Breaking News
Trending Tags

Antisipasi penyebaran Covid-19 Di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung Terjunkan 72 Orang Petugas Di Mal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Mei 2021
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan pengawasan di mal dan pusat perbelanjaan. Hal itu untuk mengantisipasi aktivitas kunjungan yang tetap meningkat bahkan sampai setelah lebaran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah memastikan akan menambah petugas untuk mengawasi mal dan pusat perbelanjaan hingga H+3 Idulfitri 1442 Hijriah.

“Kami terjunkan semua petugas yang ada yaitu 72 orang petugas di beberapa mal yang potensi kunjungan tinggi. Kami harus waspada sampai setelah lebaran. Apalagi warga Kota Bandung tidak boleh mudik, artinya sebagian besar ada di Kota Bandung,” ucap Elly di Taman Sejarah Kota Bandung, Selasa, 11 Mei 2021.

Selain itu, Elly juga sudah menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk ikut menerjunkan petugasnya ke lapangan.

“Mulai hari ini (Selasa, 11 Mei 2021) ada tenaga kesehatan yang siaga di 9 mal dan 1 ritel,” ungkapnya.

Elly menuturkan, para pengelola 23 mal dan ritel yang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) DPD Jawa Barat sudah mendapatkan peringatan keras saat dipanggil dalam rapat koordinasi di Mapolrestabes Bandung pada 3 Mei 2021 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, lanjut Elly, para pengelola mal dan ritel ini juga sepakat, ketika ditemukan pelanggaran terhadap aturan selama penanganan Covid-19 maka tempatnya akan ditutup.

“Tapi setelah itu, sudah tidak ada peringatan. Maka kami akan eksekusi kalau ada pelanggaran. Kalau ada pelanggaran baik itu prokes, kapasitas pengunjung, atau jam operasional, kami tidak segan akan merekomendasikan ditutup atau disegel selama 14 hari dan denda Rp500 ribu,” ujarnya.

Sejauh ini, Elly melihat, mal dan ritel yang memiliki kunjugan tinggi mampu menerapkan aturan sesuai standar protokol kesehatan. Namun, sebagai konsekuensinya terjadi kepadatan di pintu masuk lantaran pengelola membatasi jumlah kunjungan hanya 50 persen dari kapasitas.

Untuk itu, Elly juga terus berkoordinasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk mengimbau agar pengunjung tidak berkerumun saat menunggu giliran memasuki mal atau ritel.

“Itu justru manajemen ritel dan mal menerapkan kapasitas pengunjung 50 persen. Setelah semua pntu akses ditutup maka terdapat antrean pengunjung. Itu konsekuensi dari ditutupnya karena kapasitas 50 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga pada Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Barat, Rully menyatakan, 23 mal di Kota Bandung siap mengikuti aturan termasuk dengan konsekuensi yang ditempuh apabila terjadi pelanggaran.

Di samping kesiapan berkomitmen, Rully juga meminta kepada masyarakat agar memahami kondisi dan situasi terkini di lapangan. Yakni perihal adanya penyesuaian prosedur di mal dan ritel terkait protokol kesehatan.

“Kita berkomitmen 100 persen dengan peraturan pemerintah kota. Kita siap bekerja sama, berkonsultasi dan mohon bimbungan. Tapi tidak hanya di bulan Ramadan saja, bagaimana ini tidak terjadi di tahun berikutnya? Masyarakat dalam hal ini juga perlu diedukasi,” kata Rully.

Masih menurut Rully, masyarakat memang menjadi pihak yang harus dilayani secara optimal oleh mal ataupun ritel. Namun pengelola juga memerlukan bantuan dalam rangka penyebaran informasi terkait penyeuaian ini mengingat pengunjung yang datang bukan hanya masyarakat Kota Bandung saja.

“Kemarin yang terjadi itu menurut pengecekan pendatang tidak hanya Kota Bandung tapi dari sekitar Bandung Raya. Karena ini merupakan pola yang sudah terjadi sejak dulu selama berpuluh-puluh tahun,” ungkapnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Aprindo DPD Jawa Barat, Yudi Hartanto yang menyatakan penanganan pandemi merupakan tanggungjawab semua pihak. Bukan hanya tanggung jawab Satgas Penganan covid-19 ataupun pengelola mal dan ritel saja.

“Komitmennya kalau kita sudah mengikuti Perwal, kapasitas 50 persen dan protokol kesehatan sesuai. Makanya kita pasang spanduk untuk memberitahu masyarakat kalau toko dibatasi,” jelas Yudi.

“Tapi apabila masih terjadi, kita harus siap apabila ternyata toko ditutup. Tapi kami tidak bisa membayangkan mau dikemanakan karyawan apabila toko ritel ditutup 14 hari,” imbuhnya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Si Ibuk, SDN Dewi Sartika CBM di Apresiasi Wali Kota Sukabumi

    Launching Si Ibuk, SDN Dewi Sartika CBM di Apresiasi Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Desa Cibima) mengeluarkan program Perpustakaan digital Sistem E-book Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Si Ibuk Desa Cibima). Inovasi tersebut, dilaunching langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi yang hadir di Milad Milad ke 23 SDN Dewi Sartika CBM. Senin, (13/3/2023). Selain mangapresiasi, Fahmi berharap, adanya aplikasi si Ibuk […]

  • PTM Semu! Komisi 3 Panggil Disdik Kota Sukabumi

    PTM Semu! Komisi 3 Panggil Disdik Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, mengadakan rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Kamis (9/9/2021). Rapat tersebut membahas, rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah, yang hingga saat ini masih belum dilakukan, meskipun status level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Sukabumi sudah pada […]

  • DPRD: Perbaikan Sarana Prasarana Infrastruktur dan Penanganan Banjir

    DPRD: Perbaikan Sarana Prasarana Infrastruktur dan Penanganan Banjir

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengatakan bahwa DPRD berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur di Kota Bandung. Hal tersebut ia sampaikan usai Rapat Paripurna terkait Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD TA. 2022 dan Raperda tentang APBD TA. 2023 di Gedung […]

  • Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandung Dorong Akselerasi Inovasi Digital dan Peningkatan SDM Pelayanan Admindukcapil

    Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandung Dorong Akselerasi Inovasi Digital dan Peningkatan SDM Pelayanan Admindukcapil

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam talk show di Radio PRFM Bandung, dengan mengusung tema “Akselerasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Admindukcapil) di Kota Bandung”, pada Selasa, 21 Oktober 2025. Dalam kesempatan tersebut, Radea […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Lelang 4 Jabatan, Ini Rinciannya

    Pemerintah Kota Sukabumi Lelang 4 Jabatan, Ini Rinciannya

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengadakan seleksi terbuka bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Kali ini, panitia seleksi (pansel) yang diketuai oleh Dida Sembada, mengadakan seleksi JPT Pratama, untuk mengisi beberapa posisi yang lowong, Kamis (18/11/2021). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi Asep Suhendrawan megatakan, bahwa saat ini […]

  • Yana Optimis Seluruh Kelurahan Kota Bandung 100 Persen ODF Tahun 2023

    Yana Optimis Seluruh Kelurahan Kota Bandung 100 Persen ODF Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggencarkan program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di seluruh wilayah. Sampai saat ini sudah 62 persen kelurahan di Kota Bandung berhasil ODF. Targetnya, pada 2023 mendatang 151 kelurahan se-Kota Bandung sudah 100 persen ODF. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, dalam setahun akselerasi […]

expand_less