Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ketua Dewan Sampaikan 11 Pokok Pikiran Penting DPRD di Musrenbang RKPD Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menyampaikan 11 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Bandung dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bandung 2023, di Hotel Grandia, Jumat (18/3/2022).

Acara ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Christian Julianto Budiman, Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, serta berbagai perwakilan dari elemen masyarakat.

Tedy menjelaskan, di dalam dokumen RKPD, salah satu bentuk usulan keterwakilan masyarakat melalui DPRD Kota Bandung berupa dokumen Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Bandung yang terangkum ke dalam seluruh urusan kewenangan pemerintah di tingkat kota.

“Maka Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Bandung merupakan dokumen yang sangat penting dan strategis untuk mendasari dan mengarahkan pelaksanaan pembangunan agar tidak lepas terhadap perwujudan visi dan misi Kota Bandung. Pokok Pikiran DPRD sangat diperlukan sebagai bahan penyusunan draf awal dokumen RKPD,” tutur Tedy, di depan para tamu yang hadir.

Adapun beberapa Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Bandung sebagai bahan masukan kepada Pemkot Bandung untuk menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2023 yang akan datang, seperti yang disampaikan Ketua DPRD Tedy Rusmawan dalam kegiatan ini, adalah sebagai berikut:

  1. DPRD Kota Bandung mencermati musrenbang kali ini relatif mengalami perubahan. Di antaranya setiap kelurahan mempunyai pagu anggaran. Dengan pagu anggaran tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan berbagai kegiatan pembangunan.

Terhadap hal tersebut, DPRD Kota Bandung mendorong pemerintah kota untuk dapat mengimplementasikan/merealisasikan pagu anggaran yang terdapat di kelurahan-kelurahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di setiap kelurahan.

  1. Dibutuhkan kehadiran optimisme di tengah Kota Bandung, terlebih di tahun mendatang. DPRD Kota Bandung mengajak semua berdoa agar pandemi Covid-19 berakhir.
    Optimisme merupakan energi positif yang harus dihadirkan untuk mencapai target-target yang ditetapkan. Pemerintah Kota Bandung dan stakeholder harus memiliki sikap ini agar kebersamaan dan sinergitas tercapai.

Dalam pembangunan kota, sektor ekonomi memegang peranan viral karena jika ekonomi tumbuh maka pendapatan kota juga akan tumbuh, dan meningkat. Pertumbuhan ekonomi ini merupakan energi untuk pembangunan sehingga di tahun 2023 optimistis akan meningkat lagi dibanding tahun sebelumnya.

  1. Pembangunan tidak hanya pembangunan fisik saja, tetapi pembangunan harus memiliki dimensi keseimbangan. Sehingga DPRD Kota Bandung mendorong untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk terus diperhatikan.

Terutama terkait dengan kualitas peningkatan karakter masyarakat Kota Bandung yang berakhlakulkarimah, karena Kota Bandung memiliki visi Bandung Unggul sumber daya manusianya, dan juga Bandung Agamis.

  1. Pemerintah Kota Bandung harus memperbaiki struktur/komposisi APBD Kota Bandung Tahun 2023 agar lebih proporsional antara belanja operasional dan belanja modal. DPRD Kota Bandung berharap struktur APBD Kota Bandung 2023 lebih berpihak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.
  2. Pada tahun 2021 masih terdapat target RPJMD dan janji kampanye yang capaiannya belum optimal. Pencapaian target RPJMD yang belum optimal di antaranya pencapaian target penguarangan titik banjir dan pengurangan titik kemacetan serta peningkatan ruang terbuka hijau (RTH).

Sedangkan janji kampanye yang belum tercapai optimal di antaranya Youth Space di setiap kecamatan yang baru terealisasi 30 persen. Selain itu, janji untuk merehabilitasi sarana olahraga yang baru terealisasi 46,66 persen.

Janji kepala daerah terpilih untuk menggratiskan sertifikasi tanah tempat ibadah juga baru terwujud 2 persen saja. Sementara janji menciptakan satu Koperasi Juara di setiap kecamatan baru terealisasi 36,67 persen.

  1. Meningkatnya gini ratio, meningkatnya angka kemiskinan, termasuk juga jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) harus ditindaklanjuti dengan mengalokasikan porsi anggaran yang memadai pada 2023.

Tujuannya agar program yang direncakan dapat berjalan, sesuai visi Kota Bandung yaitu Bandung Sejahtera.

  1. Terkait pemulihan ekonomi, UMKM yang terdampak dari pandemi ini harus mendapatkan bantuan Pemerintah Kota Bandung, baik akses pendanaan maupun pendampingan sertifikasi halal dan PIRT sehingga sektor UMKM juga perlu mendapatkan porsi anggaran yang memadai.
  2. DPRD Kota Bandung juga meminta pemerintah kota agar antisipatif terhadap program-program pemerintah pusat yang berdampak sosial.

Sebagai contoh yakni penertiban rumah dalam program Citarum Harum yang sampai hari ada terdapat ratusan rumah yang mendalami penertiban dan pembongkaran.

