Breaking News
Trending Tags

Refocusing Anggaran? Daddy : Awas ” Jangan Hantam Kromo”

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Instruksi Mendagri Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease di Lingkungan Pemerintah Daerah ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.

Anggota fraksi Gerindra DPRD prov Jabar Daddy Rohanady menanggapi implementasi instruksi yang dikeluarkan pada 2 April 2020 dan berisi 7 butir perintah tersebut.

Implementasi ketujuh perintah tersebut tentu saja diserahkan kepada para kepala daerah. Pada tahap inilah semua stakeholders bisa melihat kemampuan gubernur/bupati/wali kota mengolah APBD.

Hasil seni olah APBD itulah yang nantinya pasti sangat dirasakan oleh masyarakat. Namun, sebelum itu, yang akan lebih merasakan adalah organisasi perangkat daerah (OPD) di masing-masing tingkatan pemerintahan.

Mengapa demikian? Ya, tentu saja karena OPD adalah instansi yang akan merasakan pertama kali konsekuensinya. OPD harus bersiap memilah dan memilih program/kegiatan mana di lingkungannya yang –mau tidak mau dan suka tidak suka– direalokasi atau bahkan diamputasi anggarannya.

Persoalannya siapa yang menentukan langkah tersebut?

Kepala daerah, bedasarkan Instruksi Mendagri Nomor 1/2020, memang memiliki hak untuk itu. Namun, pemangkasan atau pengurangan program/kegiatan pasti akan mempengaruhi banyak hal. Yang pasti, langkah tersebut tidak bisa dilakukan dengan hantam kromo. Jika sifat kebijakan pemangkasannya dilakukan hantam kromo, bisa fatal akibatnya.

Realokasi anggaran bisa dilakukan dengan alternatif berikut. Pertama, tentukan saja per OPD berapa volume anggaran yang akan direalokasikan. OPD yang memutuskan sendiri program/kegiatan apa yang diamputasi atau hanya dikurangi.

Alternatif kedua, gubernur melalui TAPD dan Bappeda menentukan program/kegiatan yang dihapus atau dikurangi. Tidak perlu semua anggaran dipangkas, hanya anggaran-anggaran tertentu saja.

Jika pemotongan dilakukan hantam kromo, sekali lagi, bisa fatal akibatnya, apalagi seandainya semua program/kegiatan dipangkas saja 50-60 persen. Memang langkah tersebut lebih mudah dan tidak perlu bersusah payah untuk memilih dan memilah. Target angka yang diinginkan akan lebih mudah.

Namun, langkah tersebut akibatnya bisa fatal. Target masih melekat tetapi anggaran dipangkas. Padahal anggaran yang tersisa, bisa jadi, tidak ke kiri tidak ke kanan. Selain itu, beban akhir atas ketidaktercapaian itu tetap menjadi beban pimpinan/kepala OPD.

Alternatif mana yang dipilih akan sangat menentukan hasil akhir. Atau, pilihannya tetap hantam kromo? (Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turut Hadir di Musrenbang Provinsi Jabar 2024, Ini Kata Ketua DPRD Kota Sukabumi

    Turut Hadir di Musrenbang Provinsi Jabar 2024, Ini Kata Ketua DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman turut hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2025,  yang di gelar di Bandung. Senin, (22/4/2024). Musrenbang dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, […]

  • Percepat Penurunan Stunting, Pemkot Sukabumi Tegaskan Pentingnya Validitas Data

    Percepat Penurunan Stunting, Pemkot Sukabumi Tegaskan Pentingnya Validitas Data

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-  Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menurunkan angka stunting kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Evaluasi Pengisian Capaian Indikator Stunting pada platform Monitoring Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri, Senin (2/12), di ruang Bappeda Kota Sukabumi. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, hadir langsung memberikan arahan. Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan bahwa Kota Sukabumi telah mencatat kemajuan […]

  • Ini Misi Jokowi Datangi Presiden Rusia dan Ukraina

    Ini Misi Jokowi Datangi Presiden Rusia dan Ukraina

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Mbinews.id – Bawa misi perdamaian dunia, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) diagendakan melakukan lawatan ke beberapa negara. Dilansir dari laman Fokussatu.id, Jokowi dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh penting dunia, termasuk juga dengan Presiden Rusia dan Ukraina. Seperti yang disampaikannya melalui keterangan persnya di Bandara Soekarno-Hatta, ia menegaskan pertemuan dengan kedua pemimpin […]

  • Kolaborasi BAZNAS Jabar bersama Jabar Bergerak Resmikan Fasilitas MCK di Ciamis

    Kolaborasi BAZNAS Jabar bersama Jabar Bergerak Resmikan Fasilitas MCK di Ciamis

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbinews — Program “Sajaber” (Sarana Jamban Bersama) yang digagas oleh BAZNAS Jabar berkolaborasi dengan Baznas Jawa Barat dan Kwarda Jabar, meresmikan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) pada Sabtu (31/8) di Dusun Sukajaya, RT 28 RW 08 Desa Margamulya, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Perwakilan BAZNAS Jawa Barat, Achmad Faisal, menekankan pentingnya fasilitas MCK yang layak. […]

  • Buka FPD Dinkes, Pj Wali Kota Sukabumi Ungkap Angka Stunting Alami Penurunan

    Buka FPD Dinkes, Pj Wali Kota Sukabumi Ungkap Angka Stunting Alami Penurunan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengatakan, kinerja layayan kesehatan alami peningkatan. Termasuk, dengan angka stunting yang alami penurunan menjadi 16 persen. Hal itu dikatakanya, saat membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) 2025 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, untuk perencanaan 2026. Senin, (17/02/2025). Namun, Kusmana mengingatkan, ada beberapa peningkatan kasus. Diantaranya, angka kematian bayi […]

  • Ini Alasan Warga Tidak Memakai Masker Di Hari Pertama PSBB

    Ini Alasan Warga Tidak Memakai Masker Di Hari Pertama PSBB

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dengan ditetapkanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung, maka setiap orang yang berada di tempat umum di wajib mengenakan masker. Namun ternyata masih banyak warga yang belum mengenakannya. Padahal sebelum pelaksanaan PSBB, pemerintah juga telah mengimbau setiap orang yang berada di luar ruangan mengenakan masker. Berdasarkan pantauan Humas Kota Bandung di […]

expand_less