Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung + Pussenkav TNI AD = Kolam Retensi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung kembali memiliki kolam retensi. Kali ini berada di kawasan militer tepatnya di Pusat Kesenjataan Kaveleri (Pussenkav), Jalan Cikuray Simpang, Kecamatan Lengkong.

Kolam rentensi tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Wakil Komandan Pussenkav, Brigadir Jenderal TNI Hendrikus Joko Rianto, Senin 23 Mei 2022.

Dengan luas 1.500 meter persegi, mampu menampung air dengan kapasitas 3.000 liter. Tak hanya itu, kolam retensi ini pun memiliki kedalaman 3,5 meter.

“Pengerjaan kolam ini swakelola oleh dinas. Alhamdulilah luasnya 1.500 meter persegi, kapasitasnya 3000 liter, menyelesaikan masalah banjir yang biasa terjadi di Jalan Martanegara dan Turangga,” tutur Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan TNI sangat luar biasa. Terlebih di dalam kota yang luasnya terbatas.

“Ini jarang terjadi kerjasama instansi militer dengan pemerintah. Mudah-mudahan seperi ini bisa ditingkatkan menyelesaikan permasalahan ditingkat lainnya,” ujar Yana.

Ia memastikan, dalam keterbatasan, pemerintah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan banjir.

Pasalnya, kolam retensi menjadi salah satu solusi untuk mencegah atau mengurangi luapan air ketika volume meningkat.

“Beberapa titik sering terjadi banjir, kita coba selesaikan di tengah keterbatasan anggaran yang kami miliki,” ujarnya.

“Nanti kolam retensi Jalan Bima tahun ini segera difungsikan, untuk menyelesaikan genangan (air) di Kota Bandung. Saat ini faktanya beberapa genangan air terjadi walaupun curah hujan tinggi itu relatif surutnya cepat,” beber Yana.

Yana optimis dengan kolaborasi mampu mewujudkan upaya yang menjadi target. Seperti kali ini, hasil kolaborasi berbuah manis menciptakan kolam retensi juga ruang publik untuk masyarakat.

“Ikhtiar kita terus, kira punya keterbatasan tapi tidak pernah berhenti berinovasi juga kerjasama,” ujarnya.

Selain anggaran, Yana mengatakan lahan menjadi keterbatasan untuk hal tersebut.

“Selain anggaran, lahan salah satu kendala juga. Apalagi lahan kan di tengah kota terbatas, kalau pengadaan berat (anggarannya),” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Komandan Pussenkav, Brigadir Jendral TNI Hendrikus Joko Rianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi yang dilakukan. Hal ini menjadi bukti pemerintah dengan TNI mampu menghasilkan kebermanfaatan yang baik.

“Kami mendukung penuh kolam retensi, seperti diketahui letak geografis Kota Bandung pada ketinggian 768 meter di atas permukaan laut, mengakibatkan Bandung punya curah hujan tinggi. Hal ini berdampak menyebabkan genangan air dan bahkan banjir,” jelasnya.

“Sebagai upaya Pemkot Bandung untuk mengantisipasi ini dengan kolam retensi juga sumur sesapan air yang fungsinya penampungan air berasal dari curah hujan,” bebernya.

Ia berharap kawasan tersebut menjadi menfaat bagi masyarskst juga lingkungan asrama Pussenkav.

“Makasih kepada pak wali sudah mewujudkan pembangunan kolam ini di lingkungan asrama Pussenkav. Akan bermanfaat bagi prajurit dan masyarakat yang tinggal disini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pusenkav bagian instansi TNI AD, berada di Kota Bandung ikut mendukung program yang dilaksanakan Pemkot Bandung terutama bidang pembangunan.

“TNI AD hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Didi Ruswandi menjelaskan, kolam retensi ini yang ke-8 di Kota Bandung.

“Totalnya dengan ini sudah 8. Sudah bisa optimal untuk mengatasi banjir kalau ibaratnya hujan itu 1 drum kita itu baru kolam retensi 2 ember. Masih banyak ruang untuk membentuk itu,” katanya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HPN 2020,  PWI Kota Bandung Gandeng PMI Gelar Bakti Donor Darah

    Peringati HPN 2020, PWI Kota Bandung Gandeng PMI Gelar Bakti Donor Darah

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG – MBInews.id – Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ke-74 tahun 2020. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Bandung IKWI dan SMSI,. menggelar bhakti sosial berupa donor darah , jalan Aceh, kota bandung, Senin,(10/2/2020). Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung tersebut, disambut antusias dari berbagai kalangan masyarakat. yang sekaligus ikut […]

  • Pemkot Sukabumi Belum Berikan Addendum kepada Pengembang Pasar Pelita

    Pemkot Sukabumi Belum Berikan Addendum kepada Pengembang Pasar Pelita

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – pemerintah Kota Sukabumi belum memberikan addendum (tambahan waktu) kepada pengembang Pasar Pelita. Namun Pemkot meminta kepada mereka untuk melakukan percepatan-percepatan pembangunan.”Hasil rapat Selasa kemarin (28/08/2019), Kita hanya meminta pengembang melakukan percepatan pembangunannya,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Kamis, (29/08/2019). Fahmi menambahkan, jika pihak pengembang meminta addendum, tentu saja harus jelas alasanya. Jadi lanjut […]

  • Di Kota Sukabumi, Cabai-Cabaian Naik Harga

    Di Kota Sukabumi, Cabai-Cabaian Naik Harga

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Dikumindag) Kota Sukabumi, menyebutkan, komoditas cabai alami penaikan harga pekan ini. Yakni, cabai merah besar TW dari Rp28 ribu menjadi Rp30 ribu per kg, cabai hijau besar semula Rp16 ribu menjadi Rp18 ribu per kg. Disusul cabai keriring merah dari Rp34 ribu menjadi Rp36 ribu […]

  • Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung Haru Suandharu dan R. Dhani Witianata menegaskan bahwa semua anak-anak di Kota Bandung harus mendapatkan kualitas pendidikan terbaik. Akan menyiapkan beasiswa bagi anak berprestasi dan menyiapkan subsidi bagi anak tak mampu. Anak-anakdi Kota Bandung, harus dimudahkan untuk bisa sekolah dimanapun yang mereka mau. Bagi anak-anak […]

  • Terkait Sekolah Tatap Muka, Pemkot Sukabumi Tunggu Instruksi Gubernur Jabar

    Terkait Sekolah Tatap Muka, Pemkot Sukabumi Tunggu Instruksi Gubernur Jabar

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Barat perihal pembelajaran tatap muka di Kota Sukabumi.”Kami menunggu intruksi dari Pak Gubernur Jawa Barat, mengenai pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021-2022, di Kota Sukabumi,”terang Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Sukabumi, Cecep Mansur melalui telepon genggamnya. Jumat, (26/3/2021).Cecep ,mengatakan, untuk itu, […]

  • Pasca Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

    Pasca Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, bersama dengan Dinas Kesahatan (Dinkes) Kota Sukabumi, melakukan pelatihan Hygiene bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) di Kota Sukabumi, Senin (6/12/2021). Sedikitnya ada 52 pelaku UMKM di Kota Sukabumi, yang mengikuti acara pelatihan […]

expand_less