Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

TPT Sungai Ciberes Tak Kunjung Selesai, Desa Gunungsari Terendam Lagi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON – Desa Gunungsari Kecamatan Waled terendam lagi pada Minggu-Senin (22-23/01/2023). Ini banjir yang kesekian kali untuk desa berpenduduk sekitar 9.000 jiwa di Kabupaten Cirebon tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady menyatakan banjir tersebut akibat penanganan Sungai Ciberes yang tak beres-beres. Pernyataan itu disampaikannya kepada media menanggapi kondisi banjir yang melanda desa yang baru tiga bulan lalu dia kunjungi.

Menurut Daddy, “Pembuatan TPT (tanggul penahan tanah –Red.) Sungai Ciberes tidak beres. Tidak aneh kalau kemudian banjir seperti itu bisa terjadi berulang kali. Bahkan, tahun 2022 terjadi sampai 38 kali Desa Gunungsari kebanjiran. Itu menunjukkan penanganan Sungai Ciberes tidak beres-beres.”

Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu juga menyatakan, sebaiknya penanganan sungai seperti itu juga dilakukan melalui pembicaraan dengan banyak pihak. Desa lain di sekitarnya juga harus diajak bicara karena Sungai Ciberes tidak akan beres jika hanya TPT di Desa Gunungsari yang ditangani.

Sungai Ciberes mengalir cukup panjang. Sungai itu juga melalui beberapa desa. Misalnya Desa Ambit, Desa Ciuyah, dan Desa Mekarsari. Ketiga desa tersebut nasibnya tidak berbeda jauh.

Sekdes Gunungsari, Aris Suherman, menyatakan

kepada Daddy Rohanady bahwa beberapa RT di beberapa RW mengalami banjir kali ini mirip dengan apa yang mereka alami pada banjir-banjir sebelumnya. Padahal, pada semester II tahun lalu, baru saja dibicarakan soal pembuatan TPT di daerah aliran Sungai Ciberes di Desa Gunungsari.

Kala itu, Daddy menyatakan bahwa, “Ciberes sudah 38 kali kebanjiran. Seluruh masyarakat dan pemerintah Desa Gunungsari mengajukan pembuatan TPT Sungai Ciberes. Mereka sangat mendesak agar segera dilakukan perbaikan karena menyangkut lingkungan hidup mereka, khususnya yang berkaitan dengan penanganan Sungai Ciberes.”

Sebenarnya ada normalisasi sungai dengan cara pengerukan. Sayangnya, hasil pengerukan sedimentasi hanya dibuang di tepian sungai di sepanjang daerah aliran sungai. Pekerjaan seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah. Begitu hujan turun, apalagi dengan curah yang besar/deras, praktis hasil pengerukan akan segera kembali masuk ke sungai.

Rupanya hal itu benar-benar tejadi hanya tiga bulan berselang. Jadilah Desa Gunungsari kebanjiran lagi.

“Akibatnya, semua desa yang terlintasi Sungai Ciberes hampir selalu mendapat berkah banjir. Banjir yang 38 kali pada 2022 dan terjadi lagi di awal 2023 melanda Gunungsari merupakan cermin buruk kondisi yang ada,” tambah Daddy.

Sesungguhnya keluhan tentang penanganan Sungai Ciberes tidak hanya disampaikan oleh pengurus Desa Gunungsari. Desa-desa lain yang terlintasi sungai tersebut juga menyampaikan keluhan yang sama kepada Daddy. Mereka menitipkan keluhan warganya kepada wakil rakyat dari daerah pemilihan Jabar XII (Kabupaten/Kota Cirebon dan Indramayu) tersebut.

oleh karena itu, menurut Daddy, “Penanganan Sungai Ciberes harus dilakukan secara serius supaya desa-desa yang terlintasi sungai itu tidak terus-menerus kebanjiran. Ciberes harus segera dibereskan. BBWS dan Dinas Sumber Daya Air Pemprov Jabar harus melakukan kerja bareng untuk menuntaskan hal itu. Saya kira, pembuatan TPT merupakan salah satu solusi yang harus segera dilakukan, bukan hanya sebatas pengerukan,” pungkas anggota dewan yang juga kerap berkirim berita itu.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berkomitmen Sejahterakan Petani

    DPRD Berkomitmen Sejahterakan Petani

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., berharap Pemkot Bandung, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), untuk terus memberikan pendampingan kepada para petani. Hal tersebut ia sampaikan pada Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektar dan Launching Kartu BBM bersubsidi untuk petani di Kawasan Rancasari, Bandung, Kamis (09/03/2023). “Upayakan petani untuk […]

  • Kota Bandung Terbuka Lebar Untuk Kolaborasi

    Kota Bandung Terbuka Lebar Untuk Kolaborasi

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota Bandung membuka pintu lebar-lebar bagi daerah lain untuk berkolaborasi. Hal tersebut penting agar pembangunnan di Indonesia semakin berkembang. “Sebagai kepala daerah, kita harus mampu berpacu dan juga berkolaborasi agar pembangunan berkembang dan merata,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai menghadiri Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang […]

  • Potensi zakat di Jawa Barat Mencapai Kisaran Rp.33 Triliun tapi hanya bisa terhimpun Rp.7 triliun

    Potensi zakat di Jawa Barat Mencapai Kisaran Rp.33 Triliun tapi hanya bisa terhimpun Rp.7 triliun

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam indikator pemetaan potensi zakat di wilayah Jawa Barat, bahwa zakat umat bisa mencapai dikisaran Rp.33 triliun, namun hanya bisa terhimpun sebanyak Rp.7 triliun. Penghimpunan zakat , baik melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat langsung maupun terhimpun di beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah terdaftar dan terverifikasi BAZNAS. […]

  • DPRD Dorong Musrenbang Bandung Kidul Hasilkan Program Prioritas yang Tepat Sasaran

    DPRD Dorong Musrenbang Bandung Kidul Hasilkan Program Prioritas yang Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Persoalan sampah dan banjir kembali mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bandung Kidul Tahun 2026. Dewan menegaskan, forum perencanaan ini tidak boleh berhenti sebagai agenda tahunan tanpa dampak nyata. Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan bahwa berbagai persoalan klasik Kota Bandung terus berulang setiap tahun tanpa […]

  • Puluhan Anggota PWI Desak Pengosongan Kantor Pusat di Gedung Dewan Pers

    Puluhan Anggota PWI Desak Pengosongan Kantor Pusat di Gedung Dewan Pers

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Puluhan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai provinsi yang tergabung dalam kubu Ketua Umum PWI hasil Kongres Luar Biasa Jakarta mendatangi kantor PWI Pusat di lantai empat Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (1/10) siang. Kedatangan mereka untuk mendesak kubu Ketua Umum PWI versi Kongres Bandung, Hendry CH Bangun (HCB), agar […]

  • Rancang 8 Program Prioritas, Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Rp5,8 Triliun

    Rancang 8 Program Prioritas, Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Rp5,8 Triliun

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bandung berdiskusi bersama membahas argumentasi Rencana Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rencana Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) tahun anggaran 2023, pada Jumat, 22 Juli 2022 di Balai Kota Bandung. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Ema Sumarna menyampaikan, RKUA – RPPAS tahun anggaran 2023 ini telah […]

expand_less