Pemerintah Kota Bandung harus memperhatikan hal ini dengan memberikan fasilitas tempat tinggal sementara.

  1. Kewilayahan mempunyai peran strategis dalam menyukseskan program kota, dalam hal ini kecamatan dan kelurahan. Namun, realitas di lapangan terkait pelayanan dan bangunan masih banyak yang belum layak sehingga perlu mendapatkan anggaran untuk merehabilitasi dan kegiatannya pun ada dukungan yang memadai.
  2. Terkait program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) Plus yang merupakan janji kampanye almarhum Oded M. Danial bersama wakilnya Yana Mulyana saat Pilwalkot 2018 lalu, DPRD Kota Bandung mendorong pemerintah kota untuk meningkatkan anggaran PIPPK berapapun besarannya, sebagai upaya merealisasikan janji politik.
  3. Pemkot Bandung agar memperhatikan catatan-catatan strategis/rekomendasi dari DPRD Kota Bandung, terkhusus catatan-catatan strategis LKPJ pada tahun 2019, 2020, dan 2021, serta masukan-masukan dari Komisi A, B, C, dan D DPRD Kota Bandung, agar perhatian DPRD terkait masalah-masalah Kota Bandung dapat ditindaklanjuti.

Tedy berharap kegiatan Musrenbang Tingkat Kota Bandung ini menjadi dasar acuan dalam penyusunan RKPD Kota Bandung Tahun 2023 yang dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan pembangunan Kota Bandung pada 2023.

Tahun 2023 ini merupakan 1 tahun terakhir dari periode masa jabatan almarhum Mang Oded dan Kang Yana. Untuk itu, dalam rangka memenuhi janji wali kota dan prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kota Bandung, maka untuk tahun 2023 perlu disusun perencanaan yang matang dan menyelesaikan target-target program prioritas yang belum tercapai,” ujar Tedy.

Musrenbang Kota Bandung ini akan dijabarkan lebih lanjut menjadi dokumen KUA dan PPAS, untuk kemudian menjadi dasar penyusunan dokumen RKA-SKPD sebagai penyusunan RAPBD pada tahun berjalan. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Terima 1.146 Sertifikat Hak Pakai dari BPN

    Pemkot Bandung Terima 1.146 Sertifikat Hak Pakai dari BPN

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperoleh Sertifikat Hak Pakai (SHP) untuk 1.146 bidang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Andi Kadandio Alepuddin menyerahkannya langsung kepada Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Selasa 4 Januari 2022. Yana mengapresiasi upaya BPN Kota Bandung yang selama […]

  • Sanitasi Kota Bandung Semakin Membaik

    Sanitasi Kota Bandung Semakin Membaik

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menuntaskan masalah Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan pada 2023 mendatang. Dari 151 kelurahan di 30 kecamatan, sebanyak 93 kelurahan atau 82.63 persen telah bebas ODF. “Pemkot Bandung berupaya meningkatkan akses sanitasi dan percepatan kelurahan ODF masuk dalam misi 1 sasaran 2. Yaitu […]

  • Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – NGIKAN yu, itulah nama Kuliner yang satu ini di gagas oleh milenial indonesia, berdiri tahun 2019 yang pertama dibuka di Jakarta yaitu di Tebet. dengan sistem franchise terbentuk sebuah usaha kuliner yang berbahan dari ikan nila yang dikemas menjadi sebuah makanan cita rasa yang beda dari kuliner lainnya. NGIKAN YU makan ikan […]

  • Aplikasi ZX! Membuat Semua Transaksi Menjadi Berkah

    Aplikasi ZX! Membuat Semua Transaksi Menjadi Berkah

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat siap meluncurkan aplikasi ZX, Senin 4 April 2022 mendatang. Rencananya, peluncuran bakal digelar di Pendopo Kota Bandung. Aplikasi yang dapat beroperasi untuk smartphone Android ini merupakan konvergensi transaksi dunia dan akhirat yang pertama di Dunia. Dengan berbagai fitur yang disediakan, mulai dari layanan ambulan, kesehatan, […]

  • Bupati Kabupaten Bandung Kukuhkan Jabatan Direksi dan Komisaris PT. Bandung Daya Sentosa

    Bupati Kabupaten Bandung Kukuhkan Jabatan Direksi dan Komisaris PT. Bandung Daya Sentosa

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KAB BANDING, MBInews.id – Bupati Bandung Dr. H. M Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si mengukuhkan Jabatan Direksi dan Komisaris PT. Bandung Daya Sentosa (Perseroda) di Rumah Dinas Bupati Bandung, Senin, 3 April 2023. Adapun jabatan Komisaris dan Direksi PT. Bandung Daya Sentosa diantaranya, Komisaris Utama Muhamad Fandi Pratama Putra, S.Kom., MM., CWM., CPD., Komisaris independen :  […]

  • DPRD Jabar Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI

    DPRD Jabar Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia Bertempat di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (6/4/2021). Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat beserta Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa […]

expand_less