Breaking News
Trending Tags

Dengan Kebersamaan, Pimpin Kota Bandung Dan Tangani Pandemi Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – “Dengan kebersamaan kita bisa keluar dari musibah pandemi.” Demikian kalimat yang terlontar dari Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat ditanya formula yang membuat Kota Bandung dapat menekan penyebaran kasus Covid-19 dari zona merah ke zona kuning.

Menurut Oded, kebersamaan pertama dalam persoalan Covid-19 yang dibentuk, yakni Gugus Tugas yang saat ini menjadi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, bersama stakeholder dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ulama, hingga Pengusaha.

“Kita bersama-sama dengan miskinnya pengalaman, karena semuanya tidak punya pengalaman. Dengan kebersamaan kita bisa keluar dari musibah pandemi,” katanya di Pendopo Kota Bandung, Rabu 22 September 2021.

“Kita sempat di zona merah, ke oranye, sekarang kuning, ini berkat kerja sama semua pihak,” imbuhnya.

Hal itu juga selaras dengan tagline dari Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-211, “Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi”. Dalam memimpin Kota Bandung 3 tahun ini, Oded pun berkolaborasi dengan berbagai pihak agar Kota Bandung menjadi lebih baik lagi.

Di masa kepemimpinan Oded bersama Wakilnya Yana Mulyana, Kota Bandung tengah berusaha menyelesaikan persoalan yang kerap terjadi, seperti persoalan sampah dengan gerakan Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).

“Kami sangat bangga. Ternyata walaupun pun ada hantaman pandemi ini, alhamdulillah program reguler, fokus terhadap urusan lingkungan atau sampah dengan Kang Pisman. Buruan SAE juga sudah lebih dari 230 titik, Pokja, Pokbun, Bank Sampah juga telah banyak,” ucapnya.

“Dengan Kang Pisman, yang tadinya membuang sampah, sekarang dikelola di RW bahkan menghasilkan nilai ekonomi. Dengan Buruan SAE sudah banyak masyarakat yang mandiri pangan juga. Saya merasakan surprise dengan warga Kota Bandung yang luar biasa,” lanjut Oded.

Terkait permasalahan macet dan banjir, Oded pun terus berkoordinasi untuk mengatasinya. Seperti dengan membagi tugas ke Dinas terkait sesuai tugas pokok dan fungsinya. Serta mengupayakan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Agar lebih optimal, Oded membagi tugas kepada Wakil Wali Kota Bandung, Sekretaris Daerah Kota Bandung, sampai kepada Asisten Daerah dan Kepala Dinas. Meski begitu kebijakan tetap ada di tangannya.

“Mang Oded terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, kementerian, pemerintah provinsi, lembaga, hingga swasta. Kita sudah ada dua fly over yang baru. Satu lagi sedang dibangun. Saat ini kita masih upayakan Fly over Soekarno Hatta dekat Samsat dan tol dalam kota (NS Link),” katanya.

“Itu salah satu upaya mengurai kemacetan, untuk antisipasi banjir kita bangun kolam retensi, ada juga trotoar, itu dari segi fisik. Dari sisi SDM, banyak anggaran yang kita berikan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, termasuk kesehatan,” ucapnya.

Saat disinggung tentang penghargaan yang diraih Kota Bandung selama masa kepemimpinannya, Oded menyampaikan hal itu menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat Kota Bandung.

Seperti hadirnya Lab BSL-2 yang berguna untuk menangani Covid-19 dari sisi 3T (Testing, Tracing, Treatment) sehingga bisa lebih cepat menangani kasus Covid-19 di Kota Bandung. BSL-2 pun menjadi salah satu hal diberinya penghargaan untuk inovasi di Kota Bandung.

Mengusung Visi Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis di masa kepemimpinan 3 tahun, Oded mengakui masih banyak yang harus diselesaikan.

