Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Teras Cihampelas Sepi Pengunjung, Lebih Besar Pasak dari pada Tiang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews id – Pemererintah Kota Bandung gelontorkan dana puluhan miliar rupiah untuk keberadaan Teras Cihampelas. Tujuannya adalah untuk menampung atau memberdayakan Pedagang Kaki Lima yang ada di seputar Jalan Cihampelas agar lebih memiliki daya jual.

Namun dalam pelaksanaanya justru tak sesuai dengan ekspektasi, apalagi dalam beberapa tahun terakhir dihantam adanya pandemi covid-19 yang menghantam tanah air termasuk Kota Bandung.

Hal tersebut selain berdampak pada aspek kesehatan masyarakat juga berdampak pada ekonomi global. Tak terkecuali kehidupan di Teras Cihampelas yang saat itu tengah merangkak. Walhasil selama kurang lebih tiga tahun menjadi mangkrak.

Seiring pandemi covid-19 mulai menurun, pemeritah Kota Bandung kembali melirik keberadaan Teras Cihampelas. Bahkan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulayana menjelang bulan puasa tepatnya bulan Maret 2022, melakukan aksi bersih-bersih dan penataan dengan tujuan Teras Cihampelas kembali diberdayakan. Namun hal tersebut tidak terwujud alias hanya isapan jempol belaka dan terkesan sia-sia.

Kini dalam beberapa pekan terakhir Teras Cihampelas kembali diperbaiki agar bisa diberdayakan tentunya. Bahkan sejumlah persiapan pun dilakukan termasuk perbaikan pondasi hingga area atas yang biasa digunakan untuk berdagang.

Bahkan untuk menghidupkan kembali, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menghimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jika mengadakan rapat kecil diadakan di Teras Cihampelas. Maksudnya tak lain agar pera pelaku UMKM bisa mendapat penghasilan dari penyediaan konsumsi rapat.

Sekda pun mengklaim saat ini ada sekitar 85 dari 190 lebih pedagang yang sudah siap untuk kembali melakukan aktifitas di Teras  Cihampelas. Namun dari pantauan di lapangan kenyataanya hanya ada belasan pedagang.

Menurut salah satu pedagang Batagor di Jalan Cihampelas yang tidak mau disebutkan namanya, awalnya dia berdagang selama dua tahun setelah diresmikan 2017 lalu. Namun, menurut dia setelah dua tahun berjualan, omzetnya justru malah menurun, hingga bangkrutnya akhir tahun 2018. Kemudian, tahun 2019, dia pindah untuk berjualan lagi ke bawah di dekat pinggir Jalan Cihampelas.

“Tahun pertama dan kedua sejak peresmian, pengunjung yang membeli jajanan, pakaian maupun asesoris cukup membludak. Namun seiring waktu, omzet saya malah terus menurun bahkan sempat terhenti karena kehabisan modal. Tahun 2019 saya dengan terpaksa kembali jualan di pinggir jalan karena di atas (Teras Cihampelas) kurang nyaman karena tak terurus,” jelasnya.

Menurut dia, seharusnya para pedagang itu merupakan penduduk asli Jalan Cihampelas, yaitu RT 03, 04, 05 dan 06, RW 05 Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong Kota Bandung.
“Ada informasi dulu sewaktu saya berdagang ada 190 lebih kios, malah orang luar Jalan Cihampelas bisa berdagang di Teras Cihampelas, ada orang Cicendo,  Cimahi dan daerah lain. Isunya, kios dijual dikisaran Rp 50.000 hingga Rp 500.000 per kios,”ungkapnya.

Dikatakanya dulu di awal dikelola orang-orang sini, tetapi tidak becus mengurusnya. Padahal menurunya para pedagang dikutip Rp 5.000 dan Rp 10.000 per kios.

“Kalau bener mengelolanya sebetulnya sih harusnya aman. Karena dalam sehari bisa mendapat retribusi Rp 1 jutaan,” ungkapnya.

Diakuinya, baru-baru ini ada himbauan dari Pemkot Bandung, bahwa para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cihampelas diminta mengisi kios kuliner di Teras Cihampelas. Kalau PKL tidak mau mengisi lagi di atas, maka kios akan dikelola Pemkot Bandung.

Namun menurutnya, jika dia jualan di atas, siapa yang mau membeli dagangannya.

“Saya lihat sendiri, setelah peresmian oleh Walikota Yana Mulyana pada 22 Oktober 2022 lalu, ternyata semakin hari malah semakin sedikit pengunjungnya. Daripada rugi kedua kali, lebih baik saya tetap berjualan di bawah. Kalau kios mau diambil Pemkot Bandung, silahkan. Karena di atas, banyak kios yang rusak dijebol maling sehingga tidak aman kalau tetap memaksakan berjualan di Teras Cihampelas,” tuturnya.

