Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Teras Cihampelas Sepi Pengunjung, Lebih Besar Pasak dari pada Tiang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews id – Pemererintah Kota Bandung gelontorkan dana puluhan miliar rupiah untuk keberadaan Teras Cihampelas. Tujuannya adalah untuk menampung atau memberdayakan Pedagang Kaki Lima yang ada di seputar Jalan Cihampelas agar lebih memiliki daya jual.

Namun dalam pelaksanaanya justru tak sesuai dengan ekspektasi, apalagi dalam beberapa tahun terakhir dihantam adanya pandemi covid-19 yang menghantam tanah air termasuk Kota Bandung.

Hal tersebut selain berdampak pada aspek kesehatan masyarakat juga berdampak pada ekonomi global. Tak terkecuali kehidupan di Teras Cihampelas yang saat itu tengah merangkak. Walhasil selama kurang lebih tiga tahun menjadi mangkrak.

Seiring pandemi covid-19 mulai menurun, pemeritah Kota Bandung kembali melirik keberadaan Teras Cihampelas. Bahkan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulayana menjelang bulan puasa tepatnya bulan Maret 2022, melakukan aksi bersih-bersih dan penataan dengan tujuan Teras Cihampelas kembali diberdayakan. Namun hal tersebut tidak terwujud alias hanya isapan jempol belaka dan terkesan sia-sia.

Kini dalam beberapa pekan terakhir Teras Cihampelas kembali diperbaiki agar bisa diberdayakan tentunya. Bahkan sejumlah persiapan pun dilakukan termasuk perbaikan pondasi hingga area atas yang biasa digunakan untuk berdagang.

Bahkan untuk menghidupkan kembali, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menghimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jika mengadakan rapat kecil diadakan di Teras Cihampelas. Maksudnya tak lain agar pera pelaku UMKM bisa mendapat penghasilan dari penyediaan konsumsi rapat.

Sekda pun mengklaim saat ini ada sekitar 85 dari 190 lebih pedagang yang sudah siap untuk kembali melakukan aktifitas di Teras  Cihampelas. Namun dari pantauan di lapangan kenyataanya hanya ada belasan pedagang.

Menurut salah satu pedagang Batagor di Jalan Cihampelas yang tidak mau disebutkan namanya, awalnya dia berdagang selama dua tahun setelah diresmikan 2017 lalu. Namun, menurut dia setelah dua tahun berjualan, omzetnya justru malah menurun, hingga bangkrutnya akhir tahun 2018. Kemudian, tahun 2019, dia pindah untuk berjualan lagi ke bawah di dekat pinggir Jalan Cihampelas.

“Tahun pertama dan kedua sejak peresmian, pengunjung yang membeli jajanan, pakaian maupun asesoris cukup membludak. Namun seiring waktu, omzet saya malah terus menurun bahkan sempat terhenti karena kehabisan modal. Tahun 2019 saya dengan terpaksa kembali jualan di pinggir jalan karena di atas (Teras Cihampelas) kurang nyaman karena tak terurus,” jelasnya.

Menurut dia, seharusnya para pedagang itu merupakan penduduk asli Jalan Cihampelas, yaitu RT 03, 04, 05 dan 06, RW 05 Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong Kota Bandung.
“Ada informasi dulu sewaktu saya berdagang ada 190 lebih kios, malah orang luar Jalan Cihampelas bisa berdagang di Teras Cihampelas, ada orang Cicendo,  Cimahi dan daerah lain. Isunya, kios dijual dikisaran Rp 50.000 hingga Rp 500.000 per kios,”ungkapnya.

Dikatakanya dulu di awal dikelola orang-orang sini, tetapi tidak becus mengurusnya. Padahal menurunya para pedagang dikutip Rp 5.000 dan Rp 10.000 per kios.

“Kalau bener mengelolanya sebetulnya sih harusnya aman. Karena dalam sehari bisa mendapat retribusi Rp 1 jutaan,” ungkapnya.

Diakuinya, baru-baru ini ada himbauan dari Pemkot Bandung, bahwa para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cihampelas diminta mengisi kios kuliner di Teras Cihampelas. Kalau PKL tidak mau mengisi lagi di atas, maka kios akan dikelola Pemkot Bandung.

Namun menurutnya, jika dia jualan di atas, siapa yang mau membeli dagangannya.

“Saya lihat sendiri, setelah peresmian oleh Walikota Yana Mulyana pada 22 Oktober 2022 lalu, ternyata semakin hari malah semakin sedikit pengunjungnya. Daripada rugi kedua kali, lebih baik saya tetap berjualan di bawah. Kalau kios mau diambil Pemkot Bandung, silahkan. Karena di atas, banyak kios yang rusak dijebol maling sehingga tidak aman kalau tetap memaksakan berjualan di Teras Cihampelas,” tuturnya.

