Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Project Best Learning Kembangkan Karakter Siswa Bandung Dengan Kolaborasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Para siswa sekarang bisa bernapas lega, terutama bagi mereka yang sekolahnya sudah menerapkan kurikulum prototipe. Para siswa tak perlu lagi berkecil hati untuk memilih fakultas idamannya tanpa harus tersekat dengan jurusan di SMA.

Belakangan ini masyarakat ramai membicangkan tentang kurikulum prototipe. Salah satu gagasan dari kurikulum prototipe ini adalah penghapusan minat jurusan yang dinilai menjadi sekat para siswa untuk memilih jurusan dan karirnya. Namun, masih banyak selentingan yang berseliweran tentang kurikulum baru ini.

Dalam kunjungan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di SMPN 2 Kota Bandung pada Senin, 17 Januari 2022, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim beserta jajarannya hadir di tengah para kepala sekolah penggerak dari berbagai jenjang.

Kepala Sekolah SMAN 23 Bandung, Santy Kurnia Dewi mengajukan pertanyaan mengenai kaitan antara proses kurikulum prototipe ini dengan pemilihan jurusan di perguruan tinggi.

“Bagaimana nanti para siswa memilih peminatan jurusan melalui jalur SNMPTN atau SBMPTN dengan Kurikulum Prototipe ini?” tanya Santy.

Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Indonesia, Anindito Aditomo mengatakan, jika perubahan kurikulum prototipe di SMA ini memang paling menantang dalam proses implementasinya paling dibandingkan pada jenjang PAUD-SMP.

Namun, Anindito menuturkan, dengan adanya kurikulum prototipe ini, para siswa bisa lebih leluasa memilih jurusan yang mereka inginkan di perguruan tinggi tanpa perlu khawatir dengan penjurusan semasa SMA.

“Adik-adik yang sekolahnya menjadi sekolah penggerak atau yang menerapkan kurikulum prototipe itu tidak dirugikan. Tidak ada lagi syarat jurusan untuk mendaftar tes. Jadi yang tadinya kalau mau masuk teknik itu harus dari IPA, tidak boleh IPS atau Bahasa, itu akan dihilangkan,” papar Anindito.

Meski begitu, Anindito menambahkan, para siswa sebaiknya tetap memilih mata pelajaran yang memiliki korelasi dengan peminatan yang akan mereka pilih di perguruan tinggi nanti.

“Nanti akan ada seleksi lebih dalam pada mata pelajaran tertentu. Misal, kalau mau masuk teknik berarti akan ada tes tambahan pada mata pelajaran Matematika dan Fisika. Maka, sebaiknya matpel yang dipilih adalah matpel yang mendukung tes ini nantinya,” imbuhnya.

Lantas, bagaimana dengan kondisi guru-guru yang mata pelajarannya menjadi pilihan di kurikulum prototipe? Anindito menjelaskan, jika guru tersebut sudah mendapatkan tunjangan profesi di kurikulum 13, maka dia sudah dianggap memenuhi jam mengajar untuk mendapatkan tunjangan profesi ketika sekolahnya sudah menerapkan kurikulum prototipe.

“Para guru ini juga akan kita berikan amanah tambahan pada melalui project best learning. Project-project penguatan karakter untuk para siswa di semua jenjang kelas,” tambahnya.

Project Best Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa untuk melakukan suatu investigasi yang mendalam terhadap suatu topik.

Siswa secara konstruktif melakukan pendalaman pembelajaran dengan pendekatan berbasis riset terhadap permasalahan dan pertanyaan yang berbobot, nyata, dan relevan.

Kepala Sekolan SMPN 2 Bandung, Erni kustiani mengakui, jika PBL merupakan langkah yang baik untuk menciptakan suasana belajar yang baru untuk para siswa.

“Kurikulum prototipe sangat relevan untuk saat ini kita aplikasikan. Karena di kurikulum ini bukan hanya tentang meningkatkan kompetensi pengetahuan anak, tapi juga karakter yang baik,” ujar Erni.

Menurut Erni, dengan adanya PBL di kurikulum prototipe, secara tidak sadar, karakteristik baik dalam diri anak jadi terbentuk dengan sendirinya.

