Breaking News
Trending Tags

Jurnalis Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan 5M

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Profesi sebagai wartawan, menuntut Ikbal Zaelani (29) berada di lapangan dan berinteraksi dengan banyak orang, yang membuat dirinya beresiko besar terpapar Covid-19. Benar saja, beberapa waktu lalu, dirinya positif terpapar Covid-19. Pada tanggal 14 Juni 2021 lalu, Ikbal bersama rekan wartawan lainnya di Kota Sukabumi, terpaksa harus di isolasi mandiri karena positif terpapar Covid-19.

“Ya, gejala awalnya hanya diare, demam, dan batuk pilek. Bahkan sempat dikira gejala tipes. Sebab, awal sakit indra penciuman belum hilang. Setelah diswab PCR, ternyata hasilnya positif covid 19,” turunya kepada Mbinews.id, Jumat (27/8/2021).

Ikbal mengatakan, sakit akibat Covid-19 itu seperti yang sulit sembuh. Sebab, hampir setiap hari demam naik turun. Terutama ketika imun sedang turun.

“Demam naik, terus minum obat, setelah itu turun, dan setelah itu naik lagi. Terus saja begitu hingga beberapa hari. Ditambah, beberapa hari pasca sakit indra penciuman menghilang,” ucapnya.

Ikbal yang bekerja di media lokal Sukabumi ini bersyukur, fase itu terlewati dengan mengobati sakitnya ditambah memperbanyak minum vitamin dan makanan bergizi. Selain itu, selalu berpikir positif agar imun turun.

“Selama terkena Covid-19, imun itu benar-benar mempengaruhi. Kalau imun turun, sakit semacam demam itu bisa kambuh lagi. Alhamdulillah 14 hari isolasi mandiri, saya bisa beraktivitas kembali,” ungkapnya.

Apalagi, dukungan dari semua pihak sangat banyak kepadanya. Baik dari kepala daerah maupun tenaga kesehatan dari Puskesmas yang terus memonitor kondisi kesehatan setiap waktu.

“Banyak yang menyupport untuk optimis sehat kembali. Alhamdulilah, sekarang sudah benar benar pulih dan bisa bekerja lagi,” terangnya.

Ikbal mengaku, dirinya tidak mengetahui terpapar Covid-19 dari siapa. Apalagi setiap beraktifitas, dia sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Sejak awal saya sudah tahu, kalau aktivitas saya sangat rentan beresiko terkena covid 19. Makanya saya selalu memakai masker. Kemungkinan terkena ketika makan. Sebab, setiap makan sering bersama-sama, sambil ngobrol dengan kawan-kawan,” bebernya.

Dirinya mengaku, tidak mau lagi terpapar covid 19 lagi. Meskipun dirinya hanya bergejala ringan.

“Saya yang bergejala ringan saja sudah tidak mau lagi terkena. Apalagi mereka yang harus dirawat di rumah sakit dan harus memakai tabung oksigen. Pokoknya, jangan kena covid 19. Ayo semua terapkan protokol kesehatan dan jangan sampai kalian terpapar covid 19,” tegasnya.

Sementara itu, Iyus Firdaus (42) merasakan betapa ganasnya Covid-19 itu. Dirinya terpaksa harus dirawat di rumah sakit dengan bantuan oksigen akibat Covid-19.

“Saya dirawat beberapa hari di ruang isolasi rumah sakit swasta di Kota Sukabumi. Selama perawatan, saya bernafas harus dibantu oksigen. Sebab Covid-19 menyerang paru-paru. Bersyukur saya mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan yang baik dan mereka berjuang semaksimal mungkin menolong kami,” bebernya.

Iyus yang sehari-hari bekerja di media daring di Kota Sukabumi ini, harus merasakan isolasi sekitar satu bulan.

“Saya isolasi di rumah sakit beberap hari, terus dilanjut ke rumah untuk isolasi mandiri. Alhamdulillah, semua itu sudah selesai dan sekarang sudah bisa beraktivitas ke lapangan lagi,” bebernya.

