Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Cegah Sebaran PMK Dengan Vaksin Dan Rapid Hewan Ternak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mengecek perkembangan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan berkuku belah jelang Iduladha, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna beserta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung meninjau beberapa peternakan hewan.

Salah satunya di Jalan Permata Taman Sari XII No. 13 Arcamanik, pada Jumat, 20 Mei 2022.

Melalui hasil pemantauan, dapat dipastikan sampai saat ini belum ada konfirmasi kasus positif PMK pada hewan ternak di Kota Bandung. Namun, Ema menegaskan, jika Pemkot Bandung akan terus melakukan pencegahan penyebaran PMK.

“Di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Subang itu sudah ditemukan kasusnya. Ibaratnya kita ini jadi terkepung dengan daerah-daerah yang terkonfirmasi aktif PMK. Maka, saat ini kami dan DKPP melakukan pengecekan intensif,” ungkap Ema.

Di Kota Bandung tercatat 50 peternak sapi dan 150 peternak domba. Dari 50 peternakan ini, terdapat 980 stok sapi di Kota Bandung. Sedangkan stok domba mencapai 1.118 ekor.

Namun, biasanya menjelang Iduladha, angka stok hewan untuk kurban akan semakin meningkat seiring dengan datangnya serbuan para pedagang musiman. Sebelum pandemi Covid-19, stok sapi untuk kurban mencapai 5.000 ekor dan domba 15.000 ekor.

“Saat pandemi, jumlah sapi untuk kurban turun menjadi 3.500 ekor dan domba 12.000 ekor. Saya prediksi di saat ada PMK ini bisa jadi kondisi jumlahnya akan ada penurunan kembali seperti awal-awal Covid-19 karena hewan tidak mudah untuk mobilitas,” jelasnya.

Tentu hal ini perlu diwaspadai juga oleh Pemkot Bandung agar hewan-hewan yang masuk dari luar Kota Bandung bisa terpantau aman dari PMK. Oleh karena itu, pada Juni mendatang, rencananya dilakukan vaksinasi pada hewan-hewan ternak, terutama yang akan dikurbankan.

Selain itu, semua hewan ternak yang masuk ke Kota Bandung akan dilakukan rapid tes. Ema mengakui, jika memang hal ini masih terkendala pada anggaran.

Solusinya, ia ingin mengajak para peternak ikut terlibat dalam membiayai rapid tes tersebut.

“Satu box rapid ini bisa digunakan untuk 50 ekor, harganya Rp5,5 juta. Saya yakin para peternak bisa ikut membantu untuk tes rapid ini demi mencegah PMK terjadi di Kota Bandung. Saya juga akan upayakan dana dari anggaran belanja tak terduga (BTT),” ucapnya.

Di luar itu, Ema mengimbau para peternak untuk menjual stok lama atau existing dulu sampai habis. Setelah itu bisa melakukan penambahan stok hewan yang sudah dijamin aman.

Sementara itu, Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, drh. Ermariah mengaku, telah mengimbau para peternak dan panita kurban untuk menyediakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Surat ini berfungsi sebagai verifikasi jaminan keamanan hewan kurban dari PMK.

“Kita memang sudah pakai ini dari dulu, tapi sekarang lebih diperketat lagi. Izin rekomendasi pengeluaran hewan dari daerah asal, dan surat persetujuan dari daerah yang menerima juga akan kita gencarkan kembali,” papar Erma.

Ia juga mengatakan, timnya selalu memantau berkala secara rutin. Jika ditemukan indikasi infeksi PMK pada hewan, akan segera dibawa ke lab di Subang.

Beberapa ciri gejala PMK ini antara lain, suhu hewan mencapai 39 derajat. Ada lepuhan seperti cacar di sekitar mulutnya. Lalu, di kakinya terdapat luka merah di sela-sela kuku. Jika ditemukan hewan yang tidak layak jual, maka harus dipisahkan dan tidak diberikan penanda kalung.

“Maka dari itu, kondisi kandang harus selalu bersih. Semua yang keluar masuk kandang harus desinfeksi. Orang kandang harus punya baju kandang sendiri. Kami sudah fasilitasi itu untuk para peternak,” akunya.

Meski telah diyakini PMK ini tidak bisa menyebar ke manusia, tapi Ema mengimbau untuk tetap menjaga keamanan dengan memilah bagian mana saja yang boleh dikonsumsi dan tidak.

“Dagingnya harus dimasak matang sebelum dikonsumsi. Sedangkan untuk tulang dan jeroan sebaiknya jangan dikonsumsi dulu,” imbau Erma.

