Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id- Berdasarkan hasil survei tahap pertama Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2021 di Jawa Barat memperlihatkan kondisi yang cukup baik.

Ketua komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal menyampaikan Sejumlah permohonan informasi yang disampaikan masyarakat kepada badan publik pemerintah mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, baik secara langsung dengan menggunakan prosedur yang tersurat di dalam UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik ataupun melalui media sosial badan publik tertentu, dilakukan tindaklanjut oleh masing-masing PPID badan publik, kondisi ini menjadi indikator cukup baiknya penerapan keterbukaan informasi public di jawa barat.

“Dari total 15 narasumber yang terlibat dalam Survei IKIP Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menunjukkan rata-rata nilai 65,40-84,00 (masuk kategori baik) yang diberikan informan ahli dalam menilai pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat,” Ungkap IF

IF pun menambahkan, meskipun masih terdapat nilai rata-rata yang rendah seperti pada indikator adanya pihak yang dikriminalisasi karena melakukan penyalaghunaan serta pemerintah mempertanggung-jawabkan tindakan aparaturnya terhadap pembatasan informasi kepada publik yang mendapatkan nilai rata-rata di bawah 60.

Ini berarti masih terdapat masyarakat yang menilai pelaksanaan penerapan UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik di Jabar perlu ditingkatkan lagi dan sebagian Informan ahli menilai penerapan keterbukaan informasi publik di Jabar tidak mengalami perubaha signifikan karena masih didapatkannya pembatasan informasi kepada publik Jelas IF.

Survei tahap awal yang dilakukan pada medio 22 Maret – 6 April 2021 itu juga menyatakan bahwa mayoritas publik kian antusias dalam memohon informasi kepada badan publik pemerintah. Hal itu ditunjukkan dengan rata-rata nilai 84,00 informan ahli menilai bahwa public saat ini semakin merdeka menyampaikan permohonan informasi. Semua informan ahli memberikan penilaian diatas 80.

Sementara itu, publik juga berpandangan bahwa badan publik pemerintah semakin membuka ruang informasi terhadap warga yang membutuhkan informasi dari pemerintah. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 15 informan ahli itu, didapatkan nilai 81,00 informan ahli menyatakan pendapat bahwa badan publik menyampaikan informasi publik kepada pemohon informasi dengan mudah.

“Survei IKIP ini dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada informan ahli yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademik dan bisa menjadi rujukan badan publik Papar IF. Sementara selanjutnya akan dilaksanakan pada medio 10 april 30 juni 2021 kedepan.

Evaluasi, Ketua Komisi 1 DPRD Jawa Barat Bedi Budiman mengatakan, capaian keterbukaan informasi public di jawa barat perlu diapresiasi dan dijadikan momen yang baik oleh pemerintah jawa barat sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki penerapan keterbukaan informasi publik ke depan.

Itu harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk pemerintah dan DPRD, kata Bedi.
Lebih lanjut, ia mengatakan, survei IKIP yang dilakukan KI Jabar saat ini adalah survei perdana selama kurun waktu UU Keterbukaan informasi public hadir.

Kalau hari ini survei dilakukan secara massif untuk mengukur keterbukaan informasi publik secara nasional, kedepan kami (DPRD Jabar) meminta KI Jabar secara khusus mengukur indeks keterbukaan informasi public khusus jawa barat dengan mengambil sampel responden dari 27 kabupaten kota se jabar agar hasilnya dapat dijadikan sebagai data rujukan untuk mendorong keterbukaan informasi public secara massif di seluruh pemerintahan di jawa barat.

Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja menyatakan, hasil survei IKIP KI Jabar tahun 2021 ini akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh dalam mengoptimalkan PPID (pejabat pengelola informasi & dokumentasi) di lingkungan pemprov jabar begitupun kami akan mendorong pemerintah kabupaten kota juga untuk berkomitmen menjadikan keterbukaan informasi sebagai gaya pemerinrtahan saat ini.

Tanpa komitmen dan dorongan secara masif, keterbukaan informasi tidak akan jalan. Padahal keterbukaan informasi merupakan prinsip negara demokrasi, kata Setiawan.

Pemerintah akan membuka ruang informasi yang lebih luas lagi kepada kelompok masyarakat yang memiliki perbedaan pendapat agar penerapan keterbukaan informasi publik membaik dan lebih baik lagi.

(Jika tidak dilakukan) skenario terburuk kita bisa masuk ke kondisi demokrasi yang pincang dengan pemerintah yang tertutup, kata sekda jabar itu.

