Breaking News
Trending Tags

Pj Wali Kota Sukabumi Hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Jawa Barat Secara Virtual

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengikuti Rapat Koordinasi Dwimingguan ke-38 terkait pengendalian inflasi daerah yang melibatkan seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Acara tersebut dilaksanakan secara virtual pada Kamis (17/10/2024) dari ruang Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.

Rakor ini membahas sejumlah isu penting terkait pengendalian inflasi, terutama menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha, yang kerap mempengaruhi kestabilan harga bahan pangan.

Rapat ini dihadiri oleh narasumber dari berbagai instansi terkait, seperti Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Bulog Regional Jawa Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

Perkembangan Ekonomi dan Inflasi Jawa Barat

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, membuka rapat dengan memaparkan perkembangan ekonomi di Jawa Barat, termasuk perbandingan laju pertumbuhan ekonomi (LPE), pengeluaran per kapita, dan angka inflasi di berbagai daerah.

Ia menekankan pentingnya pengendalian harga dan distribusi pasokan pangan untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Menurut laporan, inflasi di Kota Sukabumi pada September 2024 tercatat sebesar 0,99% secara year to date (YTD), dengan sisa target pengendalian inflasi sebesar 1,51% hingga akhir tahun.

Data ini menunjukkan bahwa Kota Sukabumi tetap aktif dalam memantau harga bahan pangan pokok, termasuk pada akhir pekan, selama periode penginputan data antara 15 September hingga 15 Oktober 2024.

Kota ini dinilai konsisten dalam melaporkan harga pangan strategis setiap hari.

Faktor-faktor Pemicu Inflasi di Jawa Barat

Dalam presentasi selanjutnya, Statistik Ahli Muda dari BPS Provinsi Jawa Barat, Yana Hendriana, memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi di wilayah Jawa Barat pada periode Januari hingga September 2024.

Ia mencatat bahwa sejumlah peristiwa, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan gangguan distribusi pangan, turut berkontribusi terhadap fluktuasi harga komoditas.

Pada minggu kedua Oktober 2024, Indeks Harga Pangan (IHP) di Jawa Barat mengalami kenaikan, terutama disebabkan oleh lonjakan harga cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.

Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan permintaan serta terbatasnya pasokan akibat gangguan cuaca di beberapa wilayah penghasil.

Kesiapan Kota Sukabumi dalam Pengendalian Inflasi

Menanggapi kondisi tersebut, Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di wilayahnya.

Ia menyatakan bahwa Kota Sukabumi terus berupaya untuk memastikan keterjangkauan harga pangan, terutama dalam menghadapi momen-momen besar seperti Hari Raya Idul Adha.

“Kami berkomitmen untuk menjaga pasokan pangan tetap tersedia dan harga tetap stabil, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan yang sering kali memicu kenaikan harga,” ujar Kusmana.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot Sukabumi akan terus meningkatkan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Pemerintah Kota Sukabumi.

Langkah-Langkah ke Depan

Dengan adanya kenaikan harga komoditas tertentu, langkah-langkah pengendalian inflasi di berbagai daerah, termasuk Kota Sukabumi, akan semakin diperketat.

Pemerintah daerah bersama dengan pihak terkait akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin, memperkuat cadangan pangan melalui Bulog, serta mempersiapkan langkah-langkah mitigasi jika terjadi lonjakan harga yang lebih besar.

Rakor ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi di tingkat daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan. (Ardan/Wan/Mbi)

 

Sumber data:
– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat
– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Family Strengthening, YBM BRILiaN Targetkan Terciptanya Keluarga yang Kuat Spiritual dan Mandiri Secara Ekonomi

    Program Family Strengthening, YBM BRILiaN Targetkan Terciptanya Keluarga yang Kuat Spiritual dan Mandiri Secara Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Garut || MBInews.id — YBM BRILiaN (Yayasan Baitul Maal BRILiaN) merupakan lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah dari pekerja BRI yang berfokus pada program pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berkelanjutan. Kali ini, YBM BRILiaN Region 9 resmi meluncurkan Program Family Strengthening (FS) di Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Program ini menjadi salah satu kegiatan sosial […]

  • Yana Tegaskan Penyaluran JPS Kepada Masyarakat Harus Tepat Dan Adil

    Yana Tegaskan Penyaluran JPS Kepada Masyarakat Harus Tepat Dan Adil

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id  – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 harus tepat dan adil. Hal itu agar masyarakat bisa terbantu di tengah pandemi ini. “Kita mengevaluasi. Salah satunya dalam penyaluran bantuan juga. Alhamdulilah Dinsosnangkis dan SKPD terkait sudah terdata, baik itu sudah divalidasi dan verifikasi,” katanya […]

  • Syarat PTM Bisa 100 Persen Kota Bandung,  Siswa Harus Divaksin

    Syarat PTM Bisa 100 Persen Kota Bandung, Siswa Harus Divaksin

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, sekolah boleh melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) asalkan murid sudah divaksin. Hal tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memberikan ruang bagi pendidikan sehingga pelaksanaan tatap muka berjalan aman dan nyaman terhindar dari Covid-19. Sesuai data, jumlah sekolah PTMT pada tahap 3 yaitu […]

  • Pemkot Bandung Mendukung Penuh Prinsip Kehati-Hatian dan kepatuhan terhadap Regulasi Ligkungan Nasional,

    Pemkot Bandung Mendukung Penuh Prinsip Kehati-Hatian dan kepatuhan terhadap Regulasi Ligkungan Nasional,

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, terkait pengolahan sampah Pemerintah Kota Bandung akan menindaklanjuti arahan Menteri Lingkungan Hidup dan semua kebijakan pengelolaan sampah akan didasarkan pada data resmi dan koridor hukum yang berlaku. Farhan mencatat dan menghargai penegasan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq bahwa penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan karena berpotensi […]

  • Pansus VI DPRD Jawa Barat Kembali Membahas Raperda Tentang Jasa Konstruksi

    Pansus VI DPRD Jawa Barat Kembali Membahas Raperda Tentang Jasa Konstruksi

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id — Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Jawa Barat kembali membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Jasa Konstruksi. Kali ini Pansus VI membahas Raperda tentang Jasa Konstruksi dengan para pelaku usaha sektor jasa kontruksi, salah satunya Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pansus VI Daddy Rohanady. Turut hadir […]

  • Rotasi Jabatan Eselon II, Ayep Zaki Dorong Birokrasi Sukabumi Lebih Gesit

    Rotasi Jabatan Eselon II, Ayep Zaki Dorong Birokrasi Sukabumi Lebih Gesit

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kembali melakukan langkah strategis dalam penataan birokrasi dengan merotasi lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) sekaligus melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bumi Wibawa. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Balai Kota Sukabumi, Selasa (04/02/2026). Rotasi ini menandai komitmen Pemerintah Kota Sukabumi […]

expand_less