN di Kota Sukabumi Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 248 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.Pemberian Tanda Kehormatan tersebut, dilakukan di Balai Kota Sukabumi. Rabu, (24/2/2021). Diikuti juga secara virtual oleh para penerima penghargaan dari berbagai Satuan Kerja Perangkan Daerah (SKPD). Hadir Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, Wakil […]

  • Dilantik Jadi Walikota, Dukungan Dan Optimisme Mengalir Untuk Yana

    Dilantik Jadi Walikota, Dukungan Dan Optimisme Mengalir Untuk Yana

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana akan dilantik menjadi Wali Kota Bandung definitif, Senin 18 April 2022. Jelang hari pelantikan, dukungan dari berbagai pihak mengalir agar Yana bisa melanjutkan pemerintahan dan mewujudkan Bandung sebagai kota yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan. […]

  • PMII Berikan Kartu Kuning Untuk Walikota Sukabumi

    PMII Berikan Kartu Kuning Untuk Walikota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMI,  MBInews.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII PC Kota Sukabumi menggelar aksi di halaman Balaikota Sukabumi. Aksi tersebut meminta Pemerintah Kota Sukabumi segera menunaikan beberapa program yang meliputi bidang ekonomi, infrastuktur, kesehatan, dan pendidikan. “Dalam pendidikan, yaitu pendidikan vokasi yang sampai hari ini masih belum jelas atau raba-raba. Dalam ekonomi adalah Sukabumi […]

  • Ratusan Peserta Meriahkan Pasundan Ride Bank Bjb 2021

    Ratusan Peserta Meriahkan Pasundan Ride Bank Bjb 2021

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb mendukung salah satu event sepeda terbesar di Kota Bandung, Pasundan Ride, yang diselenggarakan pada Sabtu 9 Oktober 2021 hingga Minggu 10 Oktober 2021. Event tersebut diikuti oleh total 380 peserta. Pasundan Ride merupakan event fun ride yang diperuntukkan bagi seluruh jenis sepeda. Mulai dari sepeda lipat, sepeda gunung (MTB) maupun […]

  • Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi Gelar Aksi Donor Darah

    Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi Gelar Aksi Donor Darah

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan bakti sosial Donor darah. di Aula Desa Purabaya. Rabu, (27/1/2021). Pjs. Desa Purabaya Ramdani mengungkapkan, meskipun ditengah pandemi Covid-19 ini, kegiatan sosial harus tetap berjalan. Tapi, pihaknya juga menandaskan, kegiatan aksi sosial tersebut tetap dengan cara Protokol Kesehatan (Prokes).”Aksi sosial ini kita tetap mengeepankan Prokes, yakni […]

expand_less