Breaking News
Trending Tags

Ingin KPK Lebih Kuat, Presiden Jokowi Tidak Setuju Sejumlah Substansi Revisi UU KPK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers terkait revisi UU KPK, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/9/2019) pagi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) telah berusia 17 tahun. Karena itu, perlu adanya penyempurnaan secara terbatas sehingga pemberantasan korupsi bisa makin efektif.

“Sekali lagi, kita jaga agar KPK tetap lebih kuat dibandingkan lembaga lain dalam pemberantasan korupsi,” tegas Presiden Jokowi dalam konperensi pers di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/9) pagi.

Kepala Negara mengaku telah mempelajari dan mengikuti secara serius seluruh masukan-masukan yang diberikan dari masyarakat, pegiat antikorupsi, dosen, dan mahasiswa, dan juga masukan dari para tokoh-tokoh bangsa yang menemuinya terkait usul inisiatif DPR RI untuk merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK itu.

Ia menjelaskan, ketika ada inisiatif DPR untuk mengajukan RUU (Rancangan Undang-Undang) KPK maka tugas pemerintah adalah merespons, menyiapkan DIM (Daftar Isian Masalah), dan menugaskan menteri untuk mewakili Presiden dalam pembahasan dengan DPR.

Menurut Presiden, ia telah memberikan arahan kepada Menteri Hukum dan HAM dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) agar menyampaikan sikap dan pandangan pemerintah terkait substansi-substansi di revisi Undang-Undang KPK yang merupakan inisiatif DPR ini.

“Intinya, KPK harus tetap memegang peran sentral dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, KPK harus didukung dengan kewenangan dan kekuatan yang memadai, dan harus lebih kuat dibandingkan dengan lembaga-lembaga lain dalam pemberantasan korupsi,” tegas Presiden.

Tolak Sejumlah Substansi Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap beberapa substansi RUU inisiatif DPR ini yang berpotensi mengurangi efektivitas tugas KPK.

“Yang pertama, saya tidak setuju jika KPK harus memperoleh izin dari pihak eksternal untuk melakukan penyadapan, misalnya harus izin ke pengadilan, tidak.

“KPK cukup memperoleh izin internal dari Dewan Pengawas untuk menjaga kerahasiaan,” tegasnya.

Yang kedua, Presiden juga tidak setuju penyelidik dan penyidik KPK hanya berasal dari kepolisian dan kejaksaan saja.

Menurut Presiden, penyelidik dan penyidik KPK bisa juga berasal dari unsur ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diangkat dari pegawai KPK maupun instansi pemerintah lainnya.

“Tentu saja harus melalui prosedur rekrutmen yang benar,” ujarnya.

Yang ketiga, Presiden Jokowi juga tidak setuju bahwa KPK wajib berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dalam penuntutan, karena sistem penuntutan yang berjalan saat ini sudah baik sehingga tidak perlu diubah lagi.

Yang keempat, Presiden Jokoi juga tidak setuju perihal pengelolaan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang dikeluarkan dari KPK diberikan kepada kementerian atau lembaga lain. “Tidak, saya tidak setuju.

Saya minta LHKPN tetap diurus oleh KPK sebagaimana yang telah berjalan selama ini,” tegas Presiden Jokowi.(Iwan B/Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertahankan Inflasi dan Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadhan

    Pertahankan Inflasi dan Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadhan

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG – MBINews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung gelar Bazar Ramadhan 1445 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi tahun 2024 untuk membantu masyarakat yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Sekaligus kegiatan ini pula merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-383 Kabupaten Bandung tahun 2024. Pembukaan Bazar Ramadhan 1445 Hijriah itu langsung dihadiri Bupati Bandung […]

  • Yana Ajak Orang Tua Untuk Selalu Komunikasi Dengan Anak

    Yana Ajak Orang Tua Untuk Selalu Komunikasi Dengan Anak

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana kembali mengajak kepada orang tua untuk selalu berkomunikasi dengan anak-anaknya. Ia yakin, komunikasi modal utama dalam ketahanan keluarga. “Ketahanan keluarga sebagai unit dasar yang berperan penting dalam menghasilkan SDM berkualitas. Sehingga mampu menepis masalah sosial yang terjadi seperti sosial, ekonomi bahkan budaya,” katanya pada acara Seminar […]

  • Heri Hermawan Dukung Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis

    Heri Hermawan Dukung Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., menghadiri acara Pendidikan Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis, di Kecamatan Babakan Ciparay, Rabu (22/6/2022). Pada kesempatan itu, Heri menyampaikan rasa syukur yang terdalam dapat bersilaturahmi dan suatu kehormatan dapat hadir di tengah-tengah kegiatan tersebut. “Suatu kehormatan dapat hadir di tengah-tengah kegiatan ini,” ujarnya Herry […]

  • 83,8% Warga Puas, Perubahan Pendidikan di Bandung Terasa Nyata dari Ruang Kelas hingga Kesehatan Mental Siswa

    83,8% Warga Puas, Perubahan Pendidikan di Bandung Terasa Nyata dari Ruang Kelas hingga Kesehatan Mental Siswa

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bandung, Mbinews — Transformasi sektor pendidikan di Kota Bandung mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Berdasarkan Survei Teropong Daerah Kota Bandung yang dilakukan Litbang Kompas pada 23 Februari hingga 3 Maret 2026, sebanyak 83,8 persen warga menyatakan puas terhadap layanan pendidikan, menjadikannya salah satu sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi. Capaian ini menunjukkan bahwa berbagai program […]

  • Wakil Wali Kota Sukabumi Tinjau Penataan PKL Jalan Ciwangi, Harun Kabir dan Ahmad Yani

    Wakil Wali Kota Sukabumi Tinjau Penataan PKL Jalan Ciwangi, Harun Kabir dan Ahmad Yani

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Ciwangi, Harun Kabir, dan Ahmad Yani. Selasa (29/07/2025). Menurutnya, penataan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkot Sukabumi, yang telah masuk ke dalam timeline resmi kegiatan tahun 2025. Dalam peninjauannya, Bobby Maulana memantau langsung kondisi para pedagang yang berjualan […]

  • Belajar dari Sukabumi! Pemkab Kolaka Pelajari Pengelolaan SDM ASN Berbasis Teknologi

    Belajar dari Sukabumi! Pemkab Kolaka Pelajari Pengelolaan SDM ASN Berbasis Teknologi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menerima kunjungan benchmarking dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 4 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur berbasis kompetensi guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Penjabat (Pj.) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, secara langsung menyambut […]

expand_less