Kali ini Iyus mulai ketat meningkatkan protokol kesehatan. Salah satunya selalu mandi terlebih dahulu menggunakan air hangat sebelum bercengkrama dengan keluarga. Selain itu, asap dari air hangatnya pun digunakan untuk terapi.

“Asap dari air panas yang digunakan mandi, dipakai terapi,” jelasnya.

Berkaca dari pengalamannya, dia mengajak semua pihak untuk mengikuti anjuran pemerintah. Khususnya penerapan protokol kesehatan. Sebab, virus corona itu tidak nampak.

“Protokol kesehatan itu harus diterapkan. Jangan sampai terkena covid 19 seperti kami. Ayo kita semua bersama-sama menerapkan protokol kesehatan agar covid 19 segera hilang,” pungkasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Kompetensi Wartawan Jadi Komitmen PWI Jawa Barat

    Wujudkan Kompetensi Wartawan Jadi Komitmen PWI Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Mewujudkan kompetensi wartawan dan optimalisasi peran organisasi menjadi komitmen kepengurusan baru PWI Jawa Barat periode 2021-2026. Hal itu disampaikan Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat usai Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PWI Jawa Barat 2021-2026 di Aula Gedung Sate, Selasa 26 Oktober 2021. Menurut Hilman, sesuai dengan semangat yang diusung dalam Pelantikan dan […]

  • Wali Kota SUkabumi Raih Penghargaan Dari ICCF

    Wali Kota SUkabumi Raih Penghargaan Dari ICCF

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi meraih penghargaan, sebagai Creative Leader dari Indonesia Creative Cities Network (ICCN), dalam ajang Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (12/12/2022). Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Ketua Umum ICCN Tb Fiki C Satari setelah Wali Kota Sukabumi menjadi Narasumber pada acara ICCF di Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan mengangkat […]

  • Bandung Berbagi 456 Paket Dikelurahan Wates

    Bandung Berbagi 456 Paket Dikelurahan Wates

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Warga Kelurahan Wates Kecamatan Bandung Kidul membagikan 456 paket makanan kepada warga yang membutuhkan, Jumat 17 September 2021. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bandung Berbagi yang digagas Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Makanan yang dibagikan merupakan swadaya masyarakat dan melibatkan RW, PKK, LPM dan Karang Taruna Pada acara tersebut, Wali […]

  • Marlan Sebut Program Strategis Bupati Bandung Memberikan Andil Penurunan Angka Kemiskinan

    Marlan Sebut Program Strategis Bupati Bandung Memberikan Andil Penurunan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Daerah  Kabupaten Bandung menyebutkan  angka kemiskinan di Kabupaten Bandung setiap tahunnya mulai dari tahun 2021, 2022, dan 2023 mengalami penurunan. Pada tahun 2021 yaitu mencapai 7,15 persen, tahun 2022 menjadi 6,8 persen dan tahun 2023 menjadi 6,4 persen penurunan angka kemiskinan tersebut. “Ini terjadi penurunan (angka kemiskinan) karena memang ada […]

  • Komisi A Soroti Permasalahan Sistem Merit di Birokrasi Pemkot Bandung

    Komisi A Soroti Permasalahan Sistem Merit di Birokrasi Pemkot Bandung

    • calendar_month Senin, 6 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG – Pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, dengan pembahasan evaluasi kinerja tahun 2022 dan rencana kerja tahun 2023, di Ruang Rapat Komisi A, Senin, (06/03/2023). Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung, Erick Darmajaya, B.Sc., […]

  • Pj Walikota Membuka Langsung Kegiatan MPLS Tingkat SMP se-Kota Sukabumi

    Pj Walikota Membuka Langsung Kegiatan MPLS Tingkat SMP se-Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbienws.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, membuka secara resmi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP se-Kota Sukabumi, tahun ajaran 2024-2025. Kegiatan tersebut diselenggarakan di SMPN 16, Kecamatan Warudoyong, Senin (16/07/2024). Dalam kesempatan tersebut, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi menyampaikan, pentingnya MPLS sesuai dengan Permendikbud 16/2016. Ia menyampaikan bahwa MPLS […]

expand_less