Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ini Dia Ngabuburit Keren Versi Milenial Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ngabuburit ke taman atau ke mal? Sepertinya sudah terlalu mainstream.

Menunggu waktu berbuka sepertinya bisa semakin keren jika bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Salah satu yang bisa dicoba yaitu mengolah sampah. Di Kota Bandung, sampah masih menjadi masalah. Salah satu cara mengatasinya yaitu mengola menjadi sejumlah produk.

Ada beragam cara mengolah sampah. Salah satunya, memanfaatkan sampah menjadi kompos.

Dilansir dari instagram Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, @dlh_kotabandung ada beberapa metode kompos. Di antaranya

1 . Komposter karung. cocok untuk yang memiliki banyak sampah organik. Ukurannya berkisar antara 60-200 liter.

Sampah yang dimasukan juga lebih baik dari hasil kebun, yaitu daun, ranting dan sebagainya.

  1. Komposter drum, ini paling populer dan cocok digunakan di lahan terbatas ataupun dalam ruangan.

Komposter ini bisa menggunakan drum plastik yang dilubangi untuk mendapatkan sirkulasi udara.

  1. Komposter pot atau gerabah, memiliki sifat yang menghasilkan oksigen sehingga memberikan sirkulasi udara lebih baik dibandingkan memakai plastik.
  2. Biopori, merupakan metode kompos yang letaknya di dalam tanah. Biopori dibuat dengan menggunakan pipa paralon plastik dengan diameter 10cm yang dilibangi kecil kecil dan dimasukan secara vertikal ke dalam lubang tanah sedalam 1 meter.
  3. Lodong Sesa Dapur (Loseda), metode ini dibuat dengan pipa berlubang setinggi 30cm dan ditanam dalam ketinggian 30-40cm. Loseda ini sangat populer diterapkan di Kota Bandung.
  4. Takakura, komposter ini menggunakan keranjang cucian bekas dilubangi dan dilapisi kardus bekas. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh Toji Takakura di Surabaya.
  5. Eco Enzym, metode hasil dari fermentasi limbah dapur organik, seperti ampas buah dan sayuran, gula merah, atau gula tebu dan air.

Hasil akhirnya, cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar yang bisa digunakan sebagai pembersih rumah, pupuk, insektisida dan sebagainya.

So, tunggu apalagi. Yuk kita berpartisipasi mengatasi masalah sampah di Kota Bandung. Minimal kita bisa memulainya dari tempat tinggal dan saat ini juga. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Dan Cimahi Sepakat Kolaborasi, Masalah Di Perbatasan Jadi Prioritas

    Pemkot Bandung Dan Cimahi Sepakat Kolaborasi, Masalah Di Perbatasan Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan Pemkot Cimahi, Senin 4 Oktober 2021. Kerja sama di berbagai sektor ini, utamanya penuntasan sejumlah persoalan di wilayah perbatasan. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan khusus untuk masalah di perbatasan, kerja sama ini sebagai wujud komitmen penuntasan masalah dengan kolaborasi tanpa harus saling […]

  • bank bjb Cabang Sukabumi Gelar Webinar “Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui Digitalisasi Perbankan”

    bank bjb Cabang Sukabumi Gelar Webinar “Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui Digitalisasi Perbankan”

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinees.id – Guna meningkatkan pengetahuan seputar penggalian potensi pendapatan daerah secara digital, bank bjb menggelar webinar dan talkshow bertajuk “Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Digitalisasi Perbankan” di aula kantor Bank BJB Cabang Sukabumi, Jumat 28 Mei 2021. Acara berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan host dan narasumber di lokasi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi H. […]

  • DPRD Kota Sukabumi Soroti Addendum Pasar Pelita

    DPRD Kota Sukabumi Soroti Addendum Pasar Pelita

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id  – Diberikanya perpanjangan waktu (addendum) kepada PT. Fortunindo Arta Perkasa (PT.FAP) selaku pengembang Pasar Pelita oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, ternyata mendapat sorotan dari salah satu anggota DPRD Kota SUkabumi Faisal Anwar Bagindo. Menurutnya,  adanya kebijakan yang diberikan oleh Pemkot Sukabumi tersebut, seharusnya juga dibarengi dengan sangsi adminsitrasi kepada pihak pengembang. Sebab, kata […]

  • Pemkot Bandung Gandeng Soca AI untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Data

    Pemkot Bandung Gandeng Soca AI untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Data

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Langkah ini dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak swasta dan komunitas, termasuk pelaku industri teknologi. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan, pengambilan keputusan dan kebijakan di Kota Bandung harus berbasis data. “Prinsip pembangunan di Kota Bandung menekankan pendekatan eco-centric yang dilakukan melalui kolaborasi. Kami juga memiliki Command Center yang siaga 24 jam memantau […]

  • Nikmati Kota Bandung Tanpa Melanggar Aturan!

    Nikmati Kota Bandung Tanpa Melanggar Aturan!

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG Mbinews – Seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menjadi korban penganiayaan saat tengah bertugas di sekitar Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 11 Maret 2024. Kejadian bermula saat anggota melakukan pengaturan dan mendapati pengendara parkir tidak pada tempatnya. Setelah ditegur, pelaku tidak terima dan melemparkan mangkuk bubur ke kepala korban sehingga terjadi pendarahan pada […]

  • Ngahiji Ngajadi Bhakti, Menjadi Tema Reuni ALumni SMK PGRI 1 Sukabumi Angkatan Milenium

    Ngahiji Ngajadi Bhakti, Menjadi Tema Reuni ALumni SMK PGRI 1 Sukabumi Angkatan Milenium

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam mempererat silaturahmi, Alumni SMK PGRI 1 Kota Sukabumi angkatan tahun 2000, akan menyelenggarakan silaturahmi akbar yang ke 1 (Milenium Present), dengan mengangkat tema “Ngahiji Ngajadi Bakti” tersebut, silaturahmi akan diisi juga dengan berbagai kegiatan. “Rencananya reuni akbar angkat milenimum ini, akan digelar pada 24 Desember 2022 mendatang. Silaturahmi ini juga akan dilakukan berbagio […]

expand_less