Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Dorong Ratusan Ribu Pelaku UMKM Untuk Berinovasi Dan Berkreasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menilai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang paling tahan terhadap krisis. Termasuk saat pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung terus mendorong ratusan ribu pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkreasi. Apalagi masyarakat Kota Bandung dikenal kreatif dan inovatif.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menjadi narasumber pada acara Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan I dengan tema “Optimalisasi Pemberdayaan UMKM untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah pada era New Normal di Kota Bandung”, Selasa (23/3/2021).

Menurut Yana, dari sisi Pemerintah, tidak sulit untuk mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Sehingga pelaku UMKM didorong untuk bisa menjadi inspirator bagi pelaku lainnya.

“Cukup banyak pelaku UMKM di Kota Bandung yang bergerak di bidang kuliner dan fesyen. Di awal pandemi itu relatif terpuruk. Tapi alhamdulillah mereka kreatif dan bisa bangkit,” katanya.

Yana terus mendorong para pelaku UMKM di Kota Bandung melalui Dinas terkait untuk memanfaatkan pemasaran secara online dengan marketplace. Termasuk membuat kegiatan pasar kreatif dan pameran online.

“Kita bantu soal packaging di teman-teman kuliner. Kita bantu sertifikat halalnya, uji mutu, termasuk nutrition pack, dan kadaluarsanya. Sehingga produk kuliner di Kota Bandung ini bisa disambungkan ke pembeli. Bahkan sampai ke luar negeri, ternyata responnya baik,” ungkapnya.

“Karena mungkin di tengah pandemi, orang cenderung diam di rumah dan butuh ngemil. Produk-produk makanan ringan produksi UMKM Kota Bandung bisa diterima oleh pasar, tidak hanya lokal, regional, bahkan internasional,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga terus membina dan melatih pelaku UMKM. Upayanya dengan mendorong dan datang langsung ke lokasi. Sehingga Pemkot Bandung mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi.

“Jadi prinsipnya Pemerintah terus mendorong kreativitasnya. Inovasinya justru timbul dari teman-teman UMKM. Seperti ada produk makanan dry food dari mangga gedong. Saya pikir itu jenis makanan yang belum ada di daerah lain,” ungkap Yana.

“Kita juga memberikan pelatihan digital marketing, menggeser desain-desain yang konservatif, mendukung produk UMKM via akun medsos. Bahkan kami memiliki UMKM Recovery Center,” lanjutnya.

“Terakhir kami mempertemukan 3 pemilik supermarket dengan UMKM secara online, di satu ruangan mereka pameran, kalau si pembeli tertarik produknya akan dijelaskan. Insyallah dalam beberapa bulan ke depan sekitar enam kontainer produk UMKM Bandung akan dikirim ke Belgia,” katanya.

Yana berharap dengan hal yang dilakukan Pemkot Bandung bersama UMKM bisa membantu pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung. Karena Kota Bandung tidak memiliki sumber daya alam, sehingga mengandalkan jasa dan perdagangan.

“Kita dorong Forum Kewirausahaan Pemuda, jadi di tengah pandemi ini cukup banyak wirausahawan baru. Setelah terbentuk melalui dinas terkait, kami meningkatkan skill mereka. Diharapkan yang baru semakin meningkat, yang cukup lama itu semakin naik kelas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KUMKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi, khususnya di Kota Bandung memang menimbulkan masalah yang kompleks.

“Kami survei ke banyak UMKM Kota Bandung yang terdampak. Hasilnya banyak yang terkendala aspek pemasaran saat ini,” katanya.

“Kami pun melakukan kebijakan-kebijakan relaksasi perpajakan. Walau pun itu bukan tupoksi yang ada di Dinas KUMKM. Relaksasi itu untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi Covid-19,” lanjutnya.

Sedangkan dari segi permodalan, Atet mengatakan Pemkot Bandung berupaya menfasilitasi bantuan permodalan yang ada. Seperti mendaftarkan dalam program BPUM BLT UMKM dari Kementrian Koperasi dan UMKM.

“Upaya kami yang lain yaitu mendorong belanja Pemerintah kepada pelaku UMKM. Ini sebagai salah satu upaya menggerakan perekonomian melalui pemberdayaan UMKM. Pelibatan UMKM untuk ikut serta dalam pengadaan barang jasa Pemerintah,” lanjutnya.

