Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ini Dia Ngabuburit Keren Versi Milenial Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ngabuburit ke taman atau ke mal? Sepertinya sudah terlalu mainstream.

Menunggu waktu berbuka sepertinya bisa semakin keren jika bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Salah satu yang bisa dicoba yaitu mengolah sampah. Di Kota Bandung, sampah masih menjadi masalah. Salah satu cara mengatasinya yaitu mengola menjadi sejumlah produk.

Ada beragam cara mengolah sampah. Salah satunya, memanfaatkan sampah menjadi kompos.

Dilansir dari instagram Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, @dlh_kotabandung ada beberapa metode kompos. Di antaranya

1 . Komposter karung. cocok untuk yang memiliki banyak sampah organik. Ukurannya berkisar antara 60-200 liter.

Sampah yang dimasukan juga lebih baik dari hasil kebun, yaitu daun, ranting dan sebagainya.

  1. Komposter drum, ini paling populer dan cocok digunakan di lahan terbatas ataupun dalam ruangan.

Komposter ini bisa menggunakan drum plastik yang dilubangi untuk mendapatkan sirkulasi udara.

  1. Komposter pot atau gerabah, memiliki sifat yang menghasilkan oksigen sehingga memberikan sirkulasi udara lebih baik dibandingkan memakai plastik.
  2. Biopori, merupakan metode kompos yang letaknya di dalam tanah. Biopori dibuat dengan menggunakan pipa paralon plastik dengan diameter 10cm yang dilibangi kecil kecil dan dimasukan secara vertikal ke dalam lubang tanah sedalam 1 meter.
  3. Lodong Sesa Dapur (Loseda), metode ini dibuat dengan pipa berlubang setinggi 30cm dan ditanam dalam ketinggian 30-40cm. Loseda ini sangat populer diterapkan di Kota Bandung.
  4. Takakura, komposter ini menggunakan keranjang cucian bekas dilubangi dan dilapisi kardus bekas. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh Toji Takakura di Surabaya.
  5. Eco Enzym, metode hasil dari fermentasi limbah dapur organik, seperti ampas buah dan sayuran, gula merah, atau gula tebu dan air.

Hasil akhirnya, cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar yang bisa digunakan sebagai pembersih rumah, pupuk, insektisida dan sebagainya.

So, tunggu apalagi. Yuk kita berpartisipasi mengatasi masalah sampah di Kota Bandung. Minimal kita bisa memulainya dari tempat tinggal dan saat ini juga. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Kajian Omnibus Law, ISMI Kota Sukabumi : Pemerintah Cenderung Tidak Berfihak Kepada Rakyat Terutama Petani..!!

    Hasil Kajian Omnibus Law, ISMI Kota Sukabumi : Pemerintah Cenderung Tidak Berfihak Kepada Rakyat Terutama Petani..!!

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SuKABUMI, MBInews.id – Mahasiswa menganggap Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja yang akan ditetapkan oleh pemerintah tidak beriringan dengan kepentingan masyarakat petani dan tidak memikirkan aset yang dimiliki Bangsa Indonesia sendiri. Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMI) Hasbi, Minggu 22 Maret 2020, menurutnya hasil kajian draf Omnibus Law tersebut, bahwa […]

  • Nekat Gantung Diri karena Depresi, Polsek Warudoyong Lakukan Olah TKP

    Nekat Gantung Diri karena Depresi, Polsek Warudoyong Lakukan Olah TKP

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    SUKABUMI Mbinews.id – Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas tergantung dikediamannya yang berlokasi di Jalan Palasari Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Almarhum YT (29) ditemukan meregang nyawa dikediamannya sekitar pukul 13.00 waktu setempat, Senin (21/03/2022). Kapolsek Warudoyong Kompol Budi Setiana mengatakan, pihaknya pertama kali menerima aduan dari masyarakat terkait adanya peristiwa tersebut dari keluarga […]

  • Jaga Bandung Kondusif, Yana Ajak Ormas Eratkan Silaturahmi

    Jaga Bandung Kondusif, Yana Ajak Ormas Eratkan Silaturahmi

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak organsiasi kemasyarakatan (Ormas) untuk saling meningkatkan silahturahmi dan komunikasi. Hal tersebut sangatlah penting, menurutnya dengan dasar itu terjalin persaudaraan yang baik. “Tentunya kita sepakat kunci persaudaraan itu silaturahmi. Karena salah satu timbulnya masalah, ada di silaturahmi maupun komunikasi,” tuturnya saat membuka kegiatan Musyawarah Distrik X […]

  • Rizal Khairul: Penurunan Kabel FO Demi Keselamatan dan Keama

    Rizal Khairul: Penurunan Kabel FO Demi Keselamatan dan Keama

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., memotong kabel untuk memulai proses penurunan kabel fiber-optic (FO), di Jalan L.L.R.E. Martadinata, Bandung, Selasa (3/10/2023). Dari Pemkot Bandung kegiatan ini dihadiri oleh Kadiskominfo Kota Bandung Yayan A. Brillyana. Rizal Khairul mengatakan, DPRD Kota Bandung mendukung upaya Diskominfo yang tengah menggalakkan […]

  • Lanjutkan MoU, CEO WI. PLat Sambangi Perumda AM TBW

    Lanjutkan MoU, CEO WI. PLat Sambangi Perumda AM TBW

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Chief Executive Officer (CEO) perusahaan WI.Plat Cha Sunghoon di dampingi CEO PT. Supra Internasional Indonesia, Adhi Pramudito, melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi. Hal tersebut dilakukan, untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama, yang sudah dilakukan antara Perumda Air Minum TBW dengan WI. Plat, terkait […]

  • RKPD 2027 Memiliki Posisi Sangat Strategis Dalam Menentukan Arah Pembangunan

    RKPD 2027 Memiliki Posisi Sangat Strategis Dalam Menentukan Arah Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya S.E., S.H., menegaskan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan Kota Bandung. Hal tersebut ia sampaikan pada kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Bandung Tahun 2027, di Hotel Grandia, Bandung, Senin, 2 Februari […]

expand_less