Breaking News
Trending Tags

Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id- Berdasarkan hasil survei tahap pertama Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2021 di Jawa Barat memperlihatkan kondisi yang cukup baik.

Ketua komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal menyampaikan Sejumlah permohonan informasi yang disampaikan masyarakat kepada badan publik pemerintah mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, baik secara langsung dengan menggunakan prosedur yang tersurat di dalam UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik ataupun melalui media sosial badan publik tertentu, dilakukan tindaklanjut oleh masing-masing PPID badan publik, kondisi ini menjadi indikator cukup baiknya penerapan keterbukaan informasi public di jawa barat.

“Dari total 15 narasumber yang terlibat dalam Survei IKIP Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menunjukkan rata-rata nilai 65,40-84,00 (masuk kategori baik) yang diberikan informan ahli dalam menilai pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat,” Ungkap IF

IF pun menambahkan, meskipun masih terdapat nilai rata-rata yang rendah seperti pada indikator adanya pihak yang dikriminalisasi karena melakukan penyalaghunaan serta pemerintah mempertanggung-jawabkan tindakan aparaturnya terhadap pembatasan informasi kepada publik yang mendapatkan nilai rata-rata di bawah 60.

Ini berarti masih terdapat masyarakat yang menilai pelaksanaan penerapan UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik di Jabar perlu ditingkatkan lagi dan sebagian Informan ahli menilai penerapan keterbukaan informasi publik di Jabar tidak mengalami perubaha signifikan karena masih didapatkannya pembatasan informasi kepada publik Jelas IF.

Survei tahap awal yang dilakukan pada medio 22 Maret – 6 April 2021 itu juga menyatakan bahwa mayoritas publik kian antusias dalam memohon informasi kepada badan publik pemerintah. Hal itu ditunjukkan dengan rata-rata nilai 84,00 informan ahli menilai bahwa public saat ini semakin merdeka menyampaikan permohonan informasi. Semua informan ahli memberikan penilaian diatas 80.

Sementara itu, publik juga berpandangan bahwa badan publik pemerintah semakin membuka ruang informasi terhadap warga yang membutuhkan informasi dari pemerintah. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 15 informan ahli itu, didapatkan nilai 81,00 informan ahli menyatakan pendapat bahwa badan publik menyampaikan informasi publik kepada pemohon informasi dengan mudah.

“Survei IKIP ini dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada informan ahli yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademik dan bisa menjadi rujukan badan publik Papar IF. Sementara selanjutnya akan dilaksanakan pada medio 10 april 30 juni 2021 kedepan.

Evaluasi, Ketua Komisi 1 DPRD Jawa Barat Bedi Budiman mengatakan, capaian keterbukaan informasi public di jawa barat perlu diapresiasi dan dijadikan momen yang baik oleh pemerintah jawa barat sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki penerapan keterbukaan informasi publik ke depan.

Itu harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk pemerintah dan DPRD, kata Bedi.
Lebih lanjut, ia mengatakan, survei IKIP yang dilakukan KI Jabar saat ini adalah survei perdana selama kurun waktu UU Keterbukaan informasi public hadir.

Kalau hari ini survei dilakukan secara massif untuk mengukur keterbukaan informasi publik secara nasional, kedepan kami (DPRD Jabar) meminta KI Jabar secara khusus mengukur indeks keterbukaan informasi public khusus jawa barat dengan mengambil sampel responden dari 27 kabupaten kota se jabar agar hasilnya dapat dijadikan sebagai data rujukan untuk mendorong keterbukaan informasi public secara massif di seluruh pemerintahan di jawa barat.

Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja menyatakan, hasil survei IKIP KI Jabar tahun 2021 ini akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh dalam mengoptimalkan PPID (pejabat pengelola informasi & dokumentasi) di lingkungan pemprov jabar begitupun kami akan mendorong pemerintah kabupaten kota juga untuk berkomitmen menjadikan keterbukaan informasi sebagai gaya pemerinrtahan saat ini.

Tanpa komitmen dan dorongan secara masif, keterbukaan informasi tidak akan jalan. Padahal keterbukaan informasi merupakan prinsip negara demokrasi, kata Setiawan.

Pemerintah akan membuka ruang informasi yang lebih luas lagi kepada kelompok masyarakat yang memiliki perbedaan pendapat agar penerapan keterbukaan informasi publik membaik dan lebih baik lagi.

(Jika tidak dilakukan) skenario terburuk kita bisa masuk ke kondisi demokrasi yang pincang dengan pemerintah yang tertutup, kata sekda jabar itu.

Salah satu anggota pokja eksternal Komisi Informasi Jawa Barat Anter Venus menyampaikan hal senada. Menurut dia, Keterbukaan informasi publik yang sedang kita budayakan saat ini adalah buah dari reformasi.

