Breaking News
Trending Tags

Pj Wali Kota Sukabumi Hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Jawa Barat Secara Virtual

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengikuti Rapat Koordinasi Dwimingguan ke-38 terkait pengendalian inflasi daerah yang melibatkan seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Acara tersebut dilaksanakan secara virtual pada Kamis (17/10/2024) dari ruang Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.

Rakor ini membahas sejumlah isu penting terkait pengendalian inflasi, terutama menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha, yang kerap mempengaruhi kestabilan harga bahan pangan.

Rapat ini dihadiri oleh narasumber dari berbagai instansi terkait, seperti Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Bulog Regional Jawa Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

Perkembangan Ekonomi dan Inflasi Jawa Barat

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, membuka rapat dengan memaparkan perkembangan ekonomi di Jawa Barat, termasuk perbandingan laju pertumbuhan ekonomi (LPE), pengeluaran per kapita, dan angka inflasi di berbagai daerah.

Ia menekankan pentingnya pengendalian harga dan distribusi pasokan pangan untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Menurut laporan, inflasi di Kota Sukabumi pada September 2024 tercatat sebesar 0,99% secara year to date (YTD), dengan sisa target pengendalian inflasi sebesar 1,51% hingga akhir tahun.

Data ini menunjukkan bahwa Kota Sukabumi tetap aktif dalam memantau harga bahan pangan pokok, termasuk pada akhir pekan, selama periode penginputan data antara 15 September hingga 15 Oktober 2024.

Kota ini dinilai konsisten dalam melaporkan harga pangan strategis setiap hari.

Faktor-faktor Pemicu Inflasi di Jawa Barat

Dalam presentasi selanjutnya, Statistik Ahli Muda dari BPS Provinsi Jawa Barat, Yana Hendriana, memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi di wilayah Jawa Barat pada periode Januari hingga September 2024.

Ia mencatat bahwa sejumlah peristiwa, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan gangguan distribusi pangan, turut berkontribusi terhadap fluktuasi harga komoditas.

Pada minggu kedua Oktober 2024, Indeks Harga Pangan (IHP) di Jawa Barat mengalami kenaikan, terutama disebabkan oleh lonjakan harga cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.

Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan permintaan serta terbatasnya pasokan akibat gangguan cuaca di beberapa wilayah penghasil.

Kesiapan Kota Sukabumi dalam Pengendalian Inflasi

Menanggapi kondisi tersebut, Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di wilayahnya.

Ia menyatakan bahwa Kota Sukabumi terus berupaya untuk memastikan keterjangkauan harga pangan, terutama dalam menghadapi momen-momen besar seperti Hari Raya Idul Adha.

“Kami berkomitmen untuk menjaga pasokan pangan tetap tersedia dan harga tetap stabil, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan yang sering kali memicu kenaikan harga,” ujar Kusmana.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot Sukabumi akan terus meningkatkan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Pemerintah Kota Sukabumi.

Langkah-Langkah ke Depan

Dengan adanya kenaikan harga komoditas tertentu, langkah-langkah pengendalian inflasi di berbagai daerah, termasuk Kota Sukabumi, akan semakin diperketat.

Pemerintah daerah bersama dengan pihak terkait akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin, memperkuat cadangan pangan melalui Bulog, serta mempersiapkan langkah-langkah mitigasi jika terjadi lonjakan harga yang lebih besar.

Rakor ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi di tingkat daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan. (Ardan/Wan/Mbi)

 

Sumber data:
– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat
– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Pergantian Walikota, Yana Ikuti Sesuai Prosedur

    Soal Pergantian Walikota, Yana Ikuti Sesuai Prosedur

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana siap mengikuti prosedur penggantian wali kota. Hal ini sebagai penunjang kelancaran proses administrasi pemerintahan di Kota Bandung. Hal ini diutarakan Yana setelah mengikuti Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian WaliKota Bandung Karena Meninggal di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 Desember 2021. Rapat paripurna ini menindaklanjuti […]

  • Halal Bihalal Pengurus dan Anggota PWI Pokja Kota Bandung dalam Suasana Kekeluargaan

    Halal Bihalal Pengurus dan Anggota PWI Pokja Kota Bandung dalam Suasana Kekeluargaan

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung menggelar kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Sekretariat PWI Pokja Kota Bandung, Kompleks Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Jumat (26/4/2024). Halal Bihalal digelar secara sederhana dan dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan ini pun dihadiri oleh seluruh pengurus, anggota PWI Pokja Kota Bandung serta […]

  • Cukup Besar Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Dari Rumah Sakit. Ini Yang Dilakukan Oleh Asia Advisory Council HCWH

    Cukup Besar Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Dari Rumah Sakit. Ini Yang Dilakukan Oleh Asia Advisory Council HCWH

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Selain sektor energi, rumah sakit termasuk penyumbang terhadap emisi gas rumah kaca. Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sebesar 4,1 persen yang disumbangkan oleh rumah sakit dari total emisi gas rumah kaca dunia. Melihat kondisi tersebut, Asia Advisory Council Health Care Without Harm, Global Green and Healthy Hospitals (HCWH/GGHH), menggencarkan pelatihan inventarisasi gas […]

  • DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif

    DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif BANDUNG, Mbinews — Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bandung , Iman Lestariyono, S.Si., dan Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kota Bandung Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M., menghadiri undangan acara Kick Off Meeting Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2025, […]

  • Dispangtan Kota Bandung Terjunkan 100 Satgas Pemeriksa Hewan Kurban

    Dispangtan Kota Bandung Terjunkan 100 Satgas Pemeriksa Hewan Kurban

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemeriksa Hewan Kurban Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai terjunkan ke lapangan. Tim beranggotakan 100 petugas gabungan dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) serta relawan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, akan bekerja hingga 3 Agustus 2020. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap selain memastikan hewan kurban […]

  • Dukung PMI Tangulangi Pandemi  Covid-19,  Coca – Cola Indonesia Berikan Bantuan 10 Miliar

    Dukung PMI Tangulangi Pandemi Covid-19, Coca – Cola Indonesia Berikan Bantuan 10 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – The Coca-Cola Foundation, Coca-Cola Indonesia, dan Coca-Cola Amatil Indonesia (“Coca-Cola”) mengumumkan komitmennya pada hari ini (13/04) untuk bantuan kemanusiaan dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia. Coca-Cola memberikan bantuan senilai Rp 10 miliar yang disalurkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai lembaga kemanusiaan yang berfokus pada penyediaan layanan vital bagi masyarakat yang terkena […]

expand_less