Breaking News
Trending Tags

Mang Oded Menangis Saat Lakukan Interaksi Teleconference Dengan Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 27 tenaga kesehatan di Kota Bandung terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian besar dari mereka adalah pegawai puskesmas yang bertugas melakukan pengecekan dan pemantauan para pasien, baik Orang dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien dengan Pengawasan (PDP).

Sebagian dari mereka dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung. Sebagian lainnya mengisolasi mandiri di rumah.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial tak kuasa membendung air mata saat mendengar cerita para tenaga kesehatan yang sedang melakukan isolasi di tempat masing-masing. Mereka adalah para pejuang kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19. 

Mang Oded, sapaan karib Wali Kota Bandung, menghubungi para tenaga kesehatan melalui konferensi video jarak jauh, Senin (22/6/2020). Ia ingin mendengar kabar dari mereka yang tengah berjuang untuk sembuh dari penyakitnya. Dengan kehadirannya, ia berharap dapat menghibur dan memotivasi mereka agar tetap semangat dan segera pulih.

Suasana haru sangat terasa ketika Oded melakukan interaksi tanya jawab dalam Teleconference tersebut, tak henti hentinya ia mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada tenaga medis sebagai garda terdepan yang rela berjuang memerangi Covid-19. 

Ia mendengar cerita para tenaga kesehatan itu selama menjalani isolasi. Salah satunya adalah tenaga puskesmas dengan inisial KMS. Ia adalah petugas surveillans yang setiap hari bertugas untuk melacak dan memantau para ODP dan PDP yang berada di sekitar wilayah kerjanya.

“Saya sehari-hari berhadapan dengan pasien ODP dan PDP. Setiap pasien saya tracing dengan tulus. Saya selalu tanya, apa kabar hari ini, setiap hari selama tiga bulan,” tuturnya.

Beberapa pekan lalu, KMS menjalani tes swab sebagai bagian dari upaya pelacakan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Bagai mendengar petir di siang bolong, KMS kaget saat mengetahui dirinya positif Covid-19.

“Awalnya saya tidak terima, saya berpikir sudah bekerja dengan tulus, tapi mengapa harus positif? Awalnya sedih karena saya di sini sendirian, jauh dari orang tua. Orang tua saya di Sumatera, jadi saya benar-benar sendiri di sini,” katanya.

Ia pun menjalani pengobatan dan mengisolasi diri di rumah singgah RSKIA Kota Bandung. Ia optimis dengan disiplin dalam berobat ia bisa sembuh dari penyakit itu.

“Saya berpikir, saya tenaga medis, enggak mungkin Tuhan enggak tolong saya. Orang lain pun bisa sembuh, jadi saya juga pasti bisa sembuh. Saya bersyukur untuk kesempatan ini, walaupun dalam kondisi diisolasi, saya bersyukur dapat dukungan penuh dari Pak Wali Kota,” ujarnya.

KMS lalu berterima kasih kepada Oded yang telah menyempatkan waktu untuk bertemu dengan para tenaga kesehatan meskipun dari jarak jauh.

“Terima kasih Pak Wali, sudah melakukan zoom meeting. Saya sangat senang karena betul-betul merasa diperhatikan, di-support banget untuk kita yang ada di sini. Semoga kami semua yang positif baik nakes maupun bukan diberi kesehatan. Pak Wali dan tim dari Dinas Kesehatan diberi kesehatan oleh Tuhan. Lalu saya kan masih kontrak APBD, mudah-mudahan bisa dapat rejeki bisa jadi ASN,” ucapnya.

Tenaga kesehatan lainnya, GMS, juga mengalami hal serupa. Ia juga petugas surveillans yang setiap hari memantau perkembangan kesehatan warga yang ODP dan PDP. Suatu hari, salah seorang PDP dinyatakan postif Covid-19. Namun, ia tidak bisa menghubungi pasien tersebut.

“Ketika kami mendapat informasi ada PDP yang terkonfirmasi, tiba-tiba enggak bisa ditelepon sehingga kami harus kunjungan rumah,” tuturnya.

Kendati terkonfirmasi positif Covid-19, GMS mengaku tetap mencintai pekerjaannya. Ia ikhlas harus menjalani segala perawatan yang diperlukan agar ia bisa kembali sembuh, meskipun ia tetap merasa takut menularkan virus kepada keluarganya.

“Saya senang dan enjoy melakukan pekerjaan ini. Tapi ketika dapet kabar kita positif Covid asa gimana, gitu Pak Wali. Karena saya punya anak, punya suami. Saya stress, saya lagsung kebayang gimana anak dan suami saya,” tuturnya sambil tak kuasa menahan tangis.

Tak terasa air mata Oded pun berlinang mendengar penuturan para pahlawan kesehatan itu. Ia paham betul beban yang harus dipikul oleh para tenaga kesehatan itu. Ia semakin melihat bahwa virus ini merupakan musuh yang harus diperangi dengan kedisiplinan bersama..

Ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Selama tiga bulan, Pemerintah Kota Bandung bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah berjibaku, bahu membahu melawan wabah yang sedang melanda dunia itu.

“Selama ini para nakes ini sangat luar biasa. Mereka adalah pasukan garda terdepan yang berkontribusi dalam penanganan pandemi ini. Walaupun Mang Oded tidak menafikan peran anggota gugus tugas lainnya. Tapi Mang Oded harus jujur nakes ini yang terdepan, luar biasa tugasnya, mengedukasi, melacak jejak para pengidapnya, dan lain-lain,” tutur Oded.

