Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tedy Rusmawan Ingatkan Falsafah Hidup dalam Tausiah di RSUD Bandung Kiwari

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengisi tausiah bagi pegawai RSUD Bandung Kiwari, Rabu (7/12/2022).

Dalam tausiah itu, Tedy mengingatkan kembali para jemaah terkait falsafah hidup, di tengah angka statistik rata-rata angka harapan hidup warga Bandung yang menyentuh 74.3 tahun. Soal angka ini seringkali membuai manusia seakan kehidupan bertumpu di dunia.

“Dari 74.3 tahun angka harapan hidup Kota Bandung, tiba-tiba tidak terasa kemarin lulus sekolah, tidak terasa seperti kemarin baru menikah, tidak terasa sudah bekerja, tak terasa si sulung sudah tumbuh dewasa. Jadi hidup di dunia itu sangat sebentar. Sedangkan akhirat itu sangat tak terhingga,” tuturnya.

Ia kembali mengingatkan intisari dari QS. Al Asr. Sesungguhnya, manusia akan berada dalam kerugian kecuali meningkatkan keimanan, kesalehan, saling mengingatkan kebenaran, dan saling mengingatkan kesabaran.

“Tentu kita enggak mau jadi orang yang merugi sehingga dengan waktu yang sebentar ini kita harus senantiasa menjalankan amal saleh,” ujarnya.

Yang menjadi perhatian Tedy tentu wilayah pekerjaan para pegawai RSUD Bandung Kiwari yang begitu sering mendapati manusia menutup usia. Masa-masa akhir hayat insan manusia itu selayaknya dijadikan pengingat bahwa semua bakal wafat dan perlu bekal amalan baik mengiringinya.

“Di rumah sakit tentu paling sering melihat sakaratul maut, berjuang antara hidup dan mati. Dengan begitu, tentu keluarga RSUD harus taat salat, taat untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an, perbanyak zikir karena sering berhadapan dengan orang dalam masa kritis. Mungkin saya harus selalu belajar sama dokter dan perawat di sini, yang sering melihat proses menghadap Allah SWT ini,” tuturnya.

Yang patut dicermati juga berkenaan dengan pesan Allah dalam surat Al Mulk. Allah menciptakan kehidupan dan kematian sebagai penguji siapa saja di antara umat manusia yang lebih baik dan lebih ikhlas amalnya.

“Allah menguji di antara kita siapa yang baik amalnya. Jadi orang Islam enggak bisa prestasinya standar, harus tertinggi. Rasul dan sahabatnya menjadi orang terbaik dan penuh prestasi dalam amalan hidupnya,” katanya.

Tedy mengatakan, untuk bisa memenuhi amal saleh secara maksimal maka niat harus lurus berharap rida Allah SWT. Bisa dengan yang paling sederhana yakni senantiasa mengawali setiap kegiatan dengan ucapan basmalah.

“Bismillah yang dijiwai, dihayati, akan menjadi kekuatan bagi kita dalam melaksanakan apapun. Bisa jadi sia-sia tanpa bismillaah. Ikhlaskan hati kita untuk Allah. Kita ingin mempersembahkan yang terbaik bagi Allah di akhir hidup,” ujarnya.

Dalam QS. Al Qasas ayat 77, Tedy menyampaikan makna tentang meraih akhirat dengan serius. Tetapi dalam konteks bukan menyederhanakan sisi kehidupan di dunia, melainkan lebih mempersiapkan tentang apa-apa saja yang bisa dilakukan manusia untuk bekal di akhirat.

“Bisa kita mulai dengan attitude kedisiplinan. Almarhum Mang Oded pernah menginisiasi Gerakan Bersatu, Gerakan Salah Berjamaah Tepat Waktu yang dimulai dari lingkungan ASN. Ini menjadi salah satu upaya membekali diri memberikan yang terbaik kepada Allah SWT. Mudah-mudahan tausiah ini bisa memberikan motivasi bagi saya sendiri sebagai Ketua Dewan,” tutur Tedy.

Direktur RSUD Bandung Kiwari, Yorisa Sativa menuturkan, tausiah di lingkungan rumah sakit yang sebelumnya bernama RSKIA ini rutin digelar setiap minggu.

