Breaking News
Trending Tags

Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Akibat kecilnya lahan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, membuat tidak adanya sisa bidang tanah yang bisa dibangun untuk kamar hunian warga binaan pemayarakatan (wbp). Sedangkan kondisi wbp yang berada di Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, jumlahnya sudah melebihi kapasitas bangunan yang ada, Minggu (12/9/2021).

“Saat ini, kondisi over kapasitas penghuni yang ada di dalam lapas sudah sangat perlu di perhatikan. Banyak dampak akibat yang bisa terjadi akibat over kapasitas penghuni yang terjadi,” ujar Kepala Lapas Kelas II-B Sukabumi Christo Victor Nixon Toar, melalui pesan singkatnya.

Ia menambahkan, kelebihan penghuni yang terjadi dalam lapas bisa menimbulkan banyak akibat, mulai dari gangguan keamanan, permasalahan proses pembinaan wbp, dan tentunya permasalahan kesehatan. Mengingat saat ini masih pada masa pandemi Covid-19, dengan kondisi over kapasitas, sangat sulit untuk menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Mulai dari tidur berdesak-desakan, hingga masalah keamanan bisa terjadi akibat over kapasitas penghuni yang terjadi di dalam lapas,” terangnya.

Selain over kapasitas penghuni, permasalahan kurangnya petugas lapas juga menjadi suatu kendala yang terjadi saat ini. Menurutnya, komposisi antara petugas dan juga wbp yang ada di dalam Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, masih belum ideal.

“Saat ini, hanya 2 orang petugas yang mengawasi 22 kamar di blok dalam Lapas Kelas II-B Sukabumi. Dengan kondisi seperti ini, petugas juga harus bisa memperhatikan keselamatannya. KArena mereka harus mengawasi ratusan wbp yang ada di dalam ,” paparnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, wbp Lapas Kelas II-B Sukabumi berjumlah 502 orang, yang seharusnya dengan kondisi bangunan seperti ini, hanya bisa menampung sebanyak 200 orang wbp.

“Berdasarkan data hari ini, kita over kapasitas sekitar 150 persen. Kondisi ini juga kita laporkan kepada KaKanwil Kemenkumham Jawa Barat, dan juga kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Karena selain Kemenkumham, hal ini juga menjadi tanggungjawab bersama pemerintah daerah, untuk menyikapi terkait permasalahan lahan lapas yang memang harus di pindahkan ke tempat yang lebih luas,” pungkasnya. Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Ajak Ibu Hamil Ikut Vaksinasi

    Pemkot Sukabumi Ajak Ibu Hamil Ikut Vaksinasi

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinewd.id – Pemda Kota Sukabumi mulai mencanangkan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. Hal tersebut disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati, melalui akun resmi Dokumentasi Pimpinan Pemkot Sukabumi, Kamis (26/8/2021). Terhitung mulai tanggal 26 Agustus 2021, vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil mulai dilaksanakan di Kota Sukabumi. Namun […]

  • Hingga November 2022, Dishub Kota Sukabumi Tangani Ratusan PJU Yang Rusak

    Hingga November 2022, Dishub Kota Sukabumi Tangani Ratusan PJU Yang Rusak

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, menerima pengaduan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 336. Jumlah tersebut, terhitung periode Januari hingga Nopember 2022. “Berdasarkan data aduan yang masuk ke kami, terhitung Januari sampai Akhir November 2022, baik itu lewat aplikasi, media, ataupun datang langsung totalnya berjumlah 336 PJU yang rusak,”kata Kepala Seksi PJU pada Dishub […]

  • Hadiri Festival Silat Day ke -14, Pj Wali Kota Sukabumi Apresiasi Ponpes Dzikir Al-Fath

    Hadiri Festival Silat Day ke -14, Pj Wali Kota Sukabumi Apresiasi Ponpes Dzikir Al-Fath

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartdji, mengapresiasi Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath yang telah menjadikan pencak silat, sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi para santrinya. Selain itu juga, di Ponpes ini banyak melahirkan berbagai inovasi, salah satunya permainan tradisional Boles (Maen Bola Lengeun Seuneu). Apalagi Boles tersebut, telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak […]

  • Survey Internal PKS, Paslon Bedas Menang 50,44 Persen Di Pilbup Bandung

    Survey Internal PKS, Paslon Bedas Menang 50,44 Persen Di Pilbup Bandung

    • calendar_month Sabtu, 21 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PKS Kabupaten Bandung merilis hasil survei internal PKS terkait Pilbup Bandung 2020. Survei dirilis tanggal 15 November 2020. Hasilnya, tingkat elektabilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung HM Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Paslon Bedas) di urutan tertinggi mencapai 50,44 persen. Peringkat kedua oleh Paslon Kurnia Agustina-Usman Sayogi dengan raihan 23,56 persen dan […]

  • Bupati Bandung Temui Menteri Koperasi dan UKM  Bahas Potensi Pertanian dan LPDB

    Bupati Bandung Temui Menteri Koperasi dan UKM Bahas Potensi Pertanian dan LPDB

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menemui Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Kementerian Koperasi dan UKM di Jl. H.R. Rasuna Said Kuningan Jakarta, Rabu (6/4/2022). Turut mendampingi Kunjungan kerja Bupati Bandung diantaranya Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Pembangunan dan Ekonomi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, […]

  • Pemkot Sukabumi Akan Bangun Program ekonomi Pasca Pandemi

    Pemkot Sukabumi Akan Bangun Program ekonomi Pasca Pandemi

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achamd Fahmi, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memliki 10 program pembangunan ekonomi yang akan hidup pasca pandemi, salah satunya sektor pariwisata. Misalkan, adanya Kampung ikan koi yang berada di Kecamatan Cibeureum. “Ada program ekonomi pasca pandemi yang akan dilaklukan oleh kita,”ujar Fahmi, usai menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamataqn Cibeureum, […]

expand_less