Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung + Pussenkav TNI AD = Kolam Retensi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung kembali memiliki kolam retensi. Kali ini berada di kawasan militer tepatnya di Pusat Kesenjataan Kaveleri (Pussenkav), Jalan Cikuray Simpang, Kecamatan Lengkong.

Kolam rentensi tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Wakil Komandan Pussenkav, Brigadir Jenderal TNI Hendrikus Joko Rianto, Senin 23 Mei 2022.

Dengan luas 1.500 meter persegi, mampu menampung air dengan kapasitas 3.000 liter. Tak hanya itu, kolam retensi ini pun memiliki kedalaman 3,5 meter.

“Pengerjaan kolam ini swakelola oleh dinas. Alhamdulilah luasnya 1.500 meter persegi, kapasitasnya 3000 liter, menyelesaikan masalah banjir yang biasa terjadi di Jalan Martanegara dan Turangga,” tutur Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan TNI sangat luar biasa. Terlebih di dalam kota yang luasnya terbatas.

“Ini jarang terjadi kerjasama instansi militer dengan pemerintah. Mudah-mudahan seperi ini bisa ditingkatkan menyelesaikan permasalahan ditingkat lainnya,” ujar Yana.

Ia memastikan, dalam keterbatasan, pemerintah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan banjir.

Pasalnya, kolam retensi menjadi salah satu solusi untuk mencegah atau mengurangi luapan air ketika volume meningkat.

“Beberapa titik sering terjadi banjir, kita coba selesaikan di tengah keterbatasan anggaran yang kami miliki,” ujarnya.

“Nanti kolam retensi Jalan Bima tahun ini segera difungsikan, untuk menyelesaikan genangan (air) di Kota Bandung. Saat ini faktanya beberapa genangan air terjadi walaupun curah hujan tinggi itu relatif surutnya cepat,” beber Yana.

Yana optimis dengan kolaborasi mampu mewujudkan upaya yang menjadi target. Seperti kali ini, hasil kolaborasi berbuah manis menciptakan kolam retensi juga ruang publik untuk masyarakat.

“Ikhtiar kita terus, kira punya keterbatasan tapi tidak pernah berhenti berinovasi juga kerjasama,” ujarnya.

Selain anggaran, Yana mengatakan lahan menjadi keterbatasan untuk hal tersebut.

“Selain anggaran, lahan salah satu kendala juga. Apalagi lahan kan di tengah kota terbatas, kalau pengadaan berat (anggarannya),” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Komandan Pussenkav, Brigadir Jendral TNI Hendrikus Joko Rianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi yang dilakukan. Hal ini menjadi bukti pemerintah dengan TNI mampu menghasilkan kebermanfaatan yang baik.

“Kami mendukung penuh kolam retensi, seperti diketahui letak geografis Kota Bandung pada ketinggian 768 meter di atas permukaan laut, mengakibatkan Bandung punya curah hujan tinggi. Hal ini berdampak menyebabkan genangan air dan bahkan banjir,” jelasnya.

“Sebagai upaya Pemkot Bandung untuk mengantisipasi ini dengan kolam retensi juga sumur sesapan air yang fungsinya penampungan air berasal dari curah hujan,” bebernya.

Ia berharap kawasan tersebut menjadi menfaat bagi masyarskst juga lingkungan asrama Pussenkav.

“Makasih kepada pak wali sudah mewujudkan pembangunan kolam ini di lingkungan asrama Pussenkav. Akan bermanfaat bagi prajurit dan masyarakat yang tinggal disini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pusenkav bagian instansi TNI AD, berada di Kota Bandung ikut mendukung program yang dilaksanakan Pemkot Bandung terutama bidang pembangunan.

“TNI AD hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Didi Ruswandi menjelaskan, kolam retensi ini yang ke-8 di Kota Bandung.

“Totalnya dengan ini sudah 8. Sudah bisa optimal untuk mengatasi banjir kalau ibaratnya hujan itu 1 drum kita itu baru kolam retensi 2 ember. Masih banyak ruang untuk membentuk itu,” katanya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – West Java Investment Summit (WIJS) 2020 resmi digelar pada 16-19 November 2020. Ajang yang mempertemukan para investor nasional dan global ini kembali diselenggarakan dengan fokus mempromosikan prospek investasi untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana Metropolitan yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. […]

  • MUI Kota Sukabumi Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

    MUI Kota Sukabumi Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, bekerjasama dengan Baznas, ACT Cabang Kota Sukabumi berikan santunan kepada anak yatim. Selasa, (10/8/20210). Santunan yang diberikan oleh Asisten Daerah Perekonomian, dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Cecep Mansur, tersebut, dalam memperingati Tahun Baru Islam 1443 Hijriah. pada hari Selasa, 10 Agustus 2021, di Gedung Pusat Kajian Islam. Asisten […]

  • Komunikasi Jadi Elemen Penting Dalam Politik

    Komunikasi Jadi Elemen Penting Dalam Politik

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MBInews.id, BANDUNG – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai, komunikasi dalam politik harus dibudayakan. Pasalnya, komunikasi menjadi elemen penting dalam berpolitik. “Harus membudayakan berkomunikasi. Ini sangat penting bagi kedewasaan berpolitik,” ujar Yana saat acara Obrolan Politik dan Demokrasi (Opsi) di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Minggu (4/8/2019) malam. “Dan warga Kota […]

  • Jelang Idul Adha, Wali Kota Sukabumi Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    Jelang Idul Adha, Wali Kota Sukabumi Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jelang Idul Adha 1444 Hijriyah, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban di beberapa titik lapak penjualan, wilayah Kecamatan Warudoyong. Senin, (26/6/2023). “Hasil pemantauan tadi di sejumlah titik semuanya aman. Sehingga warga bisa membeli hewan kurban dengan nyaman,”ujar Fahmi. Tapi, kata Fahmi, tahun ini penjualanya alami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya. […]

  • Jelang Lebaran, JPKP Cianjur Berikan Santunan Ke Yayasan Keswa Ranum

    Jelang Lebaran, JPKP Cianjur Berikan Santunan Ke Yayasan Keswa Ranum

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id –  Momentum bulan suci ramadan sebagai bulan penuh keberkahan, dimanfaatkan oleh JPKP Cianjur seblumnyah sudah membagikan paket sembako untuk daerah Cianjur lainnya dengan beragam kegiatan positif Ketua JPKP Cianjur, lucky menuturkan acara hari ini pemberian santunan infaq ke yayasan keswa ranum  dan sebelumnya ia dan pengurus serta anggota jpkp cianjur membagikan paket sembako […]

  • Monev Pemerintah Kec Katapang Libatkan DPMD Kab. Bandung

    Monev Pemerintah Kec Katapang Libatkan DPMD Kab. Bandung

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Kab.Bandung, Mbinwws.id – Camat Katapang Kabupaten Bandung Rahmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah, Agus Setia Rohmana meminta Pemerintah Kabupaten Bandung, kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kecamatan Katapang. “Pelaksanakan Monitoring Evaluasi (Monev) tingkat kabupaten DPMD Kab Bandung yang sebelumnya di tingkat Kecamatan ,” Ujar Agus Setia Rohmana SH. […]

expand_less