Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Adanya KBS, Sampah Berkurang 30 Persen Yang Dibuang Ke TPS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hadirnya kawasan bebas sampah (KBS) di Kota Bandung telah mampu mengurangi pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Hal itu telah terbukti di Kelurahan Sukamiskin dan Kelurahan Cihaurgeulis.

Di sana penanganan sampah betul-betul diatasi mulai dari hulu hingga ke hilir. Sebelum diangkut untuk diolah, terlebih dulu warga sudah memilah sampah rumah tangga.

“Rata-rata pengurangan sampah yang dibuang ke TPS itu di atas 30 persen, ini menunjukan bahwa kalau kita kawal pengelolaan sampah mulai dari rumah tangga sampai ke TPS itu bisa mengurangi pembuangan sampah ke TPA,” tutur Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Sopyan Hernadi pada Bandung Menjawab, Selasa 7 September 2021.

Ia mengungkapkan, total pengurangan sampah yang dibuang ke TPA dari kelurahan Cihaurgeulis periode Januari-Juni 2021 sebesar 136.430 Kg. Sementara total pengurangan sampah dari kelurahan Sukamiskin periode Januari-Juni 2021 sebesar 256.067 Kg.

Dengan begitu, Sopyan optimis jika kawasan bebas sampah diterapkan di semua kelurahan maka akan mengurangi jumlah pembuangan sampah ke TPA.

Perlu diketahui, saat ini jumlah sampah yang dibuang ke TPA masih cukup besar, yaitu rata-rata 1300 ton per hari, dari jumlah total timbulan sampah 1600 ton.

“Seandainya ini diterapkan di semua kelurahan, maka target kita untuk pengurangan sampah ke TPA mencapai 30 persen saya rasa bisa tercapai,” imbuhnya.

“Lebih dari 100 RW sudah kita lakukan pendampingan dan penerapan kawasan bebas sampah,” imbuhnya.

Sebetulnya dalam hal penanganan sampah, terang Sopyan, jika masyarakat betul-betul memahami cara memilah sampah dengan baik, mereka akan merasakan manfaat dan nilai ekonomis.

“Kita buktikan, ada kawasan pengolahan sampah mandiri di RW 08 Sarijadi. Kita set program sudah 2 bulan, dan akhirnya mereka tahu kalau dari sampah ini bisa bermanfaat,” terangnya.

“Contoh kecil sampah anorganik yang dikumpulkan oleh petugas sampah, mereka bisa nabung dalam seminggu Rp200 ribu dari sampah. Dan sampah organik yang bau itu mereka olah jadi kompos tanaman dan dimanfaatkan untuk Buruan SAE,” imbuhnya.

Dengan memilah sampah juga, tentu masyarakat maupun lembaga bisa mengurangi bahkan tak perlu lagi membayar biaya angkut sampah.

“Jadi yang selama ini mereka bayar untuk angkut sampah bisa dipakai untuk olah sampah,” tuturnya.

Sopyan mengungkapkan, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, tidak memperngaruhi produksi sampah. Justru, kata dia, secara variasi terjadi penambahan jenis sampah baru yaitu sampah medis seperti masker dan lain sebagainya.

Guna terjadinya penumpukan, maka untuk mengelola sampah, Kota Bandung memiliki program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).

Terkait limbah medis, pihaknya membagi dalam dua model. Pertama sampah yang sifatnya klinis dari rumah sakit, dan pengelolaannya dilakukan secara mandiri oleh mereka.

Kedua yaitu limbah medis seperti masker yang berasal dari rumah-rumah.

“Itu kita lakukan sosialisasi dalam pengemasannya. Jadi masker bekas digunting, dibungkus dengan plastik, dan disatukan dengan sampah jenis rumah tangga lainnya,” tuturnya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Sukasari Dukung Gerakan Kang Pisman Dan Drumpori

    Kecamatan Sukasari Dukung Gerakan Kang Pisman Dan Drumpori

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung memiliki beberapa program terkait kebersihan dan lingkungan hidup, di antaranya Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan manfaatkan Sampah). Selain itu, dalam upaya pencegahan banjir dampak dari musim penghujan, Pemkot Bandung juga sudah memiliki solusi yakni pembuatan drumpori. Seluruh wilayah turut mengaplikasikan program ini termasuk, Kecamatan Sukasari. Pada hari Jumat (26/7/2019), […]

  • MS Glow dan Vilour Bersama Pokja PWI Kota Bandung Bagikan Takjil Gratis

    MS Glow dan Vilour Bersama Pokja PWI Kota Bandung Bagikan Takjil Gratis

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bulan Ramadan 1446 H/2025 Masehi. Para donatur atau mitra MS Glow dan Vilour bersama Pokja PWI Kota Bandung terjun langsung membagikan paket makanan berbuka puasa gratis kepada masyarakat Kota Bandung. MS Glow dan Vilour yang ikut terjun membagikan paket makanan berbuka puasa atau takjil gratis kepada masyarakat yang diselenggarakan pada Selasa (18/3/2025). […]

  • PSBB Kota Bandung Tunggu Restu Dari Pemprov Jabar Dan Menkes

    PSBB Kota Bandung Tunggu Restu Dari Pemprov Jabar Dan Menkes

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung akan berakhir pada 5 Mei 2020. Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menunggu kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang baru saja mendapat restu dari Menteri Kesehatan untuk menerapkan PSBB di Jawa Barat. “Kita sebagai daerah otonom tidak mungkin menjadi bagian yang terpisahkan dari itu. Tindak […]

  • Meningkatnya kasus Covid-19, Sejumlah Ryas Jalan Kota Bandung Di Tutup Siang Hari

    Meningkatnya kasus Covid-19, Sejumlah Ryas Jalan Kota Bandung Di Tutup Siang Hari

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polrestabes Bandung akan kembali menutup sejumlah ruas jalan pada siang hari. Penutupan di siang hari akan diterapkan pada akhir pekan. Langkah ini diambil sebagai reaksi terhadap meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Terlebih Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menetapkan wilayah Bandung Raya Siaga 1. “Ada perluasan penutupan jalan […]

  • Periode kedua Jokowi, Generasi Milenial Ciptakan Energi Besar  Bagi Bangsa Indonesia

    Periode kedua Jokowi, Generasi Milenial Ciptakan Energi Besar Bagi Bangsa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA,MBInews id – Kedekatan Presiden Jokowi kepada anak-anak millenial mungkin tak diragukan lagi, sejak pilpres 2014 sampai dengan periode keduanya Jokowi memberikan perhatian khusus. Diperiode keduanya ini perhatian lebih diberikan kepada milenial dengan menempatkanya sebagai staf khusus. Bagaimana dengan pembangunan diperiode keduanya ini, terutama di mata anak-anak milenial, apakah cukup siginfikan dengan kehadiran 7 stafsus […]

  • Untuk Kembangkan Koperasi, Oded Minta ASN Menjadi Anggota KPKB

    Untuk Kembangkan Koperasi, Oded Minta ASN Menjadi Anggota KPKB

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (pemkot) Bandung untuk segera menjadi anggota Koperasi Pegawai Pemerintah Kota Bandung (KPKB). Hal tersebut dilakukan untuk mengembangkan koperasi dan memenuhi beberapa kebutuhan para ASN. “Saya minta ASN Kota Bandung yang belum menjadi anggota koperasi, untuk segera menjadi anggota. […]

expand_less