Breaking News
Trending Tags

Ini Dia Ngabuburit Keren Versi Milenial Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ngabuburit ke taman atau ke mal? Sepertinya sudah terlalu mainstream.

Menunggu waktu berbuka sepertinya bisa semakin keren jika bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Salah satu yang bisa dicoba yaitu mengolah sampah. Di Kota Bandung, sampah masih menjadi masalah. Salah satu cara mengatasinya yaitu mengola menjadi sejumlah produk.

Ada beragam cara mengolah sampah. Salah satunya, memanfaatkan sampah menjadi kompos.

Dilansir dari instagram Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, @dlh_kotabandung ada beberapa metode kompos. Di antaranya

1 . Komposter karung. cocok untuk yang memiliki banyak sampah organik. Ukurannya berkisar antara 60-200 liter.

Sampah yang dimasukan juga lebih baik dari hasil kebun, yaitu daun, ranting dan sebagainya.

  1. Komposter drum, ini paling populer dan cocok digunakan di lahan terbatas ataupun dalam ruangan.

Komposter ini bisa menggunakan drum plastik yang dilubangi untuk mendapatkan sirkulasi udara.

  1. Komposter pot atau gerabah, memiliki sifat yang menghasilkan oksigen sehingga memberikan sirkulasi udara lebih baik dibandingkan memakai plastik.
  2. Biopori, merupakan metode kompos yang letaknya di dalam tanah. Biopori dibuat dengan menggunakan pipa paralon plastik dengan diameter 10cm yang dilibangi kecil kecil dan dimasukan secara vertikal ke dalam lubang tanah sedalam 1 meter.
  3. Lodong Sesa Dapur (Loseda), metode ini dibuat dengan pipa berlubang setinggi 30cm dan ditanam dalam ketinggian 30-40cm. Loseda ini sangat populer diterapkan di Kota Bandung.
  4. Takakura, komposter ini menggunakan keranjang cucian bekas dilubangi dan dilapisi kardus bekas. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh Toji Takakura di Surabaya.
  5. Eco Enzym, metode hasil dari fermentasi limbah dapur organik, seperti ampas buah dan sayuran, gula merah, atau gula tebu dan air.

Hasil akhirnya, cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar yang bisa digunakan sebagai pembersih rumah, pupuk, insektisida dan sebagainya.

So, tunggu apalagi. Yuk kita berpartisipasi mengatasi masalah sampah di Kota Bandung. Minimal kita bisa memulainya dari tempat tinggal dan saat ini juga. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 590 Siswa SD Di Kota Sukabumi Ikuti Uji Coba OSN

    590 Siswa SD Di Kota Sukabumi Ikuti Uji Coba OSN

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan siswa dari perwakilan Sekolah Dasar (SD) se-Kota Sukabumi mengikuti uji coba pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2024 yang dilaksanakan secara online pada, Kamis (14/03/2024). Kepala Seksi Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Dadi Rulanto mengatakan uji simulasi OSN dilakukan bertujuan untuk membiasakan siswa menggunakan aplikasi OSN. […]

  • Kapolda Jabar Dukung Penuh dan Siap Amankan Kongres XXV PWI 2023

    Kapolda Jabar Dukung Penuh dan Siap Amankan Kongres XXV PWI 2023

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Jawa Barat mendukung sepenuhnya serta siap memfasilitasi pengamanan pada pelaksanaan Kongres XXV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tahun 2023 di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, tgl 25-26 September 2023. Kepala Polda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengatakan saat menerima audiensi Panitia Pelaksana Kongres XXV PWI Jabar di ruang kerjanya […]

  • Dirjen Imigrasi: Syarat Rekomendasi Kemenag untuk Mengurus Paspor Umrah Sudah Dicabut

    Dirjen Imigrasi: Syarat Rekomendasi Kemenag untuk Mengurus Paspor Umrah Sudah Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA,mbinews.id —  Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim menyampaikan, bahwa rekomendasi Kementerian Agama (Kemenag) sudah tidak menjadi syarat pengurusan paspor untuk umrah. Pencabutan syarat tersebut juga dibahas saat audiensi Dirjen Imigrasi dengan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Selasa (21/02/2023).   “Kita jangan mempersulit masyarakat yang ingin menjalankan ibadah. […]

  • Walikota Bandung Kunjungi Pelayanan Puskesmas  Ibrahim Adjie, Pesan Oded : Optimal Saat Pandemi Covid-19

    Walikota Bandung Kunjungi Pelayanan Puskesmas Ibrahim Adjie, Pesan Oded : Optimal Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tetap melayani kesehatan dasar masyarakat. Termasuk juga Puskesmas Ibrahim Adjie yang siap menangani pasien Covid-19. Hal ini terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengunjungi Puskesmas Ibrahim Adjie, Rabu (8/4/2020). “Kunjungan ke Puskesmas Ibrahim Adjie ini dalam rangka menghadapi Covid-19. Namun […]

  • Antisipasi Kemacetan Arus Balik Mudik, Sekolah Masuk Mulai 12 Mei 2022

    Antisipasi Kemacetan Arus Balik Mudik, Sekolah Masuk Mulai 12 Mei 2022

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menyatakan masuk sekolah setelah libur hari Raya Idul Fitri 1443 H yaitu pada Kamis, 12 Mei 2022 mendatang. Khususnya untuk jenjang PAUD, SD hingga SMP di lingkungan Disdik Kota Bandung. Hal itu tertuang dalam surat nomor B/PK.02.03/2690-Disdik/IV/2022 tertanggal 28 April 2022 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kota […]

  • Iskandar Zulkarnain: Penerapan Reformasi Birokrasi Merupakan Upaya Pembaruan Sistem Pemerintahan Secara Mendasar

    Iskandar Zulkarnain: Penerapan Reformasi Birokrasi Merupakan Upaya Pembaruan Sistem Pemerintahan Secara Mendasar

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, penerapan reformasi birokrasi merupakan upaya pembaruan sistem pemerintahan secara mendasar, khususnya dalam aspek kelembagaan, sumber daya manusia, dan tata laksana. Menurutnya, kebijakan penyederhanaan birokrasi sebagaimana diatur dalam Permenpan-RB Nomor 25 Tahun 2021 dan Nomor 17 Tahun 2021 merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang […]

expand_less