Breaking News
Trending Tags

Yuk Main Sambil Belajar Di Warung Kebon Cipadung Kulon

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Warga Bandung yang sedang mencari tempat wisata edukasi bersama keluarga, bisa coba kunjungi Warung Kebon (Warbon) Cipadung Kulon. Berlokasi di RW 10, dekat kantor Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Warung Kebon menawarkan integrasi urban farming.

Pada Kamis, 20 Januari 2022, Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berkunjung ke tempat wisata ini. Tak hanya berkeliling melihat ragam tanaman, Yana juga ikut menanam bibit pohon mangga di lahan yang tersedia. Setelah berkeliling, ada satu tempat yang menarik perhatiannya, yakni leuit.

Leuit merupakan tempat menyimpan persediaan beras bagi masyarakat Sunda pada zaman dulu. Bentuknya mirip rumah panggung mini. Bangunannya terbuat dari kayu dan anyaman bambu.

“Wah, sudah lama enggak lihat leuit. Jadi ingat masa kecil. Di sini juga banyak tanaman-tanaman sayuran dan buah ya dari hasil Buruan SAE. Tadi saya sudah minum tiga jenis minuman. Ada telang, jeruk, sekarang mah mau coba teh hangat aja,” ujar Yana sembari menyeruput teh hangatnya.

Lahan seluas 3.000 meter persegi ini memiliki beragam varian agro edukasi. Di jalur kanan, terdapat tanaman sayuran hijau berjajar. Ada cabai, sawi, pakcoy, jeruk nipis, tomat, dan terong.

Ada juga tanaman-tanaman buah dan herbal di lahan seberangnya, seperti kumis kucing, lavender, pohon mangga, dan rambutan. Bahkan ada pula tanaman telang yang sedang hit belakangan ini.

Bukan hanya tanaman, pengunjung juga bisa melihat lima rumah lebah yang ada di Warung Kebon ini. Kepala Pengelola Warbon, Hani Yuhani menjelaskan, hewan-hewan ternak di sini semuanya termasuk dalam kategori langka dan unggul, misalnya saja lebah. Lebah di sini termasuk jenis primitif yakni, lebah klanceng.

“Orang-orang juga biasanya sebut dengan nama madu trigona. Madu ini termasuk jenis yang lumayan mahal karena lebahnya juga merupakan jenis langka ya. Tergantung berapa mililiter. Untuk 200 ml saja itu kira-kira bisa sampai Rp170.000,” ujarnya.

Tak hanya lebah, ada ternak unggul lainnya juga di Warung Kebon ini. Ada ayam pelung, ayam ciung, dan bebek yang juga sedang mereka kembangbiakkan di sini.

Selepas lelah berkeliling, pengunjung bisa melipir ke warung jajanan yang tersedia. Di warung ini, tak hanya menjual makanan, tapi juga hasil dari olahan sampai baik organik maupun anorganik. Hani memaparkan, tujuan akhir dari Warbon ini memang untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Hani menjelaskan, sejak berdiri pada Mei 2021, tujuan adanya Warbon ini memang untuk mengedukasi masyarakat, terutama kaum muda agar lebih melestarikan lingkungannya.

Bagi Hani, sekarang sudah bukan lagi zamannya “Jangan buang sampah sembarangan”, tapi harus berganti ke “Olah sampah sampah jadi bernilai ekonomi”.

“Dari dulu sampai sekarang, masalah lingkungan itu selalu terpinggirkan. Kalau pemerintah saja yang bergerak pasti sulit, harus ada dukungannya juga dari masyarakat untuk mengedukasi tentang lingkungan,” jelasnya.

“Kita ajarkan masyarakat memilih sampah dan mengolahnya. Ada yang jadi bahan kerajinan seperti dompet. Ada juga yang berupa pupuk cair organik (PCO) dan pupuk kering. Hasil panen tanaman juga kita bantu pasarkan lewat online,” tambah Hani.

Warbon ini pun menjadi pusat kegiatan para aktivis lingkungan. Salah satu yang terlibat ialah komunitas Barang Bekas Antik (Rastik).

Founder dan creator Rastik, Enie Mualifah mengatakan, pengunjung yang datang ke Warbon bisa belajar membuat prakarya menggunakan barang-barang bekas elektronik.

“Tiap Selasa kami datang ke sini untuk memberikan pelatihan cara mengelola limbah elektronik jadi beragam karya seni yang antik,” ujar Enie.

