Breaking News
Trending Tags

Mengenang Kang Asep, Dari Narasumber Jadi Penyiar Tetap “Renda Budaya” Radio Sonata 47 AM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Keluarga besar Radio Sonata tengah berduka, melepas kepergian salah satu penyiar terbaiknya, Asep Syaepudin Yunior, Selasa, 5 April 2022.

Dikenal dengan pribadi yang humoris, Asep bergabung bersama radio milik Pemerintah Kota Bandung sejak 2005 di kanal amplitude modulation (AM) dalam program “Renda Budaya”.

Pada program ini, ia mengedukasi para pendengar se-Bandung Raya mengenai kesehatan pengobatan alternatif dalam bahasa Sunda.

“Pendengar radio AM itu usianya kebanyakan memang sudah mulai sepuh. Melalui program ini, Kang Asep telah ikut melestarikan budaya Sunda dengan cara cara sosialisasi kesehatan menggunakan bahasa Sunda,” tutur Kepala UPT Radio Sonata, R. Hana Ganrina.

Namun, sejak tiga bulan ke belakang, kesehatan Asep semakin menurun. Ia diketahui mengidap penyakit hernia dan gangguan paru-paru.

“Paru-paru beliau sempat dioperasi memang. Hernianya juga diobati. Sudah tiga bulan dirawat di rumah sakit,” ucap Hana.

Selain dikenal humoris, Asep juga memiliki sisi tegasnya. Hana mengatakan, Asep merupakan orang yang tidak takut untuk menyampaikan pendapat dan terbuka dengan perbedaan.

“Misalnya kita lagi rapat sebuah program. Ternyata dia beda pendapat dengan kita, ya dia sampaikan. Dia orang yang terbuka, ketika berdebat ya saat di rapat saja. Di luar mah sudah seru lagi,” kenangnya.

Selain itu, Asep juga memiliki keahlian sebagai teknisi radio. Dalam dunia radio, seorang teknisi merupakan pekerjaan yang membutuhkan keahlian tertentu.

“Dia punya skill itu. Kalau alat rusak, dia yang bantu memperbaikinya. Meskipun bukan pekerjaannya ya, tapi memang helpful banget orangnya,” ujarnya.

Melalui acara yang Asep bawakan, Hana mengakui jika banyak pendengar yang menjadi lebih dekat dan loyal. Bahkan, para pendengar kerap mengirimkan hadiah untuk Radio Sonata.

“Pendengar Sonata AM ini jumlahnya banyak banget dan kompak. Karena memang pendengar AM itu lebih militan kalau menurut saya. Ada pendengar yang punya toko cat, dia kirim cat supaya studio kita jadi lebih berwarna dan rapi. Ada juga yang sampai kasih kulkas,” ungkapnya.

Di beberapa kesempatan, para pendengar Sonata 47 AM ini kerap membuat acara trip bersama.

“Kita para crew suka diajakin juga sama mereka,” imbuhnya.

Serupa dengan Hana, rekan kerja sesama Asep penyiar Sonata 47 AM, Helmi Sophian mengatakan, para pendengar program “Renda Budaya” kira-kira mencapai 200-an orang.

“Padahal beliau ini dulunya narasumber kita, tapi malah jadi penyiar tetap di Sonata AM. Selain itu, Kang Asep juga memiliki kelebihan sebagai terapis, ia belajar langsung dari dr. Hembing, pakar pengobatan tradisional dan akupunktur,” papar Helmi.

Melalui program “Renda Budaya” ini, Helmi menilai, banyak warga Bandung Raya yang tercerahkan dan teredukasi dengan baik.

“Kang Asep membawa pencerahan untuk masyarakat tentang tanaman herbal karena beliau juga punya bahan-bahan tanaman herbal di rumahnya. Beliau menjelaskan masing-masing herbal ini khasiatnya apa,” katanya.