Gubernur Ridwan Kamil, imbuh dia, perlu memberikan perhatian besar untuk mendorong apparat dibawahnya lebih terbuka lagi, rakyat mempunyai hak konstitusi untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat, dan badan public punya kewajiban konstitusi dalam menyediakan dan memberuikan informasi kepada rakyatnya.

Ini alarm pengingat penting kepada pemerintah untuk segera merespon dengan serius, menjaga dan merawat demokrasi kita yang kita perjuangkan bersama tahun 1998 dengan menerpakan kaeterbukaan demi akuntabilitas.

“Demokrasi itu pilihan kita dalam bernegara dan pemerintahan, sebagai bagian kesempatan yang sama bagi semua warga negara untuk memohon dan mendapatkan informasi publik,”ucap Dosen Fikom UNPAD itu.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jabar Komisi IV : Drainase Jalan Penting Dalam Pembangunan Jalan Provinsi

    DPRD Jabar Komisi IV : Drainase Jalan Penting Dalam Pembangunan Jalan Provinsi

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    GARUT, MBINews.id – Drainase merupakan hal penting dalam suatu pembangunan jalan, seperti halnya Bappeda dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat yang kini tengah melakukan penataan dan peningkatan jalan Provinsi yang harus memikirkan pembuangan massa airnya. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmad mengatakan, peningkatan kualitas dan penataan jalan Provinsi di seluruh Kabupaten/Kota […]

  • Social Distancing Di Jabar Tak Berlaku, Wk Ketua Fraksi Partai Gerindra  Daddy : Pencegahan Covid-19 Dilakukan Pemrov Salah Besar…!!

    Social Distancing Di Jabar Tak Berlaku, Wk Ketua Fraksi Partai Gerindra Daddy : Pencegahan Covid-19 Dilakukan Pemrov Salah Besar…!!

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menilai langkah pencegahan Covid-19 yang dilakukan Pemprov Jabar salah besar. Ia menyampaikan penilaian tersebut ketika dimintai tanggapannya tentang rencana pengumpulan masyarakat di tiga stadion. “Langkah tersebut bisa fatal akibatnya. Jangan-jangan masyarakat yang ketika berangkat masih sehat walafiat, justru setelah pulang malah […]

  • Wali Kota Sukabumi : Partisipasi Masyarakat Terus Didorong Dalam Pesta Demokrasi Pemilu 2024

    Wali Kota Sukabumi : Partisipasi Masyarakat Terus Didorong Dalam Pesta Demokrasi Pemilu 2024

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI.Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mendorong pendidikan politik kepada masyarakat sebagai pondasi kuat, dalam sistem inklusif yang berkelanjutan. “Budaya politik saat ini merupakan perwujudan dari nilai nilai yang dianut oleh Bangsa Indonesia, sebagai pedoman kegiatan kegiatan politik kenegaraan,”ujar Fahmi dalam sambutannnya, disaat membuka Kegiatan Program Pendidikan Politik, dalam rangka membangun partisipasi aktif pemilih Tahun […]

  • Tingkatkan PAD, Walikota Bandung Sambut Positif Dukungan Direktorat Pajak Dan Direktorat Perimbangan Keuangan

    Tingkatkan PAD, Walikota Bandung Sambut Positif Dukungan Direktorat Pajak Dan Direktorat Perimbangan Keuangan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyambut positif dukungan Direktorat Pajak dan Direktorat Perimbangan Keuangan dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah. Kota Bandung termasuk salah satu dari 78 daerah yang memperoleh dukungan tersebut. Hal tersebut disampaikan Oded setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Direktorat Pajak dan Direktorat Perimbangan […]

  • Dukung Peta Jalan Industri Penjaminan, Jamkrindo Tanda Tangani MoU Dengan Seluruh Jamkrida

    Dukung Peta Jalan Industri Penjaminan, Jamkrindo Tanda Tangani MoU Dengan Seluruh Jamkrida

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Industri Penjaminan Indonesia 2024-2028, sebagai bagian strategi regulator untuk menumbuhkan sektor keuangan nonbank. Dalam rangka mendukung implementasi peta jalan tersebut, Jamkrindo menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 18 Perusahaan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) terkait penjaminan Bersama (Co-guarantee). Hadir dalam acara penandatanganan MoU tersebut, yakni, Direktur […]

  • Jabar Terbanyak Akses Judi Online, Hasim Adnan: Tangkap Bandarnya!

    Jabar Terbanyak Akses Judi Online, Hasim Adnan: Tangkap Bandarnya!

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah menangkap bandar judi online atau konvensional. Hal tersebut dinilai efektif dalam pemberantasan judi online atau pun konvensional. “Tangkap bandarnya supaya praktik judi online atau konvensional ini diberantas sampai tuntas,” tegas Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Hasim Adnan, Kota Bandung, Senin (08/07/2024). […]

expand_less