Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Antisipasi penyebaran Covid-19 Di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung Terjunkan 72 Orang Petugas Di Mal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Mei 2021
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan pengawasan di mal dan pusat perbelanjaan. Hal itu untuk mengantisipasi aktivitas kunjungan yang tetap meningkat bahkan sampai setelah lebaran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah memastikan akan menambah petugas untuk mengawasi mal dan pusat perbelanjaan hingga H+3 Idulfitri 1442 Hijriah.

“Kami terjunkan semua petugas yang ada yaitu 72 orang petugas di beberapa mal yang potensi kunjungan tinggi. Kami harus waspada sampai setelah lebaran. Apalagi warga Kota Bandung tidak boleh mudik, artinya sebagian besar ada di Kota Bandung,” ucap Elly di Taman Sejarah Kota Bandung, Selasa, 11 Mei 2021.

Selain itu, Elly juga sudah menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk ikut menerjunkan petugasnya ke lapangan.

“Mulai hari ini (Selasa, 11 Mei 2021) ada tenaga kesehatan yang siaga di 9 mal dan 1 ritel,” ungkapnya.

Elly menuturkan, para pengelola 23 mal dan ritel yang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) DPD Jawa Barat sudah mendapatkan peringatan keras saat dipanggil dalam rapat koordinasi di Mapolrestabes Bandung pada 3 Mei 2021 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, lanjut Elly, para pengelola mal dan ritel ini juga sepakat, ketika ditemukan pelanggaran terhadap aturan selama penanganan Covid-19 maka tempatnya akan ditutup.

“Tapi setelah itu, sudah tidak ada peringatan. Maka kami akan eksekusi kalau ada pelanggaran. Kalau ada pelanggaran baik itu prokes, kapasitas pengunjung, atau jam operasional, kami tidak segan akan merekomendasikan ditutup atau disegel selama 14 hari dan denda Rp500 ribu,” ujarnya.

Sejauh ini, Elly melihat, mal dan ritel yang memiliki kunjugan tinggi mampu menerapkan aturan sesuai standar protokol kesehatan. Namun, sebagai konsekuensinya terjadi kepadatan di pintu masuk lantaran pengelola membatasi jumlah kunjungan hanya 50 persen dari kapasitas.

Untuk itu, Elly juga terus berkoordinasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk mengimbau agar pengunjung tidak berkerumun saat menunggu giliran memasuki mal atau ritel.

“Itu justru manajemen ritel dan mal menerapkan kapasitas pengunjung 50 persen. Setelah semua pntu akses ditutup maka terdapat antrean pengunjung. Itu konsekuensi dari ditutupnya karena kapasitas 50 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga pada Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Barat, Rully menyatakan, 23 mal di Kota Bandung siap mengikuti aturan termasuk dengan konsekuensi yang ditempuh apabila terjadi pelanggaran.

Di samping kesiapan berkomitmen, Rully juga meminta kepada masyarakat agar memahami kondisi dan situasi terkini di lapangan. Yakni perihal adanya penyesuaian prosedur di mal dan ritel terkait protokol kesehatan.

“Kita berkomitmen 100 persen dengan peraturan pemerintah kota. Kita siap bekerja sama, berkonsultasi dan mohon bimbungan. Tapi tidak hanya di bulan Ramadan saja, bagaimana ini tidak terjadi di tahun berikutnya? Masyarakat dalam hal ini juga perlu diedukasi,” kata Rully.

Masih menurut Rully, masyarakat memang menjadi pihak yang harus dilayani secara optimal oleh mal ataupun ritel. Namun pengelola juga memerlukan bantuan dalam rangka penyebaran informasi terkait penyeuaian ini mengingat pengunjung yang datang bukan hanya masyarakat Kota Bandung saja.

“Kemarin yang terjadi itu menurut pengecekan pendatang tidak hanya Kota Bandung tapi dari sekitar Bandung Raya. Karena ini merupakan pola yang sudah terjadi sejak dulu selama berpuluh-puluh tahun,” ungkapnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Aprindo DPD Jawa Barat, Yudi Hartanto yang menyatakan penanganan pandemi merupakan tanggungjawab semua pihak. Bukan hanya tanggung jawab Satgas Penganan covid-19 ataupun pengelola mal dan ritel saja.

