Breaking News
Trending Tags

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Terus Pantau Pelaksanaan Uji Coba PTMP

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung tetap ingin memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMP) berjalan sesuai protokol kesehatan.

Oleh karenanya, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung terus memantau pelaksanaan uji coba PTMT. Termasuk di tingkat SMA.

Perlu diketahui, PTMT rencananya baru dilaksanakan pada Juli mendatang. Pelaksanaanya pun tergantung keputusan Wali Kota Bandung.

Seperti yang dilaksanakan oleh Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna pada Bandung, Selasa (15/6/2021)

Ia kembali meninjau pelaksanaan uji coba PTMT. Kali ini ia meninjau pelaksanaan di SMAN 8, SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Bandung.

“Secara umum mereka (pihak sekolah) siap, hanya nanti pimpinan akan mengambil kebijakan dan diselaraskan dengan situasi kondisi perkembangan dinamika covid-19 di Kota Bandung,” ujar Ema di SMAN 5 Bandung.

Ia optimis sekolah siap dalam melaksanakan PTMT. Mulai dari kelas, toilet, masuk sekolah dengan pengecekan suhu tubuh. Termasuk ruang transit jika siswa suhu badan tinggi.

“Semuanya masuk akal, mulai dari ruangan, pintu masuk tenaga pendidik dan siswa itu beda,” ujarnya.

“Pola pengaturan ruangan kelas, tenaga pendidik juga tahu jika pembelajaran maksimal hanya 25 persen. Pembejaran hanya 2 kali dalam seminggu, hanya 2 mata pelajaran,” tuturnya.

“Tidak ada kantin, tidak ada jam istirahat, begitu selesai mereka pulang,” imbuh Ema.

Menurutnya, jika tiap orang tua siswa antar jemput anaknya itu akan lebih aman. Hanya saja yang dikhawatirkan siswa yang menggunakan jasa transportasi umum.

“Kalau di sini diantar jemput orang tua, tidak khawatir. Mungkin 1-2 siswa saja yang menggunakan jasa transportasi umum. Itulah yang menjadi pemikiran kita,” akunya.

Di SMAN 8, Ema mengapresiasi fasilitas yang dihadirkan dalam rangka uji coba PTMT ini, seperti tempat cuci tangan, bilik disinfektan, kapasitas ruang kelas, hingga pengawasan siswa yang harus berada di kelas meski jam istirahat.

“Saya apresiasi, siswa tidak boleh bergerak dari tempat duduknya meski jam istirahat, mereka membawa bekal masing-masing. Tapi persoalannya di sini, tidak boleh mencoba makanan orang lain, karena itu bisa jadi potensi,” katanya.

“Tinggal dipikirkan saja siswa harus membawa sendok garpu dengan artian tidak pakai tangan karena kalau pakai tangan harus cuci tangan setelah makannya, itu harus keluar kan,” lanjutnya.

Ema pun berharap pengawasan dan bimbingan terhadap para siswa terkait protokol kesehatan tidak hanya dilaksanakan dalam lingkungan sekolah saja, tetapi hingga sampai ke rumah-masing.

“Pada saat datang dan pulang layoutnya sudah bagus, yang jadi persoalan adalah kedatangan siswa yang naik pakai transportasi umum. Kalau dalam persepektif regulasi kita aman karena dalam Perwal diatur, setiap alat transportasi umum diberikan ruang kapasitas 50 persen,” katanya.

“Kemudian anak SMA relatif jiwa mainnya masih tinggi, bisa saja saling kangen begitu pulang saling bergandengan tangan, ketika proses belajar aman, tapi di luar proses belajar itu yang harus diwaspadai. Tapi woro-woro di sini pakai speaker itu bagus. Jangan ada kesempatan ruang berkerumun,” lanjutnya.

Selain itu, Ema mengingatkan kepada para Guru di sekolah dengan istilah digugu dan ditiru, harus menjadi suritauladan atau menjadi contoh bagi para siswa.

“Jangan ada kelengahan, murid makan patonggong-tonggong, guru makan ngariung, akan jadi kontraproduktif. Begitu pun perilaku tidak sadar saat ngobrol maskernya dibuka misalnya,” ucapnya.

Menurut Ema, permasalahan Covid-19 ini menyangkut keselamatan, jangan sampai bermain-main dalam urusan pandemi Covid-19.

“Artinya kita harus benar-benar super fokus, super disiplin, dan paling utama konsisten. Bangun komitmen yang kuat, konsisten dalam melaksanakan, disiplin sebagai landasan,” katanya.

