Breaking News
Trending Tags

Pulihkan Sektor Ekonomi, Pemkot Dan Kadin Kolaborasi Vaksin Pelaku UMKM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai salah satu upaya membangkitkan kembali sektor ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat dan Kota Bandung berkolaborasi mengadakan vaksinasi Covid-19 di Graha Kadin Kota Bandung, Kamis 30 September 2021.

Vaksinasi ini diprioritaskan untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan masyarakat.

Bank BJB, PT Pegadaian, dan Otoritas Jasa Keuangan juga turut berkolaborasi pada vaksinasi ini. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau langsung kegiatan tersebut.

Yana pun berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan vaksinasi tersebut. Pasalnya, vaksinasi kepada para pelaku UMKM dapat membantu meningkatkan sektor ekonomi dan percepatan Herd Immunity di Kota Bandung.

Perlu diketahui, saat ini vaksinasi Kota Bandung untuk dosis satu telah mencapai 87 persen, sedangkan dosis dua telah mencapai 55 persen.

“Semua kegiatan ekonomi-sosial yang kita beri relaksasi itu persyaratannya harus aplikasi Peduli Lindungi, juga vaksin karyawannya. Jadi nanti pengunjung yang datang bisa diketahui hijau, kuning, merah, atau hitam (status vaksinasi pengunjung),” ucapnya.

Menurut Yana, UMKM merupakan sektor yang tahan terhadap krisis dan pandemi. Sehingga selain melakukan vaksinasi, Pemkot Bandung pun mendorong UMKM agar tidak berhenti berinovasi dan berkreasi.

“Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Parwisata) dengan HAKI-nya, Disdagin dengan sertifikat halal dan uji mutu, Dinkes dengan PIRT, Dinas KUKM dengan pendampingan, dan semua gratis. Termasuk Kadin dan sektor perbankan dengan permodalannya,” katanya.

Yana berharap, Kadin dapat membantu vaksinasi bagi para pedagang pasar mau pun pedagang kaki lima binaan Pemkot Bandung dengan cara datang langsung ke lokasi.

“Karena para pedagang ini, kalau meninggalkan dagangannya sebentar saja kasihan juga. Jadi ke depan semoga bisa jemput bola (dengan vaksinasi keliling). Hadir ke satu pasar supaya mereka bisa vaksin,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara mengaku bangga dan menyambut baik kegiatan Kadin Kota Bandung terkait vaksinasi ini.

“Karena ini bagian tugas kita, tanggung jawab moral dan organisasi dalam rangka memulihkan kesehatan. Karena sektor kesehatan sangat berpengaruh terhadap sektor ekonomi. Bagaimana orang akan berusaha dengan baik apabila tidak sehat?” katanya

Menurut Cucu, Kadin Jawa Barat dan seluruh Kota/Kabupaten menggelar vaksinasi karena penting untuk dunia usaha yang saat ini sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Padahal para pelaku usaha termasuk sektor penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang besar.

“Pengusaha itu pahlawan bagi bangsa ini, bayangkan kalau akibat pandemi satu pabrik tutup. Dampaknya besar dan akan menambah jumlah pengangguran yang mungkin berujung kepada kriminalitas,” katanya.

“Kita punya mobil vaksinasi keliling. Sudah ada dua bis, untuk keliling menyasar orang-orang yang jauh untuk datang ke lokasi vaksin,” lanjutnya.

Sedangkan Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa menyampaikan, sektor ekonomi ini dihadapkan dengan kemiskinan dan pengangguran jika tidak ditanggulangi bersama-sama saat ini.

“Jadi supaya pemulihan ekonomi ini tumbuh kembali, kami dari Kadin ada kontribusi untuk itu, salah satunya vaksin. Dan antusias Pemkot Bandung juga sangat luar biasa. Kami selalu siap saat pandemi selesai pertumbuhan ekonomi harus dilakukan,” katanya.

