Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mengenang Kang Asep, Dari Narasumber Jadi Penyiar Tetap “Renda Budaya” Radio Sonata 47 AM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Keluarga besar Radio Sonata tengah berduka, melepas kepergian salah satu penyiar terbaiknya, Asep Syaepudin Yunior, Selasa, 5 April 2022.

Dikenal dengan pribadi yang humoris, Asep bergabung bersama radio milik Pemerintah Kota Bandung sejak 2005 di kanal amplitude modulation (AM) dalam program “Renda Budaya”.

Pada program ini, ia mengedukasi para pendengar se-Bandung Raya mengenai kesehatan pengobatan alternatif dalam bahasa Sunda.

“Pendengar radio AM itu usianya kebanyakan memang sudah mulai sepuh. Melalui program ini, Kang Asep telah ikut melestarikan budaya Sunda dengan cara cara sosialisasi kesehatan menggunakan bahasa Sunda,” tutur Kepala UPT Radio Sonata, R. Hana Ganrina.

Namun, sejak tiga bulan ke belakang, kesehatan Asep semakin menurun. Ia diketahui mengidap penyakit hernia dan gangguan paru-paru.

“Paru-paru beliau sempat dioperasi memang. Hernianya juga diobati. Sudah tiga bulan dirawat di rumah sakit,” ucap Hana.

Selain dikenal humoris, Asep juga memiliki sisi tegasnya. Hana mengatakan, Asep merupakan orang yang tidak takut untuk menyampaikan pendapat dan terbuka dengan perbedaan.

“Misalnya kita lagi rapat sebuah program. Ternyata dia beda pendapat dengan kita, ya dia sampaikan. Dia orang yang terbuka, ketika berdebat ya saat di rapat saja. Di luar mah sudah seru lagi,” kenangnya.

Selain itu, Asep juga memiliki keahlian sebagai teknisi radio. Dalam dunia radio, seorang teknisi merupakan pekerjaan yang membutuhkan keahlian tertentu.

“Dia punya skill itu. Kalau alat rusak, dia yang bantu memperbaikinya. Meskipun bukan pekerjaannya ya, tapi memang helpful banget orangnya,” ujarnya.

Melalui acara yang Asep bawakan, Hana mengakui jika banyak pendengar yang menjadi lebih dekat dan loyal. Bahkan, para pendengar kerap mengirimkan hadiah untuk Radio Sonata.

“Pendengar Sonata AM ini jumlahnya banyak banget dan kompak. Karena memang pendengar AM itu lebih militan kalau menurut saya. Ada pendengar yang punya toko cat, dia kirim cat supaya studio kita jadi lebih berwarna dan rapi. Ada juga yang sampai kasih kulkas,” ungkapnya.

Di beberapa kesempatan, para pendengar Sonata 47 AM ini kerap membuat acara trip bersama.

“Kita para crew suka diajakin juga sama mereka,” imbuhnya.

Serupa dengan Hana, rekan kerja sesama Asep penyiar Sonata 47 AM, Helmi Sophian mengatakan, para pendengar program “Renda Budaya” kira-kira mencapai 200-an orang.

“Padahal beliau ini dulunya narasumber kita, tapi malah jadi penyiar tetap di Sonata AM. Selain itu, Kang Asep juga memiliki kelebihan sebagai terapis, ia belajar langsung dari dr. Hembing, pakar pengobatan tradisional dan akupunktur,” papar Helmi.

Melalui program “Renda Budaya” ini, Helmi menilai, banyak warga Bandung Raya yang tercerahkan dan teredukasi dengan baik.

“Kang Asep membawa pencerahan untuk masyarakat tentang tanaman herbal karena beliau juga punya bahan-bahan tanaman herbal di rumahnya. Beliau menjelaskan masing-masing herbal ini khasiatnya apa,” katanya.

Di usia 53 tahun, Asep meninggalkan seorang istri dan tiga anak beserta cucu-cucunya. Ia pun dikebumikan di Pasirparos. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bansos Beras Turun Ke Pemkot Cimahi, Berlogo Poto Walikota Cimahi..?

    Bansos Beras Turun Ke Pemkot Cimahi, Berlogo Poto Walikota Cimahi..?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Beras kemasan bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk masyarakat yang terdampak Covid-19, telah mulai dititipkan Pemkot ke tiap kelurahan. Seperti di Kelurahan Cipageran, beberapa truck pengangkut beras sudah terlihat menurunkan barang bawaannya dipelataran kantor Kelurahan. Hal tersebut di benarkan Agus Kustiawan Lurah Cipageran kantornya, pada Jumat (15/05/20). “Benar beras yang datang ini, […]

  • Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung launching program Pendidikan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) yang wajib diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN), bertempat di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, pada Senin, 22 September 2025. Program ini merupakan yang pertama kali dijalankan di level pemerintah kota/kabupaten dengan supervisi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

  • Pembangunan Tempat Pasar Sementara Tagog Padalarang KBB Menuai Protes Warga

    Pembangunan Tempat Pasar Sementara Tagog Padalarang KBB Menuai Protes Warga

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    KBB, MBInews.id – Kali ini datang dari salah seorang tokoh di Kecamatan Padalarang, Toro Gumilar. Menurutnya, rencana TPS Tagog Padalarang sama dengan merampas hak masyarakat pejalan kaki. “Semua warga negara di republik ini mempunyai hak yang sama jadi sama dengan merampas hak pejalan kaki karena pasar sementara itu menggunakan bahu jalan nasional,” kata Toro, yang […]

  • Vaksinasi Untuk Penyandang Disabilitas Harus Diperhatikan

    Vaksinasi Untuk Penyandang Disabilitas Harus Diperhatikan

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI, Mbinews.id – Dari 90 anak penghuni Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, 30 orang sudah melakukan vaksinasi dengan berbagai macam kendala yang mereka miliki dan tidak memungkinkan untuk mengikuti vaksinasi yang di selenggarakan di setiap puskesmas. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah saat melakukan kunjungan kerja terkait monitoring realisasi pelaksanaan vaksin […]

  • Kisah Aulia dan Meli Menjadi Pengibar Bendera Di Masa Pademi Civid-19

    Kisah Aulia dan Meli Menjadi Pengibar Bendera Di Masa Pademi Civid-19

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai sendi kehidupan. Termasuk kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bandung. Mereka yang berharap bisa mengibarkan Sang Merah Putih dengan meriah harus berpasrah pada kondisi darurat yang melanda hampir seluruh dunia. Aulia Citra Anggita dan Meli Amelia Yulyani juga merasakan dampaknya. Mereka adalah pembawa baki […]

  • AMKS Desak Kepastian Hukum, Wakaf Uang di Sukabumi Diminta Ditinjau Ulang

    AMKS Desak Kepastian Hukum, Wakaf Uang di Sukabumi Diminta Ditinjau Ulang

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Aliansi Masyarakat Kota Sukabumi (AMKS) menyoroti polemik wakaf uang yang masih berlangsung di Kota Sukabumi. Dalam audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, AMKS menekankan perlunya kepastian hukum sebelum program tersebut dijalankan. Menurut Juru Bicara AMKS, Anggi Fauzi, permasalahan bukan terletak pada konsep wakaf uang, tetapi mekanisme pelaksanaan dan landasan hukumnya. […]

expand_less