Breaking News
Trending Tags

Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id- Berdasarkan hasil survei tahap pertama Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2021 di Jawa Barat memperlihatkan kondisi yang cukup baik.

Ketua komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal menyampaikan Sejumlah permohonan informasi yang disampaikan masyarakat kepada badan publik pemerintah mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, baik secara langsung dengan menggunakan prosedur yang tersurat di dalam UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik ataupun melalui media sosial badan publik tertentu, dilakukan tindaklanjut oleh masing-masing PPID badan publik, kondisi ini menjadi indikator cukup baiknya penerapan keterbukaan informasi public di jawa barat.

“Dari total 15 narasumber yang terlibat dalam Survei IKIP Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menunjukkan rata-rata nilai 65,40-84,00 (masuk kategori baik) yang diberikan informan ahli dalam menilai pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat,” Ungkap IF

IF pun menambahkan, meskipun masih terdapat nilai rata-rata yang rendah seperti pada indikator adanya pihak yang dikriminalisasi karena melakukan penyalaghunaan serta pemerintah mempertanggung-jawabkan tindakan aparaturnya terhadap pembatasan informasi kepada publik yang mendapatkan nilai rata-rata di bawah 60.

Ini berarti masih terdapat masyarakat yang menilai pelaksanaan penerapan UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik di Jabar perlu ditingkatkan lagi dan sebagian Informan ahli menilai penerapan keterbukaan informasi publik di Jabar tidak mengalami perubaha signifikan karena masih didapatkannya pembatasan informasi kepada publik Jelas IF.

Survei tahap awal yang dilakukan pada medio 22 Maret – 6 April 2021 itu juga menyatakan bahwa mayoritas publik kian antusias dalam memohon informasi kepada badan publik pemerintah. Hal itu ditunjukkan dengan rata-rata nilai 84,00 informan ahli menilai bahwa public saat ini semakin merdeka menyampaikan permohonan informasi. Semua informan ahli memberikan penilaian diatas 80.

Sementara itu, publik juga berpandangan bahwa badan publik pemerintah semakin membuka ruang informasi terhadap warga yang membutuhkan informasi dari pemerintah. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 15 informan ahli itu, didapatkan nilai 81,00 informan ahli menyatakan pendapat bahwa badan publik menyampaikan informasi publik kepada pemohon informasi dengan mudah.

“Survei IKIP ini dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada informan ahli yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademik dan bisa menjadi rujukan badan publik Papar IF. Sementara selanjutnya akan dilaksanakan pada medio 10 april 30 juni 2021 kedepan.

Evaluasi, Ketua Komisi 1 DPRD Jawa Barat Bedi Budiman mengatakan, capaian keterbukaan informasi public di jawa barat perlu diapresiasi dan dijadikan momen yang baik oleh pemerintah jawa barat sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki penerapan keterbukaan informasi publik ke depan.

Itu harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk pemerintah dan DPRD, kata Bedi.
Lebih lanjut, ia mengatakan, survei IKIP yang dilakukan KI Jabar saat ini adalah survei perdana selama kurun waktu UU Keterbukaan informasi public hadir.

Kalau hari ini survei dilakukan secara massif untuk mengukur keterbukaan informasi publik secara nasional, kedepan kami (DPRD Jabar) meminta KI Jabar secara khusus mengukur indeks keterbukaan informasi public khusus jawa barat dengan mengambil sampel responden dari 27 kabupaten kota se jabar agar hasilnya dapat dijadikan sebagai data rujukan untuk mendorong keterbukaan informasi public secara massif di seluruh pemerintahan di jawa barat.

Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja menyatakan, hasil survei IKIP KI Jabar tahun 2021 ini akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh dalam mengoptimalkan PPID (pejabat pengelola informasi & dokumentasi) di lingkungan pemprov jabar begitupun kami akan mendorong pemerintah kabupaten kota juga untuk berkomitmen menjadikan keterbukaan informasi sebagai gaya pemerinrtahan saat ini.

Tanpa komitmen dan dorongan secara masif, keterbukaan informasi tidak akan jalan. Padahal keterbukaan informasi merupakan prinsip negara demokrasi, kata Setiawan.