Ia pun terus mengevaluasi serta mengoptimalkan berbagai hal yang harus dikerjakan di sisa kepemimpinannya bersama Yana Mulyana.

“Visi itu harapan atau ekspektasi kita, masyarakat Kota Bandung itu harus unggul, punya integritas, akal cerdas, dan pintar. Nyaman dengan membangun infrastruktur agar nyaman dihuni. Sejahtera, kita semua ingin dapat kesejahteraan di dunia dan akhirat,” ucapnya.

“Agamis, penting dengan adanya agama ini, religi, spiritualnya harus bagus. Karena ketika sebuah negara itu diisi oleh masyarakat yang hanya cerdas secara intelektual, kemudian secara spiritualnya lemah, bisa hancur,” katanya. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Abang Bian, Kapolsek Cikole Lakukan Pemantauan Langsung

    Dukung Program Abang Bian, Kapolsek Cikole Lakukan Pemantauan Langsung

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polsek Cikole melakukan pemantuan proses pemberian imunisasi terhadap anak, yang dilakukan di setiap Puskesmas di wilayah hukum polsek Cikole, Senin (08/08). Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut. “Pada hari ini, kami melakukan peninjauan kegiatan pemberian imunisasi yang berlangsung di Puskesmas,” ujar Subarna saat […]

  • Kolaborasi Seluruh Pihak Tangani Covid-19, RSHS Terima Bantuan 1 Unit Ventilator

    Kolaborasi Seluruh Pihak Tangani Covid-19, RSHS Terima Bantuan 1 Unit Ventilator

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menerima bantuan satu Unit ventilator dari Hegarmanah Residence dan Ciumbuleuit Group di Balai Kota, Jalan Wastukencana, No. 2 Bandung, Senin (30/03/2020). Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyaksikan secara langsung penyerahan bantuan tersebut. Ventilator tersebut merupakan alat yang berfungsi untuk menunjang atau membantu pernapasan. Ventilator sering kali […]

  • Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung digitalisasi dalam pemasaran produk UMKM lewat sejumlah aplikasi. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Bandung TB. Agus Mulyadi dalam siniar Ngariung, Kamis 28 Juli 2022. Aplikasi milik Pemkot Bandung untuk menunjang pertumbuhan UMKM, antara lain Asik Bandung. “Aplikasi ini (akan menjadi) All About UMKM (Kota Bandung) […]

  • Polrestabes Bandung, Berikan Hadiah Untuk Dua Warga Gratis SIM A/C

    Polrestabes Bandung, Berikan Hadiah Untuk Dua Warga Gratis SIM A/C

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Polrestabes Bandung  memberikan dua Sim gratis kepada warga yang lahir bertepatan HUT Bhayangkara yang bertepatan lahir pada 1 Juli, Dua warga  mendapatkan hadiah dari Polrestabes Bandung, yakni gratis membuat dan memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) baik C maupun A. Program pembuatan dan perpanjangan SIM gratis ini merupakan kebijakan Kapolrestabes Bandung […]

  • PTM Di Kota Bandung Tetap Berjalan

    PTM Di Kota Bandung Tetap Berjalan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berjalan lancar. Meski beberapa hari ini kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan, tetapi kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namun Pemkot Bandung meminta seluruh stakeholder tetap waspada. “Soal PTM, mulai tes acak. Dilakukan di beberapa sekolah dan hasilnya nol,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali […]

  • 90 Persen warga RW 19 Antapani Tengah mampu mengolah sampah

    90 Persen warga RW 19 Antapani Tengah mampu mengolah sampah

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pengelolaan sampah di rumah menjadi kunci utama untuk meminimalisir timbunan sampah di TPS, Hal Telah dilaksanakan warga RW 19 Kelurahan Antapani Tengah Kecamatan Antapani Kota Bandung. Sebanyak 90 persen warga RW 19 telah mampu mengolah sampah. 00Di wilayah ini sudah memasifkan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman). Menurut Ketua RW 19 […]

expand_less