Breaking News
Trending Tags

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Terus Pantau Pelaksanaan Uji Coba PTMP

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung tetap ingin memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMP) berjalan sesuai protokol kesehatan.

Oleh karenanya, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung terus memantau pelaksanaan uji coba PTMT. Termasuk di tingkat SMA.

Perlu diketahui, PTMT rencananya baru dilaksanakan pada Juli mendatang. Pelaksanaanya pun tergantung keputusan Wali Kota Bandung.

Seperti yang dilaksanakan oleh Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna pada Bandung, Selasa (15/6/2021)

Ia kembali meninjau pelaksanaan uji coba PTMT. Kali ini ia meninjau pelaksanaan di SMAN 8, SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Bandung.

“Secara umum mereka (pihak sekolah) siap, hanya nanti pimpinan akan mengambil kebijakan dan diselaraskan dengan situasi kondisi perkembangan dinamika covid-19 di Kota Bandung,” ujar Ema di SMAN 5 Bandung.

Ia optimis sekolah siap dalam melaksanakan PTMT. Mulai dari kelas, toilet, masuk sekolah dengan pengecekan suhu tubuh. Termasuk ruang transit jika siswa suhu badan tinggi.

“Semuanya masuk akal, mulai dari ruangan, pintu masuk tenaga pendidik dan siswa itu beda,” ujarnya.

“Pola pengaturan ruangan kelas, tenaga pendidik juga tahu jika pembelajaran maksimal hanya 25 persen. Pembejaran hanya 2 kali dalam seminggu, hanya 2 mata pelajaran,” tuturnya.

“Tidak ada kantin, tidak ada jam istirahat, begitu selesai mereka pulang,” imbuh Ema.

Menurutnya, jika tiap orang tua siswa antar jemput anaknya itu akan lebih aman. Hanya saja yang dikhawatirkan siswa yang menggunakan jasa transportasi umum.

“Kalau di sini diantar jemput orang tua, tidak khawatir. Mungkin 1-2 siswa saja yang menggunakan jasa transportasi umum. Itulah yang menjadi pemikiran kita,” akunya.

Di SMAN 8, Ema mengapresiasi fasilitas yang dihadirkan dalam rangka uji coba PTMT ini, seperti tempat cuci tangan, bilik disinfektan, kapasitas ruang kelas, hingga pengawasan siswa yang harus berada di kelas meski jam istirahat.

“Saya apresiasi, siswa tidak boleh bergerak dari tempat duduknya meski jam istirahat, mereka membawa bekal masing-masing. Tapi persoalannya di sini, tidak boleh mencoba makanan orang lain, karena itu bisa jadi potensi,” katanya.

“Tinggal dipikirkan saja siswa harus membawa sendok garpu dengan artian tidak pakai tangan karena kalau pakai tangan harus cuci tangan setelah makannya, itu harus keluar kan,” lanjutnya.

Ema pun berharap pengawasan dan bimbingan terhadap para siswa terkait protokol kesehatan tidak hanya dilaksanakan dalam lingkungan sekolah saja, tetapi hingga sampai ke rumah-masing.

“Pada saat datang dan pulang layoutnya sudah bagus, yang jadi persoalan adalah kedatangan siswa yang naik pakai transportasi umum. Kalau dalam persepektif regulasi kita aman karena dalam Perwal diatur, setiap alat transportasi umum diberikan ruang kapasitas 50 persen,” katanya.

“Kemudian anak SMA relatif jiwa mainnya masih tinggi, bisa saja saling kangen begitu pulang saling bergandengan tangan, ketika proses belajar aman, tapi di luar proses belajar itu yang harus diwaspadai. Tapi woro-woro di sini pakai speaker itu bagus. Jangan ada kesempatan ruang berkerumun,” lanjutnya.

Selain itu, Ema mengingatkan kepada para Guru di sekolah dengan istilah digugu dan ditiru, harus menjadi suritauladan atau menjadi contoh bagi para siswa.

“Jangan ada kelengahan, murid makan patonggong-tonggong, guru makan ngariung, akan jadi kontraproduktif. Begitu pun perilaku tidak sadar saat ngobrol maskernya dibuka misalnya,” ucapnya.

