Breaking News
Trending Tags

PTM Harus di Pertimbangkan, Simak Pemaparan Ketua Umum IDAI Ajukan Rekomendasi PTM 2022

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memgeluarkan rekomendasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19, Minggu, 2 Januari 2022.

Ketua Umum IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) memaparkan, pelaksanaan PTM ini harus mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya sudah ditemukannya varian Omicron di Indonesia.

Kemudian, data di negara lain yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Afrika terkait peningkatan kasus Covid-19 pada anak dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian besar kasus anak yang sakit adalah anak yang belum mendapat vaksin Covid-19.

“Adanya kebijakan pembelajaran tatap muka, sudah diaplikasikannya beberapa inovasi metode pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pentingnya proses pendidikan anak usia sekolah,” ulasnya.

Mengingat hal tersebut, sambung Piprim maka IDAI merekomendasikan untuk membuka pembelajaran tatap muka, jika 100 persen guru dan petugas sekolah sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Sebaiknya anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi Covid-19, lengkap 2 kali dan tanpa komorbid,” ulasnya.

Di samping itu, sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan terutama fokus pada beberapa hal yakni penggunaan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah, ketersediaan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak, tidak makan bersamaan.

Termasuk juga memastikan sirkulasi udara terjaga dan mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek Covid-19.

Untuk kategori anak usia 12-18 tahun, maka pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100 persen dalam kondisi, tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut, tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen

daring) dalam kondisi masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen.

Sementara itu, untuk kategori anak usia 6-11 tahun maka Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen daring) dengan catatan

tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut dan tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Untuk pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen daring, 50 persen luring outdoor) jika masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen, ditemukan transmisi lokal Omicron yang masih dapat dikendalikan, dan Fasilitas outdoor yang dianjurkan adalah halaman sekolah, taman, pusat olahraga, ruang publik terpadu ramah anak.

“Untuk kategori anak usia di bawah 6 tahun maka sekolah pembelajaran tatap muka belum dianjurkan sampai dinyatakan tidak ada kasus baru Covid-19 atau tidak ada peningkatan kasus baru serta Sekolah dapat memberikan pembelajaran sinkronisasi dan asinkronisasi dengan metode daring dan mengaktifkan keterlibatan orangtua di rumah dalam kegiatan outdoor,” ungkapnya.

Adapun Sekolah dan orang tua dapat melakukan kegiatan kreatif seperti mengaktifkan permainan daerah di rumah, melakukan pembelajaran outdoor mandiri di tempat terbuka masing-masing keluarga dengan modul yang diarahkan sekolah seperti aktivitas berkebun, eksplorasi alam dan sebagainya serta rekomendasi bermain dapat mengutip dari rekomendasi permainan anak sesuai rekomendasi IDAI.

“Anak dengan komorbiditas dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak. Komorbiditas anak meliputi penyakit seperti keganasan, diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, penyakit autoimun, penyakit paru kronis, obesitas, hipertensi, dan lainnya,” ulasnya.

IDAI pun menyampaikan bahwa pihaknya menghimbau untuk segera melengkapi imunisasi rutin anak usia 6 tahun ke atas.

Kemudian, anak dianggap sudah mendapatkan perlindungan dari imunisasi Covid-19 jika sudah mendapatkan dua dosis lengkap dan proteksi dinyatakan cukup setelah 2 minggu pasca penyuntikan imunisasi terakhir.

“Sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orangtua dan keluarga untuk memilih pembelajaran tatap muka atau daring, tidak boleh ada paksaan,” ujarnya.

Di samping itu, untuk anak yang memilih pembelajaran daring, sekolah dan pemerintah harus menjamin ketersediaan proses pembelajaran daring.

“Kami juga merekomendasikan lengkap terkait protokol kesehatan dan proses mitigasi merujuk rekomendasi IDAI sebelumnya,” ujarnya.

Keputusan buka atau tutup sekolah harus memperhatikan adanya kasus baru Covid-19 di sekolah atau tidak.

Piprim juga menambahkan, rekomendasi ini sifatnya dinamis, disesuaikan dengan perkembangan terkini. (tiwi)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edwin Senjaya Hadiri Undangan Seminar Nasional dan Diskusi Panel DPC Peradi Bandung

    Edwin Senjaya Hadiri Undangan Seminar Nasional dan Diskusi Panel DPC Peradi Bandung

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri undangan seminar nasional dan diskusi panel yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Bandung, dengan tema “Gratifikasi dan Implikasinya dalam Penegakan Hukum di Indonesia”, di Savoy Homann, Jumat (20/12/2024). Pada kesempatan tersebut, turut hadir para narasumber ternama, yakni, […]

  • Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2022, Ini Pemenangnya

    Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2022, Ini Pemenangnya

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 20 remaja terbaik kota Bandung bersaing untuk menjadi Duta Duta Generasi Berencana (GenRe) dalam Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2022 di Hotel Horison, Bandung 5 Juni 2022. Setelah melalui berbagai seleksi, Khoirun Nisa dari Kecamatan Sukasari dinobatkan sebagai Terbaik pertama Putri. Sedangkan terbaik pertama Putra diraih oleh Muhammad Rizky dari […]

  • Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Mulyana Diamanati Tiga Pesan Gubernur

    Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Mulyana Diamanati Tiga Pesan Gubernur

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Yana Mulyana resmi menjadi Walikota Bandung sisa masa jabatan periode 2018-2023 usai dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, 18 April 2022. Sebelumnya, Yana menjabat sebagai Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung sejak 10 Desember 2021 lalu. Tepatnya setelah Wali Kota Bandung, Oded M. Danial wafat. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil […]

  • Dampak Pademi Covid-19, PWI Jaya Peduli Salurkan Sembako Ke Masyarakat Kecil

    Dampak Pademi Covid-19, PWI Jaya Peduli Salurkan Sembako Ke Masyarakat Kecil

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta melalui lembaga sosialnya, PWI Jaya Peduli turut berempati dan prihatin atas dampak negatif pandemi virus terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil. Salah satu bentuk kepedulian PWI Jaya Peduli ditunjukkan dengan menyalurkan bantuan sembako. Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan warga dan pihak yang membutuhkan di tengah […]

  • Jelang HPSN 2021, Wali Kota Bandung Himbau Masyarakat Lebih Peduli Dan Kuramgi Sampah

    Jelang HPSN 2021, Wali Kota Bandung Himbau Masyarakat Lebih Peduli Dan Kuramgi Sampah

    • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah yang baik adalah salah satu bentuk tanggung jawab dan kontribusi masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah yang terbuang setiap harinya. “Saya mengimbau kepada warga, Kota Bandung khususnya, dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang akan diselenggarakan pada […]

  • Hakordia 2024, Bupati Bandung: Melawan Korupsi Tanggung Jawab Bersama

    Hakordia 2024, Bupati Bandung: Melawan Korupsi Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Pemkab Bandung melalui Inspektorat melaksanakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Kabupaten Bandung 2024 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (11/12/2024). Peringatan Hakordia ini mengangkat tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju”, yang dihadiri langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna. Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, serta para kepala dinas di lingkungan Pemkab […]

expand_less