Di usia 53 tahun, Asep meninggalkan seorang istri dan tiga anak beserta cucu-cucunya. Ia pun dikebumikan di Pasirparos. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pesta Rakyat HUT Kota Sukabumi Ke – 106 Harus Rela Dibatalkan

    Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pesta Rakyat HUT Kota Sukabumi Ke – 106 Harus Rela Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sukabumi ke 106 yang jatuh pada 1 April mendatang dipastikan diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut berkaitan dengan wabah COVID-19 serta himbauan Gubernur Jawa Barat agar Pemerintah Kota ataupun Kabupaten membatasi aktifitas pemgumpulan masa dalam jumlah besar. “Ya untuk peringatan HUT tidak mungkin […]

  • Disdik Kota Sukabumi Matangkan Mekanisme SPMB 2026, Fokus pada Transparansi

    Disdik Kota Sukabumi Matangkan Mekanisme SPMB 2026, Fokus pada Transparansi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 304
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Tahapan awal dilakukan melalui sosialisasi serta penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan SPMB jenjang SMA/SMK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Disdik Kota Sukabumi, Novian Restiadi, mengatakan pihaknya saat ini masih fokus melakukan konsolidasi untuk pelaksanaan SPMB jenjang TK, SD, […]

  • Diduga Terafiliasi Parpol, Seleksi Komisioner KPU di Empat Wilayah Resmi Diulang

    Diduga Terafiliasi Parpol, Seleksi Komisioner KPU di Empat Wilayah Resmi Diulang

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menyikapi kekosongan komisioner di tubuh KPU yang terdapat pada empat kota dan kabupaten di Jawa Barat, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia membenarkan terjadinya hal tersebut. Menurut Hedi saat dikonfirmasi usai menghadiri kegiatan Kirab Pemilu Tahun 2024 di Kota Sukabumi, dirinya menyebutkan bahwa ada kekosongan komisioner pada KPU di Kota Sukabumi […]

  • BPBD Kota Sukabumi Kembali Evakuasi Sarang Tawon jenis Vespa

    BPBD Kota Sukabumi Kembali Evakuasi Sarang Tawon jenis Vespa

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengevakuasi sarang tawon jenis vespa di Perumahan Cibeureum Permai 2, RT9/RW9 Kelurahan Babakan, Kecamatan Baros, Sabtu (16/1/2021) malam. Berdasarkan informasi dari BPBD, sarang tawon yang berada di rumah milik Ela (32) itu menempel di tiang antene dengan ukuran sebesar bola kaki.”Tadi kami mendapatkan laporan adanya sarang […]

  • Pasca Bencana, Musrenbang Kelurahan Sriwidari Kota Sukabumi, Prioritaskan 70 Persen Kegiatan Fisik

    Pasca Bencana, Musrenbang Kelurahan Sriwidari Kota Sukabumi, Prioritaskan 70 Persen Kegiatan Fisik

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kelurahan Sriwidari memprioritaskan 70 persen untuk perencanaan pembangunan tahun 2026 akan di gunakan untuk kegiatan fisik. Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyh, Kota Sukabumi. Rabu, (11/12/2024). Lurah Sriwidari, Hedi Darman mengungkapkan, Musrenbang tingkat keluarahan merupakan hasil rembug dari para RT, RW, LPM dan para tokoh. Dimana, hasil […]

  • Polda Jabar Berikan Bantuan Sembako Kepada Serikat Buruh Jabar Yang terdampak Covid-19

    Polda Jabar Berikan Bantuan Sembako Kepada Serikat Buruh Jabar Yang terdampak Covid-19

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Nasib buruh di tengah pandemi Covid-19 kian terancam. Pilihan mereka kini terbatas, antara bekerja keluar rumah demi tetap berpenghasilan atau mengkarantina diri dengan ancaman kehilangan pekerjaan. situasi saat ini seolah menaruh beban krisis kepada kaum buruh semata.  Belum lagi ancaman PHK bagi buruh yang dipicu melemahnya kegiatan ekonomi akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) […]

expand_less