Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kecamatan Coblong Ajukan PPKM Di 3 RW, Arcamanik Dan Antapani Perketat Pengawasan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MbINews.id – Kecamatan Coblong Kota Bandung berencana mengajukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 3 RW. Sedangkan Kecamatan Arcamanik dan Antapani bakal memperketat dengan mendirikan sejumlah posko.

Lurah Dago, Nurliati Affandi menyampaikan, di wilayahnya terdapat 13 RW dan 105 RT. Rencananya akan mengajukan PPKM untuk 3 RW terlebih dahulu.

“Ada 13 RW, 105 RT, kita akan ajukan dulu 3 RW secepatnya,” jelasnya.

“Ada 1 RW, di RW 11 paling tinggi 12-13 orang. Mobilisasi penduduknya tinggi, sehingga didominasi cluster keluarga,” tuturnya.

Untuk kesiapan tempat, RW sekitar memaksimakan dengan pengusaha kos. Sehingga mampu dimanfaatkan oleh warga untuk isolasi.

“RW siapkan tempat, kerjasama dengan pemilik kosan. Paling banyak itu isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara untuk yang drop itu puskesmas lakukan tindakan dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Di lain tempat, Camat Antapani Rahmawati Mulia mengatakan Antapani saat ini berada di peringkat ke enam dengan kasus positif aktif sebanyak 52 orang.

Dengan indikator dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, tidak ada RW yang masuk di zona oranye atau merah.

“Saya telah berkoordinasi dengan para dokter mau pun Kepala Bidang di Dinas Kesehatan, bahwa ternyata selama ini laporan itu per kasus, tapi kalau Instruksi Mendagri berdasarkan rumah, seperti di Antapani Kidul misalnya di satu RW , satu rumah 10 orang positif jadi kasusnya klaster keluarga,” katanya.

Sementar itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha mengatakan kecamatan Arcamanik berada di peringkat 4 deangan 55 kasus. Namun data yang diterima RT yang masuk zona kuning ada 41, yang lainnya zona hijau, dan tidak ada zona oranye atau kuning.

“Perihal status kelurahan dan RT tersebut sesuai ketentuan. Sementara ini tidak ada yang merah, tidak ada yang PPKM, tapi pembuatan posko,” katanya.

Menurutnya Posko tersebut dibutuhkan di wilayahnya sampai tingkat RT meski pun tidak ada kasus positif, kelengkapannya juga akan disesuaikan dengan posko-posko lainnya juga.

“Laporan yang masuk sudah kurang lebih ada 15 posko, dan RT lainnya sekarang sedang berproses, di tiap RT kita imbau mau ada yang positif atau tidak, kita ajukan semua membuat posko,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan agar kewilayahan memiliki kesepakatan dan kesepemahaman mulai dari ‘bottom up’. Hal tesebut sangat penting, karena secara rinci perlu pendapat sehingga rencana untuk mengajukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Ini sifanya ‘bottom up’. Mereka harus bangun dulu kesepemahaman dan kesepakatan. Bila perlu diberlakukan jam malam ya silahakan, tapi hasil komitmen. Misal, sekarang skalanya tingkat RT atau RW silahkan disepakati,” tuturnya yang juga sebagai Katua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Sampai saat ini kata Ema belum ada kelurahan ataupun kecamatan yang mengajukan PPKM.

“Belum keluar SK Wali Kota. Mekanisme perwal nomor 5 itu harus dipahami, kalau mau menerapkan, sepakat dulu, baru ajukan dan keluar SK,” tegasnya.

Menurutnya, di Kecamatan Coblong ini harus ada yang menerapkan PPKM untuk menekan penyebaran covid-19.

“Saya menilainya dari angka kumilatif, harus ada RW yang melakukan PPKM. Makaya saya tegaskan silahkan komitmen dulu oleh lurah. Kordinasikan, bicarakan dengan tokoh masyarakat harus jadi kesepakatan bersama,” kata Ema. (yan/agg)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Pemerintah Dalam Penyediaan Perumahan, Bank Bjb Jalin Kerja Sama Dengan 26 Pengembang

    Dukung Program Pemerintah Dalam Penyediaan Perumahan, Bank Bjb Jalin Kerja Sama Dengan 26 Pengembang

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank Bjb melakukan ekspansi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yangditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pengembang. Berbeda dari biasanya, kali ini Penandatanganan PKS dihadiri oleh 26 pengembang dari berbagai wilayah. Acara dihadiri oleh Pimpinan Divisi KPR KKB bank bjb Triastoto Hardjanto Wibowo, CEORegional, para pemimpin cabang, serta dari pihak developer […]

  • Tiga Kelompok : Makanan, Minuman. Dan Tembakau Sebabkan  Kenaikan Inflasi Di Bukan Juni 2020

    Tiga Kelompok : Makanan, Minuman. Dan Tembakau Sebabkan Kenaikan Inflasi Di Bukan Juni 2020

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Nilai Inflasi Kota Sukabumi di bulan Juni 2020 sebesar 0,16 persen, dengan Indek Harga Konsumen (IHK) mencapai 105,02. Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Juni 2020 sebesar 1,23 persen, dan inflasi tahun ke tahun (juni 2020 terhadap Juni 2019 sebesar 2,02 persen.”Di bulan Juni ini inflasi kita mencapai 0,16 persen,”ungkap Assisten Dua Bidang […]

  • Kang Edwin Senjaya: Pagu Anggaran Harus Adil, Pembangunan Butuh Kolaborasi

    Kang Edwin Senjaya: Pagu Anggaran Harus Adil, Pembangunan Butuh Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews. —  Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., atau yang akrab di sapa Kang Edwin Senjaya menegaskan bahwa pembangunan Kota Bandung tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dibangun melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk antara Pemerintah Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan Kang Edwin […]

  • Terkait Big Data, Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Ingatkan Diskominfo

    Terkait Big Data, Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Ingatkan Diskominfo

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komisi I DPRD Kota Sukabumi meminta, Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) untuk meningkatkan sarana dan parasarananya. Apalagi saat ini Dinas yang berhubungan infromasi tersebut tengah menyusun program Big Data. Tentu saja untuk menjalankannya, sangat tidaklah mudah, banyak yang harus dipersiapkan, seperti halnya dengan sumber daya manusia. Begitu juga didorong dengan anggaran yang tergolong cukup besar. […]

  • Komisi IV DPRD Jabar Minta Pemprov  Tindak Lanjut, PJU di Kabupaten Garut Jadi Perhatian Serius

    Komisi IV DPRD Jabar Minta Pemprov Tindak Lanjut, PJU di Kabupaten Garut Jadi Perhatian Serius

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT, Mbinews – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat memberi catatan kepada UPTD PPP LLAJ Wilayah Pelayanan III Kabupaten Garut terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sudah rusak atau tidak maksimal, hal tersebut bisa membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan raya. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Tetep Abdulatip saat kegiatan […]

  • Kepengurusan FPPU Jabar Resmi Dikukuhkan, Arie Gifary:  FPPU  Siap Dukung  Pemerintah Jabar Juara

    Kepengurusan FPPU Jabar Resmi Dikukuhkan, Arie Gifary: FPPU Siap Dukung Pemerintah Jabar Juara

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews .id – Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Pemberdayaan Pesantren dan Umat (FPPU) Jabar di Pusdai Jawa Barat, Sabtu 5 Februari 2022. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil ingin FPPU bersinergi bersama pemerintah dalam mengembangkan pondok pesantren. Ia juga ingin agar para santri dan santriwati pondok pesantren mampu mengembangkan diri dalam […]

expand_less