Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Emil Mengaku Prihatin, KPK Tetapkan Sekda Prov Jabar Sebagai Tersangka Kasus Suap Meikarta

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa sebagai tersangka penerima suap kasus Meikarta.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan pernyataan lengkapnya.Gubernur yang akrab disapa Emil itu mengaku prihatin atas kasus hukum yang menjerat bawahannya itu. Meski begitu, Emil memastikan, roda pemerintahan di Pemprov Jabar tidak akan terganggu pascapenetapan tersangka terhadap Iwa Karniwa tersebut.

“Semua menunggu informasi terkait apa yang terjadi. Saya baru mendapat kabar tadi malam terkait kasus dari KPK, Pak Iwa Karniwa selaku Sekda Provinsi Jabar terkait permasalahan pengembangan Meikarta yang merupakan dinamika pemerintahan sebelum kami. Pertama, Kami turut prihatin dengan situasi yang seperti ini,” tutur Emil di Gedung Sate Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (30/7/2019).

Terkait bantuan hukum, Emil mengaku belum bisa memutuskan apakah akan memberikan bantuan hukum atau tidak terhadap Iwa Karniwa. Emil menyatakan, pihaknya akan mengacu pada aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku dalam menyikapi kasus hukum yang menjerat Iwa Karniwa.

“Kami akan ikuti sesuai aturan, sehingga belum bisa diputuskan jawabannya seperti apa, apakah dibantu atau tidak, saya kira masih kita bahas secara aturan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Emil juga memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Jabar tidak akan terganggu. Sebab, Pemprov Jabar memiliki sistem antisipasi saat menghadapi kasus seperti yang menimpa Iwa Karniwa. Terlebih, kata Emil, pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait persoalan tersebut.

“Kami diberi saran agar fokus menyelesaikan permasalahan ini, pemerintahan dan administrasi pembangunan akan didelegasikan kepada Pak Daud Ahmad selaku Asisten Pemerintahan sampai waktu yang definitif,” jelas Emil.

“Jadi, dapat dipastikan kelancaran pemerintahan Jabar tidak terganggu karena kami sudah tunjuk hari ini. Sehingga, semua urusan, termasuk rapat anggaran dengan dewan dan hal lainnya yang butuh atensi sudah didelegasikan dan dilaksanakan dengan baik,” sambung Emil.

Emil melanjutkan, pihaknya tetap berkomitmen untuk memperbaiki segala kekurangan dan melanjutkan segala kebaikan yang terjadi selama pemerintahan sebelumnya, termasuk dalam pemberantasan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN), salah satunya melalui penerapan clean government melalui e-budgeting, e-planning, e-monitoring, dan lainnya.

“Tidak hanya di Provinsi Jabar, tapi di daerah-daerah juga untuk memastikan jalannya pembangunan, harus sangat tertib aturan, clean and capable government,” ujar Emil.

Bahkan, lanjut Emil, proses pemberian dana bantuan hibah pun kini dibantu secara digital. Apalagi, setiap pekan, perwakilan KPK hadir di Gedung Sate sebagai mitra Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah), agar upaya-upaya kegiatan pembangunan termonitor dan terkonsultasikan dengan pihak terkait, termasuk KPK.

“Kami juga imbau kepada para kepala daerah, pemkot dan pemkab juga terus memperbaiki semangat clean government dan integritasnya, termasuk kepada ASN (aparatur sipil negara), supaya tiga pesan yang selalu disampaikan, yaitu integritas, melayani sepenuh hati, dan profesional berjalan baik,” katanya.

Emil menambahkan, khusus terkait kelanjutan proyek Meikarta, dirinya belum bisa berkomentar banyak karena proses hukum terkait Meikarta hingga kini masih berjalan. “Sesuai komitmen, sehingga keberlangsungannya akan dibahas setelah proses hukum ini sudah selesai,” tandas Emil.

Diketahui, KPK menetapkan Sekda Jabar Iwa Karniwa sebagai tersangka dugaan suap senilai Rp900 juta terkait pengurusan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi, Senin (29/7/2019) malam.

