Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Terjunkan Satgas Hewan Kurban Di 30 kecamatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung– Menyambut Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kesehatan hewan kurban yang terdistribusi di 30 Kecamatan di Bandung. Upaya tersebut dengan menerjunkan Satgas Hewan Kurban pada 29 Juli lalu.

“Satgas ini memastikan hewan kurban yang terdistribusi dalam keadaan sehat dan layak,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar pada Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota, Kamis (1/8/2019).

Jika hewan kurban tersebut dalam keadaan sehat, maka Satgas akan memberikan tanda berupa kalung label ‘Sehat’ dan ‘layak’. Sebaliknya, jika hewan kurban dinyatakan tidak sehat, maka akan akan dipisahkan dan diberi tanda silang warna biru menggunakan sprayer (seperti cat pylox)

“Ini kami lakukan agar masyarakat dapat dengan mudah membedakan hewan kurban yang sehat atau tidak,” ujar Gin Gin.

Pada tahun 2018, ada 24.911 hewan kurban yang didistribusikan di Kota Bandung. Jumlah tersebut berasal dari sapi dan kambing. Dari keseluruhan jumlah hewan kurban di atas, terdapat 186 ekor sapi dan 2219 ekor kambing yang terindikasi tidak sehat.

Oleh karenanya, tahun ini Pemkot Bandung melalui Dispangtan menyiapkan 35.000 label halal untuk distribusi hewan kurban di Kota Bandung.

“Jumlah distribusi hewan kurban diprediksi akan naik berkisar 5 hingga 10 persen. Sehingga kami menyiapkan label halal dengan jumlah tersebut,” papar Gin Gin.

Mengenai kriteria hewan kurban layak konsumsi, Gin Gin menjelaskan ada 4 ciri antara lain, sehat, tidak cacat, tidak kurus, berjenis kelamin iantan dan cukup umur (dewasa).

“Jadi, hewan betina itu tidak masuk kriteria hewan layak. Sementara untuk umur hewan dinyatakan cukup setelah memasuki usia di atas 2 tahun untuk sapi, dan 1 tahun untuk kambing,” bebernya.

Sedangkan untuk ciri fisiknya, hewan kurban yang layak bisa dilihat dari tampilan, bentuk kepala, lubang kumlah (mulut, mata, telinga dan anus) bersih dan normal. Mata jernih, cermin hidung tidak basah dan tidak kering. Bulu mengkilat, elastisitas kulit baik (hewan tdk kekurangan cairan), tidak ada luka atau borok, bergerak aktif mau makan dan minum.

“Jadi kalau hewan itu tidak pendiam, tidak ada benjolan di kepala, serta tidak ada luka di kulitnya. Itu bisa dipastikan hewan kurban tersebut dalam kondisi sehat,” papar Gin Gin.

Ia juga memaparkan, distribusi hewan kurban di Kota Bandung mendapat suplai dari beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kendati demikian, Gin Gin menyebutkan kepada masyarakat tidak perlu khawatir, karena memang ada Standar Operasional yang menyatakan bahwa hewan kurban dari luar Bandung layak kurban.

Satgas Hewan Kurban di Kota Bandung akan bertugas hingga H+3 Iduladha yakni 14 Agustus 2019 mendatang.

Gin Gin berpesan agar masyarakat Bandung lebih bijak dalam memilih hewan kurban dengan memperhatikan ciri-ciri hewan layak dan tidak layak. Terpenting, Gin Gin meminta agar label layak dari Satgas Hewan Kurban tersebut jangan dibuang dulu.

“Jangan dibuang. Dibawa ke rumah saja. Karena jika dibuang, khawatir label layak tersebut kemudian dipergunakan lagi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melabeli hewan kurban yang tak layak konsumsi,” artinya saat dibeli dan dibawa pulang label tersebut harus tetap menempel dan ikut terbawa pulang, pungkasnya (zack)

Editor  : Fazar

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Wacanakan Penggunaan Insinerator Di TPS

    Pemkot Bandung Wacanakan Penggunaan Insinerator Di TPS

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mencari solusi penanganan masalah sampah. Mulai dari penanganan sampah sejak dari sumbernya melalui Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) hingga dengan teknologi seperti dengan metode insinerator. Untuk metode insinerator, Pemkot Bandung bahkan telah beberapa kali meninjau ke sejumlah lokasi. Termasuk insinerator di Kota Baru Parahyangan Kabupaten […]

  • Dinilai Berprestasi, Kapolres Sukabumi Kota Berikan Penghargaan Kepada Anggotanya

    Dinilai Berprestasi, Kapolres Sukabumi Kota Berikan Penghargaan Kepada Anggotanya

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 28 anggota Polres Sukabumi Kota meraih penghargaan yang diberikan oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin. Penyerahan penghargaan tersebut, dilakukan di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Senin (27/9/2021). “Hari ini, sebanyak 28 personel diberikan penghargaan atas pelaksanaan tugas melebihi tugasnya sehari-hari dan terhadap personel yang berprestasi di bidang tugasnya masing-masing,” ucap […]

  • Datangi Kantor KPK, Ketum : Pitbuls-Indonesia Yang Terdepan Berantas Korupsi

    Datangi Kantor KPK, Ketum : Pitbuls-Indonesia Yang Terdepan Berantas Korupsi

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) lembaga swadaya masyarakat (LSM) DPP LSM Pilar Tunas Bangsa Jungjung Loyalitas Indonesia (Pitbuls-Indonesia). LSM yang berasal dari jawa barat mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta,Selasa, 3 Desember 2019 dan membawa berkas laporan temuan adanya indikasi dugaan korupsi terstruktur. Ketua umum DPP Pitbuls Indonesia Cepi Bungsu,St didampingi Waketum […]

  • SatSetSatSet! Sejumlah Pihak Apresiasi Kerja Keras Wali Kota Bandung Terkait GBLA

    SatSetSatSet! Sejumlah Pihak Apresiasi Kerja Keras Wali Kota Bandung Terkait GBLA

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dukungan dan apresiasi berdatangan dari sejumlah pihak atas berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bandung dibawah komando Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam perkembangan terkait Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Salah satunya adalah Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono. Ia memuji perjuangan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan […]

  • Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Sukabumi Meningkat, Pemda Tutup Sementara Fasilitas Publik

    Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Sukabumi Meningkat, Pemda Tutup Sementara Fasilitas Publik

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi kembali melakukan penutupan sementara fasilitas publik. Langkah tersebut, dikarenakan di Kota Sukabumi jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 alami peningkatan setiap hari. Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 tersebut, pemda melakukan langkah antisipatif. Diantaranya, menutup lokasi berkumpulnya publik (fasilitas publik). Seperti Lapang Merdeka, dan Alun-Alun. Sedangkan untuk kawasan […]

  • Disdagin Kota Bandung:  Harga Kebutuhan pokok Di Pasar Tradisional Relatif Stabil

    Disdagin Kota Bandung: Harga Kebutuhan pokok Di Pasar Tradisional Relatif Stabil

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Bandung masih relatif stabil. Hal tersebut berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung sepanjang bulan Februari. Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa menuturkan, dari pemantauan ke sejumlah pasar tradisional harga sejumlah komoditas masih normal. Sebagai contoh, harga […]

expand_less