Breaking News
Trending Tags

Provinsi Jabar Beli Ventilator Produksi PT.DI & PT Pindad

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memastikan, kebutuhan ventilator untuk 105 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jabar akan terpenuhi setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar membeli ventilator produksi PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Pindad.

Adapun ventilator produksi PT DI (Persero) dan PT Pindad telah dikonfirmasi lulus uji produk dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan RI.

“Insyaallah kebutuhan ventilator untuk Jawa Barat aman terkendali,” kata Ridwan Kamil usai meninjau prototipe ventilator di hanggar PT DI, Kota Bandung, Jumat (24/4/20).

Ventilator portabel yang diberi nama Vent-I (Ventilator Indonesia) itu merupakan kerja sama PT DI dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan setelah lulus uji produk dan klinis mampu diproduksi sebanyak 500 unit per minggu. Ventilator jenis ini ditujukan bagi pasien yang sakit, tetapi masih mampu bernapas sendiri.

Sementara ventilator produksi PT Pindad yang mampu diproduksi sebanyak 40 unit per hari akan digunakan bagi pasien yang kesulitan bernapas.

“Kalau lancar segala rupanya, ini (Vent-I) bisa diproduksi minimum 500 unit per minggu atau sekitar 2.000 per bulan, perizinan juga sudah diproses dan lancar, termasuk tadi (produk)di PT Pindad yang fokus pada ventilator untuk yang susah bernapas, inilah kebersamaan BUMN,” ujar Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil pun menuturkan, ke-105 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar ini akan mendapatkan minimal satu ventilator tambahan. Khusus untuk rumah sakit yang menangani pasien yang susah bernapas secara spontan atau gagal nafas, Kang Emil berujar rumah sakit tersebut mendapatkan empat sampai lima unit ventilator.

“Kalau kita pilah lagi ada sekitar 50 rumah sakit yang membutuhkan ventilator khusus untuk pasien yang susah bernapas secara spontan atau sudah mengalami gagal napas. Per rumah sakit (itu) rata-rata dapat empat sampai lima unit, jadi (total) sekitar 250-an unit (untuk rumah sakit khusus tersebut),” tutur Kang Emil.

Kang Emil berharap, tak hanya untuk Jabar, kebutuhan ventilator di seluruh Indonesia pun bisa terpenuhi oleh produk buatan lokal yang sudah teruji kelaikan klinis dan standar keamanan juga keselamatan.

“Inilah kekuatan di Indonesia, di Jabar, khususnya industri-industrinya luar biasa, dengan kebersamaan kita akan menang melawan COVID-19,” ujar Kang Emil.

Sementara itu, Direktur Operasional PT DI M. Ridlo Akbar menjelaskan, PT DI ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan untuk industrialisasi alat kesehatan khususnya ventilator. Saat ini pihaknya tengah fokus menyiapkan fasilitas lini produksinya kemudian melakukan reverse engineering untuk komponen yang tidak tersedia di dalam negeri. Dengan begitu, diharapkan ketika izin produksi ventilator ini terbit untuk proses industrialnya, maka PT DI akan langsung mengejar target produksi 500 unit per minggu.

“Kalau dari schedule awal itu targetnya di minggu pertama Mei, karena sekarang kita masuk uji klinis setalah itu kita mulai produksinya,” terang Ridlo.

Pihaknya pun menargetkan ventilator produksi PT DI ini akan difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan di wilayah Bandung pada tahap awal. Berikutnya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan Jabar, Indonesia, bahkan luar negeri atau ekspor.

Adapun Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, pihaknya sanggup memproduksi ventilator sebanyak 40 unit per hari. Prototipe ventilator untuk pasien yang sudah sulit bernapas ini telah sukses diuji coba di RSU Pindad dan kini tinggal menunggu sertifikat dari BPFK.

Abraham pun mengatakan, Gubernur Jabar sangat mendukung upaya dari PT Pindad dalam menanggulangi COVID-19 khususnya di Jabar.

“Tadi saat kunjungan, begitu melihat secara detail operasional ventilator produksi kami dan sudah dijelaskan oleh dokter, beliau (gubernur) begitu yakin dan memutuskan akan membeli ventilator produksi PT Pindad,” ujar Abraham.

