Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Oded Hadirkan Program Buruan SAE Untuk Ketahanan Pangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda, Oded M. Danial menyatakan, salah satu gagasan yang dibawanya usai dilantik menjadi Wali Kota Bandung pada 2018 lalu adalah menumbuhkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat Kota Bandung dalam membentuk ketahanan pangan.

Mengingat, 96 persen pasokan pangan bagi Kota Bandung berasal dari luar daerah. Tak pelak, ketika terjadi inflasi pun kerap ditimbulkan oleh sejumlah komoditas bahan pangan.

Oleh karenanya, di samping menyangkut soal pemenuhan kebutuhan makanan, konsep ketahanan pangan Oded ini memberikan dampak secara perekonomian. Setidaknya bisa mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli bahan makanan.

Oded pun mulai merealisasikan dengan menghadirkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) sebagai pengembangan dari konsep urban farming. Namun, Buruan SAE mengusung konten yang lebih komplit.

“Buruan SAE ini program Kota Bandung membangun ketahanan pangan. Karena Kota Bandung ketergantungan pangan dari luar itu sangat besar, itu hampir 96 persen,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar.

Jika pada urban farming hanya fokus pada komoditas tertentu semisal sayuran semata, Buruan SAE ini terintegrasi dengan banyak unsur. Yakni turut meliputi tanaman obat, buah-buahan, olahan hasil, pembibitan dan hewan ternak baik ikan ataupun unggas.

Integrasi Buruan SAE tidak sebatas di komoditas saja, tetapi sekaligus menjadi pola pengelolaan sampah selaras dengan konsep Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah (Kang Pisman). Yakni memanfaatkan sampah organic sebagai kompos media tanam, pupuk, lalu mengembangkan sebagai pakan ternak.

Salah satu pengaplikasian konsep Buruan SAE ditunjukan dengan pembuatan Organic Tower Garden (OTG). Sebuah konsep pemanfaatan ember dan pipa bekas dirakit secara bertumpuk, dimana bagian atas sebagai media tanam dan di paling bawah untuk pembudidayaan ikan lele.

Sejak pertama kali digiatkan pada 2020 silam, hingga kini sudah ada 234 lokasi Buruan SAE yang tersebar di seluruh kelurahan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui DKPP hanya memberikan stimulan kepada 100 kelompok tani. Sedangkan 134 lainnya merupakan inisiatif masyarakat yang tertarik mereplikasi Buruan SAE.

“Memang ini peluang. Dari satu sisi di masa seperti ini (pandemi Covid-19) bisa dihasilkan produk-produk pangan yang sehat. Kemudian juga semangat warga sekarang lebih banyak, mungkin karena aktivitas banyak di rumah atau di lingkungan,” ujarnya.

Gin Gin mengaku, pihaknya terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap kelompok Buruan SAE yang sudah ada untuk menjaga keberlanjutan program ini.

Bahkan, ia berharap bisa semakin bertambah secara kualitas komoditas dan kuantitas jumlah Buruan SAE di lokasi baru.

“Jadi berbagai program terintegrasi, termasuk paling besar mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat. Karena yang digulirkan bukan hanya urban farmingnya, tapi yang paling besar itu mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, menumbuhkan semangat melalui Buruan SAE,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Minta Kepala Sekolah Tingkatkan Kompetensi Dan Ikuti Zaman

    Wali Kota Minta Kepala Sekolah Tingkatkan Kompetensi Dan Ikuti Zaman

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meyakini, pendidikan dan pembelajaran pasti berubah guna menyelaraskan dengan perkembangan zaman. Oleh karenanya, cara pandang pembelajaran menjadi hal terpenting dalam memberikan pendidikan. “Pendidikan ini dinamis, kurikulum berkembang. Saya harap bapak ibu (para kepala sekolah) terus berinovasi dan berkreasi menciptakan kurikulum yang menarik,” pinta Yana pada kegiatan Peningkatan […]

  • Kelurahan Karangmekar Gelar Gebyar Pemberian Vitamin A

    Kelurahan Karangmekar Gelar Gebyar Pemberian Vitamin A

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Pemberian kapsul vitamin A bagi balita ini rutin dilaksanakan 2 kali setiap tahun, yaitu pada bulan februari dan agustus. Pada kedua bulan ini dilakukan pembagian suplementasi vitamin A pada anak umur 12-59 bulan. Sekitar 33.000 anak di Kota Cimahi menjadi sasaran pemberian vitamin A yang dilakukan secara serentak di 15 kelurahan yang ada […]

  • Walikota Bandung, Oded Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sekda Kabupaten Bandung

    Walikota Bandung, Oded Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sekda Kabupaten Bandung

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial turut berdukacita atas wafatnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana.  Teddy yang menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 57 tahun. Meninggalkan seorang istri, Hesti Indraputri dan dua anak laki – laki, bernama Rizal Indra Mahardika dan Kemal Indra Bakti. “Mudah – mudahan almarhum diterima iman Islamnya, […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

    Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Harga cabai rawit merah di Kota Sukabumi terus bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram selama sepekan terakhir. Lonjakan harga ini membuat pelaku usaha kecil, khususnya penjual makanan, kebingungan dalam menyiasati modal usaha mereka. Sardi, seorang penjual mie goreng di Kota Sukabumi, mengaku mulai kesulitan menghadapi tingginya harga cabai. Menurutnya,kenaikan harga […]

  • Ketum PWI Pusat Peroleh Digelar Omas Pena Setia Jaya Lewat Penggolaran Adat Dayak.

    Ketum PWI Pusat Peroleh Digelar Omas Pena Setia Jaya Lewat Penggolaran Adat Dayak.

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    LAMANDAU, Mbinews – Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari, Minggu (6/8) telah tiba di Kabupaten Lamandau. Kedatangan Ketum PWI tersebut adalah dalam rangka menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 6 – 8 Agustus 2023. Sebagai bentuk penghormatan, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Lamandau menganugerahi gelar […]

  • DPRD Jabar Sebut Terorisme Adalah Bentuk Akhir Dari Intoleransi

    DPRD Jabar Sebut Terorisme Adalah Bentuk Akhir Dari Intoleransi

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Bedi Budiman mengapresiasi kegiatan Dialog Kebangsaan Dengan Forkompinda Provinsi Jawa Barat Dalam Rangka Pencegahan Pahan Radikal Terorisme di Provinsi Jawa Barat  yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut  selain melibatkan unsur-unsur pemerintahan di tingkat provinsi juga melibatkan Pemerintah Pusat dalam hal ini […]

expand_less