Breaking News
Trending Tags

Cukup KTP Dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya melalui aplikasi Bela Pengadaan. Hal ini sebagai upaya mendukung pemulihan UMKM pascapandemi Covid-19.

Kini, para pelaku usaha yang belum berbadan hukum pun bisa ikut dalam Pengadaan Barang Jasa Pemerintah dan ingin mendaftar di Aplikasi Bela Pengadaan cukup menyiapkan persyaratan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan NPWP.

Hal tersebut diungkapkan Sub koordinator layanan pengadaan secara elektronik pada bagian Pengadaan Barang Jasa Kota Bandung, Kusnendar saat menjadi narasumber Sosialisasi kemitraan dengan pusat perbelanjaan, sosialisasi e-katalog, dan informasi pengelolaan galeri Dekranasda Kota Bandung di Hotel Savoy Homann Bandung, 15 Juni 2022.

“Pemkot Bandung telah memberikan inisiatif agar UMKM berjualan langsung di e-katalog dan bela pengadaan kota bandung, dan para pelaku usaha bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan di kota Bandung,” ujarnya.

Kusnendar mengatakan, program Bela Pengadaan ini sebagai upaya untuk membangkitkan UMKM usai pandemi Covid-19.

Dia menambahkan, program Bela Pengadaan ini merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang lebih kredibel, akuntabel serta mendorong penggunaan anggaran pemerintah usai pandemi agar dapat dirasakan oleh para pelaku UMKM.

“Jadi ini merupakan salah satu wadah, para pelaku usaha bisa mendaftar di aplikasi Bela Pengadaan, jadi disitulah akan terjadi transaksi antara semua OPD dengan para pelaku usaha,” ujarnya.

Dia mengungkapkan berbeda dengan e-katalog yang masih terbatas dalam etalase penjualannya, di Bela Pengadaan, pelaku UMKM bisa dengan bebas memasarkan produknya.

“Di Bela Pengadaan bisa dibeli pemerintah dan non pemerintah, bisa dipasarkan di marketplace yang sudah kerjasama dengan LKPP. Sehingga potensi penjualan semakin meningkat,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) meluncurkan laman khusus produk UMKM bertajuk Belanja Langsung Bela Pengadaan.

Hal itu untuk mendorong pelaku UMKM agar dapat berpartisipasi dalam proses pengadaan barang/jasa (PBJ) yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Aplikasi ini merupakan suatu wadah bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dengan harga maksimal Rp50 juta.

Bagi UMKM yang ingin bergabung bisa langsung mendaftar secara online di marketplace yang sudah LKPP integrasikan dengan sistem LKPP seperti Program Bela pengadaan Mbiz Market, Shopee, Grab, Bhineka dan lainnya serta e-Katalog.

Setelah itu melakukan pendaftaran ke marketplace yang telah terdaftar di aplikasi bela pengadaan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Bandung, Yunimar Mulyana mendukung UMKM Kota Bandung untuk ikut dalam bela pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Bela Pengadaan ini bisa sebagai media untuk menaikan omzet para pelaku UMKM,” katanya.

Dia berharap UMKM di Kota Bandung dapat meningkatkan kualitas nya sehingga bisa bersaing baik di dalam negeri maupun mancanegara.

“Kami ingin mengembangkan produk UMKM kota Bandung dapat berdaya saing di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 100 pelaku UMKM yang merupakan binaan Dekranasda Kota Bandung. (rob-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jabar Minta Target Pendapatan Dan Belanja Harus Rasional

    DPRD Jabar Minta Target Pendapatan Dan Belanja Harus Rasional

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews.id – Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke KP3D Rancaekek, Kabupaten Bandung. Senin, (1/11/21). Kunjungan kerja tersebut, dalam rangka pembahasan Rancangan KUA dan PPAS APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2022. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa rasionalisasi target […]

  • Plt Wali Kota Bandung  Resmikan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Pembuluh Darah  Paramarta Bandung

    Plt Wali Kota Bandung Resmikan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Pembuluh Darah Paramarta Bandung

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, meresmikan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Paramarta di Jalan Soekarno-Hatta, Rabu, 2 Februari 2022. Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha. Pembukaan RSJP tersebut dilakukan dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan oleh RSJP bersama mitra […]

  • Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Lalin Kota Bandung Kembali Padat

    Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Lalin Kota Bandung Kembali Padat

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Arus lalu lintas di Kota Bandung mengalami peningkatan hingga dua kali lipat setelah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Hal ini berbeda saat Kota Bandung masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir (MTP) Dinas Perhubungan Kota Bandung, Khairul rijal memaparkan, saat PSBB, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung […]

  • Atasi Kemacetan Transportasi, Pemkot Bandung Jalin Kerjasama Dengan PTDI Dan STTD

    Atasi Kemacetan Transportasi, Pemkot Bandung Jalin Kerjasama Dengan PTDI Dan STTD

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – Sekolah Tinggi TRansportasi Darat (STTD). Kerja sama ini dibuat dalam rangka pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang transportasi di Kota Bandung. Dalam hal ini, PTDI-STTD akan memberikan 33 orang lulusan terbaiknya untuk bergabung bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung. […]

  • BPSDMP Diskominfo Bandung Latih DEA Bagi UMKM Kota Sukabumi

    BPSDMP Diskominfo Bandung Latih DEA Bagi UMKM Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Bandung, bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, menggelar pelatihan Digital Enterpreneurship Academy (DEA) Bagi pelaku UMKM Kota Sukabumi, di salah satu Hotel Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi. Senin, (26/6/2023). Kepala BPSDMP Kominfo Bandung, Betty Djulianti, dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan DEA kali ini merupakan […]

  • Bandrek, Tim Basket Keren ASN Pemkot Bandung

    Bandrek, Tim Basket Keren ASN Pemkot Bandung

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ada tim basket keren yang siap bersaing di Kota Bandung nih. Namanya Bandung ASN Daraek Basket (Bandrek). Uniknya, semua pemainnya yaitu Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Hadi Surahman, Point Guard sekaligus Kapten tim basket Bandrek mengungkapkan, terbentuknya tim basket ini bermula pada tahun 2010. Saat itu ia bertemu […]

expand_less