“Pengembangan karakter ini muncul saat mereka melakukan project bersama. Karakter nalar yang kritis, leadership, tanggung jawab, kreativitas, dan kerja sama jadi terlihat. Kita sudah dua kali membuat project dan dieksposisi. Anak-anak sangat antusias dan senang,” aku Erni.

Sehingga, anak-anak tidak hanya berkutat dengan teori, tapi mereka bisa belajar lebih banyak melalui kolaborasi PBL ini. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Bola Voli Putri Bandung BJB Tandamata Siap Bersaing di Ajang Proliga 2024

    Tim Bola Voli Putri Bandung BJB Tandamata Siap Bersaing di Ajang Proliga 2024

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bandung BJB Tandamata telah secara resmi memperkenalkan susunan tim mereka untuk menghadapi Proliga 2024, yang akan berlangsung dari 25 April hingga 21 Juli 2024 di sembilan kota di Indonesia. Sebagai juara bertahan back to back pada Proliga 2022 dan 2023, tim ini siap mengukir prestasi baru. Acara pengenalan tim tersebut dihadiri oleh […]

  • BAZNAS Jabar dan Amal Sholeh Kerjasama Kemudahan Masyarakat Untuk Bayar Zakat

    BAZNAS Jabar dan Amal Sholeh Kerjasama Kemudahan Masyarakat Untuk Bayar Zakat

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dan Amal Sholeh menandatangani kerjasama pengembangan ekosistem layanan Zakat. Kerjasama ini untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran Zakat dan juga dapat menikmati layanan amal sholeh. Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd., dan CEO Amal […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi F-PKS: Pemda Harus Perhatikan Nasib PKL di Pedestrian Ahmad Yani

    Anggota DPRD Kota Sukabumi F-PKS: Pemda Harus Perhatikan Nasib PKL di Pedestrian Ahmad Yani

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi Dani Ramdhani meminta, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bisa memperhatikan nasib para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang saat ini terdampak pembangunan pedestrian Jalan A.Yani. Karena tidak bisa dipungkiri, fungsi trotoar selama ini, selain untuk pejalan kaki, juga sebagai ekonomi sosial bagi para PKL. “Mudah-mudahan pemda, dalam […]

  • Mahasiswa Agar Aktif Memajukan Pertanian di Kota Bandung

    Mahasiswa Agar Aktif Memajukan Pertanian di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., berharap partisipasi dari kalangan pemuda, khususnya mahasiswa, dalam memajukan pertanian di Kota Bandung. Saat ini, Kota Bandung sudah bergeser menjadi kota jasa dan produksi. Hal tersebut ia sampaikan pada silaturahmi Komisi B DPRD Kota Bandung bersama Bale Tani dan Dinas Ketahanan Pangan dan […]

  • Terobosan Baru, Forwaci Gelar Program Diklatsar Dan IT Support Bagi Wartawan Secara Gratis 100 Persen

    Terobosan Baru, Forwaci Gelar Program Diklatsar Dan IT Support Bagi Wartawan Secara Gratis 100 Persen

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Menuju era kepengurusan baru mencapai visi misi selangkah maju kedepan, Formasi Wartawan Cimaung Indonesia (FORWACI), sebagai Organisasi Pers yang pusatnya di Cimaung Kab. Bandung, Jawa Barat, lakukan giat terobosan menjadi satu keharusan. Dengan menggelar lokakarya berupa giat Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) oleh mentor mumpuni di bidang ilmu kewartawanan, sebut saja […]

  • Hasil Evaluasi GTPP Prov Jabar, Pemkot Bandung Wacanakan Cek Poin Di Batas Kota

    Hasil Evaluasi GTPP Prov Jabar, Pemkot Bandung Wacanakan Cek Poin Di Batas Kota

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Hasil evaluasi dan kajian Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 (GTPP) Provinsi Jawa Barat menunjukkan adanya urgensi untuk memberlakukan kembali cek poin di perbatasan Kota Bandung. Hal itu untuk menjaga agar pandemi Covid-19 di Kota Bandung tetap terkendali. Untuk itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan juga akan segera berkoordinasi dengan Forum Komunikasi […]

expand_less