Breaking News
Trending Tags

Jurnalis Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan 5M

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Profesi sebagai wartawan, menuntut Ikbal Zaelani (29) berada di lapangan dan berinteraksi dengan banyak orang, yang membuat dirinya beresiko besar terpapar Covid-19. Benar saja, beberapa waktu lalu, dirinya positif terpapar Covid-19. Pada tanggal 14 Juni 2021 lalu, Ikbal bersama rekan wartawan lainnya di Kota Sukabumi, terpaksa harus di isolasi mandiri karena positif terpapar Covid-19.

“Ya, gejala awalnya hanya diare, demam, dan batuk pilek. Bahkan sempat dikira gejala tipes. Sebab, awal sakit indra penciuman belum hilang. Setelah diswab PCR, ternyata hasilnya positif covid 19,” turunya kepada Mbinews.id, Jumat (27/8/2021).

Ikbal mengatakan, sakit akibat Covid-19 itu seperti yang sulit sembuh. Sebab, hampir setiap hari demam naik turun. Terutama ketika imun sedang turun.

“Demam naik, terus minum obat, setelah itu turun, dan setelah itu naik lagi. Terus saja begitu hingga beberapa hari. Ditambah, beberapa hari pasca sakit indra penciuman menghilang,” ucapnya.

Ikbal yang bekerja di media lokal Sukabumi ini bersyukur, fase itu terlewati dengan mengobati sakitnya ditambah memperbanyak minum vitamin dan makanan bergizi. Selain itu, selalu berpikir positif agar imun turun.

“Selama terkena Covid-19, imun itu benar-benar mempengaruhi. Kalau imun turun, sakit semacam demam itu bisa kambuh lagi. Alhamdulillah 14 hari isolasi mandiri, saya bisa beraktivitas kembali,” ungkapnya.

Apalagi, dukungan dari semua pihak sangat banyak kepadanya. Baik dari kepala daerah maupun tenaga kesehatan dari Puskesmas yang terus memonitor kondisi kesehatan setiap waktu.

“Banyak yang menyupport untuk optimis sehat kembali. Alhamdulilah, sekarang sudah benar benar pulih dan bisa bekerja lagi,” terangnya.

Ikbal mengaku, dirinya tidak mengetahui terpapar Covid-19 dari siapa. Apalagi setiap beraktifitas, dia sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Sejak awal saya sudah tahu, kalau aktivitas saya sangat rentan beresiko terkena covid 19. Makanya saya selalu memakai masker. Kemungkinan terkena ketika makan. Sebab, setiap makan sering bersama-sama, sambil ngobrol dengan kawan-kawan,” bebernya.

Dirinya mengaku, tidak mau lagi terpapar covid 19 lagi. Meskipun dirinya hanya bergejala ringan.

“Saya yang bergejala ringan saja sudah tidak mau lagi terkena. Apalagi mereka yang harus dirawat di rumah sakit dan harus memakai tabung oksigen. Pokoknya, jangan kena covid 19. Ayo semua terapkan protokol kesehatan dan jangan sampai kalian terpapar covid 19,” tegasnya.

Sementara itu, Iyus Firdaus (42) merasakan betapa ganasnya Covid-19 itu. Dirinya terpaksa harus dirawat di rumah sakit dengan bantuan oksigen akibat Covid-19.

“Saya dirawat beberapa hari di ruang isolasi rumah sakit swasta di Kota Sukabumi. Selama perawatan, saya bernafas harus dibantu oksigen. Sebab Covid-19 menyerang paru-paru. Bersyukur saya mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan yang baik dan mereka berjuang semaksimal mungkin menolong kami,” bebernya.

Iyus yang sehari-hari bekerja di media daring di Kota Sukabumi ini, harus merasakan isolasi sekitar satu bulan.

“Saya isolasi di rumah sakit beberap hari, terus dilanjut ke rumah untuk isolasi mandiri. Alhamdulillah, semua itu sudah selesai dan sekarang sudah bisa beraktivitas ke lapangan lagi,” bebernya.

