Breaking News
Trending Tags

Ketika Muncul Covid-19,Inovasi Produk Lokal Dari Rapid Antigen Sampai Antibodi Asal Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Di masa pandemi covid-19 ini, warga terus berinovasi untuk memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Salah satunya PT. Tekad Mandiri Citra (TMC) yang berlokasi di Kawasan Industri Kavling 9, Jalan Mekar Raya, Kecamatan Penyileukan.

Perusahaan yang bergerak di bidang obat hewan, di masa pandemi Covid-19 mengembangkan pontensinya di bidang kesehatan.

Direktur Utama PT. Tekad Mandiri Citra (TMC), Gowinda Sibit mengungkapkan, ketika terjadi wabah covid-19, perusahaan tersebut berencana untuk melakukan penelitian.

“Dari sini berkembang. Bekerja sama dengan IPB. Peluang ini dilanjut oleh Unpad dan ITB. Dari research dikelola ini, kami melakukan untuk uji deteksi cepat penyakit hewan yang endemis, flu burung termasuk rencana vaksinnya,” kata Gowinda.

Ketika muncul Covid-19, ia membentuk teknologi untuk memberikan kepedulian terhadap masyarakat.

“Muncul covid, kita bentuk teknologinya demi kemanusiaan. Final bakal uji pada waktu cepat ini dan kami akan buat antibodi juga,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sempat meninjau ke PT. TMC.

“Ada produk lokal rapid antigen, ya kita bangga. Pemkot Bandung mengapresiasinya,” kata Yana.

Ia pun terus mendorong PT. TMC untuk terus mengembangkan penelitiannya.

“Kalau bisa terus, karena dia punya bidang research. Kerja sama dengan IPB, ITB, Unpad, jadi kita prinsip mendukung,” katanya.

Yana mengungkapkan, metode yang dimiliki PT TMC cukup sederhana.

“Kita dorong agar bisa memproduksi antobodi. Kit-nya itu kan antibodi, begitu ada airliur dimasukan, lalu mengikat maka keluar positif atau negatif. Saya pikir kalau sudah bisa, harusnya 1 atau 2 langkah sudah bisa bikin vaksin,” katanya.

“Karena vaksin itu ada dua macam. Vaksin virus atau antibodi yang dimatikan dan virus anti bodi yang dilemahkan. Sehingga saat divaksin membutuhkan waktu 3 bulan untuk tubuh kita membentuk mengenali DNA protein. Itu harus segera, suntik pertama, suntik ke-2 minggu ditambahan supaya semakin cepat membentuk antibodi,” jelasnya. (yan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Evaluasi FLLJ , Rekayasa  Arus Lalu Lintas Kawasan Cipaganti – Sukajadi – Cihampelas Dipermanenkan

    Hasil Evaluasi FLLJ , Rekayasa Arus Lalu Lintas Kawasan Cipaganti – Sukajadi – Cihampelas Dipermanenkan

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perubahan arus lalu lintas di kawasan Cipaganti, Sukajadi, Setiabudi, dan Cihampelas ditetapkan permanen. Hal itu berdasarkan evaluasi dan kesepakatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Bandung, di Grandia Hotel, Kamis (18/7/2019). “Dari hasil rapat forum LLAJ ini ada kesepakatan insyaallah kebijakan rekayasa lalu lintas di Jalan Cipaganti dan sekitarnya akan […]

  • Komisi D akan Fasilitasi Masukan Soal Dewan Pendidikan Kota Bandung

    Komisi D akan Fasilitasi Masukan Soal Dewan Pendidikan Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi D DPRD Kota Bandung akan memfasilitasi saran dan masukan terkait persoalan Dewan Pendidikan Kota Bandung. Hal ini berkaitan proses Calon Dewan Pendidikan yang banyak diprotes oleh berbagai pihak, terutama oleh peserta. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Aries Supriatna saat menerima audiensi dari Komunitas Pemerhati Pendidikan Kota […]

  • Pledoi Ditolak, Ferdy Sambo Terancam Hukuman Seumur Hidup

    Pledoi Ditolak, Ferdy Sambo Terancam Hukuman Seumur Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Mbinews.id – Pasca ditolaknya seluruh dalil dalam nota pembelaan atau pledoi yang disampaikan terdakwa Ferdy Sambo, terhadap kasus pembunuhan mendiang Brigadir Yosua Hutabarat, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup, Jumat (27/1). Sebelumnya, jelang putusan hakim terhadap terdakwa Ferdy Sambo beredar isu adanya gerakan bawah tanah terhadap dakwaan kasus pembunuhan berencana yang […]

  • Ratusan Buruh KBB Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

    Ratusan Buruh KBB Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Wacana pemerintah menaikan iuran BPJS Kesehatan, ratusan buruh asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tergabung dalam koalisi sembilan serikat buruh mendatangi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Cimahi, Jalan Sangkuriang pada Kamis (19/9/2019). Mereka menyuarakan penolakan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Seperti di kabarkan sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran […]

  • Fahmi Minta, FPD Bisa Mengakomodir Isu Strategis, Serta Program Prioritas dan Unggulan

    Fahmi Minta, FPD Bisa Mengakomodir Isu Strategis, Serta Program Prioritas dan Unggulan

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi meminta kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, untuk mengakomodir isu strategis, serta program prioritas dan unggulan. Hal itu disampaikan oleh Fahmi, saat membuka acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Diskoperindag, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Senin, (22/2/2021).”FPD itu berfungsi sebagai dari penyusunan perencanaan program tahun […]

  • Dorong Kemajuan, Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Kepada  Koperasi

    Dorong Kemajuan, Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Kepada Koperasi

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 13 Koperasi di Kota Sukabumi mendapatkan bantuan rak display produk koperasi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi di Balai Kota Sukabumi. Senin, (15/8/2022). “Bantuan display yang diberikan oleh Pemkot Sukabumi melalaui Diskumindag, tentu saja untuk menarik warga dan anggota untuk berkunjung. Hal ini juga bertujuan untuk mendorong memajukan koperasi […]

expand_less