Perda RDTR Kabupaten Bekasi yang dipersoalkan diperlukan untuk kepentingan perizinan proyek Meikarta. Iwa diduga menerima Rp 900 juta dari Neneng Rahmi Nurlaili, yang saat itu menjabat Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi. Uang yang diberikan Neneng Rahmi kepada Iwa disebut KPK berasal dari PT Lippo Cikarang. (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi V Pastikan Proses PPDB di Kab. Bogor Berjalan ‘On The Right Track’

    Komisi V Pastikan Proses PPDB di Kab. Bogor Berjalan ‘On The Right Track’

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KAB BOGOR, MBInews.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 di Wilayah Kabupaten Bogor berjalan dengan benar. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Abdul Hadi Wijaya mengatakan pihaknya mendapatkan pengaduan dari masyarakat Ciomas Kab. Bogor terkait adanya nama-nama baru yang muncul setelah penutupan […]

  • Dukung Pertumbuhan UMKM, bank bjb Raih Penghargaan “Pengembangan Terbaik

    Dukung Pertumbuhan UMKM, bank bjb Raih Penghargaan “Pengembangan Terbaik

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting sebagai penggerak utama ekonomi Indonesia. Dengan jutaan unit tersebar di seluruh wilayah, UMKM tidak hanya menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi salah satu faktor kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik […]

  • Fantastis, Bazar Buku Big Bad Wolf Berikan Discount Gede – Gedean Dibawah Harga Retail

    Fantastis, Bazar Buku Big Bad Wolf Berikan Discount Gede – Gedean Dibawah Harga Retail

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi di Indonesia, Bazar Buku Terbesar di Dunia Bazar Buku Big Bad Wolf kembali hadir untuk ke lima kalinya di Jakarta. Bazar ini akan diadakan pada tanggal 6 – 16 Maret 2020 di Indonesia Convention dan Exhibition (ICE) BSD Hall 7 – 10 (4 Hall) dengan […]

  • Sudah Layangkan Surat Ke Pemerintah Kota Sukabumi, Pengelola Pasar Tipar Gede Akan Lakukan Penertiban PKL

    Sudah Layangkan Surat Ke Pemerintah Kota Sukabumi, Pengelola Pasar Tipar Gede Akan Lakukan Penertiban PKL

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca dilayangkan surat kepada Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi terkait rencana penertiban pedagang eks Pasar Tipar Gede, Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi melalui kuasa hukumnya berencana akan melakukan penertiban pada hari Kamis (07/03) memdatang. Padlilah selaku kuasa hukum Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi mengatakan, kliennya telah berkirim surat permohonan bantuan personil penertiban pedagang […]

  • Pemerintah Cabut HET Minyak Goreng, Wakil Ketua DPRD Jabar Ungkap Rasa Prihatin

    Pemerintah Cabut HET Minyak Goreng, Wakil Ketua DPRD Jabar Ungkap Rasa Prihatin

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Jabar Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM, mengungkapkan rasa prihatinnya terkait persoalan minyak goreng kemasan yang hingga kini masih dikeluhkan masyarakat. Ineu menuturkan, dengan dicabutnya Permendag Nomor 06 tahun 2022 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit, harga di pasar dan ritel menjadi lebih tinggi bahkan mencapai Rp […]

  • Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Langsung Ziarah Ke Makam Sang Ayah

    Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Langsung Ziarah Ke Makam Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Usai dilantik sebagai Walikota Bandung, Yana Mulyana langsung berziarah ke makam almarhum ayahnya, Letjen (Purn) H. Soepardjo Bin Redjoprawiro di Taman Makam Pahlawan Kota Bandung, Jalan Cikutra, Senin 18 April 2022. Saat ziarah, Yana mengirimkan doa untuk orangtuanya. Doa dipimpin oleh perwakilan dari Kementerian Agama Kota Bandung, Ucup Pathudin Al Maarif. Yana […]

expand_less