BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus 2 Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah membahas muatan lokal dalam Raperda bersama BKAD, Bappelitbang, Bag. Hukum Setda, dan Tim Naskah Akademik, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, pada Kamis, (18/8/2022).
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Pansus 2, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan dihadiri anggota Pansus 2, Erick Darmajaya, B.Sc., M.K.P., Asep Sudrajat., H. Agus Andi Setiawan, S.Pd.I., Khairullah, S.Pd.I., Hasan Faozi, S.Pd., dan Ir. H. Agus Gunawan, baik secara langsung dan juga teleconference.
Rizal dan juga anggota Pansus 2 berharap raperda ini sudah memasukan muatan-muatan lokal, tidak hanya mengadopsi dari Peraturan Pemerintah (PP) atau Peraturan Menteri saja.
Lebih lanjut, Anggota Pansus 2, Hasan Faozi mengatakan, perlu ada matriks terlebih dahulu dari PP, Permen dan Perda, sebelum masuk pada muatan lokal.
“Adakan matriks PP, Permen, dan Perda, untuk mengoptimalkan waktu, harusnya dibuatkan dulu matriksnya biar
BANDUNG, — Anggota DPRD Kota Bandung, H. Erwin, S.E., berharap para pemuda dapat mengisi kemerdekaan dengan hal yang kreatif dan produktif. Dengan demikian, perjuangan yang dilakukan para pahlawan dapat diteruskan oleh generasi selanjutnya.
Hal tersebut ia sampaikan seusai Renungan Suci dalam memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 RI, di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Selasa (16/8/2022) malam.
“Dalam memperingati kemerdekaan, para pemuda bisa mengisi dengan hal-hal yang positif, kreatif dan inovatif,” ujarnya.
Ia mencontohkan, cara itu bisa dilakukan dengan menambah banyak ilmu pengetahuan dan wawasan, termasuk memahami sejarah dan mengingat jasa pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia.
“Misalnya bagi yang minat ke bisnis, lebih banyak belajar tentang bisnis, bisa juga politik, pemerintahan dan lain sebagainya,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para generasi penerus bangsa untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi yang canggih saat ini dengan sebaik-baiknya.
Diakuinya teknologi yang berkembang saat ini begitu hebat dan luar biasa, namun harus dibarengi dengan kesabaran dan pengendalian diri. Terutama menjauhi hal negatif yang akan berdampak buruk bagi para pemuda.
“Ambil yang positif dan jauhi yang negatif. Jadi pemuda jangan cepat mengambil keputusan tetapi harus teliti, cerdik dan waspada,” ujarnya.* (Rio)