Breaking News
Trending Tags

Provinsi Jabar Beli Ventilator Produksi PT.DI & PT Pindad

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memastikan, kebutuhan ventilator untuk 105 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jabar akan terpenuhi setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar membeli ventilator produksi PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Pindad.

Adapun ventilator produksi PT DI (Persero) dan PT Pindad telah dikonfirmasi lulus uji produk dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan RI.

“Insyaallah kebutuhan ventilator untuk Jawa Barat aman terkendali,” kata Ridwan Kamil usai meninjau prototipe ventilator di hanggar PT DI, Kota Bandung, Jumat (24/4/20).

Ventilator portabel yang diberi nama Vent-I (Ventilator Indonesia) itu merupakan kerja sama PT DI dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan setelah lulus uji produk dan klinis mampu diproduksi sebanyak 500 unit per minggu. Ventilator jenis ini ditujukan bagi pasien yang sakit, tetapi masih mampu bernapas sendiri.

Sementara ventilator produksi PT Pindad yang mampu diproduksi sebanyak 40 unit per hari akan digunakan bagi pasien yang kesulitan bernapas.

“Kalau lancar segala rupanya, ini (Vent-I) bisa diproduksi minimum 500 unit per minggu atau sekitar 2.000 per bulan, perizinan juga sudah diproses dan lancar, termasuk tadi (produk)di PT Pindad yang fokus pada ventilator untuk yang susah bernapas, inilah kebersamaan BUMN,” ujar Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil pun menuturkan, ke-105 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar ini akan mendapatkan minimal satu ventilator tambahan. Khusus untuk rumah sakit yang menangani pasien yang susah bernapas secara spontan atau gagal nafas, Kang Emil berujar rumah sakit tersebut mendapatkan empat sampai lima unit ventilator.

“Kalau kita pilah lagi ada sekitar 50 rumah sakit yang membutuhkan ventilator khusus untuk pasien yang susah bernapas secara spontan atau sudah mengalami gagal napas. Per rumah sakit (itu) rata-rata dapat empat sampai lima unit, jadi (total) sekitar 250-an unit (untuk rumah sakit khusus tersebut),” tutur Kang Emil.

Kang Emil berharap, tak hanya untuk Jabar, kebutuhan ventilator di seluruh Indonesia pun bisa terpenuhi oleh produk buatan lokal yang sudah teruji kelaikan klinis dan standar keamanan juga keselamatan.

“Inilah kekuatan di Indonesia, di Jabar, khususnya industri-industrinya luar biasa, dengan kebersamaan kita akan menang melawan COVID-19,” ujar Kang Emil.

Sementara itu, Direktur Operasional PT DI M. Ridlo Akbar menjelaskan, PT DI ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan untuk industrialisasi alat kesehatan khususnya ventilator. Saat ini pihaknya tengah fokus menyiapkan fasilitas lini produksinya kemudian melakukan reverse engineering untuk komponen yang tidak tersedia di dalam negeri. Dengan begitu, diharapkan ketika izin produksi ventilator ini terbit untuk proses industrialnya, maka PT DI akan langsung mengejar target produksi 500 unit per minggu.

“Kalau dari schedule awal itu targetnya di minggu pertama Mei, karena sekarang kita masuk uji klinis setalah itu kita mulai produksinya,” terang Ridlo.

Pihaknya pun menargetkan ventilator produksi PT DI ini akan difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan di wilayah Bandung pada tahap awal. Berikutnya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan Jabar, Indonesia, bahkan luar negeri atau ekspor.

Adapun Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, pihaknya sanggup memproduksi ventilator sebanyak 40 unit per hari. Prototipe ventilator untuk pasien yang sudah sulit bernapas ini telah sukses diuji coba di RSU Pindad dan kini tinggal menunggu sertifikat dari BPFK.

Abraham pun mengatakan, Gubernur Jabar sangat mendukung upaya dari PT Pindad dalam menanggulangi COVID-19 khususnya di Jabar.

“Tadi saat kunjungan, begitu melihat secara detail operasional ventilator produksi kami dan sudah dijelaskan oleh dokter, beliau (gubernur) begitu yakin dan memutuskan akan membeli ventilator produksi PT Pindad,” ujar Abraham.

Saat ini, PT Pindad juga sedang menyiapkan lebih banyak material ventilator untuk mengantisipasi pembelian dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebanyak 1.000 unit. (humas Jabar/WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan HPN 2022, PWI Jabar Selenggarakan Reels Instagram Challenge

    Meriahkan HPN 2022, PWI Jabar Selenggarakan Reels Instagram Challenge

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat nenyelenggarakan berbagai lomba dan kegiatan. Salah satunya lomba “Reels Instagram Challenge (Video Konten Kreatif)” yang bertemakan “Jauhi Gibah Perangi Hoaks”, yang secara substansi mengajak masyarakat Indonesia untuk menjauhi berita-berita bohong. Memperebutkan hadiah total jutaan rupiah,   lomba ini terbuka untuk umum, […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong Penguatan Literasi dan Arsip Daerah

    Wali Kota Sukabumi Dorong Penguatan Literasi dan Arsip Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, dalam memperkuat budaya literasi dan tata kelola arsip kembali ditegaskan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Hal itu disampaikannya, saat menghadiri Silaturahmi dan Ekspose Pendataan Perpustakaan Tahun 2025, yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Sukabumi, di Lantai 3 Gedung Dispusip. Selasa (9/12/2025), Dalam kegiatan yang memaparkan konsolidasi pendataan […]

  • Oded-Yana Bertekad Wujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera Dan Agamis

    Oded-Yana Bertekad Wujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera Dan Agamis

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Oded M. Danial dan Yana Mulyana sudah tiga tahun memimpin Kota Bandung. Sejumlah program dan inovasi terus digulirkan demi mewujudkan visi Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyebut, demi menghadirkan visi Bandung yang Unggul, Pemerintah Kota Bandung terus berupaya menghadirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan […]

  • Merasa Dirugikan, Pengelola Pasar Pelita Layangkan Surat ke Pemerintah Kota Sukabumi

    Merasa Dirugikan, Pengelola Pasar Pelita Layangkan Surat ke Pemerintah Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews,id – Pasca diresmikan beberapa tahun lalu, aktivitas perdagangan di Pasar Modern Pelita Sukabumi saat ini masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ditambah lagi saat ini, di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi, masih banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan. Minimnya pengawasan dan ketegasan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi terhadap PKL yang […]

  • Inilah Sosok Budi Perajin Otodidak Di Kebon Gedang Batununggal

    Inilah Sosok Budi Perajin Otodidak Di Kebon Gedang Batununggal

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hari Jumat tanggal 16/11/19 secara kebetulan bertemu karena bisikan gaib kaki melangkah dan bertemu di kediaman pengrajin sang insinyur otodidak, kang Budi. Tanpa ada perencanaan sebelumnya kita berkumpul dengan bahasan menyuarakan para penggagas kreatif inovasi untuk disinergikan dengan kebijakan yang menghasilkan Soluktifitas. Adapun maksud dan tujuan untuk memajukan karya kearifan lokal yang […]

  • bjb Raih Dua Penghargaan Financial Literacy Award dari OJK

    bjb Raih Dua Penghargaan Financial Literacy Award dari OJK

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Literasi keuangan di Indonesia masih menjadi salah satu tantangan besar, terutama di kalangan generasi muda. Banyak anak muda yang belum memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, sehingga sering kali terjebak dalam masalah keuangan di kemudian hari. Sehingga bank bjb secara konsisten berupaya memberikan edukasi keuangan melalui berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan […]

expand_less