Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wajib Diingat ! Kota Bandung Tidak Memiliki TPA, Sarimukti Hanya Sementara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Senin 21 Februari 2005 sekitar pukul 02.00 WIB, tiba-tiba terdengar ledakan keras di kawasan Leuwigajah Kota Cimahi.

Ledakan keras itu diikuti menyertai longsor sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. Longsoran sampah langsung menyapu dua pemukiman yakni Kampung Cilimus dan Kampung Pojok.

Dua pemukiman yang jaraknya sekitar 1 km dari TPA Leuwigajah langsung luluh lantak tertimbun sampah. Akibatnya, 157 jiwa tewas.

Gunungan sampah sepanjang 200 meter dan setinggi 60 meter itu diduga goyah karena diguyur hujan deras semalam suntuk.

Termasuk diduga terpicu konsentrasi gas metan dari dalam tumpukan sampah. Hal itu juga yang diduga menyebabkan munculnya suara ledakan.

Setelah peristiwa itu terjadi, daerah di kawasan Bandung Raya praktis tidak lagi memiliki TPA.

Salah satu yang paling terdampak tentunya Kota Bandung. Karena Kota Bandung merupakan daerah yang membuang sampah dengan jumlah terbesar ke TPA Leuwigajah saat itu.

Akibatnya, sampah hanya menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Beberapa hari kemudian, TPS tak lagi mampu menampung sampah.

Dalam hitungan hari, hampir di seluruh penjuru Kota Bandung dipenuhi sampah. Kota Bandung terlihat kotor dan jorok. Bau menyengat membuat warga terpaksa lebih sering menutup hidung.

Hingga akhirnya muncul julukan yang amat pahit untuk kota tercinta ini, “Bandung Lautan Sampah”.

Nama besar Paris van Java langsung runtuh. Kota Bandung yang dahulu dikenal sebagai kota yang asri, bersih, dan indah seperti lenyap dari ingatan.

Peristiwa kelam itu akhirnya mulai berangsur normal saat pemerintah membuka TPA Sarimukti. Sampah-sampah akhirnya bisa diangkut ke TPA Sarimukti.

Namun wajib diingat, Kota Bandung tetap tak memiliki TPA. Bahkan TPA Sarimukti hanya sementara. Hingga saat ini, rencana penutupan TPA Sarimukti pun masih bergulir.

Hal ini juga yang selalu diwanti-wanti oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Ia sangat konsen terhadap masalah sampah. Orang nomor satu di Kota Bandung ini tak ingin peristiwa TPA Leuwigajah kembali terjadi.

Untuk itu, sejak memimpin Kota Bandung, Oded mulai menggulirkan sejumlah program penanganan sampah. Salah satunya yaitu program Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman).

Bagi Oded, Kang Pisman tak hanya sekedar cara menangani sampah, tetapi juga bagian dari mengubah peradaban.

“Warga Kota Bandung harus bisa mengelola sampahnya sendiri. Orang yang beradab adalah orang yang bisa menjaga lingkungannya dengan baik,” kata ODed dalam sejumlah kesempatan.

Jika tak ingin peristiwa itu terulang, Oded berharap, warga Kota Bandung bisa mengubah pola tindakannya terhadap sampah.

Jika dahulu dikumpulkan lalu dibuang, warga Kota Bandung harus bisa mengumpulkan, memisahkan, dan memanfaatkan sampah. Sehingga bisa menekan sampah yang terbuang ke TPA.

“Bukan hanya berkaitan dengan sisi lingkungan, Kang Pisman juga bisa memberdayakan masyarakat. Melalui sampah, perekonomian warga bisa menjadi lebih baik. Yaitu dengan mengolah sampah menjadi sesuatu yang benilai ekonomis,” paparnya.

Kini sudah saatnya warga Kota Bandung terus bergerak mengelola sampahnya dengan bijak. Sampah dikelola sejak dari sumbernya.

Jika tidak, bukan mustahil peristiwan 16 tahun yang lalu kembali terjadi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Jabar, Syamsul Bachri: Sektor Pertanian Tetap Dapat Tumbuh dan Berkembang di Tengah Pendemi Covid-19.

    Komisi II DPRD Jabar, Syamsul Bachri: Sektor Pertanian Tetap Dapat Tumbuh dan Berkembang di Tengah Pendemi Covid-19.

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat H. Syamsul Bachri, SH, MBA dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, sector Pertanian merupakan janji Gubernur Jabar yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023. Selama pandemic covid-19, seluruh sector kehidupan terdampak sangat luar biasa terutama sector perekonomian, termasuk juga sector […]

  • Gelar Rapid Rest, Dinkes Kota Bandung Terus Melacak Terhadap Temuan Covid-19 Di Tiga Pasar Tradisional

    Gelar Rapid Rest, Dinkes Kota Bandung Terus Melacak Terhadap Temuan Covid-19 Di Tiga Pasar Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terus melacak terhadap temuan kasus positif Covid-19 di tiga pasar tradisional dengan menggelar rapid test. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus. Saat ini Dinkes telah selesai melakukan rapid test terhadap para pedagang di Pasar Leuwipanjang. “Kita sudah lakukan di Leuwipanjang. Semua sekitar 150 pedagang. Hasilnya ada 4 […]

  • Pemkot Bandung Bakal Bangun IGD Khusus Terindikasi Covid-19 Di RSKIA

    Pemkot Bandung Bakal Bangun IGD Khusus Terindikasi Covid-19 Di RSKIA

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal membangun instalasi gawat darurat (IGD) khusus terindikasi Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA). Hal itu sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, pelayanan IGD rumah sakit bagi terindikasi Covid-19 harus terpisah. Ia mengungkapkan, pelayanan kepada pasien berindikasi Covid-19 membutuhkan tenaga […]

  • Sah, Kamal Suherman Jabat Ketua DPRD Kota Sukabumi Periode 2019-2024

    Sah, Kamal Suherman Jabat Ketua DPRD Kota Sukabumi Periode 2019-2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.com — Akhirnya Kamal Suherman resmi menjabat sebagai pimpinan definitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi periode 2019-2024. Penetapan tersebut digelar dalam rapat paripurna tentang Rancangan Keputusan DPRD Kota Sukabumi tentang penetapan calon Pimpinan DPRD Kota Sukabumi yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu malam (02/10/2019). Kamal Suherman dari Partai Gerindra menjadi […]

  • Komisi V DPRD Jabar:  Pembangunan Daerah Harus Sesuai Filosofi Adat Budaya

    Komisi V DPRD Jabar: Pembangunan Daerah Harus Sesuai Filosofi Adat Budaya

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menerima audiensi dari Majelis Adat Sunda yang sebelumnya melakukan orasi di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasinya mengenai keberatannya terhadap swastanisasi berbagai lahan kabuyutan dan kawasan sakral seluruh Jawa Barat. Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengatakan jika pihaknya […]

  • Yana Mengajak Masyarakat Berdonasi Bantu Seniman Yang Terdampak Covid-19

    Yana Mengajak Masyarakat Berdonasi Bantu Seniman Yang Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak masyarakat untuk berdonasi membantu seniman yang terdampak Covid-19. Kali ini melalui program DCDC “Drum For Drummers”. Tak hanya berdonasi, kegiatan dengan tema ‘Aksi Pukul Saling Rangkul’ Ngedrum Skool juga ingin menghibur para pecinta musik. Acara “Drum For Drummers” adalah sebuah acara sosial yang bertujuan mengumpulkan […]

expand_less