Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Antisipasi penyebaran Covid-19 Di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung Terjunkan 72 Orang Petugas Di Mal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Mei 2021
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan pengawasan di mal dan pusat perbelanjaan. Hal itu untuk mengantisipasi aktivitas kunjungan yang tetap meningkat bahkan sampai setelah lebaran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah memastikan akan menambah petugas untuk mengawasi mal dan pusat perbelanjaan hingga H+3 Idulfitri 1442 Hijriah.

“Kami terjunkan semua petugas yang ada yaitu 72 orang petugas di beberapa mal yang potensi kunjungan tinggi. Kami harus waspada sampai setelah lebaran. Apalagi warga Kota Bandung tidak boleh mudik, artinya sebagian besar ada di Kota Bandung,” ucap Elly di Taman Sejarah Kota Bandung, Selasa, 11 Mei 2021.

Selain itu, Elly juga sudah menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk ikut menerjunkan petugasnya ke lapangan.

“Mulai hari ini (Selasa, 11 Mei 2021) ada tenaga kesehatan yang siaga di 9 mal dan 1 ritel,” ungkapnya.

Elly menuturkan, para pengelola 23 mal dan ritel yang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) DPD Jawa Barat sudah mendapatkan peringatan keras saat dipanggil dalam rapat koordinasi di Mapolrestabes Bandung pada 3 Mei 2021 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, lanjut Elly, para pengelola mal dan ritel ini juga sepakat, ketika ditemukan pelanggaran terhadap aturan selama penanganan Covid-19 maka tempatnya akan ditutup.

“Tapi setelah itu, sudah tidak ada peringatan. Maka kami akan eksekusi kalau ada pelanggaran. Kalau ada pelanggaran baik itu prokes, kapasitas pengunjung, atau jam operasional, kami tidak segan akan merekomendasikan ditutup atau disegel selama 14 hari dan denda Rp500 ribu,” ujarnya.

Sejauh ini, Elly melihat, mal dan ritel yang memiliki kunjugan tinggi mampu menerapkan aturan sesuai standar protokol kesehatan. Namun, sebagai konsekuensinya terjadi kepadatan di pintu masuk lantaran pengelola membatasi jumlah kunjungan hanya 50 persen dari kapasitas.

Untuk itu, Elly juga terus berkoordinasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk mengimbau agar pengunjung tidak berkerumun saat menunggu giliran memasuki mal atau ritel.

“Itu justru manajemen ritel dan mal menerapkan kapasitas pengunjung 50 persen. Setelah semua pntu akses ditutup maka terdapat antrean pengunjung. Itu konsekuensi dari ditutupnya karena kapasitas 50 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga pada Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Barat, Rully menyatakan, 23 mal di Kota Bandung siap mengikuti aturan termasuk dengan konsekuensi yang ditempuh apabila terjadi pelanggaran.

Di samping kesiapan berkomitmen, Rully juga meminta kepada masyarakat agar memahami kondisi dan situasi terkini di lapangan. Yakni perihal adanya penyesuaian prosedur di mal dan ritel terkait protokol kesehatan.

“Kita berkomitmen 100 persen dengan peraturan pemerintah kota. Kita siap bekerja sama, berkonsultasi dan mohon bimbungan. Tapi tidak hanya di bulan Ramadan saja, bagaimana ini tidak terjadi di tahun berikutnya? Masyarakat dalam hal ini juga perlu diedukasi,” kata Rully.

Masih menurut Rully, masyarakat memang menjadi pihak yang harus dilayani secara optimal oleh mal ataupun ritel. Namun pengelola juga memerlukan bantuan dalam rangka penyebaran informasi terkait penyeuaian ini mengingat pengunjung yang datang bukan hanya masyarakat Kota Bandung saja.

“Kemarin yang terjadi itu menurut pengecekan pendatang tidak hanya Kota Bandung tapi dari sekitar Bandung Raya. Karena ini merupakan pola yang sudah terjadi sejak dulu selama berpuluh-puluh tahun,” ungkapnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Aprindo DPD Jawa Barat, Yudi Hartanto yang menyatakan penanganan pandemi merupakan tanggungjawab semua pihak. Bukan hanya tanggung jawab Satgas Penganan covid-19 ataupun pengelola mal dan ritel saja.