Pemerintah akan membuka ruang informasi yang lebih luas lagi kepada kelompok masyarakat yang memiliki perbedaan pendapat agar penerapan keterbukaan informasi publik membaik dan lebih baik lagi.

(Jika tidak dilakukan) skenario terburuk kita bisa masuk ke kondisi demokrasi yang pincang dengan pemerintah yang tertutup, kata sekda jabar itu.

Salah satu anggota pokja eksternal Komisi Informasi Jawa Barat Anter Venus menyampaikan hal senada. Menurut dia, Keterbukaan informasi publik yang sedang kita budayakan saat ini adalah buah dari reformasi.

Gubernur Ridwan Kamil, imbuh dia, perlu memberikan perhatian besar untuk mendorong apparat dibawahnya lebih terbuka lagi, rakyat mempunyai hak konstitusi untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat, dan badan public punya kewajiban konstitusi dalam menyediakan dan memberuikan informasi kepada rakyatnya.

Ini alarm pengingat penting kepada pemerintah untuk segera merespon dengan serius, menjaga dan merawat demokrasi kita yang kita perjuangkan bersama tahun 1998 dengan menerpakan kaeterbukaan demi akuntabilitas.

“Demokrasi itu pilihan kita dalam bernegara dan pemerintahan, sebagai bagian kesempatan yang sama bagi semua warga negara untuk memohon dan mendapatkan informasi publik,”ucap Dosen Fikom UNPAD itu.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana : Kesehatan Hak Setiap Warga  Negara Indonesia

    Yana : Kesehatan Hak Setiap Warga Negara Indonesia

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kesehatan merupakan hak setiap warga negara sehingga pemenuhannya harus secara adil, merata dan dengan harga yang terjangkau. Kesehatan juga merupakan salah satu indikator tingkat kesejahteraan masyarakat selain pendidikan dan daya beli. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menghadiri Bakti Sosial Kesehatan (Baktikes) Polda Jawa Barat di Lapangan Polrestabes […]

  • Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pengelolaan keuangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabum menggelar kegiatan bimbingan teknis Peningkatan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), Selasa (19/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung, kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kasubag Keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sukabumi tersebut. “Penyusunan laporan […]

  • Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan JDIH  Tngkat Nasional

    Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan JDIH Tngkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali mendapatkan penghargaan yang cukup membanggakan, Kali ini penghargaan yang di raih yakni sebagai anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Terbaik I Tahun 2019 tingkat Pemerintah Kota. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly kepada Walikota Sukabumi Achmad […]

  • Rela Mundur Jadi Ketua DPRD Kab Sukabumi, Jika Partai Gerindra “Restui” Yuda Siap Maju Di Pilkada 2020

    Rela Mundur Jadi Ketua DPRD Kab Sukabumi, Jika Partai Gerindra “Restui” Yuda Siap Maju Di Pilkada 2020

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMi, MBInews.id – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi Yuda Sukmagara siap melepas jabatan dirinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi. “Saya pribadi mendaftarkan diri menjadi bakal Calon Bupati Sukabumi 2020, selaku kader partai. Jika partai menunjuk saya, maka saya siap mundur dari jabatan ketua DPRD” ujarnya, Rabu (15/01/2020) malam. Yuda mengatakan, dirinya rela memundurkan diri dari […]

  • Lewat PTSL, Lahirkan Pengusaha Baru Dengan Kredit Usaha Rakyat

    Lewat PTSL, Lahirkan Pengusaha Baru Dengan Kredit Usaha Rakyat

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sertifikat tanah, bukan hanya berfungsi sebagai tanda kepemilikan tempat seseorang. Namun, lebih dari itu, sertifikat tanah mampu meningkatkan ekonomi suatu daerah dengan melahirkan pengusaha-pengusaha baru melalui kredit usaha. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A Djalil menyampaikan, jika masyarakat sudah memiliki sertifikat tanah, tingkat kredit yang diberikan oleh bank […]

  • Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing. Berdasarkan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan […]

expand_less