“Kita selalu ingin memulai aktivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit ini dengan doa yang baik. Hari ini rasanya spesial. Alhamdulillah Bapak Tedy sudah hadir, memberikan arahan doa dan syukur agar kita selalu mendapat perlindungan Allah. Ada hampir 1.000 SDM di rumah sakit ini,” ujarnya. *(Editor)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baznas Kota Sukabumi Akui Adanya Penurunan Penerimaan Zakat

    Baznas Kota Sukabumi Akui Adanya Penurunan Penerimaan Zakat

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penyaluran zakat yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZ) Kota Sukabumi, lebih difokuskan kepada penanganan pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh Ketua BAZ Kota Sukabumi Miftah Amir, usai menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tahun 2021. Rabu, (15/9/2021). “Sejak pandemi Covid-19, berdasarkan arahan dan juga rencana kerja yang ada, hampir 70 persen […]

  • Ngahiji Ngajadi Bhakti, Menjadi Tema Reuni ALumni SMK PGRI 1 Sukabumi Angkatan Milenium

    Ngahiji Ngajadi Bhakti, Menjadi Tema Reuni ALumni SMK PGRI 1 Sukabumi Angkatan Milenium

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam mempererat silaturahmi, Alumni SMK PGRI 1 Kota Sukabumi angkatan tahun 2000, akan menyelenggarakan silaturahmi akbar yang ke 1 (Milenium Present), dengan mengangkat tema “Ngahiji Ngajadi Bakti” tersebut, silaturahmi akan diisi juga dengan berbagai kegiatan. “Rencananya reuni akbar angkat milenimum ini, akan digelar pada 24 Desember 2022 mendatang. Silaturahmi ini juga akan dilakukan berbagio […]

  • Herd Immunity Segera Terbentuk, Vaksinasi Mendekati Target

    Herd Immunity Segera Terbentuk, Vaksinasi Mendekati Target

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung optimis 70 persen dari target 1.952.358 jiwa bisa memerima vaksin Covid-19 pada September ini. Pasalnya, saat ini warga yang telah tervaksin Covid-19 telah mencapai 69 persen. Sehingga herd immunity atau kekebalan komunal di Kota Bandung bisa segera terbentuk. “Hingga saat ini, Yana sampaikan di Kota Bandung sudah mencapai 69 […]

  • Ketua DPC Gerindra Daftarkan Bacalon Bupati Kabupaten Sukabumi, Yudha :  Kedepan Siap Bentuk Koalisi Nasionalis dan Relegius

    Ketua DPC Gerindra Daftarkan Bacalon Bupati Kabupaten Sukabumi, Yudha : Kedepan Siap Bentuk Koalisi Nasionalis dan Relegius

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua DPC Partai Gerindra Yudha Sukmagara akhirnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati/Wakil Bupati Sukabumi di Pilkada 2020 melalui partainya sendiri. Masuknya Yudha menambah bursa bakal calon yang masuk penjaringan Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (BAPDA) DPC Partai Gerindra menjadi 25 orang. “Saya pribadi mendaftarkan diri menjadi bakal Calon Bupati Sukabumi dan […]

  • Adanya Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal, Yana Optimis Herd Immunity Akan Terwujud Pademi Akan Berakhir

    Adanya Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal, Yana Optimis Herd Immunity Akan Terwujud Pademi Akan Berakhir

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana semakin optimis herd immunity atau kekebalan kelompok di Kota Bandung segera terbentuk. Hal itu karena seluruh elemen di Kota Bandung bergerak ke arah yang sama, termasuk kewilayahan yang turut menggelar vaksinasi massal bagi warganya. “Saya punya keyakinan dengan banyaknya vaksinasi masal seperti ini dan dilakukan per wilayah, […]

  • Mang Oded Menangis Saat  Lakukan Interaksi  Teleconference  Dengan Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

    Mang Oded Menangis Saat Lakukan Interaksi Teleconference Dengan Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 27 tenaga kesehatan di Kota Bandung terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian besar dari mereka adalah pegawai puskesmas yang bertugas melakukan pengecekan dan pemantauan para pasien, baik Orang dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien dengan Pengawasan (PDP). Sebagian dari mereka dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung. Sebagian lainnya mengisolasi mandiri […]

expand_less