Salah satu anggota pokja eksternal Komisi Informasi Jawa Barat Anter Venus menyampaikan hal senada. Menurut dia, Keterbukaan informasi publik yang sedang kita budayakan saat ini adalah buah dari reformasi.

Gubernur Ridwan Kamil, imbuh dia, perlu memberikan perhatian besar untuk mendorong apparat dibawahnya lebih terbuka lagi, rakyat mempunyai hak konstitusi untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat, dan badan public punya kewajiban konstitusi dalam menyediakan dan memberuikan informasi kepada rakyatnya.

Ini alarm pengingat penting kepada pemerintah untuk segera merespon dengan serius, menjaga dan merawat demokrasi kita yang kita perjuangkan bersama tahun 1998 dengan menerpakan kaeterbukaan demi akuntabilitas.

“Demokrasi itu pilihan kita dalam bernegara dan pemerintahan, sebagai bagian kesempatan yang sama bagi semua warga negara untuk memohon dan mendapatkan informasi publik,”ucap Dosen Fikom UNPAD itu.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi: Ayo Kita Perangi Bank Emok!

    Wali Kota Sukabumi: Ayo Kita Perangi Bank Emok!

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus mengajak elemen masyarakat, di tingkat wilayah utuk bersama memerangi keberadaan rentenir ataupun bank keliling. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat memberikan sambutan pada acara, Rapat Koordinasi Kewilayahan di tingkat Kecamata Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (8/10/2021). “Saya sudah mengajak para ketua Rukun Warga (RW), […]

  • Cadangan Pokok Pemerintah 1,5 Ton,  Stok Pangan Kota Sukabumi Terbilang Aman

    Cadangan Pokok Pemerintah 1,5 Ton, Stok Pangan Kota Sukabumi Terbilang Aman

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memiliki sekitar 1,5 ton pangan Cadangan Pokok Pemerintah (CPP) yang berada di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat.”Iya, saat ini kita hanya miliki sekitar 1,5 ton pangan CPP,”ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Sukabumi, Dian Suciati, Rabu (15/01/2019). Diana mengatakan, selain untuk konsumsi manusia, CPP […]

  • Bank Bjb Perkenalkan Susunan Pemain Tim Voli Putri Bandung Bjb Tandamata Proliga 2022

    Bank Bjb Perkenalkan Susunan Pemain Tim Voli Putri Bandung Bjb Tandamata Proliga 2022

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb memperkenalkan Tim Voli Putri Proliga 2022 Bandung bjb Tandamata bertempat di Menara bank bjb Lantai 9 pada 31 Desember 2021 lalu. Pada kesempatan tersebut turut hadir Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi beserta jajaran. Yuddy menyampaikan “Saya berdoa dan berharap para srikandi Bandung bjb Tandamata akan sukses meraih prestasi pada […]

  • Pj Walikota Sukabumi Hadiri Musrenbang Kelurahan Cikole, Fokus pada Aspirasi Warga

    Pj Walikota Sukabumi Hadiri Musrenbang Kelurahan Cikole, Fokus pada Aspirasi Warga

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan yang digelar pada Senin (16/12/2024). Acara yang berlangsung di ruang pertemuan Kelurahan Cikole ini menjadi forum tahunan strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam menyusun program pembangunan prioritas tahun 2026. Cikole: Pusat Kota yang Terus Berkembang Musrenbang Kelurahan Cikole […]

  • Cegah Penyebaran DBD, Polres Kota Sukabumi Gelar Operasi Semut

    Cegah Penyebaran DBD, Polres Kota Sukabumi Gelar Operasi Semut

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Upaya mencegah penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) di Kota Sukabumi, ratusan personil Kepolisian Polres Sukabumi Kota gelar operasi semut. Dibantu Kodim 0607 Kota Sukabumi, Dinas Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, BPBD kota Sukabumi, Dinas Kesehatan, Sat Pol PP dan remaja mesjid, bahu-membahu untuk membersihkan sampah yang ada di Kota Sukabumi. “Kita lakukan […]

  • Indri Rindani Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan UMKM Kota Bandung

    Indri Rindani Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan UMKM Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi kerakyatan. Berbekal pengalaman selama hampir tiga dekade sebagai pelaku usaha, Indri kini memanfaatkan perannya sebagai legislator untuk mendorong lahirnya berbagai program dan kebijakan yang mampu […]

expand_less