“Komitmennya kalau kita sudah mengikuti Perwal, kapasitas 50 persen dan protokol kesehatan sesuai. Makanya kita pasang spanduk untuk memberitahu masyarakat kalau toko dibatasi,” jelas Yudi.

“Tapi apabila masih terjadi, kita harus siap apabila ternyata toko ditutup. Tapi kami tidak bisa membayangkan mau dikemanakan karyawan apabila toko ritel ditutup 14 hari,” imbuhnya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembahasan LKPJ Walikota & Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2019,  Hanya Di Ikuti 6 Anggota Pansus

    Pembahasan LKPJ Walikota & Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2019, Hanya Di Ikuti 6 Anggota Pansus

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dari 12 anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun anggaran 2019 hanya diikuti oleh enam anggota saja. Hal itu terlihat ketika para anggota Pansus tersebut saat melakukan pembahas LKPJ Walikota dan Wakil Walikota tahun anggaran 2019 hanya diikuti oleh enam orang saja. Ketua Pansus […]

  • GA dan KPJ Jabar Gelar Peringatan Malam Seribu Bulan

    GA dan KPJ Jabar Gelar Peringatan Malam Seribu Bulan

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Gelanggang Apresiasi (GA) dan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Jawa Barat menggelar Peringatan Malam Seribu Bulan, di Gedung YPK jalan Naripan Bandung, Kamis (4/4/24) sore. Acara yang diisi puluhan Seniman Jawa Barat itu bermusik sambil Ngabuburit. Bahkan dalam acara itu GA dan KPJ Jabar juga menggelar pembagian sembako dan santunan kepada puluhan anak-anak […]

  • BPSK Menerima Pengaduan Sebanyak 14 Kasus Pengaduan Konsumen

    BPSK Menerima Pengaduan Sebanyak 14 Kasus Pengaduan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi –  Jumlah pengaduan konsumen yang masuk ke Badan Penyeleseaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Sukabumi peridoe Januari hingga akhir Juli sebanyak 14 kasus. Jumlah tersebut tergolong alami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.”Kalu dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pengaduan konsumen hingga akhir juli tahun ini memang alami peningkatan,”ujar salah satu […]

  • Gencarkan Vaksinasi Lansia, Polsek Citamiang Blusukan Kerumah Warga

    Gencarkan Vaksinasi Lansia, Polsek Citamiang Blusukan Kerumah Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gencarkan vaksinasi warga kalangan lansia (lanjut usia), petugas kepolisian Polsek Citamiang, Polres Sukabumi Kota bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopicam) Citamiang dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, melakukan vaksinasi keliling, Selasa (14/12/2021). Kapolsek Citamiang AKP Suwaji mengatakan, vaksinasi yang dilakukan saat ini, menggunakan metode penjemputan bola bagi kalangan lansia yang belum di […]

  • Ribuan Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Di BBPBAT Kota Sukabumi

    Ribuan Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Di BBPBAT Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ribuan warga sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi, yang dilakukan di Auditorium Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT), Sabtu (23/10/2021). Dalam kegiatan vaksinasi yang dilakukan kali ini, Perhimpunan Bank Perkeriditan Rakyat (Perbarindo) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bekerjasama dengan Polres Sukabumi Kota, melakukan vaksinasi masal dengan target sasaran peserta vaksinasi sebanyak 3.750 […]

  • Dorong Penggunaan Transportasi Umum, Dishub Terus Tingkatkan Kualitas

    Dorong Penggunaan Transportasi Umum, Dishub Terus Tingkatkan Kualitas

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di Kota Bandung. Salah satunya dengan terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. “Upaya untuk mengalihkannya, kita meyediakan angkutan umum masal seperti BRT kualitas baik seperti pelayanan TMB,” tutur Kepala Bidang Perencanaan dan Pembinaan Transportasi, Dishub Kota Bandung, Asep Kurnia pada Kegiatan Bandung […]

expand_less