Breaking News
Trending Tags

Dimasa Wabah Covid-19, Begini Mekanisme PPDB Kota Bandung Sudah Di Depan Mata

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Saat Covid-19 masih mewabah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung sudah di depan mata. Oleh karenanya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal mengubah mekanisme PPDB tahun ini agar tetap sejalan dengan protokol kesehatan.

Sekretaris Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra menjelaskan, ada perbedaan signifikan dalam mekanisme pendaftaran. Tahun lalu, orang tua siswa calon peserta PPDB perlu datang ke sekolah tujuan untuk membawa berkas pendaftaran. Tahun ini, pendaftaran dilakukan di sekolah asal.

“Tahun lalu, daftarnya ke sekolah tujuan. Sekarang pendaftaran dilakukan di sekolah asal. Itu untuk menghindari agar orang tua tidak berbondong-bondong datang ke sekolah sehingga menimbulkan kerumunan,” ungkap Cucu, Selasa (12/5/2020).

Harapannya, protokol kesehatan di masa Covid-19 ini tetap berjalan. Oleh karena itu, pendaftaran dilakukan secara daring oleh orang tua melalui bantuan wali kelas.

“Caranya, orang tua akan berhubungan dengan wali kelas. Kenapa bisa? Karena selama pandemi Covid-19 ini sudah ada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), sudah terbangun pola komunikasi wali kelas dengan orang tua, ada yang melalui WA grup, dan sebagainya,” jelas Cucu.

Dengan pola ini, wali kelas harus memberikan pemahaman yang komprehensif kepada orang tua siswa tentang mekanisme baru PPDB 2020. Wali kelas pula yang membantu mendata dan mendaftarkan para siswa kepada operator sekolah.

Cucu menyebutkan, secara umum PPDB 2020 akan terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pendataan dan tahap pendaftaran. Tahap pendataan dilakukan pada 11 Mei–13 Juni 2020.

“Jadi nanti persyaratan PPDB itu dikirimkan oleh orang tua dalam bentuk data digital, baik KTP, Kartu Keluarga, dan sebagainya. Difoto atau di-scan, kemudian dikirimkan ke wali kelas. Wali kelas yang nanti akan mengolah, lalu disampaikan ke operator sekolah,” bebernya.

“Dari situ, operator yang akan melakukan upload ke sistem melalui ppdb.bandung.go.id. Satu sekolah akan ada satu operator. Ketika upload itulah yang disebut dengan proses pendataan,” imbuhnya.

Setelah operator mengunggah data siswa, sistem akan memunculkan username setiap siswa. Username tersebut akan diberikan kepada orang tua siswa melalui wali kelas. Dengan username tersebut, orang tua harus mengecek data pendaftaran yang sudah diunggah. Jika data tersebut sudah betul, lalu orang tua melakukan verifikasi.

“Nanti orang tua memverifikasi sendiri. Apakah namanya sudah benar, alamatnya benar, sekolah tujuannya, pilihan jalurnya, dan sebagainya. Kalau ada data yang salah, orang tua bisa mengonfirmasi ke wali kelas untuk dibetulkan datanya ke operator,” ujar Cucu.

Orang tua tidak dapat mengubah sendiri data siswa. Hanya operator yang bisa mengakses sistem data, sedangkan wali kelas adalah perantara antara orang tua siswa dengan operator. Dengan begitu, komunikasi dan koordinasi bisa berjalan dengan teratur.

Pola ini berlaku untuk PPDB SD dan SMP. Namun bagi orang tua calon siswa SD yang tidak mengikuti Taman Kanak-kanaK, bisa mendaftarkan diri langsung ke sekolah tujuan.

Sedangkan untuk PPDB SMA diatur oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Bagi yang tidak TK, jangan khawatir. Nanti bisa langsung ke SD tujuan, di sana akan ada helpdesk yang akan memandu,” jelasnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap, cara tersebut bisa memudahkan orang tua siswa untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah di jenjang yang lebih tinggi pada masa wabah Covid-19 ini. Cara ini bisa menjaga agar warga tidak berkerumun dan melanggar protokol kesehatan.

“Tentunya orang tua harus betul-betul bisa memahami aturan ini, berkoordinasi dengan baik kepada pihak sekolah melalui wali kelas. Pahami tata caranya, persyaratannya, jalur-jalurnya, dan timelinenya juga,” pesan Yana. (Wanruna/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Sidak OP di Kantor Pos Jaktim

    Mentan Sidak OP di Kantor Pos Jaktim

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA ,Mbinews – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Dengan Operasi Pasar Pangan Murah, ke depan Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto , akan memangkas rantai pasok dan memastikan harga bahan pokok yang lebih stabil bagi masyarakat. Lebih jauh Mentan mengatakan Operasi Pasar Pangan Murah […]

  • Rencana Tahun 2020, Diskominfo Kota Sukabumi  Luncurkan Aplikasi  “Sukabumi Kita”

    Rencana Tahun 2020, Diskominfo Kota Sukabumi Luncurkan Aplikasi “Sukabumi Kita”

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi berencana akan mengeluarkan program baru tentang pelayanan kepada masyarakat. Inovasi yang akan diluncurkan tersebut dinamai “Sukabumi Kita”,  dimana aplikasi tersebut akan lebih mempermudah masyarakat dalam mencari informasi.”Program baru itu sebuah aplikasi yang rencananya akan di terjunkan pada tahun 2020 mendatang,”ujar Sekretaris Diskominfo Kota Sukabumi, Kurnia Ramdhani. […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong UMKM Naik Kelas

    Wali Kota Sukabumi Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI.Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, memberikan pelatihan dan pendidikan vokasi ekonomi digital bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di gelar di salah satu Hotel kawasan Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Rabu,(2/8/2023). Wali Kota […]

  • Wali Kota Sukabumi: Banyak Yang Pensiun, Pemkot Sukabumi Kekurangan ASN

    Wali Kota Sukabumi: Banyak Yang Pensiun, Pemkot Sukabumi Kekurangan ASN

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Banyaknya Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemerinatahan Kota (Pemkot) Sukabumi yang purnabhakti. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, terus berupaya dengan meminta kepada pemerintah pusat untuk kembali membuka peluang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditempatkan di Kota Sukabumi. “Tahun ini tergolong banyak yang purnabhakti (pensiun), sehingga mengurangi jumlah ASN yang ada saat ini,”ungkap […]

  • Harus Tahu! Pengunjung Mal Sukabumi Wajib Bawa Kartu Vaksin

    Harus Tahu! Pengunjung Mal Sukabumi Wajib Bawa Kartu Vaksin

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Daerah Kota Sukabumi menerapkan aturan protokol kesehatan ketat khususnya pada Pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi mewajibkan pengunjungnya menujukan kartu vaksin Covid-19, saat memasuki lokasi pusat perbelanjaan. Kamis (26/82021) siang. Sebelumnya,peraturan tersebut telah disepakati antara Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, dengan pengelola pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi. “Kita pastikan, agar […]

  • Pansus VI: DLH Jabar Bisa Tiru Sumsel Urus Persoalan Tanah

    Pansus VI: DLH Jabar Bisa Tiru Sumsel Urus Persoalan Tanah

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KOTA PALEMBANG, Mbinews.id – Provinsi Sumatera Selatan dikunjungi oleh Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Provinsi Jawa Barat untuk memperoleh informasi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) di Daerah Provinsi Jawa Barat. Ketua Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Dermawan mengatakan, jika Provinsi Sumatera Selatan ini sudah mempunyai […]

expand_less