“Saya yakin keselamatan itu Allah akan berikan, serta diberikan kemudahan, kelancaran, dan terutama perlindungan untuk keselamatan kita,” imbuhnya.

Terkait munculnya pendapat ahli epidemiologi yang menyatakan PTMT belum bisa dilaksanakan, Ema dapat memahaminya.

Namun baginya, pemerintah berkomitmen untuk mengikuti jadwal yang masih direncanakan.

“Pengamat boleh berpendapat. Saya datang ke sini sesuai komitmen jadwal yang dibuat. Saya kalau tidak ke lapangan tidak akan tahu gambaran seperti apa,” pungkasnya

Reporter : fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Desa Digital 2.0,  Tinggal di Desa Rezeki Kota dan Bisnis Mendunia

    Program Desa Digital 2.0, Tinggal di Desa Rezeki Kota dan Bisnis Mendunia

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mendukung pengembangan perekonomian desa melalui Program Desa Digital 2.0 dengan pemanfaatan teknologi demi pemerataan kesejahteraan masyarakat. Program Desa Digital 2.0 menjadi perhatian bank bjb karena desa adalah sebuah aglomerasi permukiman dengan berbagai mata pencaharian warga dan latar belakang yang memiliki potensi […]

  • Kredit bjb Mesra Menjadi Harapan HWDI Jabar Wujudkan Kemandirian Ekonomi

    Kredit bjb Mesra Menjadi Harapan HWDI Jabar Wujudkan Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Keinginan untuk mampu berdikari secara ekonomi, menjadi harapan yang melekat dalam benak siapa saja, tak memandang warna kulit, gender, maupun kategori-kategori sosial lain yang kerap kali dilekatkan. Dorongannya sanggup menggerakan setiap orang untuk berani melangkah, melewati berbagai rintangan terjal demi mencapai kebebasan finansial. Kustini menjadi salah satu dari sekian juta orang yang […]

  • Pasca Lebaran, Bapokting di Kota Sukabumi Turun Harga

    Pasca Lebaran, Bapokting di Kota Sukabumi Turun Harga

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejumlah harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar tradisional dan modern Kota Sukabumi berangsur turun. Diantaranya, daging sapi dari Rp140 ribu menjadi Rp130 ribu per kg, telur ayam negeri dari Rp24 ribu kini diangka Rp23 ribu per kg, Cabai merah besar TW dari Rp70 ribu menjadi Rp30 ribubper kg. Kemudian cabai merah lokal dari […]

  • Jawa Barat Kumpulkan 27 Medali dari Porwanas XIV Kalsel, meraih Posisi Dua, Juara Umum Kalimantan Selatan yang meraih 34 Medali

    Jawa Barat Kumpulkan 27 Medali dari Porwanas XIV Kalsel, meraih Posisi Dua, Juara Umum Kalimantan Selatan yang meraih 34 Medali

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, Mbinews– Kontingen PWI Jawa Barat pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV Kalimantan Selatan 2024 berhasil meraih 27 medali. Jawa Barat finis di posisi kedua klasemen akhir di bawah Kalimantan Selatan yang mendapat total 34 medali. Semua rangkaian Porwanas XIV yang berlangsung mulai 19 Agustus diakhiri prosesi penyerahan piala bergilir kepada Kalimantan Selatan yang […]

  • Pokja PWI Kota Bandung Diharapkan terus Mengawal Pembangunan di Kota Bandung

    Pokja PWI Kota Bandung Diharapkan terus Mengawal Pembangunan di Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru Pokja PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bandung periode 2024-2026. Hal itu disampaikan H.Tedy Rusmawan AT.MM , saat menerima Audiensi pengurus baru Pokja PWI Kota Bandung periode 2024-2026 ke DPRD Kota Bandung, Senin (23/7/2024). Selain menyampaikan ucapan selamat, Tedy Rusmawan juga […]

  • Kebudayaan Jangan Sampai Hilang Termakan Zaman, Pengiat Kampung Wisata ;  Beras Perelek Yang Sudah Hilang..?

    Kebudayaan Jangan Sampai Hilang Termakan Zaman, Pengiat Kampung Wisata ; Beras Perelek Yang Sudah Hilang..?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seperti di Indonesia yang luar biasa potensi sumberdaya alamnya, termasuk Jawa Barat, hingga kabupaten Sukabumi memiliki Geopark Ciletuh yang diakui UNESCO, papar R. Moch Agus Ramdhani yang biasa di sapa mang dhani sebagai penggiat kampung wisata saat bertemu di gedung sate Jln. Dipenogoro Bandung, Rabu,  (29/1/2020). Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, resmi mendapatkan predikat […]

expand_less