Breaking News
Trending Tags

Dua Pekan, Satgas Sudah Periksa 12.826 Ekor Hewan Kurban Yang Layak Dan 12.6 Persen Tidak Layak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dua pekan sejak pertama bekerja, tim Satgas Pemeriksa Hewan Kurban sudah memeriksa 12.826 ekor hewan yang dijual di seluruh wilayah Kota Bandung. Dari jumlah tersebut ditemukan 12,6 persen di antaranya tidak layak dan sehat untuk kurban.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan temuan tim Satgas Pemeriksa Hewan di lapangan mendapati 10,7 persen hewan kurban yang dijual masih belum memenuhi kriteria usia. 

Hewan kurban yang belum cukup umur ini dipaksakan dijual dengan harga murah.

“Kita sudah memeriksa di 24 kecamatan kebanyakan itu karena usia belum cukup, gigi belum tanggal itu yang mendominasi sekitar 10 persen. Sisanya itu karena penyakit ringan seperti sakit kulit, sakit mata atau mencret,” ucap Gin Gin di Balai Benih Ikan Cibiru, Kota Bandung, Selasa (28/7/2020).

Gin Gin menyebutkan, hingga 27 Juli 2020 telah memeriksa 3.828 ekor sapi. Sebanyak 3.653 ekor dinyatakan sehat dan layak untuk kurban. Sementara 175 ekor dinyatakan tidak layak dan tidak sehat. Sedangkan 144 ekor lainnya masih belum cukup umur.

Satgas juga telah memeriksa 8.978 ekor domba. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.721 ekor dinyatakan layak dan sehat untuk kurban. Sedangkan 1.077 ekor domba juga didapati belum cukup umur dan 180 lainnya sakit, cacat dan berkelamin betina. 

Selain itu terdapat 20 ekor kambing yang diperiksa dan diketahui 4 ekor yang tidak sehat dan tidak layak.

“Hewan kurban yang sehat dan layak diberikan kalung. Untuk yang tidak sehat diberi tanda spray hijau kemudian dipisahkan dan kita berikan obat. Kalau sudah sembuh boleh dijual lagi. Kalau tidak jangan dijual lagi dipisahkan atau dikembalikan lagi,” ungkapnya.

Selain label kalung penanda sehat dan layak, Gin Gin mewajibkan penjual hewan kurban mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk menjamin kualitas hewan yang dijualnya. Utamanya, bagi hewan yang berasal dari luar Kota Bandung.

“Sekitar 96 persen pangan yang datang ke Kota Bandung termasuk hewan itu dari luar kota. Masyarakat kalau ingin memastikan itu di awalnya lihat aja ada surat keterangan kesehatan hewan atau tidak. Bagi penjual yang tidak ada, bisa mengajukan kepada kami dan diperiksa,” jelasnya.

Di luar itu, Gin Gin meminta masyarakat untuk ikut berpartisiasi mengawasi penjualan hewan kurban di wilayahnya. Hal itu sebagai langkah untuk memastikan kualitas hewan kurban yang sehat dan layak.

“Kalau menemukan hewan belum terperiksa, melaporkan kepada kita. Kita akan turunkan tim. Tim dari Satgas Pemeriksa Hewan akan terus bekerja sampai H+3,” katanya. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuma untuk 5 Pasangan! Grand Cordela Bandung Tawarkan Paket Pernikahan Rp25 Juta

    Cuma untuk 5 Pasangan! Grand Cordela Bandung Tawarkan Paket Pernikahan Rp25 Juta

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 788
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Grand Cordela Hotel Bandung menghadirkan Wedding Show 2026 pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sebagai ajang bagi calon pengantin untuk menemukan inspirasi, berkonsultasi dengan vendor profesional, hingga mendapatkan penawaran khusus untuk mewujudkan pernikahan impian. Acara yang berlangsung pukul 13.30–17.30 WIB ini menawarkan berbagai referensi konsep pernikahan dalam satu tempat. Pengunjung dapat menikmati Wedding Decoration […]

  • Di Pemilu 2024, Ketua PWI Kota Sukabumi Ingatkan Anggotanya Jaga Netralitas

    Di Pemilu 2024, Ketua PWI Kota Sukabumi Ingatkan Anggotanya Jaga Netralitas

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, mengingatkan seluruh anggota PWI agar mendukung Pemilu yang jujur dam adil. Untuk itu, didirnya mengajak wartawan untuk menjaga netralitas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. “Kami mengajak wartawan khususnya, anggota PWI Kota Sukabumi untuk bersikap netral dalam meliput pesta demokrasi atau Pilkada tahun 2024 ini,” […]

  • Tren Covid-19 Turun, Kota Bandung Tetap Hati-Hati Soal Relaksasi

    Tren Covid-19 Turun, Kota Bandung Tetap Hati-Hati Soal Relaksasi

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan kasus kumulatif-aktif Covid-19 di Kota Bandung terjadi penurunan. Dari 9.000 kasus, saat ini ada sekitar 1.800 kasus kumulatif-aktif. “Mudah-mudahan ini semakin turun, BOR (Ber Occupancy Rate) kita juga semakin membaik sudah di angka 26,84 jauh di ambang batas WHO,” katanya di […]

  • R.A. Wiranatakusumah II The Founding Father Kota Bandung

    R.A. Wiranatakusumah II The Founding Father Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada 25 September ini, Kota Bandung akan berusia 211 tahun. Seiring dengan berjalannya zaman, kota tercinta ini telah banyak berubah. Bandung telah menjadi kota metropolitan dan berpenduduk heterogen. Dunia pun telah mengaku Kota Bandung sebagai smart city. Namun tak jarang sejumlah orang yang masih keliru soal Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Dikutip […]

  • Wali Kota Bandung Beri Kuliah Umum Perdana untuk 9.720 Mahasiswa Baru Unpad

    Wali Kota Bandung Beri Kuliah Umum Perdana untuk 9.720 Mahasiswa Baru Unpad

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memberikan kuliah umum perdana Tahap Persiapan Bersama (TPB) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Lapangan GOR Jati, Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat 22 Agustus 2025. Kuliah umum ini diikuti oleh sekitar 9.720 mahasiswa baru Unpad. Dalam mata kuliah wajib Olah Kreativitas dan Kewirausahaan (OKK) itu, Farhan mengatakan, mahasiswa, khususnya […]

  • RUU Omnibus Law Sangat Bersebrangan  Dengan Masa Depan Dunia Kerja Pendidikan Dan Dunia Kerja

    RUU Omnibus Law Sangat Bersebrangan Dengan Masa Depan Dunia Kerja Pendidikan Dan Dunia Kerja

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Diskusi Madrasah malam raboan (MMR) dengan tema “RUU Omnibus Law, masa depan dunia kerja pendidikan dan dunia kerja  ” hadir pembicara, Pembicara Dr Cecep Darmawan ( UPI Bandung ), Prof. Dr.Ozan Pautanu (gubes politik -hukum Pascasarjana UIN Bandung ) dan Dr. Setia Mulyawan (FEB UIN Bandung), Jl. Ir. H. Juanda No.92, Bandung, […]

expand_less