Breaking News
Trending Tags

Ini Dia Ngabuburit Keren Versi Milenial Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ngabuburit ke taman atau ke mal? Sepertinya sudah terlalu mainstream.

Menunggu waktu berbuka sepertinya bisa semakin keren jika bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Salah satu yang bisa dicoba yaitu mengolah sampah. Di Kota Bandung, sampah masih menjadi masalah. Salah satu cara mengatasinya yaitu mengola menjadi sejumlah produk.

Ada beragam cara mengolah sampah. Salah satunya, memanfaatkan sampah menjadi kompos.

Dilansir dari instagram Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, @dlh_kotabandung ada beberapa metode kompos. Di antaranya

1 . Komposter karung. cocok untuk yang memiliki banyak sampah organik. Ukurannya berkisar antara 60-200 liter.

Sampah yang dimasukan juga lebih baik dari hasil kebun, yaitu daun, ranting dan sebagainya.

  1. Komposter drum, ini paling populer dan cocok digunakan di lahan terbatas ataupun dalam ruangan.

Komposter ini bisa menggunakan drum plastik yang dilubangi untuk mendapatkan sirkulasi udara.

  1. Komposter pot atau gerabah, memiliki sifat yang menghasilkan oksigen sehingga memberikan sirkulasi udara lebih baik dibandingkan memakai plastik.
  2. Biopori, merupakan metode kompos yang letaknya di dalam tanah. Biopori dibuat dengan menggunakan pipa paralon plastik dengan diameter 10cm yang dilibangi kecil kecil dan dimasukan secara vertikal ke dalam lubang tanah sedalam 1 meter.
  3. Lodong Sesa Dapur (Loseda), metode ini dibuat dengan pipa berlubang setinggi 30cm dan ditanam dalam ketinggian 30-40cm. Loseda ini sangat populer diterapkan di Kota Bandung.
  4. Takakura, komposter ini menggunakan keranjang cucian bekas dilubangi dan dilapisi kardus bekas. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh Toji Takakura di Surabaya.
  5. Eco Enzym, metode hasil dari fermentasi limbah dapur organik, seperti ampas buah dan sayuran, gula merah, atau gula tebu dan air.

Hasil akhirnya, cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar yang bisa digunakan sebagai pembersih rumah, pupuk, insektisida dan sebagainya.

So, tunggu apalagi. Yuk kita berpartisipasi mengatasi masalah sampah di Kota Bandung. Minimal kita bisa memulainya dari tempat tinggal dan saat ini juga. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jabar Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Bogor Barat, Selatan dan Timur

    DPRD Jabar Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Bogor Barat, Selatan dan Timur

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KAB.BOGOR, MBInews.id – Warga Kabupaten Bogor khususnya masyarakat Kecamatan Pamijahan terus menantikan pemekaran di wilayahnya. Sebab, mereka mengeluhkan akses pelayanan publik yang kerap menjadi kendala administrasi dan lainnya. Anggota DPRD Jabar, Asep Wahyuwijaya mengaku pihaknya selalu mendorong pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) bahkan tidak hanya Bogor Barat tetapi Selatan dan Timur. Hal itu bertujuan untuk […]

  • Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perkembangan konsep taman di Kota Bandung telah sampai pada tingkat kewilayahan. Ketersediaan ruang hijau dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas sosial. Ruang Terbuka Publik juga sangat penting keberadaannya sebagai elemen pelengkap suatu kota yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Pemerintah Kota (Pemkot)Bandung terus membangun ruang terbuka untuk membuat ruang bagi masyarakat berkumpul, […]

  • Wali Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Mosam Untuk Sepuluh Keluarahan

    Wali Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Mosam Untuk Sepuluh Keluarahan

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Untuk menunjang peningkatan pelayanan masalah persampahan di wilayah, Pemkot Sukabumi menyerahkan bantuan motor sampah (mosam) untuk 10 kelurahan. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di Halaman Balai Kota Sukabumi. Rabu, (14/12/2022). “Bantuan mosam tersebut tentu saja untuk memberikan pelayanan persampahan kepada warga dalam menghadirkan layanan terbaik. Jadi mosam ini harus […]

  • Pokja PWI Kota Bandung Berbagi Lagi di Bulan Ramadan

    Pokja PWI Kota Bandung Berbagi Lagi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Hari kedua kegiatan berbagi kebaikan di bulan Ramadan 1445 H PWI Pokja Kota Bandung, sebanyak 250 paket makanan berbuka puasa berhasil dibagikan kepada para pengendara dan warga kota Bandung di sekitaran Jalan Ahmad Yani (depan Lapangan Sidolig) Kota Bandung, Jumat (22/3/2024). Setiap kegiatan berbagi, sebanyak 250 paket makanan berbuka puasa atau iftar […]

  • Cegah Penyebaran, Satgas Covid-19 Rangkul PWI Sampaikan Pesan Positif Dan Faktual

    Cegah Penyebaran, Satgas Covid-19 Rangkul PWI Sampaikan Pesan Positif Dan Faktual

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 bakal melibatkan ribuan wartawan di seluruh Indonesia  untuk menyebarluaskan informasi kampanye perubahan perilaku. Satgas Corona ingin wartawan memberikan pesan positif ke masyarakat sehingga kerja sama dengan Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), perlu dilakukan. “Satgas bersama dengan PWI bekerja sama untuk melibatkan sebanyak 5.800 wartawan dari seluruh provinsi, […]

  • Prov Sultra Ditetapkan Jadi Tuan Rumah HPN, Ketua Umum PWI Pusat :  Rangkaian Peringatan HPN Di Geser Ke Tahun 2022

    Prov Sultra Ditetapkan Jadi Tuan Rumah HPN, Ketua Umum PWI Pusat : Rangkaian Peringatan HPN Di Geser Ke Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA , MBInews.id – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap akan menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Hanya saja, waktunya bergeser dari sebelumnya tahun 2021 menjadi 2022. Pergeseran waktu pelaksanaan HPN di Sultra itu telah diputuskan dalam Rapat Pleno Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan telah disetujui pimpinan Pemprov Sultra, Rabu (5/8/2020). Puncak […]

expand_less