Saat ini, PT Pindad juga sedang menyiapkan lebih banyak material ventilator untuk mengantisipasi pembelian dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebanyak 1.000 unit. (humas Jabar/WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliner dan Budaya, Kota Bandung Lebih Dikenal di Internasional

    Kuliner dan Budaya, Kota Bandung Lebih Dikenal di Internasional

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bertekad membawa kuliner dan budaya Kota Bandung lebih dikenal internasional. Kota Bandung perlu belajar dari Thailand yang membuat kulinernya dikenal di mancanegara. Walikota Bandung mengatakan , kegiatan Gastrodiplomacy Journey: Immersive Culinary Experiences of Indonesia and Thailand, di Pendopo Kota Bandung Bandung, Minggu 27 April 2025. Kegiatan ini […]

  • Serius Berantas Narkoba, Calon Bupati Bandung Urut-1, Teh Nia Siapkan Lahan 1.000 Meter Untuk Kantor BNNK

    Serius Berantas Narkoba, Calon Bupati Bandung Urut-1, Teh Nia Siapkan Lahan 1.000 Meter Untuk Kantor BNNK

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SOREANG, MBInews.id – Jika terpilih jadi bupati Bandung, Kurnia Agustina akan menyiapkan lahan seluas 1.000 meter persegi yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bandung. Menurut Jubir Paslon Bupati Bandung nomor urut 1, H Ihsan langkah tersebut diambil Teh Nia, sapaan akrabnya karena merupakan wujud dari keseriusannya dalam […]

  • Staf Ahli Walikota Jadi Tersangka, Ini Tanggapan Sekda Kota Sukabumi

    Staf Ahli Walikota Jadi Tersangka, Ini Tanggapan Sekda Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Terkait kasus hukum yang menjerat Staf Ahli Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada mengatakan bahwa, belum ada arahan untuk memberikan pendampingan hukum terhadap kasus yang berlangsung saat ini. “Tentu kita lihat dulu kasusnya dan kita saat ini juga sedang berkoordinasi dengan pihak Polres Sukabumi Kota, terkait kondisi teknis persoalan hukum […]

  • JDM Fest Indonesia 2023 Akan Digelar di Bandung, Tampilkan Mobil Modifikasi dengan Berbagai Macam Gaya

    JDM Fest Indonesia 2023 Akan Digelar di Bandung, Tampilkan Mobil Modifikasi dengan Berbagai Macam Gaya

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG—Pameran mobil dan meet up penggemar omototif mobil buatan Jepang sering disebut mobil JDM atau Japan Domestic Market Car Fest Indonesia 2023 akan digelar di Bandung Convention Center Jalan Soekarno Hatta No 354 Bandung, Sabtu 28 Januari 2023. Dalam gelaran tersebut, bakal berjejer mobil buatan Jepang yang beredar di Indonesia dimodifikasi pemilik dengan berbagai gaya. […]

  • HUT RI Ke-76, Pos Indonesia Selenggarakan Soft Launching Brand Kurir Baru dan Rebranding Aplikasi ‘PosAja’

    HUT RI Ke-76, Pos Indonesia Selenggarakan Soft Launching Brand Kurir Baru dan Rebranding Aplikasi ‘PosAja’

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-76 pada tanggal 17 Agustus 2021, PT Pos Indonesia (Persero) memperkenalkan identitas Layanan Kurir yaitu ‘PosAja’. Peluncuran tersebut diselenggarakan pada Selasa (17/8) di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero) Jl Cilaki No 73 Bandung. “Layanan kurir ‘PosAja’ ini melambangkan visi untuk terus tumbuh (growth), […]

  • Optimis Juara, Pemkot Bandung Siapkan Bonus Bagi Para Atlet NPCI

    Optimis Juara, Pemkot Bandung Siapkan Bonus Bagi Para Atlet NPCI

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Perhelatan Pekan Paralympic Daerah Tingkat Provinsi (Peparprov) Jawa Barat akan digelar November mendatang. Kota Bandung akan menerjunkan 225 atlet paralimpiade dan 90 pelatih serta teknisi pada pagelaran tersebut. Optimis kontingennya akan juara, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan anggaran bonus untuk para atlet National Paralympic Committee […]

expand_less