Agus Dani: Bupati Bandung Kucurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Desa Persiapan
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabupaten Bandung | Mbinews.id –
Pemerintah Kabupaten Bandung menunjukkan komitmennya terhadap desa persiapan hasil pemekaran dengan mengucurkan bantuan sebesar Rp100 juta.
Bantuan tersebut diberikan melalui program PKK sebagai bentuk dukungan agar desa persiapan dapat berkembang dan segera menjadi desa definitif.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Desa DPMD Kabupaten Bandung, Agus Dani, usai pelantikan Penjabat (Pj) Kepala Desa untuk tiga desa persiapan di Pelataran Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Selasa (25/1/2026).
Salah satu desa persiapan yang menerima perhatian tersebut adalah Desa Mekarwangi, yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Lamajang. Dua desa persiapan lainnya juga telah resmi dilantik dan mulai menjalankan pemerintahan desa.
“Bupati Bandung sangat konsen terhadap desa persiapan. Komitmen itu dibuktikan dengan pemberian bantuan Rp100 juta melalui PKK untuk mendukung kegiatan dan pembangunan desa persiapan,” ujar Agus Dani.
Agus Dani menjelaskan, lahirnya desa persiapan ini merupakan hasil kajian dan evaluasi yang telah dilakukan sejak tahun 2021 terhadap desa-desa yang dinilai layak dimekarkan.
Hingga tahun 2024, terdapat sekitar 125 desa yang masuk dalam proses evaluasi pemekaran berdasarkan berbagai kriteria, seperti luas wilayah dan jumlah penduduk.
Dari hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang menjadi aspirasi masyarakat, sekitar 70 desa mengajukan pemekaran. Namun setelah melalui proses kajian dan verifikasi, jumlah tersebut mengerucut menjadi tiga desa persiapan.
Lebih lanjut, Agus Dani menambahkan bahwa pada tahun 2026 ini masih ada rencana pemekaran empat desa tambahan.
Keempat desa tersebut masih harus melalui tahapan evaluasi, kajian, dan verifikasi dari DPMD Kabupaten Bandung hingga tingkat provinsi serta menunggu nomor register provinsi.
Ia menegaskan, bantuan Rp100 juta tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan desa persiapan agar dapat memenuhi syarat menjadi desa definitif.
“Pemerintah Kabupaten Bandung akan melakukan evaluasi terhadap desa persiapan dengan waktu minimal satu tahun dan maksimal tiga tahun. Mudah-mudahan dalam dua tahun atau empat semester desa persiapan sudah bisa menjadi desa definitif,” pungkas Agus Dani.***
Saat ini belum ada komentar