Breaking News
Trending Tags

Tiga Tahun Bersama, Ini Rahasia Keharmonisan Oded Dengan Yana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Torehan sejarah untuk pertama kalinya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengawali perjalanan Oded M. Danial dan Yana Mulyana dalam memimpin Kota Bandung. Bahkan, prestasi yang diraih tersebut berhasil dipertahankan dalam tiga tahun berturut.

Menapaki tiga tahun Oded dan Yana pada pekan ketiga September 2021 ini, sebanyak 265 penghargaan sudah diraih. Mulai dari skala regional, nasional dan bahkan dari level internasional yang mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Di samping kerja keras, capaian tersebut menjadi buah manis atas keharmonisan pasangan Oded-Yana selama tiga tahun memimpin Kota Bandung. Inilah rahasia internal di balik kesuksesan mengelola Kota Bandung yang baru diungkap oleh Oded.

Sosok Oded menjadi dirigen yang piawai memberikan tugas dan menempatkan Yana untuk menangani sejumlah persoalan. Kemudian dia juga berhasil menggandeng Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dan diberi tongkat komando menjadi jenderal lapangan.

“Kalau ditanya bagaimana kami memimpin Bandung, alhamdulillah saya bersama Kang Yana dan bahkan bersama Pak Sekda bisa ‘runtut raut’,” ucap Oded.

Oded mengungkapkan, salah satu keputusannya untuk berpasangan dengan Yana saat pemilihan 2018 lalu, lantaran sosok wakil wali kota tersebut sudah tak asing lagi. Dia sangat memahami kemampuan dan karakter Yana yang ternyata memiliki kesamaan perspektif pembangunan daerah.

Penentuan visi Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis merupakan pondasi yang disepakati untuk dijadikan pedoman utama. Sehingga, pada pelaksanaannya sudah tidak perlu lagi membuang waktu memperdebatkan porsi ataupun posisi masing-masing individu.

“Dari awal sebelum jadi pasangan wali kota saya sudah kenal lama dengan beliau (Yana), dan punya visi yang sama. Dengan beliau saya punya komitmen sama, yaitu kita berpegang teguh pada visi misi,” katanya.

Oded berkali-kali menegaskan, kebijakan strategis yang dipegangnya yakni menjalankan konsep kolaborasi. Selain dapat meringankan dalam menjalankan tugas, dia juga tidak bisa menjalankan karakter ‘one man show’.

Sehingga, Oded kerap mendelegasikan sejumlah tugas dan kepentingan pemerintahan baik kepada Ema ataupun bahkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diberikan peran dan porsi. Tanpa terkecuali kepada Yana.

“Tapi bukan hanya visi misi saja, implementasi di lapangan saya selalu bagi-bagi tugas. Saya selalu sampaikan kerja wakil itu ada dua. Satu laksanakan disposisi wali kota. Kedua itu, baca Quran dan baca koran,” ungkapnya.

Oded kembali buka-bukaan terkait rahasia keharmonisannya bersama Yana selama tiga tahun ini. Dia mengaku sudah memberikan kepercayaan penuh kepada Yana.

Hingga saat ini diakuinya belum tercederai sedikitpun. Ia pun berharap tidak pernah ternodai hingga masa kepemimpinan berakhir pada 2023 mendatang.

“Sejak awal itu kita sudah ada kesepakatan, kalau mau bagus dan harmonis. Kalau percaya ke Pak Yana, saya akan full. Dan kalau sudah dipercaya sama saya jangan khianat. Ketika itu dijaga itu insyaallah kita harmonis,” terangnya.

Bukan hanya sebatas lisan, kenyataan dalam tiga tahun memimpin Kota Bandung sosok Yana sangat piawai dalam menempatkan diri. Sebagai wakil wali kota, dia hanya akan bergerak apabila sudah mendapatkan instruksi dari Oded.

“Ada regulasi yang mengatur mengenai hubungan kepala daerah, itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, bagaimana fungsi kepala daerah selama diberi tugas disposisi itu kerjakan dengan baik. Kalau tidak, ya baca quran dan baca koran,” timpal Yana.

Yana mengungapkan, kunci penting dalam menjaga kekompakan dalam memimpin Kota Bandung ini yakni tetap memelihara komunikasi dua arah secara baik. Sehingga beragam dinamika selama tiga tahun terakhir bisa terlewati dengan baik.

