Breaking News
Trending Tags

PTM Harus di Pertimbangkan, Simak Pemaparan Ketua Umum IDAI Ajukan Rekomendasi PTM 2022

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memgeluarkan rekomendasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19, Minggu, 2 Januari 2022.

Ketua Umum IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) memaparkan, pelaksanaan PTM ini harus mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya sudah ditemukannya varian Omicron di Indonesia.

Kemudian, data di negara lain yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Afrika terkait peningkatan kasus Covid-19 pada anak dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian besar kasus anak yang sakit adalah anak yang belum mendapat vaksin Covid-19.

“Adanya kebijakan pembelajaran tatap muka, sudah diaplikasikannya beberapa inovasi metode pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pentingnya proses pendidikan anak usia sekolah,” ulasnya.

Mengingat hal tersebut, sambung Piprim maka IDAI merekomendasikan untuk membuka pembelajaran tatap muka, jika 100 persen guru dan petugas sekolah sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Sebaiknya anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi Covid-19, lengkap 2 kali dan tanpa komorbid,” ulasnya.

Di samping itu, sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan terutama fokus pada beberapa hal yakni penggunaan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah, ketersediaan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak, tidak makan bersamaan.

Termasuk juga memastikan sirkulasi udara terjaga dan mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek Covid-19.

Untuk kategori anak usia 12-18 tahun, maka pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100 persen dalam kondisi, tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut, tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen

daring) dalam kondisi masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen.

Sementara itu, untuk kategori anak usia 6-11 tahun maka Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen daring) dengan catatan

tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut dan tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Untuk pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen daring, 50 persen luring outdoor) jika masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen, ditemukan transmisi lokal Omicron yang masih dapat dikendalikan, dan Fasilitas outdoor yang dianjurkan adalah halaman sekolah, taman, pusat olahraga, ruang publik terpadu ramah anak.

“Untuk kategori anak usia di bawah 6 tahun maka sekolah pembelajaran tatap muka belum dianjurkan sampai dinyatakan tidak ada kasus baru Covid-19 atau tidak ada peningkatan kasus baru serta Sekolah dapat memberikan pembelajaran sinkronisasi dan asinkronisasi dengan metode daring dan mengaktifkan keterlibatan orangtua di rumah dalam kegiatan outdoor,” ungkapnya.

Adapun Sekolah dan orang tua dapat melakukan kegiatan kreatif seperti mengaktifkan permainan daerah di rumah, melakukan pembelajaran outdoor mandiri di tempat terbuka masing-masing keluarga dengan modul yang diarahkan sekolah seperti aktivitas berkebun, eksplorasi alam dan sebagainya serta rekomendasi bermain dapat mengutip dari rekomendasi permainan anak sesuai rekomendasi IDAI.

“Anak dengan komorbiditas dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak. Komorbiditas anak meliputi penyakit seperti keganasan, diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, penyakit autoimun, penyakit paru kronis, obesitas, hipertensi, dan lainnya,” ulasnya.

IDAI pun menyampaikan bahwa pihaknya menghimbau untuk segera melengkapi imunisasi rutin anak usia 6 tahun ke atas.

Kemudian, anak dianggap sudah mendapatkan perlindungan dari imunisasi Covid-19 jika sudah mendapatkan dua dosis lengkap dan proteksi dinyatakan cukup setelah 2 minggu pasca penyuntikan imunisasi terakhir.

“Sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orangtua dan keluarga untuk memilih pembelajaran tatap muka atau daring, tidak boleh ada paksaan,” ujarnya.

Di samping itu, untuk anak yang memilih pembelajaran daring, sekolah dan pemerintah harus menjamin ketersediaan proses pembelajaran daring.

“Kami juga merekomendasikan lengkap terkait protokol kesehatan dan proses mitigasi merujuk rekomendasi IDAI sebelumnya,” ujarnya.

Keputusan buka atau tutup sekolah harus memperhatikan adanya kasus baru Covid-19 di sekolah atau tidak.

Piprim juga menambahkan, rekomendasi ini sifatnya dinamis, disesuaikan dengan perkembangan terkini. (tiwi)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKW Angkatan XXXVII Tahun 2020 Sukses Dilaksanakan PWI Kota Bandung, 34 Wartawan Kompeten

    UKW Angkatan XXXVII Tahun 2020 Sukses Dilaksanakan PWI Kota Bandung, 34 Wartawan Kompeten

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Uji kompetensi wartawan (UKW) angkatan XXXVII tahun 2020 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung secara resmi ditutup, Rabu (16/9/2020). Uji kompentensi bagi para jurnalis ini diikuti sebanyak 36 peserta, yang berasal dari beberapa daerah. Tidak saja dari wartawan dari wilayah Bandung raya, melainkan juga dari luar Pulau Jawa. Dari 36 […]

  • Dua Pekan, Satgas Sudah Periksa 12.826 Ekor Hewan Kurban Yang Layak Dan 12.6 Persen Tidak Layak

    Dua Pekan, Satgas Sudah Periksa 12.826 Ekor Hewan Kurban Yang Layak Dan 12.6 Persen Tidak Layak

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dua pekan sejak pertama bekerja, tim Satgas Pemeriksa Hewan Kurban sudah memeriksa 12.826 ekor hewan yang dijual di seluruh wilayah Kota Bandung. Dari jumlah tersebut ditemukan 12,6 persen di antaranya tidak layak dan sehat untuk kurban. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan temuan tim Satgas Pemeriksa […]

  • Pemkot Bandung Hibahkan Bus Ke Daarut Tauhid

    Pemkot Bandung Hibahkan Bus Ke Daarut Tauhid

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan hibah berupa bus kepada Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil ‘Alamin. Bus tersebut akan digunakan sebagai kendaraan operasional. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial secara simbolis menyerahkan hibah bus tersebut kepada Pimpinan Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) bersama Ketua Yayasan Daarut Tauhid, H. Gatot Kunta Kumara […]

  • Mudahkan Masyarakat Punya Rumah, Bank BJB Dorong KPR Sejahtera FLPP dan Tapera Tahun 2023

    Mudahkan Masyarakat Punya Rumah, Bank BJB Dorong KPR Sejahtera FLPP dan Tapera Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG – Bank BJB berkomitmen untuk terus memudahkan masyarakat memiliki rumah dengan harga terjangkau melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tapera Tahun 2023. KPR Sejahtera FLPP merupakan program kredit pemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikelola oleh BP […]

  • HUT Ke 80 RI Di luncurkan koleksi Perangko Berisi 79 Tokoh BPUPKI

    HUT Ke 80 RI Di luncurkan koleksi Perangko Berisi 79 Tokoh BPUPKI

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — Dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Kebudayaan meluncurkan koleksi prangko berisi 79 tokoh BPUPKI dan satu gedung bersejarah, di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil jerih payah yang tak boleh dilupakan, diwujudkan melalui desain artistik prangko yang sarat makna. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, penerbitan prangko […]

  • 9 Kali Raih Penghargaan WTP, Ini Hasil Kinerja Pemerintah Kota Sukabumi

    9 Kali Raih Penghargaan WTP, Ini Hasil Kinerja Pemerintah Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2022. Kota Sukabumi berhasil mendapatkan hasil EPPD dengan skor 3,2280 dan berstatus kinerja sedang. Hal itu, tertuang dari Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2022, berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 100.2.1.7-6646, tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2023. Berdasarkan […]

expand_less