Pasangan suami isteri pedagang pakaian yang sempat ditemui mengaku, mereka mulai lagi sejak peresmian kembali pada 22 Oktober 2022 lalu. Namun pendapatanya sangatlah minim, sehingga untuk kebutuhan hidup mereka sehari-haripun tidak tertutupi.

“Awal peresmian memang ramai pembeli, namun saat ini, sepi pengunjung, sehingga pendapatan kami sangatlah minim. Walaupun kami tidak dipungut biaya untuk berdagang di kios kuliner Teras Cihampelas ini. Untuk antisipasi keamanan agar tidak kecurian barang, kami iuran untuk membayar keamanan guna menjaga dagangannya di malam hari,” keluhnya.

Memang dari pantauan di lapangan Selasa siang (25/10/2022), Teras Cihampelas tampak sangat sepi dari pengunjung. Bahkan pedagang yang berjualan bisa dihitung dengan jari tangan, padahal Pemkot Bandung telah menyiapkan puluhan kios bagi PKL.
Walhasil puluhan miliar dana APBD yang digelontorkan untuk pembangunan Teras Cihampelas ini malah merugikan dari pada menguntungkan. Sepertinya peran Dinas Kominikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai corong Pemerintah Kota Bandung kurang maksimal.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muscab PKB Kabupaten Bandung Digelar di Soreang, PAN Siap Perkuat Sinergi Koalisi

    Muscab PKB Kabupaten Bandung Digelar di Soreang, PAN Siap Perkuat Sinergi Koalisi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Kabupaten Bandung, Mbinews.id – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tingkat Kabupaten Bandung resmi digelar di Hotel Sunshine, Soreang, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PKB se-Kabupaten Bandung serta para pimpinan partai politik yang tergabung dalam koalisi. Pelaksanaan Muscab ini menjadi momentum penting bagi PKB Kabupaten Bandung dalam menentukan arah kepemimpinan dan […]

  • USB YPKP Bandung Bersama Lithan Educlaas Gelar Orientasi Kelas Internasional, Terjaring 50 Mahasiswa Tepilih

    USB YPKP Bandung Bersama Lithan Educlaas Gelar Orientasi Kelas Internasional, Terjaring 50 Mahasiswa Tepilih

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBImews.id  – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP menggelar Orientasi kelas kerjasama Internasional bersama Edu Claas”Lithan Edu Claas. Untuk mengembangkan kelas internasional pada bidang studi teknik informatika. Edu Claas Pte Ltd merupakan anak perusahaan internasional Lithan yang menjadi pemilik platform Pan-Asia edu Claas. Hadir dalam Orientasi Kerjasama ini, Rektor USB YPKP, Dr. H. Asep Effendi […]

  • Baru Dilantik, Ketua AMPI Kota Sukabumi Gencarkan Kegiatan

    Baru Dilantik, Ketua AMPI Kota Sukabumi Gencarkan Kegiatan

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Setelah resmi didapuk menjadi Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Sukabumi masa bakti 2021-2026, Ivan Rusvansyah mengadakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah masal, Minggu (26/9/2021). Ivan mengatakan, pada acara donor darah yang pertama kali diselenggarakannya tersebut, antusiasme masyarakat sekitar sangat tinggi. Hampir dari berbagai kalangan, sangat antusias mengikuti kegiatan yang […]

  • Emil Mengaku Prihatin, KPK Tetapkan Sekda Prov Jabar Sebagai Tersangka Kasus Suap Meikarta

    Emil Mengaku Prihatin, KPK Tetapkan Sekda Prov Jabar Sebagai Tersangka Kasus Suap Meikarta

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa sebagai tersangka penerima suap kasus Meikarta. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan pernyataan lengkapnya.Gubernur yang akrab disapa Emil itu mengaku prihatin atas kasus hukum yang menjerat bawahannya itu. Meski begitu, Emil memastikan, roda pemerintahan di Pemprov Jabar tidak akan terganggu pascapenetapan tersangka […]

  • Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai upaya memberikan pelayanan prima, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melantik sejumlah jabatan fungsional. Di antaranya jabatan fungsional kesehatan, pendidikan, perencanaan, hingga CPNS sebagai pengangkatan pertama. Pelantikan langsung dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna juga Kepala BKPSDM, Adi Djundjunan. “Ini untuk meningkatkan […]

  • Hari Jadi ke 79 Provinsi Jabar, Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jawa Barat Menyoroti Indikator Makro Pembangunan

    Hari Jadi ke 79 Provinsi Jabar, Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jawa Barat Menyoroti Indikator Makro Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Jelang Hari Jadi ke-79 Provinsi Jabar, Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan tanggapan sekaligus harapannya. Pihaknya berharap Provinsi Jabar menjadi lebih baik dalam segala aspek. “Mudah-mudahan di usianya 79 menjelang 80 tahun ini Provinsi Jabar menjadi lebih baik. Saya sangat berharap akan hal itu,” harap Wakil Ketua Fraksi Gerindra Persatuan […]

expand_less