Breaking News
Trending Tags

PTM Harus di Pertimbangkan, Simak Pemaparan Ketua Umum IDAI Ajukan Rekomendasi PTM 2022

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memgeluarkan rekomendasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19, Minggu, 2 Januari 2022.

Ketua Umum IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) memaparkan, pelaksanaan PTM ini harus mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya sudah ditemukannya varian Omicron di Indonesia.

Kemudian, data di negara lain yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Afrika terkait peningkatan kasus Covid-19 pada anak dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian besar kasus anak yang sakit adalah anak yang belum mendapat vaksin Covid-19.

“Adanya kebijakan pembelajaran tatap muka, sudah diaplikasikannya beberapa inovasi metode pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pentingnya proses pendidikan anak usia sekolah,” ulasnya.

Mengingat hal tersebut, sambung Piprim maka IDAI merekomendasikan untuk membuka pembelajaran tatap muka, jika 100 persen guru dan petugas sekolah sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Sebaiknya anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi Covid-19, lengkap 2 kali dan tanpa komorbid,” ulasnya.

Di samping itu, sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan terutama fokus pada beberapa hal yakni penggunaan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah, ketersediaan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak, tidak makan bersamaan.

Termasuk juga memastikan sirkulasi udara terjaga dan mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek Covid-19.

Untuk kategori anak usia 12-18 tahun, maka pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100 persen dalam kondisi, tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut, tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen

daring) dalam kondisi masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen.

Sementara itu, untuk kategori anak usia 6-11 tahun maka Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen daring) dengan catatan

tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut dan tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Untuk pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen daring, 50 persen luring outdoor) jika masih ditemukan kasus Covid-19 namun positivity rate di bawah 8 persen, ditemukan transmisi lokal Omicron yang masih dapat dikendalikan, dan Fasilitas outdoor yang dianjurkan adalah halaman sekolah, taman, pusat olahraga, ruang publik terpadu ramah anak.

“Untuk kategori anak usia di bawah 6 tahun maka sekolah pembelajaran tatap muka belum dianjurkan sampai dinyatakan tidak ada kasus baru Covid-19 atau tidak ada peningkatan kasus baru serta Sekolah dapat memberikan pembelajaran sinkronisasi dan asinkronisasi dengan metode daring dan mengaktifkan keterlibatan orangtua di rumah dalam kegiatan outdoor,” ungkapnya.

Adapun Sekolah dan orang tua dapat melakukan kegiatan kreatif seperti mengaktifkan permainan daerah di rumah, melakukan pembelajaran outdoor mandiri di tempat terbuka masing-masing keluarga dengan modul yang diarahkan sekolah seperti aktivitas berkebun, eksplorasi alam dan sebagainya serta rekomendasi bermain dapat mengutip dari rekomendasi permainan anak sesuai rekomendasi IDAI.

“Anak dengan komorbiditas dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak. Komorbiditas anak meliputi penyakit seperti keganasan, diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, penyakit autoimun, penyakit paru kronis, obesitas, hipertensi, dan lainnya,” ulasnya.

IDAI pun menyampaikan bahwa pihaknya menghimbau untuk segera melengkapi imunisasi rutin anak usia 6 tahun ke atas.

Kemudian, anak dianggap sudah mendapatkan perlindungan dari imunisasi Covid-19 jika sudah mendapatkan dua dosis lengkap dan proteksi dinyatakan cukup setelah 2 minggu pasca penyuntikan imunisasi terakhir.

“Sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orangtua dan keluarga untuk memilih pembelajaran tatap muka atau daring, tidak boleh ada paksaan,” ujarnya.

Di samping itu, untuk anak yang memilih pembelajaran daring, sekolah dan pemerintah harus menjamin ketersediaan proses pembelajaran daring.

“Kami juga merekomendasikan lengkap terkait protokol kesehatan dan proses mitigasi merujuk rekomendasi IDAI sebelumnya,” ujarnya.

Keputusan buka atau tutup sekolah harus memperhatikan adanya kasus baru Covid-19 di sekolah atau tidak.

Piprim juga menambahkan, rekomendasi ini sifatnya dinamis, disesuaikan dengan perkembangan terkini. (tiwi)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Dan Marketplace Jaga Harga Komoditas Tetap Stabil

    Pemkot Bandung Dan Marketplace Jaga Harga Komoditas Tetap Stabil

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bersama dengan toko digital (marketplace) mengawasi secara ketat harga komoditas yang dijual secara daring maupun luring. Hal ini bertujuan agar komoditas seperti minyak goreng tetap dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah memastikan hal tersebut di sela-sela Focus Group Discussion (FGD) Survey […]

  • Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB. Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana. Owi/Butet bangkit […]

  • Semarakan HJKB Ke-211 Kota Bandung Dengan Bebersih Hingga Khitanan Massal

    Semarakan HJKB Ke-211 Kota Bandung Dengan Bebersih Hingga Khitanan Massal

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Memperingati Hari Jadi ke-211 Kota Bandung, kewilayahan di Kota Bandung siap menyambutnya dengan semarak. Sejumlah kegiatan yang telah disiapkan di antaranya Bebersih Bandung hingga khitanan massal. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Lurah Se-Kota Bandung, Aep Sahri pada program Bandung Menjawab, Selasa 21 September 2021. “Sebagai kesiapan awal, karena waktunya masih berdekatan dengan […]

  • Bank bjb Tetap Eksis Program.        “PESAT” Tetap Hadir Bantu UMKM Selama Pademi Covid-19

    Bank bjb Tetap Eksis Program. “PESAT” Tetap Hadir Bantu UMKM Selama Pademi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Telah menjadi rahasia umum bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), jumlah UMKM mencapai 99% dari total populasi unit usaha Indonesia dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 97%.Signifikansi peran UMKM bagi perekonomian masyarakat ini harus terus didorong […]

  • Riki Ganesa Anggota DPRD Kab Bandung, Dalam Reses, Sapa Konstituen di Dapil III

    Riki Ganesa Anggota DPRD Kab Bandung, Dalam Reses, Sapa Konstituen di Dapil III

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – masa reses masa sidang 1 tahun 2024 anggota DPRD, Kab Bandung dari Daerah Pemilihan (Dapil) III dari Fraksi Partai Golkar Riki Ganesa S.Hut. Saat bertemu konstituennya dalam menyerap aspirasi masyarakat, yang dilaksanakan di kediamannya Rumah Kang Riki Ganesa Cipondoh Desa Cinunuk kecamatan Cileunyi kabupaten Bandung. Kamis (14/11/24). Hadir dalam kegiatan tersebut […]

  • Wali Kota Bandung Masih Bertugas, Sekda: Pemkot Bandung Belum Pernah Ajukan PLT

    Wali Kota Bandung Masih Bertugas, Sekda: Pemkot Bandung Belum Pernah Ajukan PLT

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan pihaknya belum pernah mengajukan surat pengajuan Pelaksana Tugas (PLT) untuk wali Kota Bandung. Menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sampai saat ini masih dipimpin oleh Wali Kota, Oded M. Danial. Ema menegaskan, hingga kini dirinya masih menerima arahan dari Oded. Bahkan, instruksi terakhir baru saja […]

expand_less