Selain itu, Atet mengaku meningkatkan kolaborasi dengan stakeholder yang peduli terhadap usaha yang dilakukan pelaku UMKM di Kota Bandung.

Dinas KUMKM pun melakukan inovasi dengan membentuk UMKM Recovery Center (URC) yang berfungsi sebagai tempat para pelaku UMKM untuk bersama-sama mengatasi dampak pandemi Covid-19.

“Kolaborasi yang dilakukan ini lebik efektif dengan menggaet beberapa stakeholder. Untuk membangkitkan pelaku UMKM terdampak pandemi, ada inovasi pembentukan UMKM Recovery Center,” katanya.

“Tempat tersebut sebagai fasilitas, media, para pelaku UMKM binaan Dinas UMKM untuk didorong dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19. Ada bussiness matching, konseling dengan melibatkan pentahelix sebagai narasumbernya,” lanjutnya.

Reporter: Red/agg**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Kuasa Hukum Paslon Muraz-Andri Penuhi Undangan Klarifikasi dari Bawaslu Kota Sukabumi

    Tim Kuasa Hukum Paslon Muraz-Andri Penuhi Undangan Klarifikasi dari Bawaslu Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tim Advokasi pasangan calon (paslon) Wali Kota Sukabumi Muraz-Andri, pada hari ini, memenuhi undangan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi terkait klarifikasi atas laporan dugaan pelanggaran pemilu yang diajukan oleh tim kuasa hukum paslon Fahmi-Dida. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses investigasi yang sedang berlangsung, seputar dugaan kampanye di tempat […]

  • Gelar Rapat, Pj Walikota Sukabumi Bahas Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2024

    Gelar Rapat, Pj Walikota Sukabumi Bahas Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung kegiatan pertemuan Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2024 serta Persiapan Pansus RPJPD Kota Sukabumi Tahun 2025-2045, Rabu (17/07/2024). Dalam arahannya, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi berharap, agar di triwulan berikutnya terdapat perbaikan kinerja. Kusmana Hartadji memberikan apresiasi khusus kepada DPMPTSP […]

  • Komisi D DPRD, Yakini Peran KORMI Berdampak Penting bagi Kota Bandung

    Komisi D DPRD, Yakini Peran KORMI Berdampak Penting bagi Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews– Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono, S.Si., menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Komite Olahraga Masyarakat Nasional (KORMI) Kota Bandung, di El Hotel, Bandung, Kamis (19/12/2024). Hadir Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto, Ketua KORMI Kota Bandung Erick M. Zaki Anggara, serta Forkopimda Kota Bandung. Ketua KORMI Kota Bandung Erick M. Zaki […]

  • Raperda Perubahan APBD Kota Bandung 2023 Disetujui DPRD Kota Bandung

    Raperda Perubahan APBD Kota Bandung 2023 Disetujui DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang perubahan APBD TA 2023 telah disetujui oleh DPRD Kota Bandung. Hal itu tertuang dalam Rapat Paripurna, Jumat 29 September 2023. Struktur Rencana APBD Perubahan tahun 2023 yaitu Pendapatan daerah Kota Bandung, semula Rp7,42 triliun, setelah perubahan menjadi Rp7,11 triliun. Belanja Daerah, semula Rp7,57 triliun, […]

  • Kota Sukabumi Masih Berstatus Darurat Kekeringan

    Kota Sukabumi Masih Berstatus Darurat Kekeringan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Meskipun beberapa hari sudah dirasakan turunya hujan dengan intesitas sedang, namun Kota Sukabumi masih ditetapkan berstatus kedalam darurat kekeringan dan kebakaran hutan sampai dengan bulan Oktober mendatang.”Sesuai dengan SK Gubenur Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi masih memasuki kedalam darurat kekeringan dan kebakaran,”ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani. Senin, […]

  • Mantan Walikota Kota Cimahi Dua Periode Tutup Usia

    Mantan Walikota Kota Cimahi Dua Periode Tutup Usia

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Walikota pertama kota Cimahi H.M  Itoc Tochija telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Sabtu 14 September 2019, sekitar pukul 12,45 Wib. Berita tersebut sudah langsung tersebar di berbagai media sosial. Dari sekian banyak kerabat, handay taulan serta rekan semasa menjabat juga turut hadir Walikota Cimahi Ajay M Priatna dan Wakilnya Ngatiyana. Dalam kesempatannya […]

expand_less