Ia terus memotivasi para tenaga kesehatan untuk segera pulih dari sakitnya dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Ia pun meminta masyarakat untuk terus berdisiplin dalam menaati protokol kesehatan.

“Mang Oded mengucapkan terima kasih dari lubuk hati terdalam kepada para tenaga kesehatan. Ada yang meninggalkan keluarga di rumah, ada yang masih sendirian, ini semua merupakan bagian dari perjuangan mereka sebagai pahlawan kesehatan. Saya memohon kepada Allah semoga mereka yang sakit diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi tugas mulia dan sangat luar biasa ini,” ucap Oded.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Yorisa Sativa menyatakan telah memperketat protokol kesehatan di lingkungan puskesmas. Para tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif langsung ditugaskan untuk mengisolasi diri di tempat masing-masing.

“Kemarin ada kebijakan dari Dinas Kesehatan, pada saat ada beberapa nakes yang terkonfirmasi positif harus dirumahkan dua minggu ke depan. Mereka patuhi itu, lalu isolasi mandiri di rumah,” jelas Yorisa.

Selain itu, Puskesmas disinfeksi secara masif terus menerus. Hal itu untuk menjaga agar puskesmas tetap steril dari virus SARS Cov-2.

“Tadinya disinfeksi sehari sekali, jadi dua sampai tiga kali sehari,” imbuhnya.

Tak hanya itu, puskesmas yang terdampak juga menerapkan sistem baru dalam pelayanan. Warga yang ingin ke puskesmas harus mendaftar dulu secara daring. Lalu, petugas akan memberi tahu pukul berapa ia harus datang ke puskesmas.

“Itu untuk menjaga agar tidak ada penumpukan massa di puskesmas, jadi enggak berkerumun. Mereka datang sesuai jamnya,” terangnya..

Para petugas yang tidak bisa menjalankan isolasi mandiri di rumah juga disediakan rumah singgah. Mereka ditempatkan di lantai 11 RSKIA Kota Bandung.

“Untuk mereka yang tidak bisa mengisolasi mandiri, misalnya karena rumahnya kecil, atau ada keluarga lain selain keluarga inti, itu kami sediakan tempat di RSKIA. Bukan di tempat perawatan pasien tetapi di rumah singgahnya di lantai 11,” tuturnya.

Saat ini, seluruh tenaga kesehatan ini sudah negatif Covid-19. Mereka hanya harus menyelesaikan fase isolasi mandiri sampai tuntas.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan HUT RI Dan HKJB, Literasi Kota Bandung Gelar Lomba Vokasi Penulisan Naskah

    Rayakan HUT RI Dan HKJB, Literasi Kota Bandung Gelar Lomba Vokasi Penulisan Naskah

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung, Kelompok Kerja Literasi Kota Bandung akan menggelar Lomba Voksi Penulisan Naskah Kemerdekaan Cinta Bandung. Kegiatan akan dilaksanakan secara daring mulai 23-31 Agustus 2021. Beberapa kegiatan yang bakal digelar di antaranya dialog interaktif, bazar online, talk show, lomba mewarnai, lomba cerita, […]

  • Jelang Perayaan Hari Pers Nasional 2022, PWI Gelar Rapat Koordinasi

    Jelang Perayaan Hari Pers Nasional 2022, PWI Gelar Rapat Koordinasi

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – Menyongsong perayaan Hari Pers Nasional 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bertempat di Sekretariat PWI Pusat Jakarta, Kamis, (4/11). Dalam rapat lanjutan koordinasi itu membahas kembali kesiapan Pemprov Sultra sebagai tuan rumah, termasuk penyampaian progres panitia pusat untuk menyukseskan agenda tahunan wartawan seluruh […]

  • Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

    Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pengaturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan merupakan bagian dari upaya pengendalian mobilitas. Karena, kendati kasus Covid-19 tengah menurun, namun penanganan tak lantas mengendur. Meski level kewaspadaan Kota Bandung kini zona oranye, Ema menegaskan, Kota Bandung masih dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan […]

  • Reaksi Tak Sabar Menunggu Rumah Deret, Warga RW 11 Tamansari Terjun Bantu Proses Pembangunan

    Reaksi Tak Sabar Menunggu Rumah Deret, Warga RW 11 Tamansari Terjun Bantu Proses Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Warga RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan sudah tak sabar menanti realisasi rumah deret. Mereka pun kerap berinisiatif membantu proses pembangunan, seperti mengadakan kerja bakti dan pemasangan pagar pada kamis (11/2/2021) Seperti diketahui, dari 197 Kepala Keluarga (KK) warga RW 11 Tamansari 98 persen masyarakat sudah setuju dengan program rumah deret. 189 […]

  • HUT ke-112 Kota Sukabumi, Ayep Zaki Ajak Kolaborasi Bangun Kota Bercahaya

    HUT ke-112 Kota Sukabumi, Ayep Zaki Ajak Kolaborasi Bangun Kota Bercahaya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 306
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Upacara peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi Tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapang Merdeka, Rabu (01/04/2026). Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bertindak sebagai pembina upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen warga. Dalam amanatnya, Ayep Zaki mengusung tema “Harmoni dalam Kolaborasi Bersama Membangun Kota” sebagai semangat utama peringatan […]

  • BRI Cibadak Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

    BRI Cibadak Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 9 Bandung menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Melalui program Kepedulian Sosial yang berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILian, BRI bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan […]

expand_less