Breaking News
Trending Tags

PKM USB YPKP Bandung Siap Mendukung Program Harum Madu Plus di Cinunuk Wanaraja Kabupaten Garut

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG , Mbinews – PKM USB YPKP Bandung menginisiasi program inovatif untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut melalui Program Harum Madu Plus (Halaman Rumah Bermanfaat Terpadu Plus).

Program ini merupakan penguat Program Harum Madu yang telah digagas oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk memanfaatkan halaman rumah warga sebagai lahan produktif yang dapat menunjang kebutuhan pangan sehari-hari.

Desa Wanaraja dipilih karena memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian rumah tangga. Melalui program Harum Madu Plus, Warga Desa diajak untuk menambah jenis tanaman yang telah ditanam pada program sebelumnya, berupa penanaman anggur. Selain itu, Tim PKM melakukan pelatihan budidaya anggur dan pembuatan pupuk organic serta pengelolaan lahan secara efisien.

Pada Senin (15/8/2024), Tim dari PKM USB YPKP Bandung mengadakan pertemuan perdana dengan warga Desa Wanaraja untuk mendiskusikan kebutuhan serta potensi yang ada. Pertemuan tersebut dihadiri Kelompok Wanita Tani Sarinah dan disaksikan oleh Sekertaris Desa Wanaraja.

“Kegiatan seperti ini sangat diperlukan oleh kelompok Kelompok Wanita Tani Sarinah.untuk meningkatkan keterampilan bercocok tanam dan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah. Selain itu, program ini juga dapat mengurangi ketergantungan warga pada bahan pangan dari luar desa,” ujar Sekdes Wanaraja dalam sambutannya.

Tim PKM USB YPKP Bandung, yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa, memberikan materi pelatihan tentang teknik bercocok tanam yang efisien, pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga, dan cara-cara mengatasi hama secara alami. Program ini juga mendapat dukungan dari DRTPM KEMDIKBUDRISTEK melalui pendanaan HIBAH tahun 2024.

“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu warga Desa Wanaraja dalam mencapai kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Ini juga merupakan salah satu bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Ketua Tim PKM USB YPKP Bandung, Dr Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T.

Selain pelatihan, program Harum Madu Plus juga melibatkan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan warga dapat mengimplementasikan ilmu yang telah mereka dapatkan. Tim PKM berencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna melihat perkembangan program dan memberikan bantuan teknis jika diperlukan.

Dalam acara tersebut, Tim PKM USB YPKP mengundang dua orang pakar pertanian pupuk organik M Dimyati S.Ag sebagai pelatih pupuk organik dan Pajar Hambali sebagai pelatih budidaya anggur yang bekerja sama dengan Tim PKM Universitas Sangga Buana, juga berkesempatan memberikan materi tentang teknik pertanian ramah lingkungan. Kehadirannya memberikan inspirasi tambahan bagi para peserta untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lahan mereka.

“Kami sangat senang dengan adanya program ini. Banyak warga yang antusias dan siap untuk mulai menanam di halaman rumah mereka. Dengan bimbingan dan pendampingan yang diberikan oleh tim PKM, kami yakin hasilnya akan sangat positif,” Menurut Ibu Itoh Ketua Kelompok Tani Wanita(KWT) Desa Wanareja.

Pada akhirnya, program Harum Madu Plus diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara warga desa melalui kegiatan bersama yang produktif. Dengan kerjasama yang baik antara tim PKM USB YPKP Bandung dan masyarakat Desa Wanaraja, program ini memiliki potensi besar untuk menjadi model bagi desa-desa lain dalam upaya mencapai kemandirian pangan.

“Saya melihat antusiasme yang luar biasa dari warga. Ini adalah awal yang baik untuk menuju desa yang mandiri pangan dan lebih sejahtera. Kami berharap program ini dapat berlanjut dan berkembang lebih luas lagi,” pungkas Sekertaris Desa Wanaraja.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Sampaikan Peningkatan PAD dan Program Prioritas Diacara Musrenbang

    Wali Kota Sukabumi Sampaikan Peningkatan PAD dan Program Prioritas Diacara Musrenbang

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 – 2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Acara yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Ketua […]

  • Tempat Wisata Akan Kembali Dibuka, Wali Kota Bandung Minta Pengelola Tempat Wisata Tetap Disiplin Dan Terapkan Prokes

    Tempat Wisata Akan Kembali Dibuka, Wali Kota Bandung Minta Pengelola Tempat Wisata Tetap Disiplin Dan Terapkan Prokes

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung terus ekstra waspada menangani Covid-19 pascalibur lebaran 2021. Di antaranya kembali mengetatkan relaksasi ekonomi, wisata, dan acara resepsi pernikahan. Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan, akan mengetatkan pengawasan sejumlah kegiatan. Salah satunya di tempat wisata yang akan kembali beroperasi pada 2 Juni mendatang. Sebelumnya […]

  • Berkat Siti Nasronah, Kelurahan Sukamiskin Capai ODF 95 Persen

    Berkat Siti Nasronah, Kelurahan Sukamiskin Capai ODF 95 Persen

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Open Defecation Free (ODF) merupakan salah satu janji wali Kota Bandung. Pasalnya, ODF berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pembangunan sumber daya manusia. Atas hal itu juga, seluruh elemen masyarakat berusaha agar ODF tercapai di wilayahnya masing-masing. Hal itu juga yang diupayakan oleh Siti Nasronah warga RW 10 Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik. Ia […]

  • Kota Bandung Terbuka Lebar Untuk Kolaborasi

    Kota Bandung Terbuka Lebar Untuk Kolaborasi

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota Bandung membuka pintu lebar-lebar bagi daerah lain untuk berkolaborasi. Hal tersebut penting agar pembangunnan di Indonesia semakin berkembang. “Sebagai kepala daerah, kita harus mampu berpacu dan juga berkolaborasi agar pembangunan berkembang dan merata,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai menghadiri Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang […]

  • Pemkot Bandung Ingin Optimalisasi Pengelolaan Kawasan Sarana Olahraga

    Pemkot Bandung Ingin Optimalisasi Pengelolaan Kawasan Sarana Olahraga

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kawasan Gelora Bung Karno bukan hanya menjadi lokasi aktivitas olahraga saja, namun menjadi kawasan wisata dan dapat menghidupkan sektor ekonomi. Setiap fasilitasnya secara dinamis dapat digunakan dengan beragam fungsi. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk melakukan studi tiru pengelolaan kawasan sarana olahraga ke Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Gelora Bung […]

  • KI Jabar Gelar Sidang Perdana Secara Virtual  LBH Jakarta Dengan Pemprov Jabar

    KI Jabar Gelar Sidang Perdana Secara Virtual LBH Jakarta Dengan Pemprov Jabar

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat (KI Jabar) terus berupaya agar proses penyelesaian sengketa informasi publik yang masuk dan telah selesai diregisterasi dapat segera diputuskan melalui persidangan KI.Salah satu hal yang dilakukan adalah melakukan persidangan secara online sesuai dengan surat keputusan Ketua Komisi Infomasi Pusat Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2020 Tentang Pedoman […]

expand_less