Breaking News
Trending Tags

PTM Harus di Pertimbangkan, Simak Pemaparan Ketua Umum IDAI Ajukan Rekomendasi PTM 2022

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memgeluarkan rekomendasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19, Minggu, 2 Januari 2022.

Ketua Umum IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) memaparkan, pelaksanaan PTM ini harus mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya sudah ditemukannya varian Omicron di Indonesia.

Kemudian, data di negara lain yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Afrika terkait peningkatan kasus Covid-19 pada anak dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian besar kasus anak yang sakit adalah anak yang belum mendapat vaksin Covid-19.

“Adanya kebijakan pembelajaran tatap muka, sudah diaplikasikannya beberapa inovasi metode pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pentingnya proses pendidikan anak usia sekolah,” ulasnya.

Mengingat hal tersebut, sambung Piprim maka IDAI merekomendasikan untuk membuka pembelajaran tatap muka, jika 100 persen guru dan petugas sekolah sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Sebaiknya anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi Covid-19, lengkap 2 kali dan tanpa komorbid,” ulasnya.

Di samping itu, sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan terutama fokus pada beberapa hal yakni penggunaan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah, ketersediaan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak, tidak makan bersamaan.

Termasuk juga memastikan sirkulasi udara terjaga dan mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek Covid-19.

Untuk kategori anak usia 12-18 tahun, maka pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100 persen dalam kondisi, tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut, tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen

daring) dalam kondisi masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen.

Sementara itu, untuk kategori anak usia 6-11 tahun maka Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen daring) dengan catatan

tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut dan tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Untuk pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen daring, 50 persen luring outdoor) jika masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen, ditemukan transmisi lokal Omicron yang masih dapat dikendalikan, dan Fasilitas outdoor yang dianjurkan adalah halaman sekolah, taman, pusat olahraga, ruang publik terpadu ramah anak.

“Untuk kategori anak usia di bawah 6 tahun maka sekolah pembelajaran tatap muka belum dianjurkan sampai dinyatakan tidak ada kasus baru Covid-19 atau tidak ada peningkatan kasus baru serta Sekolah dapat memberikan pembelajaran sinkronisasi dan asinkronisasi dengan metode daring dan mengaktifkan keterlibatan orangtua di rumah dalam kegiatan outdoor,” ungkapnya.

Adapun Sekolah dan orang tua dapat melakukan kegiatan kreatif seperti mengaktifkan permainan daerah di rumah, melakukan pembelajaran outdoor mandiri di tempat terbuka masing-masing keluarga dengan modul yang diarahkan sekolah seperti aktivitas berkebun, eksplorasi alam dan sebagainya serta rekomendasi bermain dapat mengutip dari rekomendasi permainan anak sesuai rekomendasi IDAI.

“Anak dengan komorbiditas dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak. Komorbiditas anak meliputi penyakit seperti keganasan, diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, penyakit autoimun, penyakit paru kronis, obesitas, hipertensi, dan lainnya,” ulasnya.

IDAI pun menyampaikan bahwa pihaknya menghimbau untuk segera melengkapi imunisasi rutin anak usia 6 tahun ke atas.

Kemudian, anak dianggap sudah mendapatkan perlindungan dari imunisasi Covid-19 jika sudah mendapatkan dua dosis lengkap dan proteksi dinyatakan cukup setelah 2 minggu pasca penyuntikan imunisasi terakhir.

“Sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orangtua dan keluarga untuk memilih pembelajaran tatap muka atau daring, tidak boleh ada paksaan,” ujarnya.

Di samping itu, untuk anak yang memilih pembelajaran daring, sekolah dan pemerintah harus menjamin ketersediaan proses pembelajaran daring.

“Kami juga merekomendasikan lengkap terkait protokol kesehatan dan proses mitigasi merujuk rekomendasi IDAI sebelumnya,” ujarnya.

Keputusan buka atau tutup sekolah harus memperhatikan adanya kasus baru Covid-19 di sekolah atau tidak.

Piprim juga menambahkan, rekomendasi ini sifatnya dinamis, disesuaikan dengan perkembangan terkini. (tiwi)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raperda Perhubungan Memasuki Tahap Pembahasan di FGD

    Raperda Perhubungan Memasuki Tahap Pembahasan di FGD

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung , Bagian Hukum Sekotda Kota Bandung dan Tim Penyusun Naskah Akademik, membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan, di Ruang Rapat Komisi C Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat Kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 4, […]

  • Wali Kota Sukabumi Tekankan Percepatan Implementasi Kelurahan Tanggap Bencana

    Wali Kota Sukabumi Tekankan Percepatan Implementasi Kelurahan Tanggap Bencana

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menekankan kepada aparatur pemerintahan di wilayah, baik pada tingkat kelurahan maupun kecamatan, untuk bisa menyediakan alokasi anggaran untuk edukasi dan sosialisasi terhadap penanganan bencana alam. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang dilakukan terkait kelurahan dan kecamatan tangguh bencana Kota Sukabumi, Selasa (15/11). Dalam keterangannya, Fahmi menyebutkan […]

  • Alami kenaikan Debit Air, Tiga Sumber Mata Air PDAM-TBW Kota Sukabumi Kondisi Normal

    Alami kenaikan Debit Air, Tiga Sumber Mata Air PDAM-TBW Kota Sukabumi Kondisi Normal

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Meskipun belum terlihat normal, namun kondisi air baku yang dimiliki oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (PDAM-TBW) Kota Sukabumi sudah mulai alami kenaikan debit airnya. “Alhamdulillah, kondisi air baku kita sudah mulai naik semenjak musim kemarau 2019 lalu,”terang Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi Abdul Kholik, saat dihubungi lewat telepon gengamnya. Jumat, […]

  • Wali Kota Sukabumi: Kehadiran UMKM Mampu Menciptakan Lapangan Pekerjaan

    Wali Kota Sukabumi: Kehadiran UMKM Mampu Menciptakan Lapangan Pekerjaan

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Selain akan mempengaruhi terhadap pertumbuhan perekonomian, kehadiran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), juga bisa mencipatkan lapangan pekerjaan. Tak heran, jika pemerintah saat ini terus mendorong agar para pelaku UMKM bisa naik kelas. “Kehadiran UMKM itu sangat penting. Terutama, dari sisi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia, yang mampu meningkatkan pencapaian […]

  • DPRD Kota Bandung Berkomitmen Dukung Jawa Barat Semakin Maju

    DPRD Kota Bandung Berkomitmen Dukung Jawa Barat Semakin Maju

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Sementara DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., menghadiri undangan rapat paripurna dalam memperingati Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Barat Tahun 2024, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Senin, 19 Agustus 2024. Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusung tema, “Jabar Menyala, Indonesia Maju”DPRD Kota […]

  • Lagi, PWI Kota Bandung Bagi-bagi Takjil Gratis

    Lagi, PWI Kota Bandung Bagi-bagi Takjil Gratis

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung, kembali turun ke jalan berbaur dengan masyarakat dalam rangka bagi-bagi hidangan berbuka puasa berupa takjil gratis untuk masyarakat yang melintas di depan sekretariat PWI Kota Bandung di Komplek Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani No. 262 Bandung, Jumat (17/05/2019). Menurut ketua penyelenggara, Asep Budianto, kegiatan bagi-bagi takjil […]

expand_less