Breaking News
Trending Tags

Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – Virus Corona tengah mewabah hampir seluruh belahan dunia. Tetapi tahukah anda tentang Virus Corona?

Berikut Humas Kota Bandung mencoba merangkumnya dari situs resmi World Health Organization (WHO).

Virus Corona
Nama virus penyebab penyakit Middle East Respiratory Sydrome Coronavirus (MERS-CoV) atau disebut MERS. Menular melalui bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi virus Corona kepada orang yang dekat dengannya.

Virus Corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia.  Pada manusia, beberapa coronaviruses diketahui menyebabkan infeksi pernapasan mulai dari flu biasa untuk penyakit yang lebih parah seperti Timur Tengah sindrom pernapasan (MERS) dan sindrom pernapasan akut parah (SARS). Yang paling baru ditemukan Virus Corona menyebabkan penyakit Corona Virus Disease (Covid-19).

Covid-19
Penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang paling baru ditemukan. Virus dan penyakit baru ini tidak diketahui sebelum wabah dimulai di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019.

Apakah Covid-19 sama dengan SARS ?
Tidak, Virus yang menyebabkan Covid-19 dan salah satu yang menyebabkan pecahnya sindrom pernapasan akut berat (SARS) pada tahun 2003 yang berhubungan satu sama lain secara genetik, tetapi penyakit yang disebabkan sangat berbeda.

SARS lebih mematikan tetapi jauh lebih sedikit menular daripada COVID-19.Penyakit SARS ini muncul dan menarik perhatian dunia pada tahun 2003.

ODP
Orang dalam Pemantauan (ODP) adalah semua orang yang masuk ke Indonesia baik WNI (Warga Negara Indonesia) atau WNA (Warga Negara Asing) yang berasal dari negara yang sudah diyakini terjadi penularan antar manusia.

PDP
Pasien dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang terindikasi memiliki riwayat kontak dengan orang lain yang confirm positif Covid-19 maka dia jadi suspek. Urutannya setelah dinyatakan suspek maka selanjutnya dilakukan pemeriksaa spesimen. Namun, saat ini pemeriksaan spesimen tidak harus menunggu suspek terlebih dahulu. Semua Pasien dalam Pengawasan langsung diperiksa dalam rangka menemukan secara cepat.

Isolasi
Pemisahan penderita penyakit infeksi dari orang-orang sehat di sekitarnya untuk menghindari terjadinya penularan

Social distance atau social distancing
adalah masyarakat diminta untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. Jika Anda harus berada di sekitar orang, jaga jarak dengan orang lain sekitar 6 kaki (2 meter).

Lockdown
Lockdown diambil dari bahasa Inggris, artinya adalah terkunci. Jika dikaitkan dalam istilah teknis dalam kasus Corona atau COVID-19, arti lockdown adalah mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara.

Tujuan mengunci suatu wilayah ini agar virus Corona tidak menyebar lebih jauh lagi. Jika suatu daerah dikunci atau di-lockdown, maka semua fasilitas public harus ditutup.

Sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas. Aktivitas warganya pun dibatasi. Bahkan ada negara yang memberlakukan jam malam.

Karantina
Pembatasan kebebasan seseorang yang diduga telah tertular sesuatu penyakit karantina, selama masa inkubasi penyakit karantina yang diduga. Bila selama dalam pengawasan ini ia benar-benar menderita penyakit karantina yang diduga, ia kemudian akan diisolasikan. Setelah lewat masa inkubasi, ia tetap sehat akan dibebaskan kembali.

Haruskah saya memakai masker untuk melindungi diri sendiri?
Memakai masker jika Anda sakit dengan gejala COVID-19 (terutama batuk) atau mencari setelah seseorang yang mungkin memiliki COVID-19. Masker wajah sekali pakai hanya dapat digunakan sekali. Jika Anda tidak sakit atau mencari setelah seseorang yang sakit maka Anda membuang-buang masker.

Cara yang paling efektif untuk melindungi diri sendiri dan orang lain terhadap COVID-19 adalah untuk sering membersihkan tangan Anda, menutupi batuk Anda dengan tikungan siku atau jaringan dan mempertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dari orang yang batuk atau bersin.(MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duta Genre Harus Jadi Teladan Remaja Kota Bandung

    Duta Genre Harus Jadi Teladan Remaja Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap Duta Generasi Berencana (GenRe) menjadi teladan dan role model bagi remaja di Kota Bandung. “Menjadi Duta genre punya tanggung jawab besar. Harus menjadi agen generasi remaja yang sehat untuk mengajak kawan sebaya agar memiliki mindset remaja yang penuh perencanaan, serta motivator dan keteladan bagi teman sebaya” […]

  • Antusiasme Tinggi, bjb Sekuritas Ungkap Potensi Investasi Aman di Tengah Pandemi

    Antusiasme Tinggi, bjb Sekuritas Ungkap Potensi Investasi Aman di Tengah Pandemi

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Antusiasme masyarakat dalam berinvestasi terus tumbuh secara signifikan dari tahun ke tahun. Di Jawa Barat, peningkatan jumlah investor tersebut bahkan tetap melesat di tengah masa pandemi Covid-19. Di akhir tahun 2018, jumlah investor saham di Jawa Barat berjumlah sekitar 134 ribu orang, angka tersebut naik menjadi 177 ribu orang di 2019. Alias […]

  • Potensi Zakat Besar, BAZNAS Jabar Dorong UPZ Lebih Profesional dan Digital

    Potensi Zakat Besar, BAZNAS Jabar Dorong UPZ Lebih Profesional dan Digital

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Besarnya potensi zakat di Jawa Barat belum cukup hanya diukur dari kemampuan menghimpun dana. Tantangan berikutnya adalah memastikan potensi tersebut dapat dikelola melalui kelembagaan yang kuat, sistem digital yang transparan, serta program yang benar-benar memberi dampak bagi masyarakat. Hal itu menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Koordinasi […]

  • Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya, S.H.M.H. mengatakan ,dulunya dirancsng untuk iko widata kulinernamun kini dapat kendala dan perlu solusi ,sebelum pembongkaran. hal itu didampaikan saat jadi narasumber pada kegiatan talk show OPSI (Obrolan Plus Solusi) dengan tema “Tak Jadi Dibongkar, Bagaimana Nasib Teras Cihampelas”, bersama Kepala Dinas SDABM, Didi Rustandi, […]

  • Margin Error DTSEN Masih 13 Persen, Soni Daniswara Minta Perbaikan Data Dipercepat

    Margin Error DTSEN Masih 13 Persen, Soni Daniswara Minta Perbaikan Data Dipercepat

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara, menegaskan pentingnya peningkatan akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan berbagai program bantuan dan perlindungan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan Soni saat menghadiri kegiatan Sosialisasi DTSEN di Kantor Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, […]

  • Optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Menuju Bandung World Class City

    Optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Menuju Bandung World Class City

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berinovasi dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik terpadu melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Terlebih di masa pandemi saat ini, penyesuaian sistem kerja dan kegiatan tatap muka dibatasi. Meski dibatasi, penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik dituntut tetap berjalan dengan baik. Sehingga pemberian layanan kepada masyarakat dengan […]

expand_less