Breaking News
Trending Tags

Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Akibat kecilnya lahan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, membuat tidak adanya sisa bidang tanah yang bisa dibangun untuk kamar hunian warga binaan pemayarakatan (wbp). Sedangkan kondisi wbp yang berada di Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, jumlahnya sudah melebihi kapasitas bangunan yang ada, Minggu (12/9/2021).

“Saat ini, kondisi over kapasitas penghuni yang ada di dalam lapas sudah sangat perlu di perhatikan. Banyak dampak akibat yang bisa terjadi akibat over kapasitas penghuni yang terjadi,” ujar Kepala Lapas Kelas II-B Sukabumi Christo Victor Nixon Toar, melalui pesan singkatnya.

Ia menambahkan, kelebihan penghuni yang terjadi dalam lapas bisa menimbulkan banyak akibat, mulai dari gangguan keamanan, permasalahan proses pembinaan wbp, dan tentunya permasalahan kesehatan. Mengingat saat ini masih pada masa pandemi Covid-19, dengan kondisi over kapasitas, sangat sulit untuk menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Mulai dari tidur berdesak-desakan, hingga masalah keamanan bisa terjadi akibat over kapasitas penghuni yang terjadi di dalam lapas,” terangnya.

Selain over kapasitas penghuni, permasalahan kurangnya petugas lapas juga menjadi suatu kendala yang terjadi saat ini. Menurutnya, komposisi antara petugas dan juga wbp yang ada di dalam Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, masih belum ideal.

“Saat ini, hanya 2 orang petugas yang mengawasi 22 kamar di blok dalam Lapas Kelas II-B Sukabumi. Dengan kondisi seperti ini, petugas juga harus bisa memperhatikan keselamatannya. KArena mereka harus mengawasi ratusan wbp yang ada di dalam ,” paparnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, wbp Lapas Kelas II-B Sukabumi berjumlah 502 orang, yang seharusnya dengan kondisi bangunan seperti ini, hanya bisa menampung sebanyak 200 orang wbp.

“Berdasarkan data hari ini, kita over kapasitas sekitar 150 persen. Kondisi ini juga kita laporkan kepada KaKanwil Kemenkumham Jawa Barat, dan juga kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Karena selain Kemenkumham, hal ini juga menjadi tanggungjawab bersama pemerintah daerah, untuk menyikapi terkait permasalahan lahan lapas yang memang harus di pindahkan ke tempat yang lebih luas,” pungkasnya. Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendorong Daya Saing Prestasi Olahraga di Kota Bandung

    Mendorong Daya Saing Prestasi Olahraga di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pansus 8 DPRD Kota Bandung kini tengah membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. Raperda tersebut dibahas untuk mendorong percepatan daya saing prestasi olahraga dan juga peningkatan angka partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Demikian Wakil Ketua Pansus 8 DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH mengatakan, Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan masih pembahasan dengan menggelar ekspos, […]

  • Totok Hariyono Berkunjung ke PWI Pusat

    Totok Hariyono Berkunjung ke PWI Pusat

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercipta saat Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Totok Hariyono, melakukan kunjungan silaturrahmi ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Jakarta. Dalam kunjungannya, Totok diterima langsung Atal S Depari oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Mirza Zulhadi serta jajaran PWI […]

  • Kawasan Padat Penduduk Di Bantaran Sungai Cidurian Kini Jadi Ruang Publik

    Kawasan Padat Penduduk Di Bantaran Sungai Cidurian Kini Jadi Ruang Publik

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kawasan padat penduduk di sepanjang bantaran Sungai Cidurian RW 18 Kelurahan Antapani Kidul kini telah disulap menjadi ruang publik. Kini telah menjadi ruang publik yang bisa dinikmati untuk bersantai atau hanya sekedar foto-foto. Lahan sepanjang 1,3 km itu telah ditata dan direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai […]

  • Yuk Ikut Sayembara Gagasan Desain Fasilitas Olah Sampah, Ini Kriterianya

    Yuk Ikut Sayembara Gagasan Desain Fasilitas Olah Sampah, Ini Kriterianya

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyelenggarakan Sayembara Gagasan Desain Fasilitas Olah Sampah Kang Pisman Resik dan Hejo. Perlombaan ini sebagai ruang untuk menampung gagasan sekaligus membangun kesadaran mengenai pengelolaan sampah di Kota Bandung. Kepala Sub Bagian Penyusunan Program pada Bagian Administrasi Pembangunan Kota Bandung, Elvi Efriani menuturkan, Pemkot Bandung memiliki program Kurangi Pisahkan […]

  • Infrastruktur Rumah Sakit Milik Pemkot Bandung Perlu Ditingkatkan Termasuk SDM

    Infrastruktur Rumah Sakit Milik Pemkot Bandung Perlu Ditingkatkan Termasuk SDM

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinkes Kota Bandung, RSUD Kota Bandung, dan RSUD Bandung Kiwari, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat Kerja dipimpin oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., Sekretaris Komisi D […]

  • Respon Arahan Gubernur Jabar, Wali Kota Sukabumi Akan Roadshow Tiap Pekan

    Respon Arahan Gubernur Jabar, Wali Kota Sukabumi Akan Roadshow Tiap Pekan

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan kesiapannya untuk turun langsung ke masyarakat dalam rangka menyerap aspirasi dan melihat kondisi warga di lapangan, Senin (04/08/2025). Hal itu disampaikannya sebagai respons atas wejangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menghadiri program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi ke-17 di Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu. […]

expand_less