Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wapres Ma’ruf Amin Puji Buruan SAE Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin memuji program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) yang tengah dimasifkan Pemerintah Kota Bandung. Wapres bahkan meminta agar daerah lain mengadopsi Buruan SAE Kota Bandung.

Hal itu terungkap saat Ma’ruf Amin meninjau Buruan SAE di RW 03 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Rabu 29 September 2021.

Lokasi Buruan SAE yang dikunjungi Wapres berada di atas aliran sungai Cilimus sepanjang 48 meter.

Pada kunjungan tersebut, Ma’ruf Amin didampingi Menteri Dalam Negeri, Toti Karnavian, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, Camat Cicendo, Bira Gumbira dan Lurah Pajajaran, Paridin.

Saat itu Ma’ruf Amin sempat berdialog dengan Oded. Ia sempat bertanya tentang Buruan SAE yang dilaksanakan di Kota Bandung. Ma’ruf Amin juga sempat berdialog dengan pengelola Buruan SAE di wilayah tersebut.

Ma’ruf Amin pun tampak terkesan dengan Buruan SAE yang bisa menjaga ketahanan pangan warga.

Hal itu diungkapkan Oded usai mendampingi Ma’ruf Amin.

“Beliau mengapresiasi dan minta Kementerian terkait agar bisa mereplikasi tempat yang ada di Bandung untuk diadopsi ke Kota Kabupaten lain,”tuturnya.

Oded menjelaskan, inti Buruan SAE yaitu memanfaatkan halaman rumah ataupun kantor untuk bercocok tanam dan hasilnya bisa dikonsumsi.

“Kunjungan ke Pajajaran ini merupakan kelompok buruan SAE, ketika saya menjadi Wakil Wali Kota Bandung pada tahun 2014 sudah memulai urban farming. Produknya sudah terintegrasi. Bukan hanya sayur tapi memiliki produk olahan unggulan dari hasil itu,” tuturnya.

“Menariknya di sini menjadi kultur, ketika membangun atau merenovasi rumah, rata-rata di atas pakai rooptof untuk Buruan SAE,” ungkapnya.

Oded mengungkapkan, Buruan SAE merupakan turunan dari Program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman) yang menjadi program unggulan Kota Bandung.

Oded berharap program ini memiliki anggaran khususnya untuk lebih percepatan perluasan.

“Ke depan, Saya siapkan anggaran untuk Buruan SAE di DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian). Ini harus jadi perhatian,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, penijauan Wapres ini menjadi kesempatan Kota Bandung untuk memperkenalkan Buruan SAE.

“Ini kesempatan yang langka. Wilayah kami beruntung didatangi Wapres. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk penggiat Urban Farming yang lainnya untuk semangat menanam,” tuturnya.

Hal tersebut menurut Gin Gin, sebagai salah satu bukti Pemerintah Pusat menilai Burun Sae menjadi ketahanan pangan.

“Ini memang sebagai salah satu bukti pemerintah pusat menilai Burunan SAE menjadi bagian ketahan pangan. Ini juga menjadi pemberdayaan perekonomian warga,” tutur Gin Gin.

Hal tersebut, lanjut Gin Gin, menjadi semangat warga Kota Bandung mengelola Buruan SAE untuk lebih baik. Sehingga setiap RW di Kota Bandung bisa memiliki Buruan SAE.

Sedangkan Lurah Pajajaran, Paridin mengucapkan syukur atas kehadiran Wapres meninjau lokasi Buruan SAE di wilayahnya. Ia pun terus mendorong kepad warga untuk berinovasi memberikan kemajuan bagi program ini.

“Alhamdlilah selama ini Buruan SAE sudah berkembang. Kita terus kembangkan ini tiap RW. Dorongannya kita berikan eduksi juga sosialiasasi untuk ditingkatkan lagi,” katanya.

Sementara itu, Pengelola Urban Farming RW 03 Kelurahan Pajajaran, Kusdiana mengungkapkan, Wapres sempat melihat-lihat berbagai tanaman sayuran, hidroponik, stroberi, dan ikan.