Menurut Ema, permasalahan Covid-19 ini menyangkut keselamatan, jangan sampai bermain-main dalam urusan pandemi Covid-19.

“Artinya kita harus benar-benar super fokus, super disiplin, dan paling utama konsisten. Bangun komitmen yang kuat, konsisten dalam melaksanakan, disiplin sebagai landasan,” katanya.

“Saya yakin keselamatan itu Allah akan berikan, serta diberikan kemudahan, kelancaran, dan terutama perlindungan untuk keselamatan kita,” imbuhnya.

Terkait munculnya pendapat ahli epidemiologi yang menyatakan PTMT belum bisa dilaksanakan, Ema dapat memahaminya.

Namun baginya, pemerintah berkomitmen untuk mengikuti jadwal yang masih direncanakan.

“Pengamat boleh berpendapat. Saya datang ke sini sesuai komitmen jadwal yang dibuat. Saya kalau tidak ke lapangan tidak akan tahu gambaran seperti apa,” pungkasnya

Reporter : fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realistic Holding iPhone X Mockup

    Realistic Holding iPhone X Mockup

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • SatSetSatSet! Yana Berharap Stadion GBLA Bisa Seperti Old Trafford

    SatSetSatSet! Yana Berharap Stadion GBLA Bisa Seperti Old Trafford

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa menjadi destinasi wisata berbasis olahraga (sport tourism center) setelah bisa digunakan. Ia bermimpi stadion kebanggaan masyarakat Kota Bandung itu bisa menjadi seperti Old Trafford di Manchester, Inggris. Yana berharap, setelah Stadion GBLA bisa digunakan, berbagai kegiatan sosial ekonomi yang […]

  • Komisi II DPRD Kota Bandung Kecewa Rapat dengan Perumda Pasar Juara Batal

    Komisi II DPRD Kota Bandung Kecewa Rapat dengan Perumda Pasar Juara Batal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kota Bandung mengungkapkan kekecewaannya terhadap Perumda Pasar Juara Kota Bandung. Rapat kerja yang telah dijadwalkan pada Rabu, 5 Februari 2025, batal dilaksanakan akibat ketidakhadiran jajaran direksi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menegaskan bahwa […]

  • Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru, Pemkot Bandung Dan Kecamatan Coblong Rancang Wisata Nuklir

    Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru, Pemkot Bandung Dan Kecamatan Coblong Rancang Wisata Nuklir

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MBInews.id,  Bandung – Kecamatan Coblong Kota Bandung tengah merancang wisata teknologi. Destinasi wisata ini bakal menghadirkan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung  dengan Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT)  Badan Nuklir Nasional (Batan) Camat Coblong, Krinda Hamidipradja mengaku masih terus menggodok realisasi wisata teknologi tersebut. “Saat ini masih proses MoU (Memorandum of Understanding) dengan […]

  • Perjalanan Empat Tahun Kepemimpinan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan  Wakil nya Andri Setiawan Hamami (FAHAM)

    Perjalanan Empat Tahun Kepemimpinan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil nya Andri Setiawan Hamami (FAHAM)

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Empat tahun masa kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami (FAHAM), menargetkan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utamanya. “Mengingat tepat 20 September 2022 kemarin capaian 4 tahun masa jabatan kami, banyak yang sudah terealisasikan terkait janji politik kami. Baik itu yang ada pada program prioritas maupun program […]

  • Era Tevolusi Industri 4.0,  Wali Kota Bandung: Generasi Muda Tonggak Kemajuan Bangsa

    Era Tevolusi Industri 4.0, Wali Kota Bandung: Generasi Muda Tonggak Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyerukan kepada generasi muda agar tidak hanya menggunakan teknologi digital untuk kepentingan sosial semata. Namun, harus memanfaatkannya menjadi sumber literasi guna menambah wawasan. Sehingga, sambung Oded, generasi muda khususnya bisa mengembangkan kualitas dan kapasitas dirinya. Sebab, dari teknologi digital ini terdapat banyak peluang dari berbagai bidang […]

expand_less