Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

BPD Terbesar di Indonesia, Bank bjb Dorong Pembentukan Holding

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) terus menancapkan pengaruhnya menjadi bank besar di Indonesia.

Berbagai program jangka menengah dan panjang tengah dirancang untuk menjadi raksasa BPD di Indonesia.

Hal itu disampaikan jajaran direksi bank bjb saat hadir menjadi pembicara live Youtube Mirae Asset “Kamu Beli Saham Apa”, Kamis (10/3/2022).

Hadir Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania, Direktur Information Technology, Treasury & International Banking bank bjb Rio Lanasier.

Dalam paparannya, Yuddy menyebut, saat ini bank bjb terus menggenjot pendapatan utama baik dari segmen konsumer, korporasi, UMKM, komersial, dan lainnya. Juga terus melakukan penetrasi keuntungan dari fee based income layanan digital.

“Kami kedepan juga ada rencana yang saat ini sedang intense dibicarakan dengan BPD lain. Ini seiring ketentuan terbitnya POJK bahwa BPD harus memiliki modal inti harus minimal Rp3 triliun. Kalau tidak terpenuhi, akan turun kelas. Namun dari POJK ini ada esepsi, bahwa BPD bisa berkumpul atau membuat KUB (Kelompok Usaha Bank), ” beber dia.

KUB ini nantinya akan membawa bank bjb menjadi holding BPD. Saat ini sudah ada 5 BPD yang intense berkomunikasi dengan bank bjb.

“KUB ini akan menjadi fokus kami, terutama dalam pemanfaatan digitalisasi oleh BPD lainnya, ” kata Yuddy.

Menurut dia, bank bjb saat ini telah menyiapkan Capex (capital expenditure) hingga Rp500 miliar untuk memperkuat digitalisasi layanan keuangan. Perseroan berkomitmen tidak pelit belanja Information Technology (IT). Apalagi, digitalisasi adalah keniscayaan yang sebagaimana kebutuhan zaman yang serba cepat dan mudah.

Tak hanya itu, bank bjb juga terus memperkuat layanan keuangan dari sisi pembiayaan. Misalnya bjb Indah (Infrastruktur Daerah), memfasilitasi pinjaman modal bagi pemerintah daerah. Sehingga mereka bisa mendapat pinjaman secara mudah untuk membiayai pembangunan infrastruktur daerah.

“Banyak pemerintah daerah yang minati ini pembiayaan bjb Indah ini. Tidak cuman pemda di Jabar dan Banten, tapi pemda lainnya juga sangat berminat. Bahkan, untuk program ini Non Performing Loan (NPL)-nya 0, artinya sangat bagus kinerjanya, ” beber Yuddy.

bank bjb juga memiliki program bjb Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera). Program pembiayaan bagi ultra mikro yang tidak bankable namun ingin memajukan usahanya. bjb Mesra adalah fasilitas kredit tanpa bunga dan agunan. Namun hanya bisa diakses oleh komunitas di rumah ibadah.

“Target perseroan kedepan mencatat pertumbuhan hingga double digit. Kami akan menjadi elit bank, yaitu menjadi tuan rumah di wilayah kita sendiri. Intinya bagaimana kita kolaborasi dan open minded. Termasuk bagaimana kita juga berupaya penuhi kebutuhan milenial, ” beber dia.

Terkait KUB, Direktur Keuangan Nia Kania mengatakan, secara potensi BPD di Indonesia memiliki nilai aset yang cukup besar. Jika BPD ini menjadi satu kesatuan, akan menjadi entitas bisnis yang cukup besar. Secara aset, BPD di Indonesia mencapai lebih dari Rp800 triliun.
“Setelah KUB ini terbentuk, banyak kerja sama yang bisa dibangun. Di mana antar BPD bisa kerja sama SDM, jaringan kantor, treasure, kredit, dan lainnya. Ini potensinya luar biasa besar, ” kata dia.

Sementara itu, Direktur Information Technology, Treasury & International Banking bank bjb Rio Lanasier mengatakan, bank bjb saat ini sedang menggagas terbangun nya super apps. Rencananya dalam waktu dekat akan segera di-launching.

“Super apps ini nantinya menjawab kebutuhan konsumen yang kian besar. Super apps ini satu aplikasi untuk semua layanan keuangan. Aplikasi ini juga nantinya akan memudahkan digitalisasi pada KUB, ” imbuh dia.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghujung Akhir Tahun 2019, Dishub Kota Sukabumi Tuntaskan 24 Pekerjaan Tepat Waktu

    Penghujung Akhir Tahun 2019, Dishub Kota Sukabumi Tuntaskan 24 Pekerjaan Tepat Waktu

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bidang Bina Marga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, senantiasa berupaya optimal melakukan pemeliharaan jalan yang ada saat ini. Dianggaran Perubahan tahun 2019 ada 24 paket kegiatan pemeliharaan jalan dan perbaikan drainase.”Iya di bulan November sampai desember ada 24 paket pekerjaan dengan anggaran sekitar Rp3,1 miliar dari APBD Perubahan tahun anggaran 2019,”ujar Kepala […]

  • Panitia Kongres PWI Segera Bekerja

    Panitia Kongres PWI Segera Bekerja

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun, dan Ketua Umum PWI hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Zulmansyah Sekedang, menyepakati susunan Panitia Kongres Persatuan, Kamis (29/05/2025), dalam pertemuan lanjutan di Jakarta. Panitia Kongres Persatuan diharapkan mulai bekerja pada Senin, 2 Juni 2025. Panitia Kongres, yang terdiri atas Steering […]

  • Transparansi Pajak Daerah: BPKPD Kota Sukabumi Sebut Realisasi PBJT 2022–2025 Memuaskan

    Transparansi Pajak Daerah: BPKPD Kota Sukabumi Sebut Realisasi PBJT 2022–2025 Memuaskan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-  Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi (BPKPD) merilis laporan realisasi Pajak Daerah dan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tahun Anggaran 2022 hingga 2025. Dalam periode tersebut, capaian penerimaan dilaporkan melampaui target yang telah ditetapkan setiap tahunnya. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, mengatakan publikasi ini […]

  • Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo Serahkan Seperangkat Alat Musik Band Kepada Ajendam

    Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo Serahkan Seperangkat Alat Musik Band Kepada Ajendam

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo memberikan seperangkat alat musik band kepada Ajendam III/Siliwangi di Lapangan Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/02/2023). Seusai mengikuti launching Aplikasi Super Elektronik Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (ETWPAD), Pangdam secara simbolis menyerahkan alat musik untuk Siliwangi Band kepada Kaajendam […]

  • Pemkot Sukabumi dan BPS Kolaborasi Pendataan Regsosek

    Pemkot Sukabumi dan BPS Kolaborasi Pendataan Regsosek

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, tengah melakukan pendataan awal Registrasi Sosial ekonomi (Regsosek) 2022. Rakor yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi tersebut, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Kodim 0607 Kota Sukabumi, di salah […]

  • Realisasi Pendapatan Pajak, BPKD Kota Sukabumi Semester I Capai Rp.14 Milyar

    Realisasi Pendapatan Pajak, BPKD Kota Sukabumi Semester I Capai Rp.14 Milyar

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi – Realisasai pendapatan pajak daerah yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sukabumi sampai dengan semester I mencapai Rp14 miliar lebih. Sedangkan target yang  harus ditempuh sampai akhir tahun ini sebesar Rp22 miliar lebih.”Hasil pendataan yang masuk, pendapatan pajak daerah sampai semseter I ini mencapai 65,67%, atau mencapai Rp14 miliar lebih,”ujar […]

expand_less