“Beliau mengapresiasi, karena petani itu pekerjaan mulia. Juga berpesan supaya tetap giat menanam untuk kelangsungan swasembada pangan yang mandiri,” tuturnya.

Di area 48 meter ini, Kusdiana mengelola berbagai tanaman. Mulai dari sayuran, tanaman obat. Sehingga ketika sudah ada Buruan SAE, bau menyengat yang berada di atas Sungai Cilumus ini perlahan menghilang.

“Areanya ini 48 meter. Diisi berbagai tanaman hias, tanaman buah dalam pot, sayuran dan tanaman obat. Awal berdisi itu 2014, dikelola RT 07 RW 03,” tuturnya.

“Ini dikeola warga dan dimanfaatkan warga. Seperti sayuran tinggal ambil tidak perlu bayar. Ada juga Obat-obatan seperti herbal, Sambiloto, mint, daruju dan sebagainya,” ujar Kusdiana. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rancang 8 Program Prioritas, Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Rp5,8 Triliun

    Rancang 8 Program Prioritas, Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Rp5,8 Triliun

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bandung berdiskusi bersama membahas argumentasi Rencana Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rencana Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) tahun anggaran 2023, pada Jumat, 22 Juli 2022 di Balai Kota Bandung. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Ema Sumarna menyampaikan, RKUA – RPPAS tahun anggaran 2023 ini telah […]

  • Lepas Tim Anggar, Wali Kota Janjikan Undang ke Rumdin Bagi Peraih Emas

    Lepas Tim Anggar, Wali Kota Janjikan Undang ke Rumdin Bagi Peraih Emas

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, secara resmi melepas kontingen cabang olahraga (cabor) anggar Kota Sukabumi, yang akan berlaga pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat di Karawang. Acara pelepasan tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, jajaran pengurus olahraga, pelatih, serta para atlet, di Ruang […]

  • DPRD Kota Sukabumi Fraksi Golkar Soroti APBD Yang Tidak Terserap Tahun 2019

    DPRD Kota Sukabumi Fraksi Golkar Soroti APBD Yang Tidak Terserap Tahun 2019

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Adanya beberapa pekerjaan pembangunan bersumber dari bantuan diluar APBD Kota Sukabumi yang tidak terserap di tahun 2019 menjadi sorotan para wakil rakyat. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golkar Yunus Suhandi, Ia meminta kepada Pemkot Sukabumi, agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali di tahun 2020 ini. […]

  • Pandemi Masih Berlangsung, Ini Sejumlah Acara Perayaan HKJB Ke-211

    Pandemi Masih Berlangsung, Ini Sejumlah Acara Perayaan HKJB Ke-211

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB), sejumlah acara besar berskala festival ataupun gebyar lainnya masih belum dilaksanakan. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih hati-hati dalam penanganan pandemi Covid-19. Meski begitu sejumlah acara peringatan yang rutin tetap dijalankan, sekalipun secara virtual ataupun mengusung konsep hybrid. Pola ini untuk menghindari terjadinya kerumunan […]

  • Diduga Keracunan Makanan, 19 Orang Warga Kecamatan Citamiang Mendapatkan Penanganan Medis

    Diduga Keracunan Makanan, 19 Orang Warga Kecamatan Citamiang Mendapatkan Penanganan Medis

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 19 orang warga Gang Gempar Kelurahan Gedongpanjang, diduga menjadi korban keracunan makanan, Minggu (07/08). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja, usai meninjau langsung ke lokasi kejadian. “Kejadian pertama kali diketahui oleh warga, yang melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Gedongpanjang,” ujar Arif kepada awak media. “Dari informasi yang diberikan […]

  • Ini Kata Walikota di FPD Bappeda Kota Sukabumi

    Ini Kata Walikota di FPD Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Sukabumi, harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu juga, mereka (SKPD) harus mempunyai inovasi, serta melibatkan teknologi disaat melakukan perencanaan, dan program kegiatan. “Saya minta SKPD harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”ujar Fahmi saat membuka acara Forum perangkat Daerah (FPD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah […]

expand_less