Kali ini Iyus mulai ketat meningkatkan protokol kesehatan. Salah satunya selalu mandi terlebih dahulu menggunakan air hangat sebelum bercengkrama dengan keluarga. Selain itu, asap dari air hangatnya pun digunakan untuk terapi.

“Asap dari air panas yang digunakan mandi, dipakai terapi,” jelasnya.

Berkaca dari pengalamannya, dia mengajak semua pihak untuk mengikuti anjuran pemerintah. Khususnya penerapan protokol kesehatan. Sebab, virus corona itu tidak nampak.

“Protokol kesehatan itu harus diterapkan. Jangan sampai terkena covid 19 seperti kami. Ayo kita semua bersama-sama menerapkan protokol kesehatan agar covid 19 segera hilang,” pungkasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Turun ke Lapangan, Program 12 PAS Menyentuh Warga Kecamatan Cikole

    Wali Kota Sukabumi Turun ke Lapangan, Program 12 PAS Menyentuh Warga Kecamatan Cikole

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi kembali menyalurkan bantuan sosial kepada warga rentan melalui Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) pada awal tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Sukabumi dalam memperkuat jaring pengaman sosial serta memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan perdana di tahun 2026 tersebut dilakukan di […]

  • ASN Kota Bandung Harus Jadi Contoh, Oded : Sanksi Menunggu Jika ASN Melanggar Arahan Pimpinan

    ASN Kota Bandung Harus Jadi Contoh, Oded : Sanksi Menunggu Jika ASN Melanggar Arahan Pimpinan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta warga tak menganggap sepele wabah Covid-19 yang tengah melanda seluruh negeri ini. Pasalnya, masih saja ada yang tidak mengindahkan anjuran pemerintah. Menurutnya, semua warga, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memberikan contoh yang baik untuk masyarakat. “Covid ini bukan urusan kecil. Oleh karena itu semua […]

  • Tetenong Produk Lokal Khas Kampung Wisata Kelurahan Binong Kota Bandung

    Tetenong Produk Lokal Khas Kampung Wisata Kelurahan Binong Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tetenong, singkatan dari Teh Telang Binong, kini menjadi minuman kesehatan khas Kelurahan Binong Kota Bandung. Minuman ini diproduksi sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan produk lokal dan memberikan pengalaman unik kepada pengunjung Kampung Wisata Binong. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus Inisiator, Wawan Setiawan menyampaikan Tetenong merupakan jejak almarhum Wali Kota Bandung, Oded […]

  • Manjakan Konsumen, PT Kobe Boga Utama Luncurkan Produk Baru

    Manjakan Konsumen, PT Kobe Boga Utama Luncurkan Produk Baru

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews.id – PT Kobe Boga Utama terus berinovasi dengan mengeluarkan berbagai produk baru, yang rencananya kedepan juga akan dipasarkan keberbagai negara. Saat ini perusahaan yang terkenal dengan produk Bon Cabe itu sudah mengekspor berbagai produknya di 16 negara. Diantarannya, Brunei Darussalam, Belanda, Australia, Norway, Singapura, Malaysia, Hongkong, China hingga Amerika. Produk terbaru yang dikeluarkan tersebut, […]

  • Jelang Ramadan, Stok Kebutuhan Pokok di Kota Bandung Aman

    Jelang Ramadan, Stok Kebutuhan Pokok di Kota Bandung Aman

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan stok kebutuhan pokok di Kota Bandung aman jelang Ramadan tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah. Terkait kenaikan di beberapa komoditas, Elly menyebut hal tersebut masih dalam batas wajar. Adapun beberapa komoditas yang mengalami kenaikan antara lain daging sapi […]

  • Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memberikan kado istimewa kepada warganya jelang pergantian tahun. Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) baru yang terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim (Jalan Kopo) No. 311 Kota Bandung resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Selasa (31/12/2019). “Alhamdulillah di penghujung tahun 2019 menuju tahun 2020 merupakan […]

expand_less