Plt. Wali Kota Bandung juga sempat melihat-lihat hasil karya di stan Rastik. Ada gelas yang terbuat dari bambu, pot dari bekas teko, dan lampu hias pajangan dari bekas barang-barang elektronik.

Untuk memperluas gerakan cinta lingkungan, Warbon juga membuka peluang untuk siswa-siswa Bandung yang ingin melakukan praktik kerja lapangan (PKL).

Salah satu siswa yang sedang menjalankan PKL adalah Agis, murid kelas XI di SMKN 7 Bandung. Selama magang, Agis belajar bagaimana cara mengolah PCO dan kegiatan lainnya terkait lingkungan.

“Di sini ada 10 orang yang magang. Kita belajar cara membuat PCO, bikin virgin coconut oil, bikin biokomposter juga. Senang, jadi belajar banyak tentang lingkungan di sini,” ungkapnya.

Dengan adanya siswa yang melakukan PKL di Warbon, Hani berharap, mereka bisa menjadi agen perubahan untuk membuat lingkungan Kota Bandung menjadi lebih baik lagi ke depannya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kang Asmul Puji Dermawan Pendonor Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan Panitia Penggerak

    Kang Asmul Puji Dermawan Pendonor Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan Panitia Penggerak

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., yang biasa di sebut Kang Asmul menghadiri acara undangan PMI Kota Bandung dalam kegiatan Penutupan dan Serah Terima Hasil Bulan Dana Kemanusiaan PMI Tahun 2024, di Pendopo Kota Bandung, Senin (23/12/2024). Acara ini dihadiri Pj Sekda Kota Bandung, Dharmawan, Ketua PMI Kota Bandung Ade […]

  • Pemkot dan Kejaksaan Negeri Bandung Utamakan Restorative Justice dalam Hukum

    Pemkot dan Kejaksaan Negeri Bandung Utamakan Restorative Justice dalam Hukum

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Untuk menerapkan sistem hukum tajam ke atas dan humanis ke bawah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan fasilitas ruang mediasi kepada Kejaksaan Negeri Kota Bandung di Jalan Tera No. 20 pada Selasa, 9 Agustus 2022. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, ruang mediasi ini akan digunakan sebagai jembatan penerapan restorative justice bagi masyarakat […]

  • Gelar Pawai Budaya Situmekar Tahun 2024, Kekompakan Masyarakat Menjadi Nilai Utama Dalam Pembangunan Kota Sukabumi

    Gelar Pawai Budaya Situmekar Tahun 2024, Kekompakan Masyarakat Menjadi Nilai Utama Dalam Pembangunan Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Hadiri puncak kegiatan Pawai Budaya Kelurahan Situmekar ke-42, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadi pesankan agar persatuan warga di wilayah bisa terus terjaga, Minggu (28/07/2024). kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi mengatakan, melalui pawai budaya yang berlangsung saat ini, merupakan suatu momentum kebersamaan masyarakat dalam menampilkan kearifan budaya lokal, agar menjadi […]

  • Buruan SAE Dipuji Forum Urban 20, Tedy Rusmawan: Bukti Keguyuban Urang Bandung

    Buruan SAE Dipuji Forum Urban 20, Tedy Rusmawan: Bukti Keguyuban Urang Bandung

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengikuti Konferensi Internasional Ketahanan Pangan U20 bertema “Improving City Food Security and Creating Future Work Through Urban Farming Based on Culture and Technology,” di Auditorium Pusat Pembelajaran Arntz-Geise, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Rabu (3/8/2022). Acara yang dilangsungkan secara hybrid ini juga dihadiri oleh […]

  • Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memberikan tanggapan terkait kehadirannya pada Peresmian Gedung Dakwah ANNAS, Minggu, 28 Agustus 2022 lalu, yang menjadi polemik masyarakat. Kang Yana, sapaan akrabnya Yana Mulyana mengungkapkan, kehadirannya dalam peresmian tersebut dalam kapasitas sebagai Wali Kota Bandung yang datang memenuhi undangan warganya. Sebagai Bapak dari masyarakat, dirinya senantiasa berusaha […]

  • Kajian Lingkungan Hidup Jadi Penopang Utama RPJMD Kota Bandung

    Kajian Lingkungan Hidup Jadi Penopang Utama RPJMD Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, S.A.P., menghadiri acara konsultasi publik terkait Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung, yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, di Grand Tebu Hotel Bandung, Rabu, 16 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk membentuk rekomendasi berupa rancangan […]

expand_less