Untuk menjaga ternaknya tetap aman dari PMK, salah satu peternak di Arcamanik, Bambang Heryanto mengatakan, telah rutin memberikan desinfektan dan vitamin pada sapi-sapi miliknya. Ia juga mengakui, jika pandemi berdampak pada penjualan ternaknya

“Dulu, normalnya di sini ada 125 ekor sapi. Tapi sekarang cuma 41 ekor. Apalagi ada isu PMK ini, jangan sampai jadi semakin berkurang dan membahayakan sapi-sapi yang sehat,” kata Bambang.

Sapi-sapi miliknya pun beragam, mulai dari kisaran Rp20-an juta hingga Rp80-an juta. Dengan berat 300 kg sampai 1 ton.

Bambang mengaku, belum berani untuk menambah stok sapi lagi di kandangnya karena khawatir jika sapi-sapinya akan tertular PMK dari sapi yang baru datang.

“Untuk sekarang, ya jual stok yang ada saja. Ini semua stok lama,” imbuhnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Ini, Sejumlah Bapokting Alami Penaikan Harga

    Pekan Ini, Sejumlah Bapokting Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebagian Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Tardisional dan Modern alami kenaikan harga. Seperti, cabai hijau besar semula diangka Rp16 ribu, kini dijual sekitar Rp18 ribu/kg. kemudian disusul oleh cabai rawit merah dari Rp26 ribu menjadi Rp28 ribu/kg, begitu juga dengan cabai rawit hijau yang saat ini di bandrol Rp24 ribu/kg, atau naik sekitar […]

  • Komisi I DPRD Jabar Sebut BUMDes Niagara Dapat Jadi Percontohan BUMDes Tingkat Nasional

    Komisi I DPRD Jabar Sebut BUMDes Niagara Dapat Jadi Percontohan BUMDes Tingkat Nasional

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KAB . BANDUNG, MBInews.id  – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Niagara yang dikelola oleh Desa Wangi Sagara, Kabupaten Bandung. Sejak dibentuk pada tahun 2002 lalu, saat ini Bumdes Niagara sudah beekontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp. 700 juta dan beromset Rp. 30 Miliar. Anggota Komisi […]

  • Soft Opening Lapang Sepak bola Pasir Nangka, Ini Kata Kades Sugih Mukti

    Soft Opening Lapang Sepak bola Pasir Nangka, Ini Kata Kades Sugih Mukti

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id– Soft Opening lapang sepak bola Pasir Nangka desa, Sugih Mukti Kec Pasir Jambu Kab Bandung secara resmi dibuka (15/11/2023) dan bisa di pergunakan bagi penyuka olah raga terutama sepak bola . Soft Opening lapang sepak bola Pasir Nangka ,dihadiri forkopimcam dan juga dinas terkait termasuk tamu undangan lainnya yang terlibat dalam kegiatan […]

  • SMPN 25 Bandung Pasca Kebakaran segera di perbaiki

    SMPN 25 Bandung Pasca Kebakaran segera di perbaiki

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pasca kebakaran yang menghanguskan 2 ruang kelas SMPN 25 Bandung, Kamis 16 September 2023 silam, kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berjalan meski melalui daring. Plh Wali Kota, Bandung Ema Sumarna menyampaikan, jika ini sudah ditemukan tidak ada indikasi unsur pidana dalam kejadian tersebut, garis polisi akan bisa segera dibuka. Garis polisinya bisa cepat […]

  • Tingkatkan Pelayanan, PosIND Siap Kirim Kargo Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air

    Tingkatkan Pelayanan, PosIND Siap Kirim Kargo Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Direktur Utama PosIND Faizal Rochmad Djoemadi bertemu dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Pusat Kementerian Agama RI pada 29 April 2024. Pertemuan membahas rencana pemberian kemudahan layanan pengiriman barang jemaah haji dari Arab Saudi ke Indonesia. Turut hadir dalam pertemuan Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PosIND Tonggo Marbun dan Direktur […]

  • Pemkot Bandung Siap Kembangkan Pelayanan Berbasis Metaverse

    Pemkot Bandung Siap Kembangkan Pelayanan Berbasis Metaverse

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Institut Pembangunan Jawa Barat (Injabar) Unpad sepakat menjajaki kerja sama pengembangan pelayanan berbasis metaverse. Layanan tersebut dijalankan secara virtual dengan teknologi 3D yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik secara lebih interaktif. “Kemajuan teknologi ini kita bisa manfaatkan khusus di Pemerintahan Kota Bandung, untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar […]

expand_less