Iwa mengaku akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait vaksinasi keliling untuk para pelaku usaha yang dinilai sulit meninggalkan tempat usahanya.

“Target kita banyak. Untuk vaksinasi yang datang ke lokasi kita akan koordinasi. Karena UKM itu segalanya diurus sendiri dari manajemen dan yang lainnya. Sehingga tidak bisa meninggalkan usahanya, otomatis harus jemput bola nanti,” ucapnya. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN dan Pemkot Sukabumi Nyalakan Harapan Lewat Program Listrik Gratis

    PLN dan Pemkot Sukabumi Nyalakan Harapan Lewat Program Listrik Gratis

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan tanpa sambungan listrik mandiri, harapan warga kurang mampu di Sukabumi mulai menemukan titik terang. Melalui program nasional Light Up The Dream (LUTD), PLN Kota Sukabumi resmi menyambungkan listrik gratis ke rumah-rumah warga yang sebelumnya belum tersentuh layanan dasar ini. Salah satunya penyambungan listrik gratis ke rumah warga di Kampung […]

  • DPMPTSP  Minta Pengusaha Melapor Kegiatan Investasinya Dengan Tepat

    DPMPTSP Minta Pengusaha Melapor Kegiatan Investasinya Dengan Tepat

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meminta para pengusaha melaporkan kegiatan investasinya dengan benar dan tepat. Hal itu berkaitan dengan target investasi Kota Bandung sebesar Rp5,23 triliun pada tahun 2019 ini. Berdasarkan data DPMPTSP, di semester satu telah tercapai Rp3,12 triliun. Sehingga diperlukan untuk pencapaian target itu Rp2,11 triliun. […]

  • Diaga Muda Sukabumi ; Gegara Omnibus Law, DPR Langgar Hak Demokrasi

    Diaga Muda Sukabumi ; Gegara Omnibus Law, DPR Langgar Hak Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Diaga Muda Indonesia Kabupaten Sukabumi menolak pengesahan RUU Omnibus Law atau Cipta Kerja. Pasalnya DPR RI sama sekali tidak mengakomodir kepentingan Rakyat. ” Kami menyangkan atas sikap yang diambil oleh DPR RI karena telah menetapkan RUU Omnibuslaw menjadi UU, kami melihat bahwa atas penetapan Omnibus Law ini DPR RI tidak mengindahkan apa […]

  • Ekonomi Kota Sukabumi Melesat, LPE Capai 5,43% di Paruh Pertama 2025

    Ekonomi Kota Sukabumi Melesat, LPE Capai 5,43% di Paruh Pertama 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Perekonomian Kota Sukabumi mencatat akselerasi signifikan pada Semester I 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,43%, naik 0,44 poin dibanding periode yang sama tahun lalu (4,99%). Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asari, menilai, capaian ini sebagai sinyal kuat akselerasi ekonomi sekaligus modal untuk memenuhi target ambisius dalam Rencana […]

  • Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kain batik berukuran 450 meter dipamerkan di Kota Bandung, tepatnya di Hotel Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central, Jalan Diponegoro No. 27 Kota Bandung. Dua batik dengan panjang 40 meter dan lebar 6 meter yang dibentangkan di Kota Bandung ini merupakan simbol peringatan Hari Batik Nasional dengan mengangkat tema Pesona Batik […]

  • Kondisi Isolasi Membaik,  Oded Ajak Warga Ikut Doakan Kesembuhan Wakil Walikota Bandung Yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

    Kondisi Isolasi Membaik, Oded Ajak Warga Ikut Doakan Kesembuhan Wakil Walikota Bandung Yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kondisi kesehatan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana terus membaik. Pada isolasi hari ke-12, Yana sudah tidak demam. “Alhamdulillah di hari ke-12 mengisolasi, saya sudah tidak demam,” kata Yana melalui video grup komunikasi pimpinan Kota Bandung, Selasa (24/3/2020). Yana berharap, kondisi ini terus membaik sehingga ia bisa segera sembuh dan kembali beraktivitas […]

expand_less