“Pak Wali itu orangnya selau tabayun. Kalau ada apa-apa, selalu bertanya kepada saya. Sejak awal komunikasi itu sangat penting dan menjadi kunci. Kalau komunikasi baik akan jadi menuntaskan masalah. Kalau tidak baik, akan menimbulkan masalah,” ungkapnya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimda Kab Bandung Bersama Ribuan Masyarakat Nonton Bareng Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23

    Forkopimda Kab Bandung Bersama Ribuan Masyarakat Nonton Bareng Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung bersama ribuan masyarakat gelar nonton bareng (nobar) laga semi final pertandingan sepak bola kejuaraan AFC U-23 Asian Cup Qatar 2024 antara Timnas Indonesia versus Uzbekistan. Nonton bareng Piala Asia U-23 yang pertama kali digelar itu dilaksanakan di Dome Bale Rame Soreang Kabupaten Bandung, Senin (29/4/2024) malam. Masyarakat […]

  • ATR/BPN Tinjau Konsolidasi Tanah Cipelang, Pemkot Sukabumi Siapkan Pengembangan ke Wilayah Lain

    ATR/BPN Tinjau Konsolidasi Tanah Cipelang, Pemkot Sukabumi Siapkan Pengembangan ke Wilayah Lain

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi membuka peluang pengembangan program konsolidasi tanah ke sejumlah wilayah setelah kawasan percontohan di Kampung Cipelang, Kelurahan Karangtengah, dinilai berhasil meningkatkan kualitas permukiman masyarakat. Hal itu mengemuka saat Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mendampingi kunjungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bersama perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) […]

  • Tabrakan Beruntun Tol Purbaleunyi KM 91 + 400, Polda Jabar  Dan Polres Purwakarta Tengah Buru Sopir Dumb Truk

    Tabrakan Beruntun Tol Purbaleunyi KM 91 + 400, Polda Jabar Dan Polres Purwakarta Tengah Buru Sopir Dumb Truk

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ditlantas Polda Jabar dan Polres Purwakarta tengah mencari sopir dump truck yang terguling dan melintang di tengah jalan Km 91 + 400 Tol Purbaleunyi. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, setelah terguling lalu terjadi tabrakan beruntun, sopir dump truk bermuatan tanah itu melarikan diri. Saat ini dalam pencarian Ditlantas Polda Jabar […]

  • Masjid di Kota Bandung Siap Gelar Salat Idulfitri

    Masjid di Kota Bandung Siap Gelar Salat Idulfitri

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam hitungan jam, umat muslim Kota Bandung bakal merayakan Idulfitri. Istimewanya lagi, Idulfitri tahun ini diselenggarakan dalam fase kenormalan baru (new normal), sehingga salat Idulfitri di masjid berangsur kembali ke masa sebelum pandemi. Lalu, bagaimana persiapan sejumlah masjid besar di Kota Bandung jelang salat Idulfitri? Pantauan Humas Bandung di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan […]

  • Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Miftah Amir mengkonfirmasi, berdasarkan data yang dihimpun hingga tahun 2023, potensi penerimaan zakat di Kota Sukabumi berjumlah 46 miliar Rupiah. Dirinya mengkonfirmasikan, angka tersebut didapatkan jikalau, seluruh pekerja dari berbagai profesi di Kota Sukabumi melakukan pembayaran zakat, Minggu (08/01). Secara rinci Miftah mengatakan, berdasarkan […]

  • Standarisasi Sekolah Piloting  Yang Layak PTM Terbatas Di kota Bandung

    Standarisasi Sekolah Piloting Yang Layak PTM Terbatas Di kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sesuai kebijakan  SKB 4 Menteri  tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM),  Mentri Mendikbud, Menkes, Menag, Mendagri  dan Rekomendasi Satgas Covid-19 Kecamatan, diamanatkan bahwa pemerintah daerah harus mengkaji situasi dan kondisi terkait dengan penyebaran covid-19 serta melakukan berbagai persiapan pembelajaran tatap muka yang melibatkan beberapa instansi terkait dan stakeholder.Piloting Sekolah pelaksana Ujicoba/Simulasi PTM Terbatas […]

expand_less