“Komitmennya kalau kita sudah mengikuti Perwal, kapasitas 50 persen dan protokol kesehatan sesuai. Makanya kita pasang spanduk untuk memberitahu masyarakat kalau toko dibatasi,” jelas Yudi.

“Tapi apabila masih terjadi, kita harus siap apabila ternyata toko ditutup. Tapi kami tidak bisa membayangkan mau dikemanakan karyawan apabila toko ritel ditutup 14 hari,” imbuhnya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alfaland Group Rayakan Ulang Tahun ke-26 Berkaloborasi dengan Pokja Pwi Kota Bandung

    Alfaland Group Rayakan Ulang Tahun ke-26 Berkaloborasi dengan Pokja Pwi Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kegiatan Buka Puasa Bersama Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung Bagian dari kegiatan perayaan, Alfaland Group mengadakan buka puasa bersama dengan Keluarga Besar Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung pada tanggal 13 Maret 2025 bertempat di Grand Cordela Bandung. Acara ini diadakan sebagai bentuk apresiasi kepada media yang telah memberikan […]

  • Pilkada Kabupaten Bandung Selesai, Tim Sahrul-Gun Gunawan Umumkan Sayembara Kecurangan

    Pilkada Kabupaten Bandung Selesai, Tim Sahrul-Gun Gunawan Umumkan Sayembara Kecurangan

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SOREANG, Mbinews– Perhelatan Pilkada Kabupaten Bandung yang berlangsung pada Rabu, 27 November 2024, telah selesai. Namun, pesta demokrasi ini memunculkan berbagai pandangan kritis dari sejumlah pihak, terutama mengenai transparansi dan pelaksanaannya di lapangan. Ketua Harian Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Nomor 1, Sahrul Gunawan-Gun Gunawan, Tedi Surahman, menyampaikan sejumlah poin penting terkait jalannya Pilkada. Ia […]

  • DPRD, Pemkot Sukabumi Segera Sosialisasikan SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah

    DPRD, Pemkot Sukabumi Segera Sosialisasikan SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi Bambang Herawanto, menyambut baik, langkah pemerintah pusat soal SKB 3 Menteri tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah. Menurutnya dengan lahirnya SKB itu, merupakan bentuk dari penegakan Bhinneka Tunggal Ika. “Saya pikir pemerintah pusat sudah tepat […]

  • Pendaftaran PPDB Kota Bandung Dibuka 13 Juni Mendatang

    Pendaftaran PPDB Kota Bandung Dibuka 13 Juni Mendatang

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mulai melakukan pendataan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022 pada Rabu, 25 Mei 2022. Rencananya pendaftaran resmi dibuka pada 13 Juni mendatang. Untuk tingkat SD, tersedia 37.585 kursi. Lalu SMP ada 15.680 kursi. Terakhir, SMP swasta ada 21.905 kursi. Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar […]

  • Pemkot Bandung Sosialisasikan Perda perlindungan Anak

    Pemkot Bandung Sosialisasikan Perda perlindungan Anak

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Untuk memberikan perkembangan perlindungan dan hak kepada anak, Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) mensosialisasikan Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bandung No. 10 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (7/8/2019). Sosialisasi ini diberikan kepada aparat kewilayahan dan Satuan Kerja Perangkat […]

  • Kasus Covid-19 Meningkat, Aktivitas Uji Coba PTMT Berhenti

    Kasus Covid-19 Meningkat, Aktivitas Uji Coba PTMT Berhenti

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Meningkatnya kasus Covid-19 serta diberlakukannya Bandung Raya Siaga Satu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berdampak pada penghentian uji coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Uji Coba PTMT di Kota Bandung rencananya dilaksanakan pada 7-18 Juni 2021. Namun pada 16 Juni 2021, uji coba tersebut dihentikan dan siswa dilanjutkan belajar secara daring. Sebelumnya, Ketua Harian […]

expand_less