Pasangan suami isteri pedagang pakaian yang sempat ditemui mengaku, mereka mulai lagi sejak peresmian kembali pada 22 Oktober 2022 lalu. Namun pendapatanya sangatlah minim, sehingga untuk kebutuhan hidup mereka sehari-haripun tidak tertutupi.

“Awal peresmian memang ramai pembeli, namun saat ini, sepi pengunjung, sehingga pendapatan kami sangatlah minim. Walaupun kami tidak dipungut biaya untuk berdagang di kios kuliner Teras Cihampelas ini. Untuk antisipasi keamanan agar tidak kecurian barang, kami iuran untuk membayar keamanan guna menjaga dagangannya di malam hari,” keluhnya.

Memang dari pantauan di lapangan Selasa siang (25/10/2022), Teras Cihampelas tampak sangat sepi dari pengunjung. Bahkan pedagang yang berjualan bisa dihitung dengan jari tangan, padahal Pemkot Bandung telah menyiapkan puluhan kios bagi PKL.
Walhasil puluhan miliar dana APBD yang digelontorkan untuk pembangunan Teras Cihampelas ini malah merugikan dari pada menguntungkan. Sepertinya peran Dinas Kominikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai corong Pemerintah Kota Bandung kurang maksimal.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farhan Instruksikan Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat

    Farhan Instruksikan Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menetapkan kondisi darurat sampah di Bandung menyusul terhentinya pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti selama tiga hari, mulai Jumat 20 Maret 2026 hingga Minggu 22 Maret 2026. Dalam instruksinya kepada seluruh camat dan lurah, Farhan menegaskan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi untuk mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu aktivitas […]

  • Maraknya Pungli Kawasan Industri Kerawang, Ihsanudin: Sejumlah Pencari Kerja Keluhkan Oknum Pungli

    Maraknya Pungli Kawasan Industri Kerawang, Ihsanudin: Sejumlah Pencari Kerja Keluhkan Oknum Pungli

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KERAWANG, MBInews.id – Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah dengan kawasan industri terbesar dan upah tertinggi di Indonesia, daerah ini menjadi bidikan para pencari kerja. Sayangnya, segelintir oknum lembaga dan organisasi malah memanfaatkan kondisi ini untuk menarik pungutan liar atau pungli dari para calon pekerja. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ihsanudin mengatakan, keluhan mengenai pungli […]

  • PTM Di SMAN 1 Kota Cimahi Siap Dilaksanakan

    PTM Di SMAN 1 Kota Cimahi Siap Dilaksanakan

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI, Mbinews.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau kesiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMAN 1 Kota Cimahi. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan mengaku pihaknya siap mendukung penuh proses pembelajaran tatap muka tersebut apabila pihak sekolah sudah melakukan SOP yang di terapkan. “Alhamdulillah kita mendapatkan sample […]

  • Akses Jalan Menuju Pemakaman Masih Belum Tersedia, Anggota Polsek Cibereum Turun Tangan

    Akses Jalan Menuju Pemakaman Masih Belum Tersedia, Anggota Polsek Cibereum Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berikan pelayanan humanis kepada masyarakat, anggota Polsek Cibereum turut serta mengikuti kerja bakti bersama warga, untuk membuka akses jalan menuju pemakaman, Selasa (26/07). Kapolsek Cibereum AKP Suwaji mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pihak kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya untuk kepentingan fasilitas umum di wilayah hukum Polsek Cibereum. “Tadi anggota bersama warga, […]

  • Keren! Pemkot Bandung Raih Tiga Penghargaan Manajemen ASN Dari BKN

    Keren! Pemkot Bandung Raih Tiga Penghargaan Manajemen ASN Dari BKN

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam Rapat Koordinasi Manajemen ASN Kanreg III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah Kerja kawasan Provinsi Jawa Barat dan Banten, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhasil meraih tiga penghargaan. Penghargaan tersebut antara lain, Peringkat 1 dalam Pelayanan Kenaikan Pangkat PNS, Special Award dalam Manajemen Kinerja ASN, dan Special Award dalam Piloting SI-ASN Kenaikan Pangkat […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung Tekankan Pentingnya Intensitas Komunikasi Kewilayahan dengan Warga

    Ketua DPRD Kota Bandung Tekankan Pentingnya Intensitas Komunikasi Kewilayahan dengan Warga

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan, di Aula Kantor Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (9/2/2022). Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bandung menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi yang harus terus dibangun oleh aparat kewilayahan dengan unsur masyarakat lainnya, dalam upaya mewujudkan program pembangunan yang […]

expand_less